Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Penyerangan Tanah Kultivator


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan harinya… Hiro tidak tidur semalaman karena Yue.


"Hoaaammm… Selamat pagi sayang" Ucap Yue yang telah terbangun menatap penuh kasih ke Hiro.


'Sialan sadarlah Hiro ! Jangan tertipu dengan wajah manis dan imutnya itu!!!' .


"Hmmm? Kamu tidak tidur sayang?" Ucap Yue.


'Matamu tidur! Bagaimana aku bisa tidur kalau semalaman ini kamu memegang belati itu?!' .


Melihat Hiro tidak menjawabnya, Yue tersenyum manis.


"Sudah sayang tenanglah tidak akan ku potong karena aku masih membutuhkan nya tetapi kalau kamu berani bermain di belakang ku maka bersiap-siaplah ucapkan selamat tinggal pada adik kecilmu itu!" Ucap Yue dengan serius.


"Tidak sayang, aku tidak berani" Ucap Hiro dengan cepat menggelengkan kepalanya.


"Baguslah" Yue tersenyum senang.


Setelah itu mereka keluar dan sarapan bersama keluarga.


"Ayah, ibu… Aku akan pergi berpetualang kembali" Ucap Hiro setelah selesai makan.


"Tidak bisakah kamu diam saja disini bersama kami?" Ucap Karmelia dan Chloe.


"Tidak bisa ibu… Karena aku mempunyai sesuatu hal yang harus di urus" Ucap Hiro memberi Alesan agar orangtuanya mengijinkannya.


"Tapi nak…" Ucap kedua ibunya keberatan.


"Aku akan membawakan kalian menantu lagi" Ucap Hiro tersenyum mengedipkan matanya.


Mereka semua terkejut dengan pernyataan berani dari Hiro, kemudian mereka melirik ke arah Yue yang sedang hanya diam sambil tersenyum.


'Sial dari mana keberanian anak itu?' Kedua ayahnya memikirkan hal yang sama.


Tetapi reaksi Yue yang mereka harapkan tidak kunjung terlihat, yang mereka lihat Yue hanya tersenyum seperti tidak ada masalah sama sekali.


"Yue apakah kamu mengijinkannya?" Tanya Karmelia serius.


"Kalau ia memberitahu ku terlebih dahulu Bu tetapi lain ceritanya kalau ia melakukan itu di belakangku" Ucapnya dengan tenang.


Mereka semua saling menatap sepertinya pikiran mereka semua sama yaitu betapa 'Beruntung' nya Hiro mempunyai wanita seperti Yue.


"Hahh… Baiklah kalian boleh pergi" Ucap Hara.


"Apa? Kenapa kamu mengijinkannya?" Tanya Karmelia terkejut.


"Istriku… Biarkanlah karena ia masih muda kalau sudah berumur seperti ku nanti ia tidak akan bisa berpetualang kembali karena harus fokus menjaga dan bersama keluarganya sepanjang waktu" Ucap Hara.


"Kami pun dulu seperti itu benarkan saudara ku?" Tanya Hara ke Alphonse.


"Benar… Jadi ijinkanlah mereka pergi istriku kita tidak boleh menghancurkan kebebasannya" Ucap Alphonse setuju dengan Hara.


Kedua wanita itu mau tidak mau akhirnya mengijinkannya karena tidak bisa melawan suami mereka sendiri.


"Terimakasih ayah dan terimakasih juga ibu" Ucap Hiro senang.


***


Di suatu tempat tengah terjadi kekacauan di karenakan penyerangan dari orang-orang tidak di ketahui.


"Bagaimana ini Yang Mulia, para penyerang misterius itu sangat kuat kita tidak bisa menghadapinya" Ucap seseorang.


"Suruh seluruh kerajaan untuk membantu! Kita kumpulkan semua prajurit yang kita punya!" Ucap nya dengan tegas namun sebenarnya ia khawatir.


"Baik Yang Mulia!" Ucapnya dengan segera pergi.


Setelah prajurit itu pergi, sosok yang di panggil Yang Mulia menghela nafasnya dan wajah khawatir, cemas tampak di wajahnya.


"Apa yang harus ku lakukan? Hahh… Kalau saja ada tuan Hiro mungkin saja kita tidak akan sulit melawan mereka tetapi aku juga tidak bisa mengecewakan tuan Hiro" Ucapnya.


Setelah itu ia pergi mengumpulkan semua orang-orang nya.


***


"Yue apa itu benar?" Tanya Hiro setelah berada di ruangannya.


"Benar dan saat ini mereka tengah kerepotan dan hampir seperempat tanah kultivator telah di kuasai orang-orang misterius itu" Ucap Yue.


"Berani sekali mereka menyerang wilayah ku!" Ucap Hiro kesal.


"Apa kamu sudah tahu siapa orang-orang itu dan darimana mereka?" Tanya Hiro.


"Tidak mungkin aku tahu! Melihat mereka saja belum" Ucap Yue.

__ADS_1


"Tapi bagaimana caranya kamu tau bahwa Tanah Kultivator sedang di serang?" Ucap Hiro heran.


"Haahhh… Bukankah kamu adalah penguasa nya? Jadi otomatis aku tahu lewat sistem yang menginformasikan bahwa tanah kultivator tengah di serang" Ucapnya.


"Baiklah kalau begitu tidak perlu berlama-lama ayo kita ke tanah kultivator!" Ucap Hiro.


Swoshhh…


Tidak lama kemudian Hiro telah sampai di tanah kultivator yang telah kacau bahkan energi alam pun sedikit menipis.


"Orang-orang dari dunia atas!!!" Ucap Hiro marah karena ia tahu bahwa hanya orang-orang dunia atas yang memerlukan energi alam dalam jumlah banyak yang menyebabkan energi alam di tanah kultivator menipis.


"Sialan! Berani sekali mereka!" Umpat Hiro kesal.


"Tenanglah sayang, orang-orang tanah kultivator berada di tempat yang aman" Ucap Yue menenangkan Hiro.


Hiro menenangkan dirinya dan menarik kembali auranya.


"Yue apakah ada sebuah pasukan di toko sistem?" Tanya Hiro.


"Hmmm… Tidak ada" Jawab Yue.


"Kalau begitu bagaimana caranya aku mencari sebuah pasukan" Ucap Hiro.


Hiro bisa saja memanggil pasukan dunia bawah ataupun Upperworld tetapi ia tidak ingin terlalu membuka semua yang ia punya sebelum mengetahui siapa musuhnya yang sebenarnya.


'Apa aku harus turun tangan sendiri? Tidak tidak itu nanti nya akan membuat dalang dari semua ini waspada terhadap ku dan saat aku akan mencarinya pergerakan ku akan terhambat' Pikirnya.


"Ahh aku masih memiliki kotak hadiah misterius kan? Apa aku harus membukanya tetapi apa mungkin hadiahnya pasti apa yang ku inginkan?" Ucap Hiro.


"Kamu bisa mencobanya terlebih dahulu" Ucap Yue.


"Baiklah… Yue Status!" Ucapnya.


......................


>Nama : HIRO AKAME


>Level : Immortal Venerable 9


>Status :


- PENGUASA TANAH KULTIVATOR


- Penguasa Dunia Bawah ( Underworld )


>Ras :


- God ( Dewa )


- Dragon Storm ( Naga )


- Lucifer ( ½ Malaikat - ½ Iblis )


>Gelar :


- Pemilik System


- King of Destruction


- Dragon Lord


- Lord Human


-The Great Ruler


>Job :


- Alkemist - Master Array - Penempa


- Summoner - Necromancer


>Elemen :


- Void ( Kehampaan )


>Tipe Tubuh :


- Perfection


>Teknik/Skil :


- Penciptaan ( Creation )


>Poin Sistem : ∞

__ADS_1


>Poin Pengalaman : 10.000/1.000.000.000


>Koin Emas : ∞


>Senjata :


- Pedang Penghancur Surga Dan Neraka(Dewa)


- Pedang Langit Suci (Dewa)


>Artefak :


- Gelang Mustika Naga


- Gelang Kekacauan


- Absolute Ring


>Penyimpanan :


- Kotak Hadiah Misteri (???)(10)


- Kotak Hadiah Misteri Spesial (99)


- Kotak Hadiah Misteri Legendaris (99)


- Telur Misterius


>Partner/Beast Kontrak :


- Long Wang ( Raja Naga )


- Yuki ( Kura-kura )


- Raa ( Phoenix )


>Bawahan :


- Raphael ( Malaikat )


- Diablo ( Iblis )


- Rachel ( Dewa )


- Liya ( Elf )


- Gorgon ( Dwarf )


>Shop


......................


"Sistem buka kotak hadiah misteri (spesial)!" Ucap Hiro.


{Apakah anda ingin membuka semuanya?}


"Hmmmm Buka saja semua! Jangan berhenti sampai aku mendapatkan sebuah pasukan dari hadiah tersebut!" Perintah Hiro.


{Membuka 99 Kotak Hadiah Misteri (Spesial)…}


{Selamat tuan and-…}


"Jangan aktifkan notifikasi nya kalau hadiahnya bukan sebuah pasukan!" Perintah Hiro karena ia pikir 99 notifikasi akan membuatnya pusing dan bisa saja dalam 99 Kotak hadiah itu tidak ada satupun yang berisi sebuah pasukan yang ia inginkan.


{Baik tuan}


Setelah itu tidak ada lagi suara pemberitahuan dari sistem, tetapi Hiro dengan sabar menunggu nya.


'Siapapun kamu yang mengusikku bersiap-siaplah saat bertemu denganku! Aku pastikan akan membuatmu menyesal karena berurusan denganku!' .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yok Bisa Like 👍


Dari kemarin dikit amat 😕


Gini deh kalau sehari Likenya tembus 100 author janji sehari up 2 bab… Sebelum buka dan waktu sahur up nya !!!


Terus yang baca juga jadi semakin sedikit kenapa ? Bosan ? Atau nabung bab?


Author serasa di ghosting para Readers ! 🤣


Yaudah deh jadi panjang kan… sekian terimakasih


See You Next Up 👋

__ADS_1


__ADS_2