Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Dunia Jiwa Berevolusi


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di suatu tempat terdapat banyak sekali pasukan sedang berdiam diri di dekat sebuah kota yang berada di tengah hutan. Terlihat jelas sekali maksud dan tujuan para pasukan tersebut adalah untuk menginvasi kota di depannya, tetapi anehnya mereka sama sekali tidak melakukan pergerakan apapun hanya mengawasi saja.


"Tutu… Kita pergi diam-diam" bisik Hiro.


"Pergi kemana tuan?" tanya Tutu.


"Kota itu…" jawab Hiro.


"Tapi, bukankah kita tidak bisa memasukinya tuan? bahkan kaisar sekalipun tidak mampu menerobos masuk kota yang di lapisi pelindung tersebut" ucap Tutu.


"Kau diam dan ikuti aku saja, jangan banyak omong" ucap Hiro kemudian pergi dari barisan dengan skil Sneaking nya agar tidak ketahuan.


Hiro dan Tutu saat ini berada di arah berlawanan dengan para pasukan kekaisaran.


"Woahh sungguh luar biasa sekali kota ini… Sekelilingnya di lapisi pelindung mutlak" ucap Tutu dengan kagum.


Baru kali ini ia melihat berdiri sebuah kota dengan pelindung yang sangat kokoh, karena biasanya pelindung di setiap kota lainnya hanya sebuah lapisan pelindung normal yang dilipatgandakan hingga kokoh tetapi di depannya ada sebuah kota dengan 1 lapisan pelindung tetapi kekuatan ketahanannya sangat luar biasa.


"Tentu saja karena akulah yang membuat pelindung tersebut" ucap Hiro dengan tenang.

__ADS_1


"Hah?! apa?!" ucap Tutu terkejut dan menatap tidak percaya Hiro.


"Hahh sudahlah nanti saja apabila kau ingin penjelasan, sekarang kau jaga sekeliling terlebih dahulu dan beritahukan aku apabila ada seseorang atau apapun itu yang mendekati kita" ucap Hiro kemudian duduk meditasi.


Hiro memejamkan matanya dan memfokuskan pikirannya mencoba untuk terhubung dengan dunia jiwa.


{Uhhh… Sangat sulit tuan karena mungkin dunia jiwa agak ragu-ragu untuk mempercayai bahwa anda tuannya yang hilang, tetapi tidak ada yang mustahil bagi sistem!}


{Saya akan berusaha lebih keras lagi tuan… Anda fokus saja memikirkan sesuatu yang mungkin dapat membuat dunia jiwa teringat kembali dengan anda}


'Baiklah, tapi ngomong-ngomong… Bagaimana bisa dunia jiwa memiliki akal dan pikiran?!' ucap Hiro.


{Mungkin anda belum di tahu tuan… Terakhir kali sebelum anda dan dunia jiwa terpisah, sebenarnya dunia jiwa telah berevolusi menjadi sebuah dunia yang hidup}


'Humu… Aku mengerti' ucap Hiro.


***


10 menit berlalu dan Hiro masih belum bisa terhubung kembali ke dunia jiwa.


Sistem pun telah mencoba berbagai cara tetapi sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa.

__ADS_1


{Maaf tuan… Sepertinya karena telah lama sekali menerima energi anda, kini dunia jiwa kekuatannya hampir setara dengan diri anda sendiri}


{Pelindung mutlak pun kini telah berevolusi karena dunia jiwa terus-terusan mengirim energinya agar tidak dapat di tembus…}


{Seluruh perhitungan sistem di patahkan…}


Mendengar suara agak sedih dari sistem membuat Hiro terdiam dan menghela nafas panjang.


"Baiklah tidak masalah, kita pikirkan lagi saja nanti cara agar bisa menembus dunia jiwa" ucap Hiro.


{Maaf tuan…}


"Sudah tidak masalah…"


Hiro pun membuka matanya dan melihat sekelilingnya mencari Tutu.


"Dimana Tutu?"


"Ahh… Tuan anda sudah selesai? maaf saya tadi mencari hewan buruan terlebih dahulu karena lapar dan anda juga pasti lapar kan?" ucap Tutu yang datang membawa seekor rusa besar.


"Tu-tu-tu…" Toto yang berada di bahu Tutu pun menyahuti seperti mengajak Hiro makan bersama.

__ADS_1


"Hahaha baiklah, kita makan dulu setelah itu kembali ke pasukan kekaisaran" ucap Hiro sambil tersenyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2