CEO Dan Ustadzah Tomboy

CEO Dan Ustadzah Tomboy
Tentang Dewi


__ADS_3

(Flashback)


Hatinya hancur sehancur-hancurnya, tatkala kekasih yang menjadi cinta pertamanya telah bersanding dengan wanita lain. Aryo Hadiningrat, kekasih yang berbeda usia tujuh tahun dengannya itu, kini telah menikah dengan wanita lain yang lebih kaya pilihan orang tuanya.


'Maafkan Aku sayang, Aku tidak mau menjadi anak durhaka bila tidak mengikuti kemauan orang tuaku,


Sungguh Aku terpaksa menikah dengan pilihan orang tuaku.


Mungkin kita memang belum ditaqdirkan berjodoh..


Maafkanlah Aku yang tak berdaya ini..


Aku akan selalu mencintaimu, karna kau cinta pertamaku


Meski Aku menikahi wanita lain.'


Aryo.


Secarik kertas bertuliskan tulisan tangan dari Aryo sang kekasih itu telah basah oleh air mata kepedihan dan menjadi saksi, betapa hancurnya hati Dewi saat itu, Patah hati yang teramat, karna ditinggal menikah oleh sang kekasih, bahkan Dewi sampai mengurung diri berhari-hari di dalam kamarnya, berteman kan air mata dan kepedihan.


"Dewi, sampai kapan kau akan mengurung diri terus nak, Kamu harus melanjutkan hidupmu sekolah mu sebentar lagi juga mau ujian, Ayo lah nak, " guman Ibu kandung Dewi yang saat itu sedang kurang sehat.


"Ibu....Mas Aryo bu,...Mas Aryo meninggalkan Dewi dan menikah dengan wanita lain buuuu..."Dewi berhambur memeluk Ibunya.


"Sudahlah nak...hidupmu masih panjang nak, lupakan Aryo, mungkin Dia memang bukan jodohmu " hanya Ibu nya lah tempat Dia meluahkan segala rasa dihatinya.


Namun, Dewi yang sangat menyayangi ibunya, Melihat Ibunya yang memang sakit-sakitan, akhirnya Dewi mencoba untuk Bangkit, agar Ibunya tidak tambah sakit karna memikirkannya. Dia mulai menemukan semangat dari Ibunya, Dia harus meneruskan sekolahnya yang sudah memasuki catur wulan pertama dan akan segera menghadapi ujian Nasional. Namun saat pengumuman kelulusan Ujian Nasional, Dewi ditinggal Ibunya pergi untuk selamanya.

__ADS_1


Sementara setelah menikah, Aryo dan Ningsih, tinggal di Jakarta, Di Rumah orang tua Ningsih, karna harus mengurusi perusahaan Ayah mertuanya.


Sembilan tahun kemudian, mereka kembali ke Surabaya, Ke Rumah Hadiningrat, untuk urusan perusahaan Ayahnya sudah bisa di handle Adik iparnya.


Saat kembali lagi ke Surabaya, Aryo secara tidak sengaja bertemu dengan Dewi di sebuah minimarket, Dewi menjadi Pramuniaga disana . Dan pertemuan tidak sengaja itu membuat Aryo dan Dewi kembali merajut cinta yang telah lama berpisah. Sejak saat itu, sikap Aryo pada Istrinya berubah, sering uring-uringan tidak jelas, hingga mereka sering bertengkar hampir setiap hari, bahkan mereka sering bertengkar di depan anak mereka, Arfan .


Hampir setahun Aryo dan Dewi menjalin hubungan terlarangnya, cinta pertama yang dulu terpisah karna terhalang restu orang tua, kini seakan menjadi candu bagi mereka untuk selalu bertemu tanpa sepengetahuan siapapun, hingga Akhirnya Dewi Hamil.


Mendengar Dewi Hamil, sebenarnya Aryo bahagia karna Itu adalah buah cinta nya dengan Dewi, Aryo ingin menikahi Dewi, tapi mengetahui hal itu, Hadiningrat murka pada Aryo.


Waktu itu Dewi sudah kehilangan sosok Ayahnya dan kini harus tinggal bersama ibu tirinya, Saidah, serta Gunawan, adiknya.


Dalam masa kehamilan di semester pertama, Dewi merasa sangat terguncang, Karna Aryo ternyata tidak menemuinya lagi, Dia pun pergi ke Rumah Hadiningrat, untuk menemui Aryo, hendak meminta pertanggung jawaban,


"Aku tidak akan pernah ridho dengan perbuatan haram kalian, Aku tidak akan menerima anak itu. Aryo !! jika Kau memilih perempuan itu, maka pergilah dari Rumah ini dan mulailah hidupmu dari nol, karna Aku akan menghapusmu dari daftar sebagai anak ku, dan jangan panggil Aku Ayah. Namun jika kau memilih keluargamu. Maka tinggalkanlah perempuan itu!" mendengar itu Aryo dilema, antara orang tua, Anak Istri dan kekasih.


"pilihlah keluarga mu, kalau kau memilihku, kau akan kehilangan segalanya, sedangkan jika kau memilih keluargamu, kau hanya akan kehilangan Aku dan bayi kita" ucap Dewi dengan deraian air mata.


Dewi pulang dalam keadaan hati yang lebih hancur dari saat Dia ditinggal menikah oleh Aryo. Belum lagi Dia sudah menjadi gunjingan tetangga, Dalam kondisi terpuruķ seperti itu, Dewi sempat mau menggugurkan kehamilannya, tapi Saidah, ibu tirinya melarangnya.


"Jangan kau tambah dosa lagi dengan membunuh anak tak bersalah ini, biarlah Aku yang akan menjaga dan merawatnya, sekarang tenangkanlah hatimu "ucap Saidah saat menenangkan hati Dewi yang sedang terpukul itu.


Seminggu tidak ada kabar dari Aryo, Tiba-tiba Aryo datang dan menikahi Dewi , Dan Mereka pun menikah diam-diam tanpa sepengetahuan Hadiningrat, Demi anak yang dikandung nya. Dan untuk keamanan bersama, Selama menikah, Aryo hanya mengunjungi Dewi seminggu sekali, bahkan kadang sebulan sekali, hingga akhirnya saat Dewi mau melahirkanpun hanya ditemani Saidah, sementara Aryo tidak bisa menemani Dewi karna Ayahnya sedang di rawat di Rumah sakit dan tidak mungkin ditinggal.


Dewi melahirkan seorang bayi perempuan, yang diberi nama Rania Zulfa , dan karna Aryo tidak bisa menemui nya, bayi Dewi akhirnya di adzankan oleh Gunawan.


Setelah Dewi melahirkan, Aryo dan Dewi melakukan nikah ulang dan Gunawan sebagai walinya. Tapi meski begitu pernikahan itu tetap dirahasiakan dari keluarga Aryo, hingga berlangsung selama sembilan tahun.

__ADS_1


Suatu hari Dewi sedang tidak enak badan , kebetulan Aryo sedang berkunjung ke Rumahnya, kesempatan itu Dia gunakan untuk meminta antar suaminya untuk priksa ke klinik terdekat, tapi naas, mobil yang ditumpangi mereka mengalami kecelakaan tunggal yang cukup parah.


Hadiningrat dan Ningsih syok mendengar telfon dari Rumah sakit, bahwa Aryo kecelakaan, dan mereka langsung ke Rumah sakit.


"Maaf Pak, Anak anda tidak bisa diselamatkan, tapi menantu Bapak masih hidup, namun sayang, kedua kakinya harus di amputasi, Saya mohon tanda tangan anda untuk segera mengambil tindakan operasi" Bagai tersengat listrik jutaan volt, Hadiningrat harus kehilangan putra semata wayangnya sekaligus mendapat kabar kalau kecelakaan itu ternyata Aryo bersama Istrinya, Dewi.


Dalam keadaan lunglai itu, Hadi segera me-nandatangani surat keputusan yang diminta dokter, hanya agar Dokter itu segera pergi dan Dia bisa menenangkan diri serta menata hati, menerima dua kenyataan sekaligus. kematian Aryo dan pernikahan Aryo dan Dewi secara diam-diam.


Sementara Ningsih langsung pingsan mendengar kabar itu, Tapi Dia langsung dibawa perawat untuk ditangani.


Dewi semakin merasa menderita, Setelah Suaminya meninggal, kedua kakinya diamputasi, Untung Dia masih punya ibu tiri yang baik, yang dengan ikhlas merawatnya dalam kondisi seperti itu, Rania anaknya yang sudah berusia sepuluh tahun itu belum bisa mengerti yang dialami ibunya.


Dewi meminta Gunawan untuk mengantarnya ke Rumah mertuanya, dengan niat ingin menyerahkan Rania pada Hadiningrat. Tapi sayang, Hadi belum bisa menerima kematian anaknya, sehingga Dia menyimpan Amarah pada Dewi.


Dan meskipun Hadi belum bisa menerima Rania sebagai cucunya Namun, Dia rutin mengirim uang untuk biaya hidup Rania, sekitaran lima sampai sepuluh juta perbulan. Dan Gunawanlah yang mengatur semuanya.


Gunawan merasa nyaman memegang uang sebanyak itu setiap bulan tanpa harus bersusah payah, Kemudian Dia mempunyai rencana licik, Dia menghasut Dewi agar mengirim sihir untuk keluarga Hadiningrat, agar nanti kekayaannya jatuh ke tangan Rania.


Gunawan mendatangi dukun teluh bersama Dewi untuk mengirim sihir yang mula-mula di tujukan untuk Ningsih, hingga Ningsih tiba-tiba Lumpuh. Tapi dalam hati Kecil Dewi, Dia tidak mau melakukan itu.


Seminggu setelah itu, Dewi meninggal,setelah demam tinggi. Gunawan malah merasa senang dengan kematian kakaknya, Dan Dia merasa lebih leluasa untuk mengusai Uang bulanan pemberian Hadiningrat untuk Rania, Bahkan Rania tidak merasakan uang itu sama sekali.


Rania yang masil kecil bahkan sering di bentak dan dimarahi oleh paman serta tantenya.


Begitulah nasib Dewi dengan cinta pertamanya, serta Rania yang teraniaya oleh Pamannya sendiri, hingga besar.


Namun Rania beruntung, karna di rawat oleh Saidah dengan penuh kasih sayang dan di didik dengan didikan agama yang kuat.

__ADS_1


Mengenang itu, Saidah kembali merasa sedih , dan berjanji akan tetap menjaga Rania .


__ADS_2