Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Pertanyaan Maut


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hiro pun kembali ke dunia luar tetapi Raa tidak mau melepaskan Hiro, ia berdiam diri di bahu Hiro sampai akhirnya Hiro membiarkannya .


" Burung kecil ingat jangan terlalu mencolok atau pun menarik perhatian " Ucap Hiro sambil mengelus kepalanya .


Pikkk… Pikkk …


Tak lama kemudian Hiro menunggu pintu di aula pertemuan terbuka dan memperlihatkan beberapa sosok memasuki ruangan .


" Tuan… " Ucap mereka kemudian berlutut .


" Berdirilah " Ucap Hiro sambil tersenyum .


" Bagaimana …Apakah ada masalah saat aku pergi ? " Tanya Hiro .


" Tidak ada tuan " Ucap mereka .


" Ohhh yah perkenalkan Grill … Dia rekan baru kalian " Ucap Hiro memperkenalkan Griffin tersebut .


" Hooo ternyata tunggangan Raja Iblis Azazel " Ucap Diablo .


" Anda ? Jangan-jangan… " Ucap Grill terbata-bata .


" Kau kenal dengan Diablo ? " Tanya Hiro .


" K-kenal tuan … Dia adalah Tangan kanan Yang Mulia Lucifer atau sekarang ia adalah Leluhur Bangsa iblis " Ucap Grill .


Hiro hanya terdiam kemudian tersenyum , " Hooo Diablo berani sekali kamu menyembunyikan status kamu ? "


" Hamba tidak berani tuan … Tetapi masalahnya tuan tidak bertanya pada hamba " Ucap Diablo berlutut ketakutan .


" Ohh yah ada benar nya juga kau … Hmmm baiklah aku maafkan untuk kali ini " Ucap Hiro .


Diablo menghela nafas lega karena Hiro memaafkan nya .


" Baiklah mari kita ke inti pembicaraan " Ucap Hiro serius dan semua orang pun terdiam mendengarkan Hiro .


" Apakah menurut kalian dunia ini sudah aman dari segala sesuatu yang mengancam kehancuran ? " Tanya Hiro .


Para bawahan Hiro tidak menjawab nya terlebih dahulu mereka saling berpandangan seperti berdiskusi lewat akal pikirannya .


" Kami rasa sudah aman tuan " Ucap Rachel mewakili mereka semua .


" Baiklah kalau begitu 3 hari kemudian kita akan pergi ke dunia atas " Ucap Hiro tersenyum tenang.


Semua orang terkejut bukan karena Hiro akan pergi ke dunia atas tetapi karena mereka tidak menyangka akan secepat ini Hiro ke dunia atas .


" Kenapa secepat ini tuan ? Apa anda terburu-buru ? " Tanya Diablo .


" Aku ada urusan penting di sana … Dan kau Diablo bersama Grill kembali lah ke dunia bawah kau kuasai dunia bawah atas perintah ku ! " Ucap Hiro .


" Baik tuan " Ucap Grill semangat namun tidak dengan Diablo karena ia ingin mengikuti kemanapun Hiro pergi .


" Ohhh yah perkenalkan burung ini adalah Raa, rekan kalian juga " Ucap Hiro .


Semua orang melihat burung kecil berwarna merah gelap bertengger di bahu Hiro begitu terkejut karena burung kecil itu ternyata Mahkluk Suci Phoenix ! .


" T-tuan … a-apakah itu Phoenix ? " Tanya Rachel .

__ADS_1


" Hmmm benar ? " Ucap Hiro .


" Dari mana anda mendapatkan nya tuan ? " Tanya Raphael .


" Hanya beruntung " Ucap Hiro tidak ingin memberitahukan nya .


Semua orang menggelengkan kepalanya karena tidak mungkin Hiro hanya beruntung mendapatkannya, mereka pun tidak bertanya kembali karena Hiro tidak ingin memberitahukan nya .


" Kalian kembali lah sisanya tunggulah di dunia jiwa dan bawa Raa kembali ke Liya " Ucap Hiro memberikan burung itu pada Rachel .


Setelah pertemuan singkat tersebut Hiro membubarkan mereka dan menyuruh untuk memanggil Ryu, Kaisar terdahulu .


" Anda memanggil saya Tuan ? " Ucap Ryu .


" Seterusnya kau yang memimpin kekaisaran ini karena aku akan pergi ke dunia atas " Ucap Hiro .


" D-dunia a-atas ! T-tuan apakah anda sudah berada di tingkat itu ? " Ucap Ryu terbata-bata .


Hiro tersenyum dan mengangguk . Ryu yang melihat Hiro mengangguk begitu terkejut karena di usianya yang masih muda Hiro sudah berada di tingkat tertinggi ? Bagaimana tanggapan para monster tua yang berusaha untuk naik ke tingkat itu ?! .


" Ingat jangan beritahukan siapapun karena kalau orang-orang tau aku tidak ada mungkin akan ada kekacauan " Ucap Hiro serius .


" Saya mengerti tuan " Ucap Ryu .


" Kau boleh kembali … 3 hari lagi aku akan berangkat " Ucap Hiro .


" Baik tuan " Ucap Ryu kemudian pergi dari ruangan .


" Hahhh… Yue ? Tidak boleh kah aku bercinta ? " Ucap Hiro .


{ Syarat pembentukan tubuh Yue tidak terpenuhi }


{ Tidak bisa }


" Hahh… Liat saja nanti kalau kau sudah terbentuk tubuh mu … Malam nya aku akan memakan mu " Ucap Hiro tersenyum jahat .


Blaarrr… Jederrrrr…


Tiba-tiba petir menyambar Hiro yang sedang membayangkan hal senonoh .


{ Terdeteksi niat buruk dari tuan … Petir Kesucian berhasil di turunkan dan pikiran tuan jernih kembali … Berterimakasih lah }


" Bukankah kau terlalu kejam Yue ? " Tanya Hiro lemas .


Yue tidak membalasnya lagi … Hiro merebahkan tubuhnya di kasur dan tertidur .


Keesokan harinya Hiro terbangun dan pergi ke dunia jiwa .


Pikkk … Pikkkk …


Phoenix kecil terbang dengan gembira di sekitar Hiro kemudian bertengger di bahu Hiro .


" Hahaha anak baik " Ucap Hiro tertawa melihat tingkah anak burung itu .


" Apa kau ingin ikut ke dunia luar ? " Tanya Hiro dan burung tersebut mengangguk .


Hiro pun membawa Phoenix itu di bahunya dan menemui orangtuanya .


Setelah menemui orangtuanya Hiro seperti biasa berpelukan hangat karena ibunya merindukan dirinya dan mereka pun makan bersama .

__ADS_1


" Ayah … Ibu sekarang aku akan melanjutkan perjalanan ke dunia atas " Ucap Hiro setelah selesai makan bersama orangtuanya .


" Apa ! D-dunia a-atas ? " Tanya ayahnya terkejut .


" Benar ayah " Ucap Hiro tenang .


" A-apa kamu sudah di tingkat itu nak ? " Tanya ayahnya .


Hiro mengangguk dan tersenyum kecil . Raja dan ratu terkejut mengetahui anak mereka sudah berada di tingkat yang memang seharusnya sudah berada di dunia atas ! .


" Hahahaha … Bagus nak kamu memang anak kebanggan kami … Yah Walaupun aku malu karena anak ku tingkat nya lebih tinggi dari aku sendiri " Ucap Alphonse .


" Tapi nak … Kapan kamu menikah ? " Tanya Chloe dengan tersenyum .


" I-itu Bu … " Ucap Hiro tergagap .


" Apa nak ? … Apa kau ingin ibu dan ayah mu tiada sebelum melihat cucu kami ? Hmmm ? " Ucap Chloe tersenyum manis namun di mata Hiro mengerikan .


" Aku … Aku sudah punya calonnya Bu tetapi belum bisa bertemu " Ucap Hiro .


" Sudah punya calonnya tetapi belum bisa bertemu ? Apa maksud mu nak ? kalau begitu bagaimana cara kamu bertemu sebelumnya ? " Tanya Chloe .


" Ahh… begini Bu maksud ku yah gitu … " Ucap Hiro terbata-bata .


" Sudahlah sayang kasian anak kita kau lihat " Ucap Alphonse membantu Hiro yang kewalahan .


" Hah… Baiklah " Ucap Chloe .


Hiro menghela nafas lega dan berterimakasih dalam hatinya kepada ayahnya .


' Terimakasih ayah … Pertanyaan ibu bagaikan pedang menempel di leher , salah sedikit saja maka tamat sudah ! '


Hiro kemudian pamit pergi karena takut akan di tanya-tanya hal yang aneh kembali oleh ibunya .


Hiro keluar dari dunia jiwa bersama Raa .


" Yue… Kamu dengarkan apa kata ibu ? Jadi mohon maaf " Ucap Hiro tersenyum menggoda Yue .


{ Kalau tuan sampai dekat dengan wanita lain … Yue akan mengurangi setengah kekuatan tuan tidak bukan setengah tetapi 3/4 Kekuatan Tuan ! }


Hiro yang tersenyum tiba-tiba tertegun mendengar perkataan Yue …


" Yue … Aku bercanda kenapa kau menganggap nya serius " Ucap Hiro dengan muka sedih .


{ Yue percaya karena tuan pasti sudah tidak tahan karena tuan kan Jomblo Akut ! }


Jlebbb …


Hiro seperti tertusuk mendengar perkataan Yue .


' Tidak bisakah kamu mengatakan Aku Jomblo Akut terus Yue ?! Lihat saja nanti kalau kau sudah berubah menjadi manusia tidak akan ku biarkan lepas ! '


Setelah memikirkan itu Hiro merasa baikan kembali dan tersenyum lebar .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


***Like Oke 👍


See You Next Up 👋***

__ADS_1


__ADS_2