CINTA & DENDAM

CINTA & DENDAM
Ikhlas


__ADS_3

Keesokan harinya Edward kembali dibuat kecewa oleh laporan Demian mengenai pelaku yang tak terlihat di kamera cctv manapun di seluruh mall sebab selain Gabriella tidak ada satupun wanita hamil lainnya yang masuk ataupun keluar dari mall hari itu.


Kecewa ? sudah pasti.


Tapi Edward berusaha untuk mengikhlaskan kepergian sang istri tercinta bersama buah hati mereka.


Akhirnya Edward menyuruh Demian untuk berhenti mencari pelaku skalipun awalnya diprotes dengan keras oleh sekretaris kepercayaannya itu tapi dengan penjelasan Edward yang mengatakan bahwa istri dan anaknya tidak akan pernah kembali lagi padanya membuat Demian mengerti dengan keputusan pria yang sudah hampir lima tahun ini menjadi bosnya sehingga pencarianpun dihentikan.


Sementara Zayn terus diam dan mengurung diri di kamarnya. Sejak pemakaman sang bunda dia tidak melakukan aktifitas apapun selain berbaring sambil memeluk boneka Lumba-lumba yang dibelinya di mall kemarin bersama sang bunda. Boneka itu didapatkannya dari Demian, setelah pria itu membayarnya ketika kembali dari ruangan tempatnya memeriksa dan melihat rekaman cctv disitu terlihat bagaimana Zayn melepas boneka itu di samping tubuh sang bunda yang bersimbah darah di mall.


Hari itu Felix bersama istri dan Arden anaknya kembali berkunjung ke rumah Edward. Felix berpikir dengan kedatangan mereka akan sedikit mengisi kesepian yang sedang dirasakan oleh Edward dan Zayn.


Felix menemui sahabatnya itu di ruang kerjanya dan mereka bercakap-cakap, Felix sangat bahagia saat mendengar bahwa Edward sudah bisa mengikhlaskan kepergian istri dan anaknya serta akan berusaha untuk melanjutkan hidup dan akan bahagia bersama Zayn walau tanpa kehadiran istri dan putrinya.


Hal sebaliknya terjadi di kamar Zayn.


Saat Demian mengantarkan Carlyn dan Arden,, Zayn malah berteriak ketakutan saat melihat wanita hamil yang sedang berdiri di samping ranjangnya bahkan menyuruh ibu dan anak itu untuk keluar dari kamarnya dengan berteria-teriak.


Mendengar suara teriakan Zayn, membuat dua pria yang sedang asyik berbincang sontak berlari ke arah kamar Zayn.


" ada apa ini Demian ?


kenapa Zayn terlihat ketakutan ?"


tanya Edward yang sedang memeluk tubuh putranya sambil mengelus punggung bocah yang kala itu menangis ketakutan.


" Zayn tenang ya sayang,, ada ayah disini. ok ?


Sekarang Zayn berbaring ya nak " sambung Edward lagi sambil memakaikan selimut bergambar spiderman ke tubuh putranya yang langsung membaringkan tubuhnya sesuai perintah sang ayah.


Jawab Demian setelah itu :


" saya juga kurang tahu tuan.


tuan muda terlihat ketakutan saat nyonya Carlyn dan tuan muda Arden masuk ke kamar ini ".


" mungkin dia masih trauma dengan kejadian kemarin, apalagi saya dengar bahwa Zayn melihat langsung kejadiannya " kata Carlyn yang saat itu sudah berdiri di depan pintu kamar Zayn dengan tatapan iba melihat keadaan Zayn.


" mungkin perkataanmu ada benarnya Carlyn, terlebih lagi wanita yang mendorong bundanya juga sedang hamil sepertimu " ucap Edward tak enak pada istri sahabatnya itu.


" ya ampun....jadi yang mendorong Gabriella itu wanita hamil juga ? kok tega sih ... " seru Carlyn kaget saat mendengar perkataan Edward.


' Itu artinya Zayn melihat wanita yang sudah membunuh bunda dan adiknya ' , batin Carlyn.


Wajah Carlyn terlihat begitu prihatin pada bocah laki-laki berumur dua belas tahun tersebut.


Tapi tidak dengan wajah Demian,, pandangannya tertuju pada istri salah satu pengusaha kaya raya yang saat itu sedang berdiri tak jauh dari posisinya sekarang. Matanya sedikit disipitkan dan raut wajahnya terlihat sedang memikirkan sesuatu.


Saat Zayn sudah terlihat tenang dan hampir tertidur, semuanya keluar dari kamar Zayn kecuali Demian.


Dia ingin memastikan sesuatu terlebih dahulu.

__ADS_1


Ketika semuanya beranjak ke ruang keluarga, Demian mendekati putra tuannya dan kembali membangunkan Zayn.


Melihat Zayn yang kembali membuka matanya, Demian berkata :


" Zayn , apa om bisa tanya sesuatu ? "


" hmm,, om Demian mau tanya apa ? "


" tapi Zayn yang tenang ya ...


Om hanya ingin memastikan sesuatu "


Demian menarik nafasnya sebentar lalu melanjutkan perkataannya :


" kemarin saat bunda jatuh apa Zayn melihat orang jahat yang dorong bunda ? "


Mendengar pertanyaan dari sekretaris sang ayah yang juga cukup dekat dengannya itu Zayn menganggukan kepalanya tanpa bicara sedikitpun.


" apa Zayn mengenal orangnya atau mungkin Zayn sudah pernah bertemu dengan orang jahat itu sebelumnya ? "


" kaka Zayn tidak mengenal orangnya om Demian.


Sepertinya pertama kali kaka Zayn Melihat tante jahat itu waktu di mall ,, memangnya ada apa om Demian ? "


" tidak ada apa-apa Zayn.


Terus kenapa tadi Zayn seakan takut saat melihat nyonya Carlyn ? " tanyanya penasaran.


Perasaan Demian sedikit lega. Pasalnya tadi dia sedikit curiga pada istri Felix Endisyen yang juga sedang hamil itu karena melihat reaksi Zayn tadi apalagi saat kejadian ada Felix di mall itu dan tidak menutup kemungkinan jika istrinya juga ada di sana..


Tapi ternyata kecurigaannya salah.


~


~


( Demian sudah prasangka buruk nih...😅😅


apa ada juga di antara kalian yang sama dengan Demian ? ? jangan yach,, soalnya Carlyn itu orangnya baik banget )


~


~


Setelah hari itu, keluarga Felix lebih sering datang ke rumah Edward atau sebaliknya Edward dan Zayn yang kerumah Felix. Mereka sudah seperti keluarga.


Alhasil, Zayn seakan melupakan kesedihannya karena ditinggal bunda dan adik kecilnya. Sekarang dia bahkan merasa punya kakak karena memang Arden lebih tua dua tahun darinya sedangkan Felix dan Carlyn sudah meminta pada Zayn untuk memanggil mereka dengan sebutan Papi dan Mami sebagaimana Arden memanggil pasangan suami istri tersebut.


Tak terasa kini sudah hampir empat bulan sejak kepergian Gabriella . Zaynpun semakin akrab dengan Arden begitu juga dengan Felix dan Carlyn. Bahkan Zayn terlihat begitu bahagia saat kandungan Carlyn semakin membesar. Keinginannya untuk punya dedek bayi akhirnya akan terpenuhi apalagi anak yang dalam kandungan Carlyn berjenis kelamin perempuan.


Hari kelahiran anak kedua Felixpun tiba mereka semua pergi ke Rumah sakit. Karena Carlyn tidak bisa melahirkan secara normal maka diapun harus di operasi cesar. Disaat mereka sudah menunggu cukup lama di depan ruangan operasi, pandangan mata Zayn terhenti pada seorang wanita yang sedang didorong dengan kursi roda yang juga hendak melahirkan sebab terlihat dari wajahnya yang sedang kesakitan sambil mengelus perutnya yang buncit..

__ADS_1


deg


deg


deg


jantung Zayn berdetak sangat cepat.


Wanita itu .......


Ya ,, wanita itu yang sudah mendorong bundanya..


Zayn hendak memberitahu ayahnya tentang wanita itu tapi terhenti karena seorang dokter baru saja keluar untuk memberi tahu bahwa keluarga sudah boleh bertemu dengan Carlyn dan bayinya yang sudah dipindahkan ke ruang rawat dan mereka semua beranjak ke ruangan tersebut. Sesampainya di ruang rawat VIP untuk Carlyn, Arden dan Zayn terlihat begitu antusias dengan bayi mungil yang sudah diberi nama Aretha oleh kedua orang tuanya.


" halo dedek bayi yang cantik... ini kaka Zayn "


" halo juga adik cantiknya kak Arden "


Sapa kedua anak lelaki itu pada adik kecil mereka yang baru lahir itu.


Tetapi sesaat kemudian seorang perawat datang menghampiri mereka memohon izin untuk membawa Aretha kecil kembali ke ruangan bayi.


Dua bocah lelaki itu terlihat keberatan tapi setelah dibujuk oleh Carlyn keduanya mengizinkan supaya Aretha dibawah oleh perawat tersebut tapi sebelumnya kecupan hangat mendarat di pipi bayi mungil itu... Zayn seakan jatuh hati pada Aretha kecil.


😅😇😇


~


~


~


Malam harinya di ruang bayi, terlihat seorang wanita menggendong bayi perempuan yang beberapa jam lalu dilahirkannya. Mata wanita itu sesekali menoleh kesana kemari untuk memastikan bahwa tidak ada orang lain yang akan melihat perbuatannya..


~


~


~


~


Apa gerangan yang akan dilakukan wanita itu ?


He..he..he.. 😉😉


Hanya Author yang tahu...


Tapi kalianpun akan tahu nantinya 😃😃


Yang pasti di episode2 yg akan datang baru kalian akan tahu apa yg dilakukan wanita tadi sebab episode berikutnya, Author mau lanjutin dgn cerita Zayn, Arden & Aretha saat sudah dewasa.. Tak ketinggalan pula bayi si tante jahat itu....

__ADS_1


Jangan lupa like dan votenya ya...😇😇


__ADS_2