
Hampir lima bulan Zalia berada di negara China bersama papanya . Dia memutuskan untuk menemani Thomas setelah tahu jika si bos mafia itu baru saja menjalani operasi pencangkokan ginjal . Perutnya sudah mulai membuncit seiring bertambahnya usia si baby twins di dalam sana .
Rasa rindunya pada ayah dari bayi kembarnya pun tak terbendung lagi .
Sudah cukup rasanya ancaman sang papa mengenai perusahaan milik Zayn yang akan dibuat bangkrut jika dia berani memberi tahu keberadaannya saat ini kepada suaminya . Kali ini dia harus bertindak . Tapi bagaimana caranya ? si bumil masih memikirkannya .
Ternyata diam-diam Thomas telah memberi tahu kebenarannya pada Edward sehingga kedua pria besanan itu sering kontak-kontakan tanpa sepengetahuan Zalia maupun Zayn .
Keduanya bersekongkol untuk memberikan pelajaran kepada Zayn .
Edward selalu melaporkan apa saja yang Zayn lakukan selama hampir lima bulan ini juga traumanya terhadap wanita hamil malah hilang ditelan bumi .
Perusahaannya mulai menerima pegawai wanita . Beberapa tempat senam khusus ibu hamil dibuka oleh Zayn di beberapa kota . Diapun menjadi donatur tetap di banyak pantai asuhan bahkan dalam kurun waktu lima bulan ini , sudah lebih dari seratus anak di panti asuhan yang ulang tahunnya di rayakan oleh Zayn . Rasa rindu pada sang istri benar-benar disalurkannya lewat berbuat baik pada setiap anak-anak panti dan ibu-ibu hamil yang ditemuinya .
Awalnya Zayn bersikeras untuk menemukan istrinya tapi Thomas mengancamnya jika dia tidak berhenti mencari , maka untuk selamanya dia tidak akan pernah berjumpa dengan wanita yang begitu dicintainya itu .
Sebaliknya , jika dia berhenti mencari dan membuktikan cintanya pada sang istri maka tidak menutup kemungkinan kalau mertuanya akan segera mempertemukannya dengan putri kesayangannya itu .
Zayn kesal karena menurutnya perkataan papa mertuanya itu sangat tidak masuk akal . Bagaimana mungkin bisa membuktikan cinta jika tidak melihat orangnya . Namun perkataan Thomas padanya sungguh membuatnya ingin cepat-cepat melakukan segala sesuatu yang dirasanya dapat memuaskan hati si bos mafia itu .
" apa kamu pikir Zalia akan memaafkan mu semudah itu ? setelah semua yang kau lakukan padanya dan bayi kalian ? Jika ingin bertemu dengannya , perbaiki dirimu terlebih dahulu . Kamu bisa mulai dengan belajar untuk memperhatikan setiap ibu-ibu hamil disekitar mu juga sangat banyak anak-anak di panti asuhan yang bisa menjadi tempatmu untuk menebus kesalahanmu pada calon bayi kembar mu "
Itulah yang dikatakan mertuanya .
Di awal Zayn melakukan semuanya dengan tidak sepenuh hati namun semakin lama hatinya semakin jatuh cinta pada semua hal yang berkaitan dengan ibu hamil dan panti asuhan .
Jika bukan karena kebodohannya , pasti sekarang dia sedang berbahagia bersama Zalia dan calon bayinya .
*
*
*
Di China .
" pa , aku rindu ingin bertemu kak Zayn "
Kata Zalia sambil memegang lengan sang papa yang sedang duduk bersamanya di ruang menonton .
" baiklah , kita akan segera kembali ke Jakarta "
Thomas juga menyadari perasaan sang putri setelah sekian lama bertahan untuk tidak mengijinkannya bertemu Zayn .
" benarkah pa ? "
Tanya Zalia dengan mata berkaca-kaca karena mendapat izin dengan mudah .
Thomas menjawab dengan anggukan namun matanya masih setia menatap layar televisi yang sedang menampilkan deretan beberapa buah motor balap yang sedang melaju di sirkuit Motegi Jepang .
Sangking senangnya Zalia langsung pergi meninggalkan sang papa yang masih serius memandangi para pembalap yang tetap dikenali orangnya dari merek motor yang mereka kendarai sekalipun wajahnya tak nampak karena tertutupi pelindung kepala selama balapan berlangsung .
Beranjak masuk ke kamar dan duduk di pinggiran ranjang sambil mengusap perut buncitnya .
" sayang sebentar lagi kita akan ketemu ayah , kalian kangen kan ? bunda juga sayang "
Tak terasa air matanya menetes .
Bahagia karena sebentar lagi akan segera bertemu setelah lima bulan terpisah dari suaminya .
Entah apa yang dipikirkan papanya sehingga memisahkan mereka .
__ADS_1
" dia menikahi mu karena dendam bukan karena cinta "
Itulah yang selalu didengarnya dari mulut sang papa hampir setiap hari selama lima bulan ini .
Namun malam ini entah apa yang merasuki jiwa si bos mafia itu sehingga dengan mudahnya mengizinkan keduanya untuk bertemu .
Apa karena kesenangan sedang menonton motor balap kali ya ? 😂
Apalagi jagoannya dengan nomor sembilan puluh tiga sejak putaran pertama sudah berada di posisi paling depan 🤔 Terserahlah ! Zalia sudah tidak sabar menanti hari pertemuannya dengan Zayn .
Zalia meminum susu untuk ibu hamil yang baru saja diantarkan oleh perawat pribadinya selama berada di negeri Panda itu .
Membaringkan tubuhnya dan mencari posisi ternyaman untuk berlayar ke alam mimpi namun sudah beberapa kali membolak-balikan tubuhnya tapi tak satupun yang memberi kenyamanan .
Seandainya ada Zayn pasti akan sedikit membantu .
Sementara yang sedang dirindukannya masih setia dengan kegiatannya setiap malam sebelum tidur . Memandangi balon-balon di kamar tidurnya . Ya , sejak kepergian sang istri lima bulan lalu Zayn tidak mau merubah apapun yang ada di kamarnya . Setiap kali ada balon yang pecah pasti akan segera digantikannya dengan yang baru .
Bahkan kue ulang tahun miliknya masih setia menghuni kulkas mini yang ada di kamar mereka .
" sayang ..... Berapa lama pun waktu yang harus aku habiskan untuk menunggumu aku akan menjalaninya dengan sabar sebab hanya dengan ini aku bisa memaafkan diriku sendiri atas semua kesalahanku padamu "
Ucap Zayn sambil mengusap wajah cantik Zalia yang terdapat dalam sebuah bingkai foto yang selalu menemaninya selama ini .
Keduanya berlayar ke alam mimpi dengan kerinduan yang sama walau raga terpisah jarak yang begitu jauh .
Kesabaran akan memberikan hasil yang baik dan memuaskan itulah keyakinan Zayn .
*
*
*
Ketika Zayn kembali dari kantor , jam sudah menunjukkan pukul setengah delapan malam . Dengan langkah kaki yang pelan karena terlalu capek dengan padatnya aktivitas sepanjang hari , Zayn memasuki kamarnya .
Seperti biasa , tanpa menyalakan lampu dia segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu memakai baju tidur yang nyaman untuk digunakan selama beristirahat . Sesudah dari kamar mandi Zayn baru menyalakan lampu sehingga ruangan kamarnya terang seketika . Matanya terbelalak kaget ketika melihat ada yang berbaring di atas ranjang . Perlahan Zayn mendekat dan berdiri di sisi ranjang . Terlihat wajah teduh sang istri tercinta yang sedang memejamkan matanya .
Tangannya diulurkan untuk membelai wajah Zalia namun di tahannya .
Lututnya terasa lemas sehingga Zayn memilih untuk berlutut dan menundukkan kepalanya .
Air matanya pun ikut-ikutan meramaikan raut wajah sedihnya .
" sayang , aku sudah terlalu merindukan dirimu sehingga berhalusinasi setinggi ini " Katanya masih dengan posisi yang sama seperti tadi .
Zalia yang memang tidak tidur membuka matanya perlahan dan membelai rambut hitam milik suaminya .
Tangisan Zayn terdengar semakin memiluhkan hati tatkala merasakan adanya tangan yang membelai lembut rambutnya . Pikirnya rasa rindu yang mendalam terhadap sosok sang istrilah yang membuatnya berhalusinasi berlebihan bahkan sampai terasa nyata seperti ini . Badannya sampai ikut berguncang hebat ketika dia berusaha meredam tangisnya . Namun suara yang didengarnya kemudian menyadarkan dirinya bahwa semua memang nyata .
" kak Zayn ku sayang ini nyata bukan halusinasi "
Ucap Zalia tanpa merubah posisi tidurnya namun tangannya memegang pundak pria yang begitu dirindukannya itu . Zayn mengangkat wajahnya perlahan untuk melihat wajah istrinya sekali lagi untuk lebih memastikan bahwa semua memang benar nyata adanya .
Melihat senyum bahagia wanita yang sedang berbaring dengan selimut menutupi hampir seluruh tubuhnya membuat Zayn yakin bahwa dia tidak mimpi ataupun berhalusinasi .
Masih dengan rasa ketidakpercayaannya Zayn mendekat dan menyentuh wajah Zalia .
Ternyata semuanya nyata . Benar-benar nyata ! Zayn memejamkan matanya bersamaan dengan tetesan air bening yang mengalir dengan tak tahu malunya . Tak ada kata yang keluar dari mulutnya . Bibirnya terasa keluh . Dadanya sesak seakan ingin meledak karena rasa bahagia yang begitu memuncak .
" aku merindukanmu kak "
__ADS_1
Zaliapun tak sanggup lagi menahan air mata terharu nya .
Zayn memeluk tubuh istrinya itu .
" maafkan aku sayang maafkan aku "
" kenapa kakak minta maaf ?
Harusnya aku yang minta maaf karena sudah tinggalin kakak tanpa berpamitan dan tidak memberi kabar selama lima bulan ini "
Zayn menggelengkan kepalanya tidak setuju mendengar istrinya meminta maaf setelah semua kesalahan yang sudah dia lakukan kepada istri dan calon anak mereka .
" tidak sayang . Jangan minta maaf karena aku yang salah . Aku yang harus minta maaf padamu "
Zalia sedikit mendorong tubuh Zayn untuk melepas pelukan pertemuan mereka karena mengingat bahwa bukan hanya dia yang merindukan pria tampan di hadapannya itu .
" kakak , masih ada lagi yang kangen sama kakak "
Zalia duduk dan menurunkan kedua kakinya .
" siapa sayang ? "
Mata Zayn melotot melihat perut buncit Zalia . Apa itu ?
" mereka kak . Mereka kangen sama ayahnya "
Zalia menarik tangan ayah dari bayi kembarnya untuk mengusap perut buncitnya yang terlihat sedikit lebih besar dari umur kandungannya yang baru tujuh bulan .
" mereka benar-benar masih ada sayang ? " Tanya Zayn ragu .
" iya kak "
Zayn berlutut dan memegang perut sang istri lalu menciumnya .
Apa selama ini dia adalah korban kebohongan orang-orang di sekitarnya ?
Zalia yang keguguran hanya sebuah dusta ? Ingin rasanya dia marah namun pikiran sehatnya bekerja aktif untuk mengingat bahwa harusnya dia bahagia dengan kenyataan yang ada .
Zayn berdiri dan hendak memeluk istrinya namun terganjal si baby twins .
Keduanya tertawa 🤗🤗
Zayn berputar ke arah belakang Zalia dan memeluknya dengan melingkarkan tangannya di rumah sementara tempat si baby twins sedang bertumbuh sebelum lahir ke dunia dan menambah keharmonisan rumah tangga mereka nantinya .
" i love you bunda "
" we love you too ayah "
Rasanya mereka ingin menangis karena terlalu bahagia namun si butiran bening sudah malu menampakan dirinya .
Mungkin takut akan merusak momen bahagia Zayn , Zalia dan si baby twins ❤️♥️❤️ .
Kesabaran Zayn selama lima bulan ini terbayarkan dengan begitu manis .
Namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakannya terutama tentang kebohongan bahwa istrinya keguguran dan sudah pasti tersangka pertamanya ialah Demian .
' awas saja kau om Demi '
*
*
__ADS_1
*