Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Mohon maaf lahir dan batin


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hiro bersama para wanitanya pergi berkeliling ibukota yang ramai.


"Apakah kalian puas?" Tanya Hiro setelah menemani mereka kemanapun yang mereka mau.


"Hmmmm belum" Ucap Yue.


"Hahh… Kalau begitu apa lagi yang kalian inginkan?" Tanya Hiro yang sudah mulai kebosanan.


"Kami ingin berbelanja!" Ucap Yue dengan semangat.


Hiro membeku mendengar nya karena sudah ada sejak zaman dahulu mau di dunia manapun hal yang paling mengerikan adalah menemani perempuan untuk berbelanja.


"Ah-anu sepertinya aku ada urusan" Ucap Hiro membuat alasan dengan gagap.


"Tidak boleh! Cepat temani saja kami pergi belanja!" Ucap Yue dengan kesal karena Hiro membuat alasan.


"T-tapi…"


"Cepat ikut kami atau …" Ucap Yue dengan mengancam memotong sesuatu.


"Hiiii… Kenapa ancaman mu selalu seperti itu Yue? Itu bukanlah hal yang baik untukku dan juga untukmu" Ucap Hiro ketakutan.


"Maka dari itu cepat ikut kami!" Ucap Yue dengan tatapan tajam.


Mau tidak mau Hiro menurutinya karena masa depan dirinya yang menjadi ancaman.


Lima jam tak terasa Hiro melalui nya dengan sulit bahkan sebagian wajahnya menjadi pucat.


'Sial! Daripada aku menemani para wanita ini berbelanja, lebih baik aku menghadapi ratusan ribu pasukan musuh!' Gerutu Hiro dalam pikirannya.


"Ada apa sayang? Kenapa wajah mu muram sekali?" Tanya Yue.


"Tidak tidak, ayo kita kembali saja" Ucap Hiro.


Walaupun agak sedikit memaksa akhirnya Yue berhasil di bujuk oleh Hiro untuk menyudahi siksaan yang sadis menurut Hiro.


Mereka kembali ke istana kerajaan Moonlight dan pergi menuju ruangan aula pertemuan.


Yue dan Rachel mengikuti Hiro di belakang, saat memasuki ruangan disana terdapat banyak sekali orang yaitu para Raja.


"Jadi bagaimana apakah kalian sudah melakukan perintahku dengan baik?" Tanya Hiro setelah duduk di singgasananya.


"Sudah selesai tuan! Seluruh kekuatan prajurit telah kami kumpulkan dan satukan untuk melindungi kekaisaran, bahkan kekaisaran sendiri pun setuju karena itu adalah perintah dari anda" Ucap raja Moonlight yang menjadi perwakilan mereka semua.


Hiro mengangguk puas dengan kesigapan mereka yang menuruti semua perintahnya.


"Kerja bagus, dengan begini mungkin saja kalian dapat bertahan" Ucap Hiro.

__ADS_1


Mendengar pujian dari Hiro mereka semua sangat senang.


"Oh yah kenapa keluarga kalian tidak di bawa kemari?" Tanya Hiro.


"Apakah boleh tuan?" Tanya mereka.


"Tentu saja, siapa yang melarangnya?".


"Baiklah tuan… Terimakasih akan saya bawa kemari semua keluarga saya" Ucap mereka semua dengan senang.


Hiro hanya mengangguk dan memejamkan matanya untuk sedikit beristirahat.


Rachel dan Yue memberi isyarat kepada mereka semua untuk pergi tanpa membuat keributan.


"Saudari, apakah tuan Hiro memang selalu kelelahan?" Tanya Rachel yang sedikit merasa aneh karena setiap kali Hiro berdiam diri pasti memejamkan matanya dan beristirahat.


"Apakah kamu tidak tahu apa yang selama ini ia lakukan? Dan menurut mu apakah itu tidak membuatnya lelah? Dan juga jangan memanggil Hiro dengan sebutan tuan lagi karena kamu sudah menjadi wanitanya" Ucap Yue.


Mendengar ucapan Yue membuat seketika Rachel wajahnya memerah karena malu, ia menyebut Hiro dengan tuan bukan karena apa-apa tetapi masih merasa canggung dan kebiasaannya yang selalu memanggil tuan.


"Kalau begitu aku harus memanggilnya apa?" Tanya Rachel dengan malu-malu.


"Terserah kamu saja asalkan kata tuan hilangkan dari setiap kamu memanggilnya" Ucap Yue.


Deg…


"Benar, ini bukanlah kedatangan seseorang yang biasa saja tetapi setara dengan Hiro" Ucap Yue.


"Kamu benar Yue, yang benar dan pasti tamu ku itu adalah orang penting dari dunia Illahi" Ucap Hiro dengan tatapan tajam.


Yue dan Rachel terkejut melihat Hiro yang telah bangun dan tiba-tiba bicara.


"Tidak ku sangka ternyata firasat ku benar akan adanya sesuatu yang membahayakan dunia ini" Ucap Hiro.


"Mungkin itu karena ada kamu sayang" Ucap Yue.


"Hahhh… Baiklah ayo kita temui dia" Ucap Hiro kemudian pergi.


Di atas langit terlihat seorang pria yang cukup berumur tengah menatap tajam ke arah bawahnya, ia merasakan sebuah pelindung yang sangat luas mencakup SD seluruh dunia tersebut.


"Menarik…" Ucapnya tersenyum.


Ia mengepalkan tangannya dan mencoba untuk menghancurkan pelindung tersebut, tetapi bukannya hancur berkeping-keping pelindung tersebut malah seperti puding yang sangat kenyal yang dapat memantulkan apapun.


"Sungguh kehormatan dapat bertemu penguasa dunia Illahi, yah walaupun hanya bayangannya saja" Ucap Hiro yang telah berada di depan pria tersebut.


Yue dan Rachel pun muncul di samping Hiro bersiap-siap apabila pria tersebut menyerang tiba-tiba.


"Hmmm?…" Pria tersebut menatap menyelidik ke arah mereka bertiga, tetapi saat ia menatap ke arah Hiro ekspresi nya berubah.

__ADS_1


"Aku merasakan darah Ras iblis, Malaikat, Dewa, dan Naga yang mengalir di tubuhmu… Siapa kamu sebenarnya?" Tanya pria tersebut.


"Aku? Hiro Akame penguasa dunia ini" Ucap Hiro dengan tersenyum tenang.


Pria tersebut terdiam, kalau bukan tubuh bayangannya yang datang kesini sudah ia hajar Hiro karena tidak serius.


"Kamu sungguh seperti berbahaya dan cukup mengancam kalau sampai berurusan denganmu" Ucap pria tersebut.


"Mungkin… Lagipula bukankah kau sendiri yang ingin berurusan dengan ku?" Ucap Hiro.


"Sebelumnya iya, tetapi sekarang setelah melihat dirimu seperti nya aku melakukan kesalahan besar" Ucap pria tersebut tertawa kecil.


"Benar, kau sudah melakukan kesalahan besar karena berurusan denganku" Ucap Hiro dengan tersenyum tenang.


"Bagaimana kalau kita main seronde?" Tanya pria tersebut.


"Kau penasaran dengan ku? Baiklah mari main satu ronde, tetapi kekuatan penuh atau hanya saling pukul-pukulan?' Ucap Hiro.


"Tentu dengan kekuatan penuh karena walaupun aku kalah pun tubuh bayangan ini hanya akan hancur dan itu sedikit menyakitkan untukku" Ucapnya.


"Hahaha benar juga, baiklah" Ucap Hiro kemudian meregangkan otot-otot tubuh nya yang kaku.


"Kalian semua datanglah kemari!" Ucap Hiro lewat telepati nya.


Seketika beberapa sosok yang berbeda Ras muncul di depan Hiro dan memberi hormat.


Melihat hal tersebut semakin membuat pria itu tersenyum.


"Menarik… Tapi tidak mungkin kan kamu menyuruh bawahan mu untuk melayani ku?" Ucap pria tersebut.


"Tidak tidak, aku hanya menyuruh mereka untuk melindungi tempat dimana kita akan bertarung agar tidak menghancurkan sekitarnya" Ucap Hiro tersenyum.


"Oh baiklah… Bagaimana apa kau sudah siap?" Tanya pria itu.


"Tentu tapi sebelum itu apa aku boleh tau siapa namamu?" Tanya Hiro.


Pria tersebut tersenyum, dan berkata "Aku adalah…".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh...


...Berhubung bentar lagi hari raya idul Fitri saya ingin meminta maaf kepada kalian semua, mungkin banyak dan tidak bisa disebutin stu persatu, saya meminta maaf kalau sy bnyk salh kpda kalian semua salh dlm Perbuatan sy berbicara atwpun dlm mengetik, sy minta maaf yng sebesar besarnya...


...minal aidzin walfaidzin...


...mohon maaf lahir dan batin🙏😇...


......Bab ini author buat hanya untuk sementara nanti kalau ada waktu akan author rubah lagi bukan rubah sepenuhnya tetapi di perpanjang kembali dan di tunggu crazy up nya oke 👍......

__ADS_1


__ADS_2