Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
The Dark Lord dan Memphistopheles


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di dalam aula Hiro tiba-tiba terpikirkan sebuah rencana yang sedikit gila.


'Diablo, Raphael kembalilah kepadaku... Bawa juga Long Wang, saat ini aku sedang berada di sebuah dunia yang bernama Benua Langit untuk lokasi lebih jelasnya aku akan mengirimkan titik koordinat untuk teleportasi' Hiro mengirimkan transmisi menggunakan telepati nya.


'Ahh baik tuan!' jawab Diablo yang terdengar sangat senang.


'Cepat'


"Kita pergi dulu ke Benua Langit tingkat atas, Jun Qi bantulah aku untuk memimpin jalan ke ayahmu... Sedangkan kalian tinggal disini jaga Sekte, kecuali Yue ikut lah dengan ku" ucap Hiro.


"Tapi tuan, kami ingin mengikuti anda" ucap Peng Peng dan Yuang Jie.


"Tidak, tunggu saja disini lagipula aku kesana hanya sekedar berkunjung tidak akan lama" ucap Hiro.


"Dan kalian tunggulah disini karena Diablo, Raphael dan Long Wang akan segera kemari" ucap Hiro kepada para istrinya.


"Baik" ucap mereka menuruti perkataan Hiro.


Dan Yuang Jie beserta Peng Peng hanya bisa patuh, walaupun sedikit menyayangkan kesempatan untuk pergi ke Benua Langit tingkat atas.


SWOSHHH...


Hiro menciptakan sebuah gerbang teleportasi yang langsung menuju ke Istana Agung melalui gambaran pikiran dari Jun Qi.


"Aku pergi dulu, hati-hati jaga diri baik-baik dan Sekte" ucap Hiro kemudian masuk bersama Yue ke dalam gerbang tersebut di susul dengan Jun Qi.


***


Di dalam salah satu ruangan Istana Agung terdapat beberapa orang yang terlihat sedang melakukan rapat. Tiba-tiba mereka teralihkan karena merasakan sebuah aura asing yang muncul bersamaan sebuah gerbang di hadapan mereka semua.


"Lindungi Yang mulia!" ucap semua orang tersebut mengeluarkan aura mengerikan dan senjata masing-masing membentuk barikade yang melingkari salah satu sosok di antara mereka.


Sosok yang di sebut Yang mulia tiba-tiba tertegun, ia merasakan sebuah energi yang tidak asing keluar dari gerbang tersebut.


"Berhenti! Turunkan senjata kalian" ucapnya dengan keras dan tegas.


Ia pun turun dari kursi singgasana nya dan tiba-tiba berlutut saat seseorang keluar dari gerbang hitam tersebut.


"Selamat datang tuan Ashura..." ucapnya dengan hormat sambil menundukkan kepalanya.


Semua orang yang mendengarnya pun terkejut dan tidak lama setelah itu ikut berlutut dan memberikan salam penghormatan.


"Selamat datang Yang mulia Dewa Ashura" ucap mereka serempak.


"Hemmm berdirilah" ucap Hiro yang baru keluar dari gerbang teleportasi di susul oleh Yue dan Jun Qi.


Setelah mendengar perkataan Hiro, barulah mereka berdiri.


"Ayahanda..." ucap Jun Qi.


"Oh anakku, kamu berhasil terimakasih" ucap Raja Istana Agung menyambut kedatangan anaknya yang datang bersama Hiro.


"Tidak, ini karena kerendahan hati tuan Hiro saja" ucap Jun Qi.


"Ohh terimakasih tuan... Silahkan anda duduk di kursi singgasana, pelayan ambilkan lagi satu kursi untukku" ucap Raja.


"Baik, kalian juga boleh duduk" ucap Hiro sambil duduk di singgasana yang sebelumnya di tempati Han Qu, raja kerajaan Istana Agung.


"Terimakasih tuan" ucap mereka semua.


Setelah mereka semua duduk di kursi masing-masing, Hiro melihat sekelilingnya bersama dengan orang-orang di bawah nya itu.


'Memang benar-benar luar biasa, tidak hanya inferior nya tetapi orang-orang nya pun tidak dapat di remehkan' ucap Hiro dalam pikirannya.


{Orang-orang tersebut adalah mereka yang paling setia terhadap Dewa Kehampaan sebelumnya... }

__ADS_1


{Mereka telah tahu sedari dulu bahwa akan kedatangan anda kemari karena pesan yang di tinggalkan Dewa Kehampaan sebelum menghilang}


'Pantas saja kultivasi mereka sangat luar biasa, terutama Han Qu' ucap Hiro.


"Baiklah tujuan ku kemari murni untuk berkunjung saja dan melihat keadaan kalian, tetapi sepertinya untuk sementara kalian sanggup bertahan kan? Kalau tidak bisa jangan sungkan-sungkan untuk meminta bantuan kepada ku lewat Jun Qi... Sesibuk apapun aku, aku pasti akan berusaha menyempatkan waktu ku untuk langsung datang kemari apabila keadaan nya sudah gawat darurat" ucap Hiro.


"T-tidak masalah tuan, kami sangat bersyukur walaupun kedatangan anda hanya sebentar..." ucap Han Qu.


Hiro mengangguk dan tersenyum senang, "Besok antar aku mengelilingi kota... Apa kamu bersedia menemaniku Jun Qi?".


"Tentu saja tuan! Dengan senang hati saya bersedia menemani anda" ucap Jun Qi.


Kemudian di adakan sebuah pesta perjamuan atas acara penyambutan Hiro, seluruh orang-orang istana di landa kesibukan atas perintah tiba-tiba yang raja Han Qu turunkan untuk membuat pesta.


Sedangkan keluarga raja sedang berbincang-bincang santai dengan Hiro dan Yue. Mereka membicarakan berbagai macam topik, dari hanya topik basa-basi saja hingga ke pembicaraan serius.


"Apa anda tahu tuan? Mengapa para Dewa yang awalnya menjaga kedamaian berbalik menjadi perusak tatanan alam semesta?" ucap Han Qu dengan raut wajah serius.


Hiro pun mendengarkannya dengan serius karena ia rasa pembahasan yang akan di bicarakan oleh Han Qu sangatlah penting.


"Kenapa? Memangnya kau tahu sesuatu?" tanya Hiro.


"Satu hal yang saya tahu, yaitu kebangkitan raja iblis The Dark Lord dan raja iblis Memphistopheles" ucap Han Qu.


Yue tersentak sesaat setelah mendengar sebuah nama yang di sebutkan oleh Han Qu barusan.


"Kenapa Yue? Ada apa?" tanya Hiro yang menyadarinya.


"Tidak, aku hanya terkejut mengapa sosok itu yang harus bangkit" ucap Yue dengan gelisah.


"Memangnya ada apa? Jelaskan lebih rinci kepada ku, agar aku mengerti" ucap Hiro yang sangat penasaran akan di balik sebuah nama Memphistopheles tersebut.


"Dengarkan baik-baik... "


"Memphistopheles adalah raja iblis agung yang menjatuhkan seluruh alam semesta ke dalam bahaya dan kesengsaraan... Pada zaman kuno saat keempat Dewa Agung berkuasa, The Dark Lord yang melambangkan kegelapan mempunyai 4 orang pelayan"


"FINIS... INSANARE... FORCATIONES dan MEMPHISTOPHELES raja iblis yang paling hebat dan luhur dalam sejarah. Tetapi di saat Memphistopheles akan menguasai seluruh dunia di saat para dewa lengah, beruntungnya Raja Dragon Syhnhak menghalangi jalannya dan menyegel raja iblis tersebut bersama dirinya selama berabad-abad juta tahun lamanya..."


"Tunggu jadi maksud mu? Sekarang seluruh alam semesta akan terancam kekacauan dan kehancuran?!" ucap Hiro.


"Benar, karena sekalinya mereka bangkit maka akan terjadi sebuah kehancuran bagi seluruh dunia"


"Mungkin apabila ketiga 3 itu masih ada, mereka dapat mencegahnya bersama para dewa lainnya... Tetapi setelah ketiga 3 itu menghilang entah kemana, para dewa lain malah berpihak pada sumber kekacauan?!" ucap Yue yang terlihat sangat marah.


"Ahh jadi begitu... Aku sekarang mengerti mengapa mendapatkan sebuah tugas yang berlawanan dengan sikapku, ternyata ada sebuah alasan di balik itu semua..."


"Hanya aku yang dapat menghentikannya, mau tak mau aku harus menerima misi tersebut" ucap Hiro.


"Benar tuan, hanya anda satu-satunya yang dapat menghentikan kebangkitan The Dark Lord dan pelayan setianya Memphistopheles"


"Karena kini di seluruh alam semesta ini hanya memiliki 1 Dewa yang maha agung yaitu anda Sang Dewa Ashura" ucap Han Qu.


"I see, sekarang kepingan puzzle nya telah terlihat... Aku hanya perlu memasangkan nya saja" ucap Hiro dengan serius.


"Apa kau tahu bagaimana kabar dengan pelayan setia The Dark Lord lainnya? Soalnya akan merepotkan apabila mereka ikut di bangkitkan kembali oleh para sampah itu!" ucap Hiro kembali bertanya kepada Han Qu.


"Saya belum mendapatkan informasi apapun terkait mereka tuan, tetapi sampai saat ini pun saya terus mengerahkan para informan terbaik yang kami miliki untuk mencari setiap petunjuk yang berkaitan dengan The Dark Lord" ucap Han Qu.


"Bagus! Teruskan saja apa yang kamu lakukan, apabila mendapatkan sesuatu informasi walaupun sepele sampaikan langsung kepadaku!" ucap Hiro dengan tegas.


"Baik tuan!" jawab Han Qu.


"Aku akan pergi mengistirahatkan dulu istriku... Jangan ganggu aku sampai aku keluar dari ruangan" ucap Hiro.


"Siap tuan! Serahkan saja kepada saya, akan saya kirimkan prajurit untuk menjaga di depan pintu ruangan anda agar tidak ada siapapun yang berani menganggu" ucap Han Qu.


Hiro mengangguk dan pergi bersama Yue ke ruangan istirahat mereka, meninggalkan Han Qu sendiri.

__ADS_1


***


Di dalam ruangannya Hiro menenangkan Yue yang entah mengapa reaksinya sangat berbeda pada biasanya, ia terlihat sangat ketakutan, gelisah seperti terlihat orang yang trauma akan sesuatu.


"Ada apa Yue? Mengapa kamu gelisah begini?" ucap Hiro.


"T-tidak ada apa-apa" ucap Yue berusaha menenangkan dirinya.


"Jujur saja kepadaku, mengapa reaksi kamu sangat berlebihan di saat mendengar nama Memphistopheles? Seakan-akan trauma dan wajah mu pun sangat pucat" ucap Hiro yang terus berusaha agar membuat Yue menceritakan hal yang sebenarnya.


"Serius aku tidak apa-apa, hanya khawatir berlebihan saja" ucap Yue.


'Sistem?'


{...}


'Mengapa kalian berdua sama saja?! Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi sistem!'


{...}


"Hahhh baiklah tenangkan dirimu dulu, aku akan pergi berkeliling" ucap Hiro pergi dari ruangan tersebut meninggalkan Yue seorang diri.


Hiro pergi menemui Jun Qi dan segera keluar dari istana bersama dengannya, ia berkeliling kota tidak hanya untuk melihat sekitarnya saja tetapi ia harus menenangkan pikiran nya yang kusut atas perilaku Yue.


'Sial! Ada apa sebenarnya?! Mengapa seperti ada sesuatu yang Yue sembunyikan, tidak seperti biasanya ia pasti akan selalu berkata jujur kepadaku tentang apapun itu' ucap Hiro dalam hatinya.


"Tuan? Tuan, apa anda baik-baik saja?" ucap Jun Qi.


"Ah iyah ada apa?" ucap Hiro yang tersadar dari lamunan nya.


"Anda sedang di pinggir jurang tuan" ucap Jun Qi menatap heran Hiro.


"Ahh benar" ucap Hiro sambil melihat ke arah bawahnya yang terdapat sebuah jurang tanpa dasar, mungkin karena melamun ia berjalan tanpa sadar sampai kemari.


"Anda kenapa sebenarnya tuan?" ucap Jun Qi yang juga mulai mengkhawatirkan Hiro, karena jarang ia melihat sosok Hiro kehilangan fokus sampai seperti ini.


"Tidak, hanya sedang memikirkan sesuatu saja... Sudah kita kembali lagi ke kota, aku kehilangan banyak hal karena berjalan kemari tanpa sadar" ucap Hiro kemudian berbalik pergi dengan wajah lesu.


***


Baiklah Author Akan Menjelaskan Tingkatan Kultivasi Yang Di Dunia Sekarang.


Semuanya Terbagi Menjadi 9 Tingkatan Yaitu :


-Bintang Perunggu


-Bintang Perak


-Bintang Emas


-Bintang Berlian


-Bintang Bumi


-Bintang Langit


-Bintang Raja


-Bintang Kaisar


-Bintang Saint


Dan Bagi Setiap Tingkatan Juga Di Bagi Menjadi 9 Tahapan, Sejak Dunia Ini Mengalami Kehancuran Dahulu Kala. Tidak Ada Lagi Satupun Orang Di Benua Langit Yang Mampu Mencapai Tingkatan Bintang Saint.


Apabila Bertanya Level Hiro Di Bandingkan Dengan Tingkatan Kultivasi Di Atas Maka Bisa Di Sandingkan Dengan Tingkatan Bintang Kaisar


Mengapa Begitu Rendah? Karena Hiro Baru Saja Menjadi Dewa Dan Itu Pun Baru Semi.

__ADS_1


Terimakasih buat teman-teman sekalian yang telah memberikan Like da Vote nya serta memberikan Rating bintang lima, dan juga orang-orang yang sering berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis novel ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2