
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari keberangkatan Hiro ke dunia atas telah tiba … Saat ini hanya orang-orang penting dari kekaisaran Dewantara yang mengetahui Hiro akan pergi .
" Kalian boleh beritahu kaisar lain bahwa aku pergi tetapi jangan sampai tersebar luas ! " Ucap Hiro mengingatkan .
" Kami mengerti tuan ! " Ucap semua orang mengangguk .
" Yue … "
Tiba-tiba sebuah pintu dimensi muncul di depan Hiro … semua orang yang melihatnya kagum karena baru pertama kalinya mereka melihat orang yang akan naik ke dunia atas .
" Aku pergi dulu … Jaga kekaisaran ini untuk ku " Ucap Hiro tersenyum dan melangkah kakinya memasuki pintu dimensi .
" Selamat tinggal tuan … " Ucap semua orang berlutut hormat sampai pintu dimensi tersebut hilang .
********
Di sebuah bukit yang tinggi dan hutan di sekitarnya, terlihat sosok pemuda tampan , putih dan tinggi melihat-lihat sekitarnya … Yah itu adalah Hiro .
" Yue apakah aku sudah berada di dunia Dewa ? " Tanya Hiro .
{ Sudah tuan }
" Hmmmm pantas saja terasa beda karena energi alam disini lebih padat dan murni daripada di Tanah Kultivator " Ucap Hiro .
Boommmm
Saat Hiro sedang mengawasi sekitarnya tiba-tiba terdengar suara ledakan dan pertarungan di arah hutan .
" Hahhh… Baru saja sampai masa harus terjadi masalah … Tidak boleh ikut campur terlebih dahulu mari kita awasi saja dulu " Gumam Hiro .
***
" Hahaha Yuyue … menyerah saja dan aku akan memberikan kamu kenikmatan duniawi " Ucap seorang pemuda .
" Sialan ! … Mending aku mati daripada di sentuh oleh mu ! " Teriak wanita bernama Yuyue tersebut .
" Hahaha walaupun kau mati tetap akan ku setubuhi kamu " Ucap pemuda tersebut dengan tatapan penuh nafsu .
" Sialan ! Sekte Bunga Suci tidak akan pernah mentoleransi tindakan mu ini Zao Li ! " Teriak Yuyue .
" Hahahaha apa kamu lupa aku adalah anak dari tetua agung sekte Langit Gelap ? Apa kau pikir sekte ku takut dengan sekte mu itu ? " Ucap pemuda itu tertawa sinis .
" Arggh sialan mati kau ! " Teriak wanita itu kesal menyerang pemuda tersebut .
Mereka pun bertarung tanpa memperhatikan sekitarnya dan tidak menyadari bahwa pertarungan mereka sedang di awasi oleh seseorang .
" Hah… tidak di bumi tidak di dunia ini, makhluk bejat pasti selalu ada … " Ucap Hiro .
Ternyata yang mengawasi pertarungan mereka adalah Hiro .
' Seperti nya sekte pemuda itu adalah sekte aliran hitam ' Pikir Hiro .
__ADS_1
" Bisa kah kalian berhenti dan membantu ku ? " Ucap Hiro memutuskan untuk ikut campur karena membutuhkan informasi dari mereka .
Pria dan wanita itu terkejut karena tidak merasakan keberadaan Hiro sebelumnya .
" Siapa kau ?! " Teriak Zao Li .
" Aku ? Hanya seseorang yang tersesat saja " Ucap Hiro dengan tenang .
" Sialan pergi jangan ikut campur urusan kami ! " Teriak Zao Li mengusir Hiro .
" Baik aku akan pergi tapi bisakah kau beritahu bagaimana keluar dari hutan ini ? " Tanya Hiro .
" Br*engsek cari saja jalan sendiri ! " Teriak kesal Zao Li .
" Haisshh… padahal aku hanya bertanya , Ehem nona mau kah ku bantu ? tetapi kamu pun harus membantu ku keluar dari hutan ini ? " Ucap Hiro menawarkan bantuannya .
Wanita itu terdiam sesaat dan mengangguk .
" Sialan ! Mati kau ! " Teriak Zao Li yang marah karena di remehkan .
Hiro melihat sebuah api besar mengarah padanya tetapi ia tidak bergerak hanya diam di tempatnya . Pemuda itu tersenyum mengejek karena Hiro seperti putus asa sedangkan Yuyue berteriak keras menyuruh Hiro menghindar .
DUAARRRR
Ledakan keras terdengar dan tanah bergetar … Pemuda itu tersenyum puas mengira Hiro sudah mati sedangkan Yuyue terlihat sedih karena Hiro mati karena dirinya .
" Hahaha pemuda sok jadi pahlawan … Mati juga kan kau ! " Ucap Zao Li .
" Pahlawan ? Aku ? " terdengar suara dari tempat ledakan .
" B-bagaimana m-mungkin k-kau masih hidup !!! " Ucap Zao Li terkejut .
" Hanya api mainan anak kecil tidak mungkin melukai ku " Ucap Hiro tersenyum sinis mengejek Zao Li .
" Jadi nona kita telah sepakat … Aku membantu mu membunuh pemuda bejat itu dan kamu membantu ku keluar dari hutan ini " Ucap Hiro tersenyum tenang .
Yuyue tidak membalasnya hanya terdiam karena terkejut Hiro masih hidup … Zao Li adalah murid jenius kedua di sekte Langit Gelap karena kekuatan apinya bahkan tidak mampu di tahan para tetua lainnya tetapi seorang pemuda yang entah berasal dari mana berhasil bertahan hidup bahkan tidak terluka sedikitpun ? Apa ia monster ? .
" Ku anggap diam mu itu jawaban nya adalah setuju " Ucap Hiro kemudian melihat ke arah Zao Li .
" Tadi kau sebut api ? Api yang benar tuh seperti ini " Ucap Hiro kemudian membuat api berukuran besar dengan warna merah gelap .
" B-berhenti ! A-aku adalah anak dari tetua agung sekte besar, kau tidak bisa menyerang aku ! " Ucap nya terbata-bata namun penuh kesombongan .
" Mau kau anak seorang kaisar pun aku tidak peduli ! siapapun itu musuh ku berarti ia harus mati ! " Ucap Hiro kemudian melemparkan api di tangannya ke pemuda tersebut .
" Arghhhh … Panass … " Teriak keras Zao Li kesakitan .
Yuyue yang melihat Zao Li terbakar hidup-hidup hingga mati hanya terdiam dengan tatapan kosong dan badan bergetar hebat .
" Nah seharusnya serangga itu di bakar baru tercium wangi " Ucap Hiro tersenyum puas .
" Baiklah nona … sekarang giliran kamu untuk membantu ku keluar dari hutan ini dan antar aku ke kota terdekat " Ucap Hiro .
__ADS_1
" S-siapa kau sebenarnya ? " Ucap Yuyue ketakutan .
" Aku ? Maaf sebelumnya tidak memperkenalkan diri terlebih dahulu … Aku adalah Hiro Akame " Ucap Hiro .
Hiro melihatnya merasa kasian karena mental nya terguncang ia pun memberikan Pill jiwa .
" Makanlah nona … " Ucap Hiro .
Wanita itu pun memakan pil tersebut dan merasa tenang kembali .
" Pil tingkat 6 ?! " Ucap nya terkejut saat merasakan hangat dalam jiwa nya .
" Sudahlah nona … Antar aku keluar dari hutan ini aku sudah kelaparan " Ucap Hiro .
" Baik tuan Hiro dan sebelumnya perkenalkan namaku Yuyue dari sekte Bunga Suci …Terimakasih telah menyelamatkan ku " Ucap Yuyue tersenyum manis .
Hiro melihat senyuman Yuyue hampir tergoda .
' Sadar lah Hiro … Jangan sampai tergoda wanita lain sebelum Yue jadi manusia ingat kekuatan mu akan lenyap kalau sampai terlena ' Pikir Hiro menenangkan dirinya .
" Baiklah nona Yuyue … " Ucap Hiro kemudian mengikuti di belakang Yuyue.
Setelah beberapa jam … akhirnya Hiro keluar dari hutan tersebut dan saat ini ia berada di depan pintu gerbang kota .
" Nona kalau tidak keberatan mari kita makan bersama karena aku belum mengetahui tata letak kota ini " Ucap Hiro .
" Baik … " Ucap nya tersenyum .
" Nona Yuyue … Tetua agung mencari-cari nona " Ucap penjaga gerbang saat melihat kedatangan Yuyue .
" Tolong sampaikan pada guru , aku baik-baik saja cuman tadi ada sedikit masalah … Nanti aku akan kembali " Ucap Yuyue menyuruh penjaga tersebut .
" Baik nona " Ucap nya kemudian pergi menyampaikan pesan Yuyue .
" Sepertinya nona adalah orang penting ? " Tanya Hiro .
" Haha tidak begitu tuan Hiro … Aku hanyalah murid dari tetua agung sekte Bunga Suci " Ucapnya merendahkan diri .
" Nona terlalu merendah … bolehkah nanti aku bertanya-tanya tentang tempat ini ? " Tanya Hiro .
" Apa tuan tidak tau ? Memangnya tua Hiro dari mana ? " Tanya Yuyue .
" Haha aku dari tempat yang sangat jauh dan ini adalah pertama kali aku keluar dari wilayah ku " Ucap Hiro berbohong .
" Baiklah tuan nanti akan saya jelaskan " Ucapnya tersenyum manis .
' Sialll… Siall… Bisakah kau berhenti tersenyum manis seperti itu ? Lama-lama aku akan terbuai dan tamatlah sudah riwayat ku ! ' Hiro menggerutu kesal dalam hatinya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Yah Makin Kesini Kok Makin Turun Lagi 😪
Sepi Banget … Dah Pada Bosen Yah ?
__ADS_1
Maaf Dah Kalau Ceritanya Ngebosenin Dan Kurang Menarik 🙏
See You Next Up 👋***