Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Pembuatan Tubuh !


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dua hari setelah Hiro berdiam diri di istana, hari ini ia memutuskan untuk pergi ke Upperworld memenuhi janjinya.


"Ayah… Ibu… Aku pergi dulu yah karena ada sesuatu yang harus aku urus" Ucap Hiro.


"Kenapa harus sekarang nak? tidak bisakah kamu menundanya?" Ucap ibunya tidak rela Hiro pergi meninggalkan mereka karena belum lama Hiro bersama mereka.


"Bukankah ibu menyuruh ku untuk mencari calon menantu ibu? Aku akan segera menjemputnya bu" Ucap Hiro tersenyum.


"Oh baiklah cepat lah pergi dan jangan kembali sebelum kamu membawa calon menantu ibu" Ucap kedua ibunya berubah pikiran secara cepat.


Bahkan ayahnya Hiro terkejut dengan perubahan sikap istrinya.


"Baiklah aku pergi dulu jaga diri kalian baik-baik" Ucap Hiro kemudian menghilang.


"Cepat kita harus bersiap-siap untuk menyambut kedatangan menantu kita!" Ucap Karmelia bersemangat.


"Hah? Bukankah Hiro baru saja pergi tidak mungkin kan akan secepat itu ia kembali?" Ucap Hara terkejut.


"Berisik kita harus menyiapkan nya dengan sempurna! Cepat lakukan saja kalau tidak kamu tidak akan mendapatkan jatah selama Hiro belum menikah!" Ucap Karmelia dan di setujui oleh Chloe.


Mendengar ancaman dari para istrinya, mereka pun dengan cepat melakukan hal yang di perintahkan oleh istrinya.


'Ohh nak cepatlah kembali kami menderita karenamu!!!'


***


Hiro yang pergi dari dunia dewa muncul kembali di Upperworld dan tentu saja bersama dengan Arphen beserta pasukannya.


Hiro pergi ke Angle Castle dan menyuruh semua pasukannya untuk beristirahat.


Di dalam ruangan pertemuan sekarang hanya ada Arphen dan Hiro saja.


"Arphen apa kamu tau sebuah tempat yang tersembunyi dan rahasia?" Tanya Hiro.


"Tentu saja tuan… Tempat itu bernama Angel King Island disana hanya orang-orang yang di ijinkan yang boleh kesana, apakah anda ingin kesana tuan?" Ucap Arphen.


"Tentu bawa aku kesana dan jangan ada siapapun yang masuk sebelum aku keluar" Ucap Hiro.


"Baik tuan… Mari ikuti saya" Ucap Arphen kemudian menuntun Hiro ke sebuah pulau yang berada di ujung dunia.


"Hmmm bagus kamu boleh kembali" Ucap Hiro kemudian Arphen menundukkan kepalanya dan pergi meninggalkan Hiro sendirian.


Setelah melihat Arphen telah pergi, Hiro menyegel tempat tersebut dengan artefak tingkat tinggi.


"Baiklah Yue bisakah kita memulai nya?" Ucap Hiro tersenyum.


{Semua persyaratan pembentukan tubuh telah terpenuhi…}

__ADS_1


{Memulai proses pembentukan tubuh…}


{Sistem akan di nonaktifkan sementara pada saat pembentukan tubuh…}


{………}


Hiro melihat sebuah tabel di depannya yang menunjukkan angka 72 jam 59 menit 59 detik.


"Hahhh ternyata membutuhkan waktu 3 hari, kukira akan instan yah tapi segala sesuatu yang instan tidak baik juga" Ucapnya.


Hiro melihat sekitarnya yang di penuhi dengan pemandangan yang sangat indah membuat suasana terasa sangat nyaman.


"Hmmm bagaimana kalau mencoba untuk membuat hal yang menyenangkan agar tidak terlalu lama menunggu" Ucapnya kemudian melihat-lihat di toko sistem nya untuk mencari hal yang menarik perhatiannya.


Tetapi setelah lama ia melihat-lihat tidak ada satupun yang membuatnya tertarik.


"Ahh bagaimana ini? Aku harus bagaimana untuk menghabiskan waktu menunggu Yue selesai!!" Ucap Hiro yang sudah merasa kebosanan padahal dirinya berdiam diri baru saja setengah hari.


Ia pun mengeluarkan kedua pedangnya,"Aku hanya mempunyai kedua pedang ini saja sebagai senjataku tetapi kalau aku menggunakan kedua pedang ini mungkin saja dunia akan hancur?" Ucap Hiro mengangkat bahunya sekarang ia mengerti apa yang di rasakan oleh salah satu tokoh yang ada di sebuah anime dengan ciri berkepala botak.


"Pantas saja ia kesal karena terlalu kuat… Dulu pun kupikir enak menjadi yang terkuat tetapi sekarang aku rasa itu agak menjengkelkan?" Ucap Hiro.


Ia pun menyimpan kembali pedangnya dan memutuskan untuk merebahkan tubuhnya menikmati suasana tenang di pulau tersebut.


Ia memejamkan matanya merasakan hembusan angin yang menyegarkan.


"Benar juga bagaimana kalau aku mencoba membuat senjata itu?…" Ucap Hiro dengan senang kemudian ia bangkit dari tempatnya.


"Hmmm… Pertama-tama aku membutuhkan Polimer dan bubuk logam" Ucapnya.


"Skil Creation: Polymer, Metal powder"


Hiro pun dengan wajah penuh senyuman memulai pembuatan senjata baru.


Walaupun gagal beberapa kali tetapi tanpa putus asa Hiro terus mencobanya tanpa adanya rasa kesal yang ada di wajahnya hanya ekspresi penuh harap.


Setelah beberapa hari akhirnya Hiro berhasil.


"Hahaha dengan begini aku mempunyai senjata jarak dekat dan jarak jauh" Ucap nya tertawa senang.


"Wahai engkau nanti yang akan menjadi musuhku menyesal lah dan berbahagialah karena kematian kalian di akibatkan oleh senjata yang mustahil ada di dunia ini yang berarti ini adalah senjata tingkat dewa!" Ucap nya senang.


Di depan terdapat sebuah sniper dan senjata api lainnya.


Ternyata selama beberapa hari ini yang Hiro lakukan adalah untuk membuat senjata api yang ia tahu di dunia sebelumnya.


"Hmmm bagaimana kalau di tambahkan sedikit skil?" Ucapnya.


"Skil Creation : Program Automatic Reloading"

__ADS_1


"Skill Creation : Program Target Locking and Target Chasing"


Hiro tersenyum puas karena dengan Skil yang di milikinya apapun yang ia pikirkan dan yang ia inginkan pasti akan mudah di lakukan.


{Pembentukan tubuh berhasil…}


{Meminta ijin kepada anda tuan untuk menggunakan tubuh tersebut}


Hiro di kejutkan dengan suara tiba-tiba dari Yue.


"Tentu saja!" Ucap nya senang.


{Ijin di dapatkan… Proses pemindahan jiwa…}


{10…9…8…}


Hiro yang melihat hal tersebut sangat senang tetapi tiba-tiba Hiro merasakan tubuhnya melemah dan pandangan menjadi buram.


"Apa yang terja-…" Belum sempat berbicara Hiro sudah tidak sadarkan diri.


Pada saat tubuhnya akan terjatuh ke tanah di tahan oleh sebuah tangan yang sangat indah.


"Kamu sudah bekerja keras terimakasih" Ucap sosok yang tiba-tiba muncul dan membaringkan Hiro di pangkuannya.


Ia mengelus dengan lembut kepala Hiro dengan wajah penuh senyuman yang dapat membuat siapa saja yang melihatnya akan terkesima dengan paras wajahnya.


"Setelah sekian lama di tempat yang gelap dan hanya bisa memandang mu tanpa bisa menyentuh mu…"


"Akhirnya aku dapat berada di samping mu dan menemani mu kembali" Ucapnya dengan tatapan yang seperti setelah sekian lama terpisah bertemu kembali.


"Aku tau kamu pasti tidak akan bisa mengingat ku tetapi tidak menjadi masalah asalkan aku berada di sampingmu saja sudah cukup untukku" Tiba-tiba wanita tersebut meneteskan air mata yang jatuh di wajah Hiro.


Ia mengelapnya dan mencium kening Hiro yang tertidur pulas.


"Mau sampai kapanpun dan dimana pun itu hanya kamu lah pria ku satu-satunya yang sangat hebat" .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Cukup Sampai Disini !!! 🤣


Kalau Mau Tau Kelanjutannya Tolong Dong Likenya ! 😕🤣


Gua Kagak Mau Lanjut Kalau Sedikit Like Nya 😒


Dan Yg Baik Hati Bisa Dong Besok Di Vote Karya Author Ini 🙏😂


Oh Yah Perlu Gambaran Yue ? Jawab Yah Di Komen Kalau Perlu Ntar Author Cariin 👍


See You Next Up 👋

__ADS_1


__ADS_2