CINTA & DENDAM

CINTA & DENDAM
Part 19


__ADS_3

" mmmmm boleh nggak , kamu jangan hamil dulu ? " Tanya Zayn ragu-ragu .


" hah ? "


Zalia dibuat kaget dengan permintaan suaminya itu . Pikirannya melenceng , pikirnya Zayn ingin meminta jatah lagi sekalian menunjukkan pada orang-orang bahwa dia lebih hebat dari pil KB yang sudah terlanjur terminum oleh Zalia . Ternyata oh ternyata 😀


" apa alasan kakak ingin menundah kehamilanku ? "


" begini , aku berpikir bahwa kamu masih harus menyelesaikan dulu kuliahmu supaya tidak terganggu dengan urusan yang lain lagipula kamu kan masih dua puluh tahun , masih terlalu muda untuk menjadi seorang ibu "


" terserah kakak saja "


Kata Zalia singkat tanpa ekspresi apapun sehingga Zayn sedikit bingung untuk membaca pikiran Zalia saat ini , senang atau keberatan dengan alasan yang baru saja diutarakannya.


" kamu nggak masalahkan ? "


Tanya Zayn dengan sedikit ragu-ragu .


" aku sih nggak masalah kak , yang masalah sebenarnya itu kakak "


" loh ,Kenapa jadi aku ? "


" ya iyalah , soalnya kalau kelamaan nundanya yang ada kakak sudah semakin tua "


Ucap Zalia sambil tertawa lepas .


Zayn juga ikut tertawa dan terpikir untuk sedikit mengerjai istrinya itu .


" kamu bilang apa barusan ha ? "


tanya Zayn sambil menggelitik pinggang Zalia .


" ampun kak , ampun "


Zalia tertawa kegelian sambil berusaha melepaskan diri dari gelitikan suaminya dengan melompat turun dari ranjang .


Zayn tidak mau kalah , diapun turun dan mengejar istrinya yang sudah berlari menjauhinya .


" jangan lari sayang , kau harus dihukum karena sudah mangataiku tua barusan "


Keduanya terus berlari mengitari ruangan kamar itu . Zalia berlari menjauhi Zayn yang terus mengejarnya tapi tawa keduanya belum berhenti sampai Zayn berhasil menangkap Zalia dari arah belakang dan langsung memeluknya . Tapi Zalia berusaha melepaskan diri dari pelukan Zayn sehingga pria itu makin mengencangkan pelukannya bahkan sedikit mengangkat tubuh mungil istrinya itu .


" berani kamu ya mengatai suamimu ini tua "


" ampun kak , turunkan aku sekarang "


Bukannya melepaskan Zalia , Zayn malah menjatuhkan diri mereka ke ranjang dengan posisinya berada di atas Zalia . Sejenak keduanya terdiam kala tatapan mata mereka bertemu namun gelitikan tangan Zayn pada pinggang istrinya itu membuat keduanya kembali tertawa lepas .


" ampun kak , ampuuuuuun "


Seru Zalia sambil terus tertawa geli dan berusaha melepaskan tangan suaminya .

__ADS_1


" nggak , aku nggak bakalan berhenti ataupun lepasin kamu "


" ok kak , aku minta maaf . tolong lepasin , aku benar-benar nggak tahan aaaaa "


Akhirnya Zayn berhenti menggelitik pinggang Zalia tapi posisinya tetap seperti tadi .


Setelah rasa geli akibat ulah suaminya , sekarang Zalia malah salah tingkah bahkan deg-degan karena tatapan Zayn bagai singa lapar yang sedang mengintai mangsanya . Menunggu waktu yang tepat untuk segera melahapnya hingga tak bersisa .


Perlahan tangan Zalia terulur mengusap wajah tampan pria yang sudah jadi suaminya itu . Zayn sendiri memejamkan matanya saat merasakan usapan lembut di pipinya .


Ada perasaan damai dan bahagia yang dirasakan pria yatim itu di hatinya tatkala jemari lentik istrinya menelusuri rahang kokohnya . Pelan tapi pasti kini bibir keduanya sudah saling memagut bahkan saling menuntut . Selanjutnya , terjadilah ronde kedua 😂🤭 .


*


**


***


****


*****


Setelah turun dari kapal pesiar mewah itu ,


semua anggota keluarga kembali pada rutinitas awal mereka . Tidak terkecuali dengan kedua pengantin baru itu .


Mereka bahkan lebih sibuk dari yang lainnya karena harus pindah ke rumah baru yang merupakan hadiah pernikahan dari Thomas .


Zalia sibuk menata kembali sepatu dan pakaiannya di ruangan khusus tepat di sebelah kamar mereka . Sekalipun sudah ditata oleh orang suruhan ayahnya tapi tetap saja dia memilih untuk menatanya kembali untuk memudahkannya saat ingin memakainya . Kemudian dia juga melihat-lihat pakaian dan semua barang Zayn yang juga sudah dipindahkan keruangan yang sama dengannya . Mulai dari setelan jas , kemeja , dasi bahkan koleksi jam tangan Zayn semua diperhatikan oleh Zalia .


Zalia dikagetkan dengan pelukan Zayn dari arah belakang dan kini tangan kekar itu sedang melingkar di pinggangnya ditambah lagi dagu yang bertengger indah di pundaknya membuat Zalia sedikit merinding karena deru nafas Zayn menyapu daun telinganya .


" Serius amat , kayak orang lagi meneliti sel amuba di laboratorium "


" lagi perhatikan barang-barang kakak , biar tahu apa yang mesti disiapkan sebelum ke kantor "


Ucap Zalia sambil mengusap tangan suaminya yang melingkar di pinggangnya saat ini .


Zayn tidak berkata apa-apa tapi ada sedikit senyum terbit di wajahnya .


Kemudian dia mengingat sesuatu .


" oh ya sayang , aku mau keluar sebentar ada yang ingin aku beli . Apa kamu mau ikut ? "


" kak Zayn mau kemana ? "


" ke apotik ada yang harus aku beli di sana "


" ya sudah kakak pergi sendiri saja aku nggak usah ikut kak , masih banyak yang harus aku rapikan "


" aku pergi sekarang ya "

__ADS_1


Pamit Zayn sambil mengecup pipi istrinya itu .


Sebenarnya Zayn malu untuk membeli barang yang satu ini tapi demi rencananya tetap aman dia harus sedikit membuang rasa malunya . dengan berbekal topi , masker dan kaca mata hitamnya Zayn melangkah ke dalam apotik .


" mas mau beli C.O "


Ucap Zayn sambil sedikit mengalihkan pandangannya ke arah luar .


" yang merek apa terus berapa banyak ? "


" yang paling bagus dan paling mahal . Terus kasih tiga puluh , biar nggak bolak-balik ke sini "


Si Abang langsung saja mengambil barang yang diminta oleh Zayn tanpa bertanya apa-apa lagi sekalipun sedikit senyum-senyum lucu . Sebab pikirnya barang itu di jual supaya bisa dibeli sama halnya seperti semua jenis obat-obatan yang tersedia di apotik itu .


Setelah membayar dan mendapatkan apa yang dia mau , Zaynpun segera keluar dari tempat itu . Sesampainya dalam mobil , Zayn membuang kasar nafasnya .


" kok lebih deg-degan dari presentasi untuk menangin tender besar sih "


Zayn berbicara sendiri sambil sedikit menggelengkan kepalanya .


*


**


***


****


*****


Di tempat lain , seorang pria sedang menikmati minuman keras untuk menenangkan hatinya yang kacau balau karena ditinggal nikah oleh pujaan hatinya .


Hampir empat tahun dia menghilang dan tidak melihat gadis manis yang sudah mencuri hatinya itu . Bukan tanpa alasan dia menghilang , tapi ingin membuktikan pada Thomas bahwa dia layak untuk menjadi pendamping sang putri kesayangannya itu .


Keluarga yang tidak harmonis karena perceraian kedua orangtuanya , di tambah lagi dengan perusahaan yang hampir bangkrut karena kematian sang ibu membuat pria ini memang harus berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan pada si tuan mafia bahwa dia layak jadi menantu .


Ayah yang seakan lepas tangan pada dirinya dan perusahaan demi tetap mengabdi pada si tuan mafia itupun tidak memberi tahu apa-apa pada dirinya perihal kabar si gadis cantik pujaan hatinya . Kabar pernikahan itu diketahuinya dari media masa yang meliput acara mewah itu . Kabar yang sanggup mematahkan semangatnya untuk berjuang selama hampir empat tahun terakhir .


Di saat dirinya sudah punya muka untuk mengahadapi si tuan mafia itu malahan sekarang dia tidak lagi punya kesempatan untuk meraih gadisnya karena sudah dimiliki oleh pengusaha muda yang sedang jaya-jayanya itu . Siapa lagi kalau bukan Zayn Adelard Fransiskus , pengusaha yang sudah terkenal sampai ke Australia tempatnya berjuang selama ini .


Tidak ada yang harus disalahkan dalam hal ini sebab dia memang tidak pernah mengungkapkan perasaannya pada Zalia .


Cinta dalam diamnya ternyata di ketahui oleh Thomas , papa si gadis pencuri hatinya yang juga merupakan bos ayahnya . Dengan terang-terangan si tuan mafia itu menentangnya . Anak gadisnya harus dipersunting oleh pria yang setidaknya harus setara dengan dirinya . Sekalipun bukan dari dunia mafia tapi harus yang punya sesuatu untuk bisa membahagiakan Putri kesayangannya itu .


Mundur dan menata dirinya serta perusahaan peninggalan mendiang ibunya yang berkebangsaan Australia adalah hal tepat yang harus dia lakukan untuk kembali maju menghadapi Thomas . Namun sayang , belum sempat dia maju seseorang sudah lebih dahulu mempersunting Zalia , teman masa kecil yang umurnya lima tahun di bawahnya itu . Cinta pertamanya kini sudah jadi istri orang lain .


Mungkin dengan minum sampai mabuk bisa membuat pria tampan bernama lengkap Gerald Alfonso itu bisa melupakan patah hatinya meski hanya sejenak sebab dia sendiri tahu setelah Sadar dari mabuknya hatinya tetap akan merasakan sakit yang amat mendalam .


Kasihan ya si Gerald ....😭😭😭


__ADS_1


__ADS_2