
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tutu pun mengangguk dan langsung melesat pergi mencoba untuk menghalangi pergerakan dari monster kura-kura tersebut, walaupun ia takut tapi karena telah di perintahkan oleh Hiro maka ia pun memberanikan dirinya untuk pergi. Berhasil atau tidaknya ia menghentikan pergerakan monster tersebut dapat di lihat hasilnya akhir.
Hiro tersenyum kecil melihat Tutu yang pergi dengan badan bergetar, ia sebenarnya hanya ingin menguji saja seberapa kuat Tutu bila di bandingkan dengan monster tersebut.
Hiro mengeluarkan meja dan beserta makanan siap santap, ia dengan tenang menikmati hidangan tersebut tanpa terganggu sedikitpun walaupun pergerakan tanah terasa sangat kencang sekali.
"Kalau Yuki ada disini, mungkin dia yang akan pergi untuk menghentikannya karena sepertinya mereka bersaudara yah sistem?" ucap Hiro.
{Hanya satu ras saja tuan dan juga Yuki beda kelas dengan monster tersebut, Yuki bagaikan raja sedangkan monster tersebut hanyalah pengawalnya saja}
"Hemmm beda kasta?" tanya Hiro.
{Nah benar tuan, beda kasta saja…}
"Kalau begitu Yuki lebih kuat dari monster itu?"
{Monster apapun… Bahkan hewan cacing biasa saja dapat menjadi sangat kuat apabila bersama anda tuan}
"Hahahaha kamu bisa saja… Tapi ada benarnya juga!" ucap Hiro dengan bangga.
{Sepertinya Tutu kewalahan tuan}
__ADS_1
"Ahh benar, energi Mana nya terguncang…" ucap Hiro.
{Anda tidak akan membantunya tuan?}
"Biarkan dulu, kalau dia meminta bantuan barulah aku turun tangan…" ucap Hiro kembali meminum minuman nya dengan tenang.
{Anda sungguh majikan yang tidak punya hati nurani…}
"Hahaha begitulah kata para bawahan yang lemah tidak punya tekad untuk bertambah kuat, sedangkan apabila mereka bertekad untuk bertambah kuat tidak akan pernah keluar perkataan seperti itu" ucap Hiro.
{Hoooo anda semakin bijak… Sistem sangat terkejut tuan!}
"Ohh jelas! aku kan harus memiliki karisma dan wibawa agar tidak di pandang remeh nantinya apabila berkuasa" ucap Hiro.
"Hey…hey…hey! kenapa sampai menangis segala?" ucap Hiro yang sedikit merasa tersinggung.
{Ah tidak tuan, sistem hanya merasa senang saja karena anda sudah berkembang tidak seperti sebelum-sebelumnya}
"Hemmm! ya sudah lah, menurut mu aku harus membunuhnya atau mengusirnya saja sistem?"
{Bunuh tuan… Karena energi negatif monster tersebut sangat pekat hingga sangat mengkhawatirkan apabila membiarkannya begitu saja}
{Keseimbangan pilar dunia ini saja sudah tidak stabil, jadi kalau membiarkan satu hal kecil saja pasti akan sangat merepotkan kedepannya dan juga anda tidak selamanya tinggal di dunia ini kan tuan?}
__ADS_1
"Ahh benar juga… Ternyata aku masih sedikit naif yah" ucap Hiro.
{Tidak masalah tuan, walaupun naif tapi masih di bawah batas wajar}
"Hahh… Emosi ku perlahan-lahan kembali seperti semula pada saat di dunia sebelumnya, aku harus belajar menghilangkan nya" ucap Hiro.
{Kalau begitu nanti anda akan berubah menjadi bengis dan kejam tuan, apa anda menginginkannya?}
{Kalau anda menginginkannya maka sistem dapat membantu anda?}
"Tapi hanya kepada musuh kan? tidak berpengaruh terhadap keluarga ku kan?" ucap Hiro.
{Tidak tuan, kalau anda berlatih mengendalikannya maka emosi/perasaan anda}
"Hemmm apa caranya?" ucap Hiro.
{Sistem memiliki pil Madness}
"Nama aneh macam apa itu sistem? bisa kan kau kasih namanya biasa saja?" ucap Hiro.
{Cihh! urusan nama nya saja di permasalahkan! mau atau tidak?}
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1