CINTA & DENDAM

CINTA & DENDAM
Part 16


__ADS_3

Seminggu setelah acara pertunangan , pernikahan Zayn dan Zalia di adakan di sebuah kapal pesiar yang sangat mewah .


Kemewahan itu karena campur tangan Thomas dan Edward . Mereka ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka . Zalia yang sudah berjanji akan mengikuti setiap keinginan papanya hanya pasrah dengan segala kemewahan yang dia lihat di acara pernikahannya sebab sebelumnya dia tidak mengetahui resepsi pernikahan seperti apa yang disediakan Zayn dan papanya .


kapal pesiar itu didekorasi sedemikian rupa sehingga setiap mata yang melihatnya dibuat terpesona . Begitupun saat Zayn dan Zalia menuju ke arah pelaminan semua orang berdecak kagum dengan keserasian keduanya . Zayn terlihat begitu tampan dengan balutan jas berwarna navy . Zaliapun tampak begitu cantik dengan gaun pengantin berwarna navy yang bertabur berlian ditambah lagi ada mahkota cantik yang menghiasi kepalanya .


Acara pernikahan itu begitu mewah , alunan musik mengiringi acara demi acara sampai keduanya berdiri di depan sebuah kue mirip kastil mewah .



Zayn dan Zalia memegang sebuah pisau panjang dan bekerjasama untuk memotong kue itu . Kemudian mereka saling menyuapi dengan mesranya . Setelah itu semuanya berdansa bersama pasangan mereka masing-masing . Diakhir acara semua undangan menyalami kedua mempelai dan berfoto bersama .


Untung saja acaranya dimulai pukul tujuh malam sehingga selesainya tidak terlalu larut malam . Semua undangan disiapkan kamar dalam kapal tersebut .


Zayn sudah menyiapkan kamar pengantinnya yang tidak kalah mewah . Setelah semua tamu sudah ke kamar mereka masing-masing Zaynpun mengajak Zalia untuk ke kamar mereka .


***********


ZAYN POV


Akhirnya hari yang ku tunggu-tunggu datang juga . Malam ini aku masih bingung mau melakukan apa . Apa aku langsung melancarkan misi yang sudah ku rencanakan ? tapi semua keluarga dan anak buah mertuaku masih berjaga-jaga di sini .


Pikiranku sebagai seorang pria dewasa dan sangat normal memutuskan untuk menikmati malam pengantin ini . Apalagi saat kami sudah sampai di dalam kamar , istriku terlihat masih malu-malu . Akupun mengerti dengan semua itu . Setelah membersihkan riasan di kepalanya dia izin ingin membersihkan diri di kamar mandi tapi sebelum itu dia terlihat kesusahan membuka resleting gaunnya . Aku mendekatinya dan membantu menurunkan resleting gaun pengantin yang aku akui begitu pas di tubuhnya .


" kenapa tidak minta tolong ? "


Kataku sedikit berbisik sambil menurunkan resleting gaun yang dikenakannya dan punggungnya yang putih mulus langsung saja membangkitkan gairah dalam tubuhku .


Dia terlihat kaget karena aku tiba-tiba menurunkan resleting gaunnya sambil berbisik di samping telinganya .


" ka Zayn "


Dia hanya menyebut namaku sambil memegang tengkuknya dengan satu tangan .


" apa aku juga boleh bergabung untuk membersihkan diri di kamar mandi ? "


Pertanyaan yang langsung membuatnya sedikit menjauh dariku . Sepertinya dia begitu gugup karena ini pengalaman pertamanya berdua dengan seorang pria di dalam kamar apalagi sekarang status kami adalah suami istri . Melihatnya yang hanya tertunduk malu membuatku semakin ingin menggodanya .


" nggak menjawab artinya boleh ya "


akupun mendahuluinya masuk ke kamar mandi . Semua pakaian sudah ku tanggalkan kecuali boxer . sekitar satu menit dia belum juga masuk ke dalam kamar mandi sehingga akupun mengintipnya . Kini dia sudah menggunakan bathrobe dan hanya mondar-mandir sambil menggumamkan sesuatu , entah apa aku tidak mendengarnya .


" kenapa hanya mondar-mandir ? apa kau tidak ingin untuk segera beristirahat ? "


Kataku sambil menghampirinya . Sontak saja dia langsung menutup mata dengan kedua telapak tangannya bahkan langsung membelakangi ku . Aku hanya tersenyum dan memeluknya dari belakang .


" kenapa matanya ditutup ? kau harus mulai terbiasa dengan semua ini "

__ADS_1


Kurasakan tubuhnya yang menegang bahkan sangat kaku ketika aku berkata begitu . Bisa ku tebak bahwa sekarang ini dia pasti sedang menahan nafasnya . Tidak ada suaranya yang kudengar .


Aku membalikan badannya untuk menghadap ke arah ku . Matanya hanya fokus menatap mataku . Melihat wajahnya bahkan bibir ranumnya membuatku ingin sekali mengecupnya . Saat ku dekatkan wajahku dia berucap dan langsung menundukkan wajahnya " ka Zayn , aku malu ! "


Alhasil , bibirku hanya mengecup puncak kepalanya saja .


" Kenapa mesti malu ? kau adalah istriku dan aku adalah suamimu "


Aku mengangkat dagunya dengan jari telunjukku agar aku bisa melihat wajahnya .


" apa kau malu karena ini adalah pengalaman pertamamu ? " . Dia hanya mengangguk .


" inipun pengalaman pertama untukku .


Kita akan mencobanya bersama-sama ok? "


Melihat dia mengangguk lagi akupun menariknya ke dalam pelukanku .


Setelah itu aku mengajaknya ke kamar mandi untuk membersihkan diri . Sudah pasti di dalam sana ada sesuatu yang terjadi . Aku melakukan pemanasan dengan bibir manisnya tapi dia terlihat tidak nyaman mungkin karena itu di dalam kamar mandi akhirnya aku menyudahi acara panas-panasan itu . Melihatnya membersihkan diri dengan keadaan tanpa pakaian di tubuh membuatku ingin segera menuntaskan hasrat ku .


Kamipun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe . Setelah mengeringkan rambutnya , ku lihat dia mencari sesuatu di dalam lemari .


Aku memeluknya dari belakang sambil menghirup aroma tubuhnya yang wangi .


" mau cari apa di dalam sini ? "


" mau ambil baju tidur untuk kita berdua "


Ku balikkan tubuhnya dengan cepat dan menyandarkannya ke lemari . Tubuhku kusandarkan pada tubuhnya . Tangan kiri ku pakai untuk bersandar dan tangan kananku untuk membelai wajahnya . Tandukku di bawah sana sudah mengeras dan aku yakin dia pasti merasakannya .


" Untuk apa baju tidur itu sayang ?


Malam ini kita tidak akan tidur , apa kau tidak merasakan sesuatu yang sudah mengeras di bawah sana ? "


" tapi kak Zayn "


Aku langsung membungkam mulutnya dengan ciumanku . Sudah lama aku bermain solo . Ya , itu kadang ku lakukan setelah aku menonton film dewasa di apartemenku . Jadi , tidak akan ku sia-siakan kesempatan untuk berduet dengannya malam ini .


Ciumanku semakin memanas bersama dengan tangan kananku yang kini sudah mulai mendaki bukit sedang tangan yang satu lagi menahan tengkuknya . Tiba-tiba dia memukul dadaku sehingga aku menyudahi segala aktifitas panasku .


" aku tidak bisa bernafas kak "


Ucapnya sambil terengah-engah . Aku hanya tersenyum sambil memeluknya .


" maafkan aku karena terlalu bersemangat .


Mau mencoba lagi ? "

__ADS_1


Dia hanya tersenyum saat mendengar tawaranku .


Perlahan aku menggendongnya dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang yang di penuhi dengan kelopak bunga mawar merah . Tanganku menarik tali bathrobe nya dan waw aku benar-benar terpesona dengan dua bukit kembar yang terpampang jelas di depan mataku . Kedua tanganku sudah tidak sabar untuk menjelajahinya . Selama ini aku memang sudah sering melihat hal itu di film-film yang ku tonton tapi aku belum pernah memegangnya dengan tanganku .


Jadi malam ini adalah pengalaman pertamaku . Semua teori yang pernah ku pelajari di film-film dewasa itu akan segera ku praktekan saat ini juga .


Nikmatnya tiada Tara ketika tandukku sudah mulai masuk ke dalam gua sempit miliknya .


Meskipun di awal sedikit susah untuk menerobos pertahanannya ditambah lagi dengan suara meringis dari Zalia karena sakit yang dirasakannya membuatku harus menghentikan sejenak aktivitas ku untuk memberinya sedikit waktu beradaptasi dengan rasa sakit itu . Melihat tetesan air mata yang mengalir di pipinya membuat hatiku sedikit tidak tega . Malam ini sungguh aku melupakan rasa dendam ku yang membara .


" apa ini terlalu menyakiti mu ? "


Dia tidak menjawab pertanyaan ku tapi dia menganggukkan kepalanya .


" apa kita sudahi saja dulu untuk malam ini ?


kita bisa mencobanya lagi besok "


Sambil menggeleng dia berkata ,


" jangan kak , lanjutkan saja lagipula semua wanita pasti merasakan hal yang sama "


" aku akan melakukannya dengan perlahan "


Anggukannya membuatku kembali menggerakkan pinggulku secara perlahan .


Jujur saja aku seakan tidak tega untuk menyakitinya malam ini .


Akhirnya permainan panas kami malam ini ku sudahi setelah tandukku memuntahkan cairan putih kentalnya . Sebenarnya si tanduk masih sanggup untuk melanjutkan aksinya tapi aku melihat Zalia yang sudah begitu kelelahan karena acara pernikahan kami sehingga ku putuskan untuk mengakhirinya saja . Toh masih ada hari esok .


Ku dekap tubuh polosnya dalam pelukanku di bawah selimut tebal untuk mengistirahatkan tubuh yang sudah terlalu lelah ini dan bersiap untuk menjemput mimpi yang indah .


Di kamar lain di kapal pesiar mewah itu seorang pria tampan belum bisa memejamkan matanya . Pikirannya sedang kacau memikirkan sesuatu yang pasti sedang terjadi di kamar pengantin baru .


Sabar ya Arden !!


*


*


*


*


*


Terima kasih sudah mampir 🙏

__ADS_1


Bolehlah teman-teman kasih jempolnya 👍


__ADS_2