Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Salah Paham ?


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seluruh orang baik itu pasukan yang Hiro bawa maupun musuh badannya bergetar dan berkeringat dingin saat melihat sebuah batu raksasa berapi di atas langit tengah melesat jatuh tepat ke arah mereka.


"Sial! Apa kau berniat untuk menghancurkan dunia ini !" Ucap Escanor.


"Kalau perlu mungkin saja" Ucap Hiro dengan suaranya yang dingin.


"Dasar bocah gila!!" Teriaknya kemudian membuat sebuah pelindung untuk mencegah agar meteor tersebut tidak jatuh.


"Apa yang kalian lakukan? Kenapa diam saja sialan!!" Teriak Escanor menyadarkan pasukannya.


"Cepat buat penahan untuk mencegah batu itu jatuh!" Perintah Escanor.


Dengan cepat mereka pun membuat sebuah pelindung yang terbuat dari elemen udara untuk menghentikan batu tersebut.


"Percuma!" Ucap Hiro kemudian ia melihat batu tersebut menabrak dinding tak kasat mata yang menciptakan gelombang kejut yang mengguncang seluruh dunia.


Crackkk…


Suara retakan terdengar dan pelindung yang di buat oleh semua pasukan Escanor hancur berkeping-keping.


"G-gila a-apa-apaan itu!!!"


"A-aku tidak ingin mati ! Istriku dan anakku menunggu kepulangan diriku"


"A-apakah sampai disini saja hidup kita?"


Terdengar teriakan putus asa dari pasukan Escanor saat melihat batu besar yang di keluarkan oleh Hiro tidak dapan di hentikan.


"Siall!!" Ucap Escanor kemudian melesat ke arah batu raksasa tersebut.


DUAARRRR…


Meteor tersebut meledak di langit secara tiba-tiba…


"Tuan Escanor menyelamatkan kita! Hidup Yang Mulia Kaisar Escanor!!!" Ucap mereka semua senang saat melihat meteor tersebut meledak saat Escanor mendekati nya.


"Hah…hah…hah… Apa ini yang kau inginkan?" Ucap Escanor kelelahan karena mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk menghancurkan meteor tersebut.


"Aku ucapkan selamat kepadamu karena berhasil menghentikan Satu Meteor" Ucap Hiro.


"Apa maksu-…" Ucap Escanor terhenti saat melihat beberapa meteor muncul kembali.


"Siapa bilang aku hanya menciptakan satu meteor saja?" Ucap Hiro tersenyum mengerikan.


"Tuan maaf kalau saya lancang tetapi bisakah anda hentikan serangannya karena kami datang kesini untuk berperang kalau begitu untuk apa keberadaan kami" Ucap Diablo.


"Hmmmm? Benar juga apa katamu …" Ucap Hiro memegangi dagunya.


Ctrak!…


Hiro menjentikkan jarinya dan seketika 3 batu meteor yang di atas langit menghilang dalam sekejap membuat tempat tersebut menjadi hening.


"Baiklah karena aku kesini untuk berperang bukan untuk pembantaian… Aku akan menyerang kalian semua sekali saja setelah itu kalian berperang lah dengan pasukan ku" Ucap Hiro kemudian memejamkan matanya.


Dua buah pedang muncul tiba-tiba di tangan Hiro dan mengeluarkan aura yang sangat mendominasi.


"Bertahanlah dari serangan tebasan kedua pedang ku ini" Ucap Hiro kemudian…

__ADS_1


"Slash of Wrath" Hiro mengayunkan kedua pedang nya dua warna terlihat keluar dari pedang Hiro kemudian melesat menuju pasukan kekaisaran.


BOOMMMM……


Tanah dan pasukan kekaisaran yang di lewati oleh garis tebasan tersebut hancur berantakan darah, daging, dan tanah bersatu padu menjadi terlihat mengerikan.


Pasukan kekaisaran yang awalnya berjumlah 250.000 ribu pasukan kini hanya tersisa 100.000 pasukan yang masih hidup itupun karena mereka tidak berada di lintasan tebasan pedang Hiro.


"Haisshh hanya ayunan pedang tanpa tenaga pun setengah dari kalian mati? Ckckck betapa lemahnya kalian" Ucap Hiro kecewa.


Keheningan terjadi hanya suara menggerutu Hiro yang terdengar.


Mereka di buat tidak bisa berkata-kata oleh Hiro.


ayunan pedang tanpa tenaga? tetapi membunuh hampir setengah dari pasukan kekaisaran? hal tersebut lah yang menyebabkan jiwa dan mental mereka hancur!.


"Ehh… Kenapa kalian diam saja bukankah sudah saat nya berperang? Pasukan ku serang!!!" Ucap Hiro dengan keras menyadarkan lamunan seluruh orang.


Pasukan Hiro bersorak dengan semangat dan menerjang para pasukan kekaisaran yang terlihat sudah putus asa.


"Sebenarnya apa masalah mu?" Tanya Escanor.


"Sudah kubilang balas dendam atas penyerangan yang kau lakukan di Tanah Kultivator!!!" Ucap Hiro.


"Tapi aku tidak pernah menyerang tanah Kultivator" Ucap Escanor.


"Jangan bercanda sialan!!" Ucap Hiro marah.


"Sungguh aku tidak bercanda" Ucap Escanor.


"Sial! Bukankah kau yang memberi perintah bawahan mu untuk membuat ku tunduk padamu dengan cara menyerang Tanah Kultivator!!" Ucap Hiro.


'Yue keluarkan baj*ngan itu!" Ucap Hiro dalam hatinya.


Tiba-tiba muncul sosok misterius yang pernah menyerang Tanah Kultivator, ia dalam keadaan mengenaskan karena disiksa oleh para bawahan Hiro.


"Bukankah dirimu yang menyuruh dia untuk menyerang Tanah Kultivator!!" Ucap Hiro.


"Kau salah paham…" Ucap Escanor saat melihat sosok tersebut.


"Salah paham? Masih berani kau mengelak!!" Ucap Hiro kesal.


"Dia bukanlah bawahanku tapi ia adalah orang dari klan Zhao! Atau lebih tepatnya anak dari Zhao Hu" Ucap Escanor.


Hiro terkejut, "Kalian semua berhenti !!!" Ucap Hiro keras menghentikan peperangan antara pasukannya dan pasukan kekaisaran.


Seluruh pasukan yang mendengar perkataan Hiro seketika menghentikan perang.


"Apa maksudmu?" Tanya Hiro.


"Seperti kataku tadi dia adalah anak dari Zhao Hu… pantas saja kami sudah tidak pernah mendengar kabar tentang dia selama ini" Ucap Escanor.


"Tapi dia bilang penyerangan Tanah Kultivator dengan membawa pasukan monster adalah titah darimu?" Ucap Hiro.


"Sialan Zhao Tu!!! Apakah kau ingin berkhianat?!" Ucap Escanor terkejut dan marah saat mendengarnya.


Hiro terdiam dan berpikir sejenak.


"Mungkin saja klan Zhao berniat untuk berkhianat dengan cara menundukkan ku sebagai alat untuk mengalahkan mu" Ucap Hiro.

__ADS_1


'Hahh… Bagaimana ini?' Pikir Hiro.


Ia merasa bersalah karena telah termakan oleh omongan sosok misterius yang ternyata adalah orang dari klan Zhao tersebut.


"Kalau begitu tindakan apa yang akan kau ambil?" Tanya Hiro.


"Tentu saja memusnahkan orang-orang dari klan Zhao!!! Pengkhianat seperti mereka tidak pantas hidup!" Ucap Escanor kesal.


"Ehemm… Karena ini semua adalah salah paham bagaimana kalau kita hentikan peperangan ini" Ucap Hiro berkata dengan canggung.


"Hahh baguslah tapi perang ini aku yang menangkan?" Ucap Escanor tersenyum.


"Matamu menang?! Sudah jelas aku yang menang lihatlah pasukan mu kewalahan melawan pasukan ku!!" Ucap Hiro.


"Tapi kau kan yang minta peperangan ini di hentikan?" Ucap Escanor.


"Sial! Baiklah bagaimana kalau seri?" ucap Hiro.


"Hahaha baiklah itu ide yang bagus" Ucap Escanor tertawa senang.


'Cih rubah tua ini !'


"Ehemm kalian semua dengarkan aku! Hentikan peperangan ini karena penyebab peperangan ini terjadi adalah salah paham dan dalang dari ini semua di sebabkan orang bernama Zhao Tu ini yang berniat untuk mengadu domba kita karena rencana dari klan Zhao melakukan pengkhianatan terhadap kekaisaran!" Jelas Hiro dengan keras.


Mereka semua hanya terdiam mendengar ucapan Hiro.


"Diablo, Long Wang dan yang lainnya bersihkan semua bekas pertempuran" Ucap Hiro.


"Baik tuan" Ucap mereka.


"Tuan Escanor? Maafkan aku" Ucap Hiro dengan canggung dan malu.


"Kompensasi !" Ucap tegas Escanor.


"Hahh baiklah" Hiro hanya mengangguk menyetujuinya karena semua ini adalah kesalahannya yang tidak benar dalam memastikan sebuah informasi.


"Bagaimana kalau kamu ikut aku ke istana terlebih dahulu untuk membicarakan soal kompensasi" Ucap Escanor tersenyum.


"Baik" Hiro mengangguk dan mengikuti Escanor dengan di belakangnya para pasukan kekaisaran dan pasukannya.


'Yue bagaimana ini aku telah salah mengambil tindakan!' Ucap Hiro dalam hatinya.


{Bertanggungjawab atas semua yang anda lakukan tuan}


Hiro hanya terdiam dengan perasaan bersalah yang sangat mendalam, ia tidak menyangka tindakannya kali ini begitu bodoh.


'Zhao Hu!!! Tunggu saja tidak akan kubiarkan kau mati dengan mudah!!!'


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf Kalau Ceritanya Jelek Dan Tidak Sesuai Dengan Ekspektasi Kalian Semua 🙏


Author Hanya Tidak Ingin Terlalu Banyak Adegan Klise Seperti Yg Selalu Kalian Komen 🙏


Tapi Kalau Ceritanya Kurang Menarik Author Minta Maaf 🙏


Semoga Kalian Tidak Bosan Dengan Karya Author Ini …


See You Next Up 👋

__ADS_1


__ADS_2