CINTA & DENDAM

CINTA & DENDAM
Part 15


__ADS_3

Pagi ini Kediaman Megan terlihat ramai dengan para orang-orang yang sedang sibuk mempersiapkan pesta pertunangan Zalia dan Zayn yang akan dilaksanakan nanti malam .


Sesuai permintaan Zalia yang menginginkan pesta yang sederhana untuk acara pertunangannya . Malam ini acaranya akan dilaksanakan di kediaman mereka . Thomas baru akan sampai di rumah istrinya itu pada sore harinya . Awalnya pria itu tidak setuju dengan rencana Zalia yang akan melangsungkan pertunangannya di rumah mereka sebab dia ingin menyelenggarakan pesta pertunangan yang mewah bagi putri kesayangannya itu . Tapi Zalia terus membujuk papanya untuk menyetujui permintaannya tapi dengan syarat tidak ada kata sederhana untuk pesta pernikahannya nanti .


Malam harinya , kediaman Megan dan kedua putrinya sudah mulai ramai dengan kedatangan tamu-tamu yang diundang untuk menghadiri acara pertunangan Zalia dan Zayn . Hanya keluarga dan teman bisnis yang begitu perpengaruh yang diundang malam ini .


Zayn begitu tampan dengan kemeja batik berlengan panjang sedangkan Zalia terlihat mempesona dengan setelan kebaya modern dengan rok selutut dari batik yang sama dengan Zayn .



Sekalipun terlihat sederhana tapi semuanya atas permintaan Zalia sebab gadis cantik itu tidak terlalu menyukai segala sesuatu yang terlalu mewah berbanding terbalik dengan kakaknya Vinda yang begitu terlihat glamor di setiap penampilannya .


Acaranya berjalan lancar sampai keduanya saling menyematkan cincin tunangan di jari manis pasangan mereka .


Megan terlihat haru dengan air mata yang mengalir keluar dari matanya . Ada sesuatu yang dia sembunyikan selama dua puluh tahun ini . Kurangnya perhatian yang dia berikan pada Zalia bukan karena dia tidak menyayanginya tapi dia hanya ingin memberi kasih sayang lebih pada Vinda yang tidak mendapat kasih sayang dari suaminya .


Thomas mendekati Megan dan berbisik


" kenapa kau menangis ? apa itu tangisan bahagiamu karena sebentar lagi putriku akan segera keluar dari rumah ini dan tidak lagi merepotkan dirimu ? "


" terserah kau saja , bicaralah sesuka hatimu "


Ucap Megan menjawab perkataan suaminya dengan bisikan pula tapi wajahnya tetap tersenyum sebab banyak mata yang sedang melihat mereka saat ini .


Sekalipun raga mereka berdampingan tapi hati dan pikiran mereka bagai kutub Utara dan Selatan yang tidak akan pernah bisa menyatu .


Di sisi berlawanan terlihat Vinda dengan wajah gusarnya . Bagaimana tidak gusar , rencana yang sudah disusunnya dengan baik tidak bisa dia laksanakan sebab penjagaan pada Zalia begitu ketat . Dia berencana mau menculik adiknya itu supaya acaranya tidak jadi dilaksanakan tapi orang-orang suruhan Zayn dan juga papanya berjaga dengan sangat baik sehingga tidak ada celah yang bisa dia gunakan untuk melaksanakan rencananya . Rencana yang gagal total . Awalnya dia merencanakan penculikan atas Zalia supaya papanya kecewa atas anak kesayangannya itu karena sudah mempermalukan dirinya di hadapan para tamu undangan dan kemungkinan kedua bisa saja dia yang disuruh untuk menggantikan posisi adiknya untuk bertunangan dengan Zayn . Tapi sayang , kini dia hanya bisa memandang adiknya dan calon adik iparnya yang sedang tersenyum bahagia sambil memamerkan cincin tunangan di jari manis mereka kepada para tamu undangan yang hadir malam ini . ðŸĪŠðŸ˜œ


Ternyata malam ini bukan hanya Vinda yang tidak menikmati acara pertunangan Zayn dan Zalia . Ada juga Arden yang harus menerima kenyataan pahit bahwa cintanya tidak akan pernah terbalaskan . Namun dia cukup bahagia melihat senyuman manis Zalia . Dalam hatinya berjanji jika Zayn menyia-nyiakan Zalia maka dia akan dengan senang hati merebut gadis cantik itu dari sahabat yang sudah dia anggap seperti adiknya sendiri .


Semua yang hadir menikmati jamuan makan yang sudah tersedia . Terlihat Thomas memperkenalkan Zayn pada rekan bisnisnya . Di situ juga ada Edward , Felix dan Arden . Mereka saling berkenalan untuk kepentingan bisnis mereka masing-masing .

__ADS_1


Zaynpun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengenal para pebisnis-pebisnis yang hebat itu .


Zaliapun sedang bercakap-cakap dengan mami Carlyn dan juga Aretha .


Seandainya Arden bergerak lebih cepat dari Zayn maka gadis cantik ini pasti akan jadi menantunya , begitulah pikir Carlyn .


Tapi tak mengapa , toh Zayn juga sudah dianggapnya seperti anaknya sendiri .


Kebahagiaan hari itu bukan hanya dirasakan Zalia dan tapi juga Edward karena bebannya selama dua puluh tahun ini terbayar sudah sebab selama ini dia benar-benar merasa bersalah pada mendiang istrinya . Sebagai seorang ayah dia merasa tidak mampu membahagiakan putranya yang terus hidup dalam traumanya . Banyak usaha yang sudah dilakukannya tapi hari ini perjuangannya membuahkan hasil yang memuaskan .


Sebentar lagi putranya akan menjadi seorang suami . Perasaan bersalahnya pada sang istri akhirnya bisa perlahan menghilang .


Akhirnya acara pertunangan malam itu selesai juga . Zalia lega karena semuanya berjalan lancar . Tapi lain halnya dengan Zayn dia malah merasa gerah karena harus berakting layaknya seorang pria yang begitu mencintai tunangannya .


Setelah semua undangan pulang Zayn masih memohon izin pada Thomas untuk berbicara berdua dengan Zalia di taman . Pria paruh baya itu jelas akan mengizinkannya .


" ada apa kak ? "


" kamu bahagia nggak ? "


Ucap Zayn sambil menghadap ke arah Zalia .


" tanpa diucapkan kak Zayn pasti tahu jawabannya "


Zalia tertunduk malu tapi senyuman di wajahnya tetap tidak bisa disembunyikannya .


Terlalu bahagia !


Satu tangan Zayn memegang bahu Zalia dan satunya lagi memegang dagu gadis yang kini sudah menjadi tunangannya itu .


" kita berdua memang belum terlalu lama saling mengenal jadi saat sudah menikah nanti apa kamu siap menerima setiap kekuranganku ? "

__ADS_1


Mata keduanya saling menatap .


" aku harus siap kak . Menerima lamaran kakak artinya aku juga harus siap untuk menerima segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada kak Zayn "


Mendengar penuturan tunangannya itu , Zayn merasa senang .


" kamu sangat cantik hari ini "


Puji Zayn pada Zalia . Kini kedua tangannya sudah ada di bahu Zalia .


" terima kasih . Kak Zayn juga sangat tampan malam ini "


Zayn menarik Zalia ke dalam pelukannya .


Sebuah kecupan hangatpun mendarat di dahi gadis itu . Wah , perasaan Zaliapun berbunga-bunga . Rasanya sudah tidak sabar menanti hari di mana dirinya resmi menjadi istri pria tampan yang sedang memeluknya .


Dia tidak tahu bahwa hari yang dinantikannya itu adalah hari yang juga ditunggu-tunggu oleh Zayn tapi bukan untuk mengekspresikan rasa cintanya tapi untuk melakukan pembalasan dendamnya atas kematian bunda dan adiknya karena perbuatan calon ibu mertuanya . Apalagi saat acara tadi dia melihat Megan meneteskan air matanya , mungkin dia terharu karena putrinya sudah akan jadi istri orang begitu pikir Zayn .


Zayn berjanji dalam hatinya bahwa air mata Megan akan dia gantikan dengan air mata penyesalan karena sudah memberikan putrinya pada anak yang dibesarkan tanpa kasih sayang seorang bunda yang meninggal akibat perbuatan Megan dua pulih tahun lalu .


'Bersiaplah Zalia untuk menjadi tempat pelampiasan segala dendam dan sakit hatiku karena perbuatan wanita pembunuh itu '


Kata Zayn dalam hati . Sorot matanya tidak bisa menyembunyikan perasaan bencinya yang semakin berkobar tatkala mengingat setiap senyum bahagia Megan di acara pertunangannya tadi .


*


*


*


Terima kasih bagi yang sudah mampir 🙏

__ADS_1


Jangan lupa jempolnya ya 👍


__ADS_2