
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di suatu ruangan Hiro tertidur di pangkuan ibunya yang telah lama ia cari, entah karena kelelahan atau senang karena bertemu ibunya kembali Hiro tertidur lelap bahkan ia tidak melepaskan tangannya yang menggenggam erat tangan ibunya.
"Entah masalah apa yang ia alami selama ini sampai-sampai terlihat begitu kelelahan atau mungkin ini karena ia mencari kita?" Ucap Karmelia mengelus-elus kepala Hiro.
"Kita orangtua yang buruk karena tidak bisa bersama dengannya menemani tumbuh nya" Ucap Hara terlihat di wajah nya ekspresi sedih dan penyesalan yang begitu dalam karena ia merasa gagal sebagai ayah.
"Hahh… Aku tidak menyangka karena musuhku sebelumnya adalah keponakan ku sendiri? Sungguh takdir mempermainkan kita semua" Ucap Escanor yang masih tidak percaya bahwa seseorang yang menyatakan perang dan menyerangnya adalah keponakannya sendiri.
"Sudahlah yang penting kita bisa kembali bersama" Ucap Karmelia menatap lembut Hiro yang tertidur.
"Uhmm…" Saat mereka berbincang-bincang Hiro tiba-tiba terbangun dan menatap mereka semua.
"Maafkan aku ibu karena ketiduran" Ucap Hiro.
"Tidak apa-apa nak karena sudah lama ibu ingin menidurkan dirimu" Ucap Karmelia tersenyum lembut.
"Hmmm paman… Maafkan sebelumnya karena aku menyerang kekaisaran" Ucap Hiro menundukkan kepalanya.
"Hahaha tidak apa-apa nak… karena itu semua kesalahpahaman dan sebelumnya kan kita tidak tahu bahwa kita itu keluarga" Ucap Escanor.
Hiro mengangguk dan berbaring kembali di pangkuan ibunya.
"Sudah lama sekali aku tidak merasakan ketenangan seperti ini… Karena sebelumnya aku selalu terburu-buru untuk naik ke dunia ini karena dendam dan untuk mencari kalian semua" Ucap Hiro.
"Ohh yah nak… Sebenarnya kenapa kamu begitu dendam terhadap dunia dewa?" Tanya Escanor.
"Bukankah sudah kubilang sebelumnya paman bahwa penyerangan Tanah Kultivator lah yang membuat ku marah sekali" Ucap Hiro.
"Paman tahu tetapi kenapa kamu sampai sedendam itu? Bukankah kamu berhasil mencegahnya?" Ucap Escanor.
"Tidak paman… Baiklah akan ku ceritakan dari awal aku tinggal di Tanah Kultivator" Ucap Hiro kemudian menceritakan hari-hari nya pada saat kecil yang bersama orang tua angkatnya.
"Hari-hari yang tenang dan damai tiba-tiba berubah pada saat adanya dimensi monster pada awalnya kupikir itu hanya tempat yang berisi monster saja yang mudah untuk di atasi tetapi karena kebodohan dan kecerobohan ku yang tidak berpikir panjang, pada saat aku memasuki dimensi monster ternyata tujuan utama mereka menundukkan diriku dengan cara merampas semua milikku dan pada saat aku menyadarinya itu semua terlambat ayah dan ibuku yang berada di tanah kultivator di bunuh oleh bjingan itu!!" Ucap Hiro dengan marah.
"Aku pun menggunakan Artefak untuk mengulang kembali waktu ke sebelumnya kejadian itu terjadi dan aku mempersiapkan semuanya agar tidak terjadi hal yang tidak ingin aku lihat kembali" Ucap Hiro bercerita dengan detail tanpa ada yang ia sembunyikan kecuali keberadaan Yue.
"Maafkan ibu nak karena tidak bisa menemani mu dan tidak bisa ada di samping pada saat kamu bersedih" Ucap ibunya memeluk Hiro, ia merasa hatinya sakit saat mendengar Hiro melalui banyak masalah tanpa ada orang yang bisa di jadikannya sandaran.
"Kamu sudah bekerja keras nak untuk melalui semua itu aku kagum padamu" Ucap Escanor terkejut karena Hiro melewati hari-hari buruk seorang diri tanpa ada yang menemani nya.
"Maaf kan ayah mu ini nak… Sungguh aku minta maaf" Ucap Hara bersedih mendengar perjalanan Hiro yang di penuhi dengan masalah yang begitu berat untuk pemuda seusianya.
"Tidak apa-apa… Lagian itu semua sudah berlalu dan mulai saat ini kalian kan ada bersamaku" Ucap Hiro tersenyum.
"Iyah nak kami janji tidak akan pernah meninggalkanmu lagi" Ucap Karmelia.
"Ohh yah ibu… Aku ingin memperkenalkan kalian ke ibu ku yang ada di dunia jiwa" Ucap Hiro.
"Dunia jiwa? Apa maksudmu kamu memilikinya nak?" Ucap Escanor terkejut saat mendengar dunia jiwa.
"Hmmm paman mengetahuinya? Iyah benar aku punya dunia jiwa dan luasnya mungkin setengah dari dunia dewa" Ucap Hiro.
__ADS_1
"Apaa!!!" Ucap mereka terkejut.
"Hmmm? Ada apa kenapa kalian terkejut begitu?" Tanya Hiro.
{Tuan biar Yue jelaskan kenapa mereka terkejut… Dunia Jiwa biasanya hanya di miliki 1/seratus juta kehidupan di alam semesta ini dan biasanya mereka yang memiliki dunia jiwa adalah para kultivator yang sudah tua yang menjalani pertapaan begitu panjang}
'Ohh pantas saja mereka terkejut begitu hehe' Ucap Hiro menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Apakah kalian ingin melihatnya?" Ucap Hiro.
"Apa boleh nak?" Tanya Karmelia.
"Tentu saja kalian kan keluargaku!" Ucap Hiro tegas.
Kemudian dia membuka portal menuju dunia jiwa.
"Masuklah" Ucap Hiro.
Mereka semua awalnya ragu tetapi karena paksaan Hiro akhirnya mereka pun masuk ke portal tersebut.
Sesampainya di dunia jiwa mereka di buat terkejut karena keindahan dan aliran energi Qi nya yang begitu murni dan melimpah.
"Apakah ini dunia jiwamu nak?" Tanya Escanor terkagum-kagum.
"Benar paman dan itu adalah tempat tinggal ayah dan ibu" Ucap Hiro menunjuk ke sebuah istana yang begitu besar dan megah.
"Hahh… Kamu sungguh luar biasa nak" Ucap Escanor.
"Ayo kita temui mereka" Ucap Hiro kemudian mengarahkan mereka menuju istananya.
Selang beberapa saat kemudian terlihat dua sosok tergesa-gesa keluar saat mendengar suara Hiro.
"Akhirnya kamu pulang kembali nak… Kami sangat merindukanmu" Ucap Chloe memeluk Hiro.
"Oh ternyata kamu membawa tamu nak… ayo masuk terlebih dahulu" Ucap Alphonse.
Hiro mengangguk dan mengajak mereka semua untuk masuk.
Mereka semua pun berkumpul di ruangan keluarga.
"Siapa mereka nak?" Tanya Alphonse.
"Mereka…"
"Perkenalkan aku Karmelia, ia suamiku Hara dan kakak ipar ku Escanor… Kami keluarga kandung Hiro" Ucap Karmelia memotong ucapan Hiro.
Alphonse dan Chloe terkejut mendengar bahwa mereka semua adalah keluarga kandung anaknya.
"Terimakasih banyak sebelumnya karena sudah merawat dan membesarkan Hiro dengan baik…" Ucap Karmelia menundukkan kepalanya berterimakasih dengan tulus.
"Ahh tidak apa-apa nyonya karena kami pun sudah menganggap Hiro sebagai anak sendiri" Ucap Chloe.
"Tidak bisa seperti itu… Sudah sewajarnya aku berterimakasih kepada kalian karena sudah membesarkan Hiro dengan baik" Ucap Karmelia tulus.
__ADS_1
"Anuu… Karena ibu dan ayah ku ada 2 bagaimana aku memanggil kalian?" Ucap Hiro mencairkan suasana.
"Hahaha pertanyaan bagus nak!" Ucap Escanor memberi jempol padanya.
"Benar juga" Ucap Alphonse.
"Begini saja kamu boleh memanggil aku ibu kedua dan dia ibu pertamamu" Ucap Karmelia.
"Ahh tidak bisa seperti itu nyonya, anda kan ibu kandungnya" Ucap Chloe.
"Tidak apa-apa… Kalian kan yang lama menghabiskan waktu bersama Hiro jadi kalian lah yang menjadi orangtua pertama Hiro" Ucap Karmelia tersenyum lembut.
"Dan juga panggil saja aku saudari karena kita sudah menjadi keluarga" Ucap Karmelia.
Chloe menatap ke arah suaminya dan Alphonse mengangguk.
"Baiklah kalau saudari berkata begitu" Ucap Chloe.
"Hahaha aku beruntung karena memiliki dua ibu dan dua ayah" Ucap Hiro tersenyum senang membuat mereka tertawa.
"Ayah apakah kalian tidak ingin menambah lagi ibu untukku?" Tanya Hiro menggoda mereka.
Suasana yang awalnya penuh dengan tawa berubah menjadi mencekam.
Kedua ayahnya berkeringat dingin mendengar perkataan Hiro, mereka melirik ke arah istrinya yang menatap mereka dengan tajam bahkan aura hitam keluar dari tubuh mereka.
"Ahaha nak, apa yang kamu katakan?" Ucap Alphonse dan Hara terbata-bata.
"Hahaha aku bercanda ibu …" Ucap Hiro tertawa senang melihat ekspresi kedua ayahnya yang ketakutan.
'Candaan mu menyangkut nyawa kami nak!?' Pikir Alphonse dan Hara.
Mereka pun mengobrol sampai hari menjadi gelap dan kembali ke ruangan masing-masing.
Hiro di dalam kamarnya masih tidak menyangka akan bertemu dengan orangtua kandung nya dan bisa merasakan kehangatan sebuah keluarga.
'Aku harap seperti ini selamanya' Pikir Hiro.
{Selamat tuan anda berhasil menyelesaikan Misi Tersembunyi yaitu bertemu dengan keluarga asli}
{Anda mendapatkan…}
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hahh… Kalian Pasti Merasa Ceritanya Gk Jelas Yah ? Sama Author Juga 🤣
Entah Kenapa Ceritanya Makin Kesini Makin Kurang Seru😪
Alurnya Kecepetan Yah ?
Kalau Mau Bertanya/Saran Silahkan Komen 👍
Tidak Terima Komentar Buruk Kalau Tidak Like Dahulu !!!
__ADS_1
See You Next Up 👋