
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di Aula pelelangan orang-orang sibuk memasang harga untuk mendapatkan Pil kelas 9 sedangkan Hiro hanya diam penuh senyum , sebagian orang memperhatikan Hiro kebingungan karena sebelumnya Hiro selalu ikut andil dalam mengikuti lelang barang tetapi saat ada barang yang bagus dan langka ia tidak mengikuti nya ? .
" Ada apa dengan ruangan VIIP itu ? biasanya ia selalu menawar dengan harga yang tidak masuk akal tetapi kali ini ia bahkan tidak bersuara sedikitpun " .
" Ntah lah aku tidak tau bisa saja ia menunggu sedikit pesaing baru mulai memasang harga, ia kan selalu seperti itu sebelumnya " .
Setelah penawaran yang sangat panas terjadi begitu lama akhirnya pil tersebut terjual oleh 4 pihak yaitu Kaisar, Patriak sekte Elang Putih, Patriak sekte Bunga Suci, dan Patriak sekte Langit Gelap dengan harga 250 juta masing-masing sebutir pil jadi total 1 milyar koin emas .
" Bawa barang selanjutnya " Ucap Alicia menyuruh asistennya .
Gadis asisten itu membawa sebuah gulungan dan senjata .
" Barang terakhir adalah sebuah gulungan Array dan senjata tingkat tinggi ! " Ucap Alicia dan semua orang yang tidak mendapatkan Pil kelas 9 kembali bersemangat untuk mendapatkan gulungan Array Formasi .
" Baiklah … Penawaran di mulai dari 100 koin emas ! " Ucap Alicia .
Seketika aula pelelangan ribut oleh orang-orang yang melakukan penawaran .
" Hoamm… Bosan sekali " Ucap Hiro menguap mengantuk .
Hiro hanya berdiam diri selama pelelangan barang terakhir dan lelang pun berakhir dengan begitu heboh di karenakan barang-barang terakhir yang di lelang oleh Kamar Dagang Emerald .
" Tuan mari nona telah menunggu anda " Ucap pelayan yang masuk kedalam ruangan Hiro .
" Baik " Ucap Hiro kemudian mengikuti pelayan tersebut .
Hiro sampai di suatu ruangan dan di sana terdapat Alicia bersama seorang pria paruh baya .
" Selamat datang tuan Hiro, maaf aku tidak menjemput mu sendiri … Perkenalkan dia adalah ayah ku yang memimpin Kamar Dagang Emerald " Ucap Alicia memperkenalkan ayahnya .
" Salam tetua … Aku Hiro " Ucap Hiro tenang dan tersenyum hangat .
" Hoho jadi kamu yang menjual pil kelas 9 dan yang lainnya ? Sebelumnya perkenalkan namaku Alan " Tanyanya .
" Salam tuan Alan …… Benar tuan " Ucap Hiro .
" Darimana kamu mendapatkannya ? " Tanya Alan .
" Aku membuatnya sendiri tuan " Ucap Hiro .
" Apaa!!! " Teriak ayah dan putri tersebut .
" K-kamu ? Aku pikir anda mendapatkannya dari guru anda atau orangtua anda " Ucap Alicia terkejut .
" Aku tidak tau dimana dan siapa Orangtuaku jadi bagaimana bisa aku mendapatkan Pil tersebut dari mereka ? " Ucap Hiro tersenyum .
__ADS_1
Alicia terkejut dan meminta maaf kepada Hiro .
" Tuan muda berarti anda adalah Alkemist tingkat Ahli ? " Tanya Alan .
" Ehem mungkin " Ucap Hiro .
' Masih muda sudah Alkemist tingkat Ahli ? Bagaimana reaksi Alkemist² tua yang masih di tingkat Guru ? '
" Sungguh beruntung aku bertemu anda tuan muda " Ucap Alan .
" Hahaha tidak justru aku beruntung karena dapat menjual barang-barang ku yang tidak berguna di tempat terkenal sedunia " Ucap Hiro tertawa .
' Matamu tidak berguna ! Itu Pil Kelas 9 !!! '
Pria paruh baya tersebut menggerutu dalam hatinya karena ucapan Hiro .
" Jadi Alicia bagaimana penawaran saya waktu itu ? " Tanya Hiro .
" Itu … semua tergantung ayah ku " Jawab Alicia dan Hiro pun mengangguk mengalihkan pandangannya ke pria paruh baya yang sedang memikirkannya .
" Baik lah nak aku terima tawaran mu itu… sekarang kau adalah orang penting yang kedudukannya hampir sama denganku " Ucap Alan tersenyum .
" Baik kalau begitu terimakasih… Ouhh yah aku minta satu hal kepada kalian untuk apapun yang aku lakukan nanti kalian tidak boleh ikut campur " Ucap Hiro serius .
Alan dan Alicia saling bertatapan dan mengangguk menyetujui permintaan Hiro .
" Karena semua urusan ku disini telah selesai , aku pamit undur diri " Ucap Hiro .
"Terimakasih… Aku pergi dulu " Ucap Hiro memberi hormat dan menghilang .
Melihat Hiro menghilang mereka menghela nafas , " Kau benar nak … Dia bukan pemuda sembarangan beruntung kita dapat menjalin hubungan dengan nya " Ucap Alan .
***
Hiro yang menghilang dari Kamar Dagang Emerald, kini muncul kembali di tengah kota kekaisaran .
" Bagaimana rencana selanjutnya yah ? " Ucap Hiro memikirkan rencana penyerangan ke Kekaisaran Argadwija .
" Baik Yue menurut mu langsung serang saja atau harus memikirkan rencana terlebih dahulu ? " Tanya Hiro .
{ Anda harus memikirkan sebuah rencana terlebih dahulu tuan karena kekaisaran Argadwija bukan lah tempat sembarangan disana terdapat beberapa orang yang kuat dan pasti nya seluruh wilayah akan membantu kekaisaran}
" Hmmmm kau benar juga … tetapi Klan Yu pasti tidak akan ikut campur karena kalau mereka ikut campur ku ratakan terlebih dahulu mereka dan yang menjadi masalah saat ini adalah 2 wilayah lainnya "
" Sepertinya aku harus mengunjungi wilayah Timur dan Utara … Pertama-tama wilayah timur terlebih dahulu ! " Ucap Hiro memutuskan untuk pergi ke timur .
Hiro kemudian pergi keluar dari kota dan berjalan menuju arah timur sebelumnya Hiro memberitahukan terlebih dahulu kepergian nya ke Klan Yu dan Kamar Dagang Emerald agar mereka tidak mencarinya .
__ADS_1
" Hahhh … akan lebih baik kalau berpergian di temani seorang gadis " Ucap Hiro .
{ Bukankah aku menemani mu tuan ?}
" Tapi kan kamu masih belum berwujud hanya terdengar suara saja " Ucap Hiro .
{ Bukankah anda bisa memanggil para bawahan yang berada di dunia jiwa ? }
" Ahh kau benar juga … Rac-…"
Saat Hiro akan memanggil Rachel tiba-tiba Hiro merasakan aura berbeda dari sebelumnya .
" Sungguh bisakah biarkan aku berpergian dengan tenang ! Kenapa selalu saja ada masalah !? " Ucap Hiro kesal .
Tiba-tiba di sekeliling Hiro seluruhnya berwarna putih .
{ Tuan telah memasuki wilayah terlarang yaitu Angel Castle }
" Angel Castle ? Tempat para malaikat ! " Ucap Hiro heran karena sepengetahuannya Dunia dewa dan Dunia atas memang saling terhubung tetapi bagaimana bisa ia datang ke Angle Castle .
" Oy Yue beritahu aku bagaimana hal ini bisa terjadi ? Dan jelas kan sebenarnya aku berada di dunia mana ?! " Ucap Hiro serius .
{ Sebenarnya Yue sebelumnya mengirimkan anda ke Dunia Dewa karena Upperworld tidak menerima manusia … Yue sengaja mengirim anda ke Dunia Dewa agar anda menjadi Dewa terlebih dahulu agar bisa di terima Upperworld }
" Kenapa kau tidak memberikan ku sebelumnya ?! Dan mengapa si Escanor itu adalah pemimpin dunia Dewa ? Bukankah perkataan si*l*n itu Escanor adalah pemimpin Upperworld ! " Ucap Hiro kesal karena merasa di permainkan .
{ Ia berbohong pada anda tuan … Ia ingin mengadu domba anda dengan pemimpin Upperworld dan tidak menyebabkan masalah di Dunia Dewa, tetapi sebenarnya yang ia tidak tahu bahwa tuan hanya manusia biasa walaupun mengalir darah Ras lainnya tetap saja tuan masih manusia biasa belum sepenuhnya menyatu dengan darah Ras lainnya jadi anda tidak bisa memasuki Upperworld . }
" Hahhh… bodohnya aku " Hiro menghela nafas panjang.
" Tetapi bagaimana bisa aku memasuki wilayah Angle Castle ? " Tanya Hiro heran .
{ Mungkin karena mereka tertarik pada anda tuan }
" Matamu tertarik ! " Ucap Hiro kesal .
Setelah menenangkan dirinya, Hiro mengedarkan pandangannya saat ini yang ia lihat di sekelilingnya adalah banyak bangunan yang berdiri kokoh di atas langit seperti melayang ! .
" Indah sekali … Sungguh pemandangan yang memanjakan mata " Ucap Hiro kagum dengan keindahan Upperworld .
{ Selamat tuan anda telah menyelesaikan Misi Tersembunyi, manusia pertama yang memasuki Upperworld }
{ Selamat Tuan ! Anda mendapatkan Gelar … }
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Satu Bab Dulu🙏
__ADS_1
Jejak ! 👍
See You Next Up 👋