CEO Dan Ustadzah Tomboy

CEO Dan Ustadzah Tomboy
Terjebak Cinta Pertama


__ADS_3

"Nyonya , sekarang waktunya mandi ya..."Ajak Arini pada nyonya Ningsih dan dia hanya mengangguk dengan tatapan kosong.


Tak lama kemudian, setelah selesai dimandikan, dengan telaten dan sabar, Arini menggantikan baju berikut diapernya.


'Wah...popoknya tinggal satu nih, nanti saya bilang ke Pak Rudi biar dibelikan 'pikir Arini.


"Arini...kamu baik, kamu cantik " tiba-tiba ningsih berucap, seketika membuat Arini kaget.


"Nyonya bisa bicara "Arini tidak percaya .


"Memangnya siapa bilang saya bisu , terimakasih seminggu ini kamu sudah merawat saya dengan sabar dan telaten " ucapnya lagi, Arini dulunya berpikir nyonya Ningsih mengalami depresi dan tidak bisa berkata normal.


"Arini, sejak pertamakali kamu merawatkudan untuk, pertamakalinya juga yang saya dengar darimu adalah ayat-ayat suci al qur an yang kau bacakan. dan tahukah kamu, itu laksana hujan yang menyejukkan kalbuku yang selama bertahun-tahun ini kering , apalagi saat Aku tidak berdaya seperti ini, saya benar-benar merasakan sesuatu yang aneh saat kau membacakan ayat itu untukku , terimakasih Arini "guman nya lagi.


"Memangnya apa yang nyonya rasakan selama ini dan apa penyebab nyonya bisa lumpuh dan kadang seperti orang depresi " Arini yang sedang duduk di tepi ranjang Ningsih itu bertanya tanpa sungkan pada Ningsih yang posisinya tiduran di ranjang.


"Semua berawal dari kejadian 15 tahun yang lalu."


Flashback


Lima tahun sebelum kecelakaan.


Terjadi pertengkaran hebat antara Ningsih dan Aryo, hingga membuat penghuni rumah terbangun.


"Ningsih, di ijinkan atau tidak, Aku akan tetap menikahi Dewi, karna sekarang dia sedang mengandung anak ku " kata Aryo dengan suara yang keras.


"Apahhh!! Jadi kalian sudah berzina, sejak kapan kau selingkuh dariku Mas , sejak kapan kau menghianatimu, "Ningsih merasa syokdengan kenyataan yang baru saja ia dengar dari suaminya secara langsung.


"Dewi adalah cinta pertamaku, sedangkan kita hanya dijodohkan , maaf, Aku tidak mencintaimu " Aryo hendak beranjak pergi tapi dihalang-halangi oleh Ningsih.


"Tidak Mas, bagaimana pun juga kau suamiku, Aku tidak akan membiarkan wanita murahan itu mengambilmu dariku, jangan pergi Mas !"


PLAK !


Baru saja tangan Aryo mendarat di pipi Ningsih, seketika Ningsih tersungkur saking keras nya tamparan itu.


"Jangan berani-berani nya kau menyebutnya Dewi murahan "sergah Aryo.

__ADS_1


"Kalau bukan murahan, kenapa Dia dengan mudahnya bisa Hamil dengan suami orang hah... " ucap Ningsih meninggikan suaranya seraya menahan perih di pipi nya dalam keadaan tersungkur .


Aryo semakin berang, Dia hendak menendang tubuh Ningsih yang sedang tersungkur itu, namun Arfan yang saat itu masih berusia 15 tahun, mencoba menghalangi, tapi ternyata , Aryo sedang gelap mata, hingga Arfan pun di tendangnya.


"Kamu benar-benar membuatku murka , Aku tegaskan pada mu, Aku tidak pernah mencintaimu , Aku tegaskan sekali lagi, jangan pernah menghina Dewi, " Aryo murka.


"Kalau kau tidak mrncintaiku, ceraikan Aku sekarang juga !" Lirih Ningsih.


"Kalau kau menceraikannya, kau akan Aku coret dari daftar ahli waris, ingat itu , camkan baik-baik " Pak Hadi tiba-tiba datang mengancam Aryo.


"Aku mencintai Dewi pah, sekarang dia sedang mengandung anakku "lirih Aryo.


PLAK !


Sekarang giliran Aryo yang ditampar oleh Pak Hadi


"Dasar Anak kurang ajar kau, kau telah berani berzina ? Kau telah melanggar Amanat kakek, ingat kau, hidupmu tidak akan tenang, hidupmu akan hancur dan kau tidak akan pernah bahagia , camkan itu !" Pak Hadi benar-benar tak bisa mengontrol rasa marah dan kecewa nya pada anak semata wayang nya.


Aryo hanya menunduk, ia tidak berani pada Ayahnya. Dan dia tidak bisa berbuat apa-apa jika diancam akan dicoret dari daftar ahli waris, ia pun kembali masuk kamar dan mrmbanting daun pintunya dengan keras.


Seminggu kemudian, karna tidak ada kabar dari Aryo, Dewi mendatangi kediaman Hadiningrat, meminta restu.


"Jangan mimpi kamu untuk menikah dengan Aryo hanya karna kau sedang mengandung anaknya, dan sampai kapanpun Aku tidak akan pernah mnganggap anak zina mu itu sebagai bagian dari keluarga ini "Pak Hadi murka.


"Pah...ijinkan Aku bertanggung jawab untuk anak ini "Aryo memohon dengan berlutut dihadapan papa nya. menyaksikan itu, Ningsih dan Arfan hanya bisa diam menyaksikan drama perselingkuhan antara Dewi dan Aryo.


"Baik, papa beri kamu pilihan, pilih wanita itu atau keluarga ini, jika kau pilih keluargamu, tinggalkan wanita itu, dan jika kau memilih wanita itu, silahkan angkat kaki dari dari rumah ini dan kau bukan anakku lagi."berucap seperti itu, Hadi langsung meninggalkan mereka ke kamarnya.


Hati Aryo sangat berkecamuk saat itu, mana yang harus dia pilih, keluaga atau cinta pertamanya.


'Kalau Aku memilih Dewi, maka Aku akan kehilangan keluargaku dan hartaku, jika Aku memilih keluargaku, maka bagaimana nasib Dewi, dia sedang mengandung anakku 'Batin Aryo.


Melihat itu, Ningsih yang menyaksikan drama itu hanya bisa pasrah apa yang akan dipilih oleh suaminya, sehingga dia pun meninggalkan keduanya di ruang tamu.


"Mas, sebaiknya kamu pilih keluargamu "bisik Dewi pada Aryo, mendengarnya Aryo sangat kaget.


"Iya, Mas pilihlah keluarga Mas, kita bisa menikah tanpa se pengetahun keluargamu" imbuhnya lagi, akhirnya Aryo pun setuju.

__ADS_1


Aryo kembali ke keluarganya, tapi tetap berhubungan dengan Dewi bahkan menikahinya tanpa se pengetahuan mereka, karna Dewi berpikir, jika Aryo memilihnya, kala itu, jelas Dia akan kehilangan harta keluarga Hadiningrat, jadi Dewi rela menyembunyikan hubungannya karna takut tidak mendapatkan harta Hadiningrat, karna itu tujuannya mencintai Aryo.


Dalam waktu itu, hubungan antara Ningsih dan Aryo selalu terjadi pertengkaran dan selalu disaksikan oleh Arfan hingga memori itu tidak pernah hilang dari ingatannya.


Hingga lima tahun kemudian terjadilah sebuah kecelakaan mobil yang di tumpangi Aryo. Ningsih, Pak Hadi dan Arfan segera meluncur ke Rumah sakit.


"Bagaimana keadaan Aryo anak saya dok ?" tanya Hadi panik


"Maaf Pak, Anak Bapak tidak bisa diselamatkan, karna kecelakaan itu sangat parah, tapi wanita yang bersamanya masih bisa diselamatkan meski kedua kakinya harus di amputasi." Kata dokter.


Deg.


Seketika, wajah Pak Hadi dan Ningsih diliputi keterkejutan yang mendalam, karna mereka mendapat kabar kalau Aryo sudag meninggal tapi juga kabar yang mereka baru tahu, kalau Aryo masih berhubungan dengan Dewi, hancur sudah hati mereka menerima semua kenyataan itu.


Seminggu setelah kematian Aryo, secara mendadak , Ningsih lumpuh. Di obati ke manapun tidak ada bisa mmenyembuhkan ataupun mendiagnosa penyakit yang di derita Ningsih, bahkan Ningsih berprilaku seperti orang yang sedang depresi, berteriak-teriak tidak jelas, dan sakitnya itu hingga berjalan 15 tahun.


*


Ningsih yang bercerita pada Arini itu sesekali sesenggukkan karna tangisan sedih, Arini pun mendengarkan dengan penuh perhatian.


"Tunggu..! Berarti nyonya lumpuh sampai disebut depresi ini tidak ada satupun dokter yang bisa menyembuhkan ataupun mendiagnosa penyebab nyonya lumpuh ? "Tanya Arini keheranan, Ningsih pun hanya menaaggukkan kepala.


"Dan tadi nyonya bilang , selama bertahun-tahun selama sakit ini tidak pernah mendengarkan ayat-ayat Alquran , dan merasa nyaman dan aneh ketika saya membacakan ayat Alquran ?" tanya arini lagi,


"Nyonya, apakah dulu tidak pernah mencoba diobati ke ustad atau kiyai gitu ? "


"Tidak pernah " jawab Ningsih singkat.


"Sebentar, ijinkan saya memeriksa nyonya."pinta Arini.


Arini melayangkan tangannya di atas tubuh Ningsih tampa menyentuhnya, dari bagian kaki sampai ujung rambut dengan bibirnya yang komat kamit membaca ayat-ayat Al qur an, namun tiba-tiba Arini tersentak dan jatuh tersungkur ke belakang tanpa ada yang mendorong.


"Kamu kenapa nak "tanya Ningsih yang juga terkejut.


Arini mencoba bangun.


"Maaf nyonya, sepertinya Sakitnya nyonya ini, karna kiriman guna-guna dari seseorang "ucap Arini yakin.

__ADS_1


"Apahhhh !!"Ningsih sangat terkejut.


__ADS_2