Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Surat Wasiat


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hiro menghela nafas dan membantu mereka semua untuk berdiri.


"Aku tidak pernah sekalipun beranggapan kalian akan mengkhianati ku suatu saat, bahkan mungkin kalian bukan lagi bawahan ku tetapi termasuk keluargaku. Aku berkata seperti itu hanya karena tidak ingin membuat kalian merasa terikat dan aku tidak mau karena keegoisan ku membuat diri kalian tidak dapat hidup dengan bebas memilih apa yang ingin kalian pilih" Ucap Hiro tersenyum lembut.


Setelah mereka semua telah berdiri Hiro mendekati Rachel yang sedang bersedih di pelukan Yue.


"Kamu adalah wanita ku jadi mana mungkin aku berkata demikian? kalian tahu sendiri kalau aku tidak suka pasti akan bilang langsung tidak suka. Jadi maafkan aku karena telah membuat dirimu memikirkan sesuatu yang menyakitkan" Ucap Hiro.


"Tidak apa-apa… Lagipula salahku juga karena memikirkan hal yang mustahil terjadi" Ucap Rachel.


Hiro mengangguk dan mengelus-elus kepala nya.


"Sudah lebih baik kita merayakan pesta karena kekuatan kalian yang sudah meningkat pesat" Ucap Hiro kemudian mereka pun mengangguk setuju.


Pesta pun di lakukan secara sederhana tetapi meriah, hingga hari menjelang gelap mengakhiri acara yang meriah tersebut.


***


Hiro berada di dalam kamarnya bersama dengan semua wanita nya yang berbaring tidur.


"Hahh keberuntungan yang sangat bagus karena memiliki keluarga harmonis di kehidupan kali ini" Ucap Hiro sambil tersenyum senang.


"Kehidupan seperti roda yang berputar. Mungkin kehidupan mu yang sebelumnya kamu berada di bawah dan untuk kehidupan sekarang kamu berada di atas" Ucap Yue sambil memeluk Hiro.


"Benar dan rasanya aku ingin seperti ini selamanya tetapi itu tidak mungkin kan?" Ucap Hiro.


"Kalau tidak bisa selamanya maka paling tidak selama mungkin" Ucap Yue.


"Hahaha kamu benar dan agar aku menikmati hari seperti ini terus untuk kedepannya maka aku harus membersihkan jalan-jalan berduri yang akan kita lewati nanti" Ucap Hiro kemudian tertidur sambil tersenyum.


Keesokan harinya Hiro yang telah terbangun mengadakan rapat bersama para bawahannya.


"Jadi aku ingin salah satu dari kalian atau berdua juga tidak apa-apa untuk pergi ke alam bawah melindungi keluarga ku sementara aku menyelesaikan urusan ku di dunia ini" Ucap Hiro.


Para bawahannya mengangguk setuju dan mempersilahkan Hiro untuk memilih siapa di antara mereka yang di perintahkan untuk turun ke dunia bawah.

__ADS_1


"Hmmm Rachel kamu bisa membuat pelindung ataupun memperkuat pelindung kan?" Tanya Hiro.


"Benar tuan…" Ucap Rachel memanggil Hiro tuan di saat sedang berkumpul saja tetapi apabila sedang berduaan atau bersama wanita lainnya maka panggilannya akan berubah kembali.


"Baiklah apa kamu bersedia untuk turun ke dunia bawah?" Tanya Hiro.


"Siap tuan!" Ucap Rachel dengan tegas.


Hiro tersenyum puas mendengar jawabannya.


"Baiklah selanjutnya… Raphael kamu ikut bersama Rachel" Ucap Hiro telah memutuskan siapa saja yang turun ke dunia bawah.


"Siap laksanakan tuan! saya tidak akan mengecewakan anda dan saya pasti akan melindungi keluarga anda walaupun nyawa saya taruhannya" Ucap Raphael dengan tegas dan serius.


Hiro tersenyum dan mengangguk senang mendengarnya.


"Baiklah kalian boleh pergi" Ucap Hiro membubarkan pertemuan tersebut.


Setelah itu ia kembali ke tempat Elizabeth, Meng Luo dan Yue berada untuk memberitahu mereka bahwa ia akan kembali lagi ke dunia luar.


"Apa kalian ikut?" Tanya Hiro.


"Kami ikut sayang… Kalian pasti sudah bosan kan hanya berdiam diri di dunia jiwa saja?" Ucap Yue membantu mereka berdua untuk berbicara.


"Hoo baiklah kalau begitu… Lagipula kekuatan kalian sudah lumayan cukup untuk menjaga diri" Ucap Hiro.


Meng Luo dan Elizabeth tersenyum senang bahkan langsung memeluk Yue berterimakasih karena telah mewakili mereka untuk berbicara.


Sekembalinya Hiro bersama dengan ketiga wanitanya membuat semua orang yang berada di istana heboh.


Mereka tidak tahu bahwa ternyata Hiro telah memiliki 3 wanita dan cantik-cantik semua bagaikan mustahil ada kecantikan seperti mereka di dunia ini.


Bahkan reaksi ketiga pemimpin wilayah lebih dramatis saat melihat Hiro menemui mereka dengan bersama ketiga wanitanya.


"Hahh putriku tidak akan bisa bersaing dengan mereka" Ucap Jing Tao bersedih.


"Hahaha apa kamu pikir tuan tidak memiliki wanita di sampingnya? bodoh sekali!" Ucap Lee In.

__ADS_1


"Sudah tua, bodoh pula. Ckckck sayang sekali aku harus mengenalmu" Ucap Qi Un ikut meledeknya.


Walaupun mereka berbisik-bisik tetapi suara mereka terdengar oleh Hiro dan ketiga wanitanya yang membuat dirinya merasakan aura dingin menyelimuti dirinya.


'Dasar orang-orang tua yang bodoh! apa kalian ingin membunuhku dengan cara membangunkan 3 hewan buas yang di sekitar ku ini?!' Ucap Hiro dalam hatinya merasa resah gelisah karena hawa dingin tersebut semakin lama semakin terasa kuat.


"Ekhem … Kalian bisakah sedikit tenang?" Ucap Hiro.


"Ahh… Maafkan kami tuan!" Ucap Jing Tao, Lee In dan Qi Un membungkukkan badannya.


Hiro hanya menghela nafas dan menggelengkan kepalanya.


"Saudari-saudari ku seperti nya suami kita ini tidak cukup hanya dengan kita bertiga dan juga saudari Rachel… Harus di beri hukuman apa yang bisa membuatnya jera agar tidak menebar pesona berlebihan yah?" Tanya Elizabeth dengan tatapan dinginnya.


"Ahh bagaimana kalau kita ikat dia dengan keadaan telanjang dan kita goda dia dengan sangat panas?" Ucap Meng Luo memberikan saran nya.


Hiro bergidik ketakutan saat mendengar perkataan Meng Luo.


'Kumohon jangan seperti itu! yang lain saja!' Ucap Hiro dalam hatinya.


"Aku ada saran juga… Bagaimana kalau kita berubah menjadi nenek-nenek dan bermain dengannya?" Ucap Yue dengan tersenyum manis.


Hiro semakin pucat karena mendengar pembicaraan mereka bertiga.


'Sial! jangan seperti itu juga Yue… Ini semua gara-gara kalian! lihat saja aku pasti membalas kalian' Ucap Hiro dalam hatinya sambil menatap tajam ke Jing Tao, Lee In dan Qi Un.


Ketiga orang tersebut hanya memalingkan wajah mereka saat melihat Hiro menatapnya.


'Maafkan kami tuan! kami tidak tahu bahwa wanita anda sangat menyeramkan' Ucap mereka dalam pikiran masing-masing.


Yue kemudian memasang sebuah peredam suara agar Hiro tidak dapat mendengar keputusan apa yang mereka ambil untuk memberikan hukuman kepadanya.


Hiro hanya pasrah akan keadaan, ia bahkan saat ini menulis sebuah surat wasiat untuk keluarganya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siapa yang suka minta up terus? sialan kalian yah betapa kejamnya kalian kepada author 🥲

__ADS_1


Menulis satu bab saja mengharuskan memutar otak selama 3 jam!


Tolonglah kalian pasti kan pengertian? author sedang males berpikir panjang-panjang dan juga memang sulit untuk mencari jalan cerita kedepanya. Tapi kalau sudah agak lancar kembali author pasti up banyak kok bahkan crazy up juga author berani 😕


__ADS_2