
Untuk merayakan 200 harinya author bekerjasama di NT, dengan niat baik dan dermawan nya author akan mengadakan suatu perlombaan yaitu menulis kelanjutan cerita ini versi kalian sendiri, author akan pilih 2 orang pemenang yang hadiahnya 50k/orang. Tugas kalian hanya perlu kirim minimal 3-5 bab dengan jumlah kata di atas 500/bab nya dan ke email author, dimana apabila kalian berminat silahkan chat author saja langsung!!!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hiro memandangi jasad monster kura-kura raksasa dengan seksama.
'Dijadikan pasukan bayangan sepertinya bagus' pikir Hiro.
"Bangkit!" ucapnya dengan tegas.
SWOSHHHH…
Tidak terjadi apa-apa hanya angin kencang saja yang lewat.
'Hah? kenapa tidak bisa' ucap Hiro kebingungan.
{Haishh anda bodoh apa gimana tuan? bukankah status anda saja sekarang telah berubah tidak seperti dulu}
'Ohh benar juga aku lupa' ucap Hiro tersenyum bodoh.
Hiro merasa baju nya ada yang menarik-narik, ia pun menoleh kebelakang dan melihat Toto dengan liur mengalir menunjuk-nunjuk ke tubuh kura-kura raksasa tersebut.
"Hemmm? kau menginginkan nya untuk pertumbuhan dirimu?" tanya Hiro.
__ADS_1
Toto mengangguk dengan cepat dan semangat, ia melihat bangkai tersebut selayaknya makanan berharga.
"Hahaha baiklah karena tidak berguna juga untukku" ucap Hiro tertawa lucu melihat tingkah kura-kura kecil tersebut.
Toto seketika melompat-lompat kegirangan, ia pun turun dari bahu Tutu dan langsung berlari cepat menuju bangkai monster kura-kura.
CRACKKK!
SWOSHHHH!
Saat Toto menggigit nya tiba-tiba bangkai monster tersebut perlahan-lahan berubah menjadi pecahan partikel kecil dan melesat masuk ke mulut kura-kura kecil itu.
Hiro yang melihatnya sedikit terkejut, ia tidak menyangka bahwa Toto benar-benar memakannya.
{Anda salah tuan! kura-kura adalah hewan omnivora, tetapi baru kali ini juga sistem melihat kura-kura memakan sesama jenisnya… Aneh sekali}
'Benarkan? Hahh sudahlah memang dunia kultivasi, entah di novel atau dimanapun memang selalu tidak masuk akal' ucap Hiro.
Setelah 5 menit kemudian Toto telah memakan habis semua tubuh kura-kura raksasa tersebut. Hingga perutnya menjadi besar.
"Hahaha kau benar-benar membuat ku terkejut Toto… Sudahkan makannya? kalau begitu istirahat lah, butuh banyak waktu untuk perut mu itu memproses semua yang masuk tadi" ucap Hiro.
Toto pun mengangguk dengan lemah karena mungkin terlalu banyak makan jadi mengantuk.
__ADS_1
Melihat Toto yang tidak bisa berjalan, Tutu berinisiatif mengangkat nya dan menggendongnya di pelukannya.
"Kalian seperti adik kakak" ucap Hiro sambil menatap aneh mereka.
"Anda bisa saja tuan… Tapi mungkin karena namanya Toto, saya jadi menganggapnya seperti adik saya sendiri" ucap Tutu.
"Adik? usianya lebih tua dari mu, bahkan mungkin telah ratusan tahun" ucap Hiro.
"Usia tidak mempengaruhi ikatan saudara tuan" ucap Tutu.
"Hahh baiklah terserah" ucap Hiro.
'Apa sudah selesai menghitung hadiahnya sistem?' tanya Hiro.
{Sabar tuan!}
'Kenapa lama sekali?' tanya Hiro.
{Anda ingin hadiahnya banyak atau sedikit? kalau sedikit maka sistem saat ini bisa memberitahukan nya apa saja hadiah anda?}
'Oh begitu? baiklah aku akan menunggu nya dengan sabar' ucap Hiro sambil tersenyum senang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Ingat yah bagi yang berminat saja, silahkan chat author. Kalau tidak ada juga tidak masalah.