
Jangan lupa like dan vote ya . .
serta tinggalkan komentarnya teman-teman
Terima kasih buat yang sudah membaca.
" papa , aku tidak mau terima lamaran yang tidak ada romantis-romantisnya sedikitpun seperti ini "
Ucap Zalia selanjutnya sambil menunduk malu . Perasaan cintanya pada Zayn mulai tumbuh sejak pertemuan pertama hingga hari ini . Perhatian serta cara Zayn menghargainya membuat Zalia selalu merindukan semua hal itu .
" ya ampun Andary mau dilempar ke mana wajah kakak ini jika ditolak "
Ucap Zayn sambil mengusap wajahnya untuk meyakinkan pria dan putrinya tersebut .
" kalau itu yang membuatmu menolaknya , papa tidak akan ikut campur "
Thomas berjalan menjauhi putrinya dan mendekati Zayn
" karena itu adalah urusanmu tuan Zayn "
Pria itu pergi begitu saja meninggalkan keduanya .
Zayn mendekati Zalia dan menatap wanita manis itu , kedua tangannya memegang pundak Zalia ,
" Andary "
"iya kak Zayn "
Jawab Zalia kembali menundukkan kepalanya.
" tolong lihat kakak "
Mendengar hal itu Zaliapun mengangkat wajahnya dan menatap Zayn .
" jadi kalau lamaran kakak lebih romantis lagi kamu akan menerimanya ? "
" mungkin "
" loh , kok mungkin sih ? "
" iya kak , tergantung seberapa romantisnya lamaran kakak "
" ok kalau itu mau mu , tapi kamu harus sabar ya karena jujur saja sampai hari ini kamu adalah wanita pertama untuk kakak jadi kakak tidak punya pengalaman apa-apa sebelumnya "
" hah ? maksud kak Zayn sebelum ini kakak belum pernah pacaran ? "
" iya "
" ha ha ha ha ha "
Tawa Zalia langsung pecah mendengar perkataan Zayn . Dia benar-benar tidak percaya jika seorang pria seperti Zayn belum pernah pacaran dengan umurnya yang sudah kepala tiga .
" kenapa kamu tertawa , apa kamu tidak percaya dengan perkataan ku ? "
" ya iyalah !! siapa coba yang akan mempercayai hal yang sangat mustahil seperti itu kak ? "
" tapi itu benar Andary "
" sudahlah kak Zayn , cukup candaannya .
lebih baik sekarang aku mandi karena badanku benar-benar terasa lengket "
Zaliapun langsung meninggalkan Zayn yang masih berdiri di tempatnya .
Saat Zalia sudah masuk ke kamarnya ,
" aku saja akan berpikir hal yang sama dengannya jika saja ayahmu tidak menghubungiku barusan "
Ucap Thomas yang langsung duduk di sofa tepat di hadapan Zayn .
" maksud anda , ayahku baru saja menghubungi anda tuan Thomas ? "
" iya , baru saja dengan sedikit promosi tentang putranya yang tidak pernah dekat dengan wanita manapun sebelumnya "
( flashback on )
" halo tuan Edward , putramu baru saja datang untuk melamar putriku dengan cara yang sangat tidak diharapkan oleh wanita manapun di dunia ini "
Sapa Thomas saat menerima telepon dari Edward , ayahnya Zayn .
" benarkah ? oh , ya ampun .
Maafkan putraku tuan Thomas , dia memang tidak pernah dekat dengan wanita manapun sebelumnya . Jadi dia tidak punya pengalaman apa-apa soal wanita . Sekali lagi mohon maaf tuan Thomas "
" oh ya ? hmm pria yang tepat untuk putriku kalau begitu . Baiklah lupakan lamaran yang tidak ada romantis-romantisnya itu karena putriku juga sudah menolaknya . Dia tidak mau menerima lamaran putramu , jadi tolong kau ajarkan bagaimana cara untuk melamar wanita dengan romantis "
" baiklah , serahkan padaku "
( flashback off )
Thomas dan Zaynpun kembali membicarakan soal kerja sama mereka sampai Zalia selesai mandi dan menghampiri mereka .
Ketiganya makan malam bersama .
__ADS_1
Thomas menyuruh Zayn untuk menginap di rumahnya .
Karena diminta oleh papanya , Zalia mengantarkan Zayn ke kamar tamu yang ada di bagian samping rumah utama .
" selamat tidur kak Zayn , semoga mimpi yang indah . Aku balik ke kamar sekarang ya "
" jangan tidur dulu Andary , apa kita bisa mengobrol sebentar ? "
" bisa kak , ayo kita ke sana "
Sahut Zalia sambil menunjuk ke arah balkon yang ada di bagian samping kamar tamu.
Zayn dan Zaliapun duduk di kursi yang tersedia di situ .
" apa kakak boleh tanya sesuatu sama kamu ? "
Tanya Zayn sambil melihat ke arah taman bunga yang ada di halaman bawah balkon itu .
" tanya saja kak , aku akan menjawabnya "
Ucap Zalia sambil tersenyum ke arah Zayn .
" apa sebelum ini kamu pernah pacaran ? "
" pernah ! sekali , itupun waktu baru masuk kuliah tapi hanya seminggu "
" seminggu ? ha ha ha "
Zayn tertawa mendengar perkataan Zalia .
" iya , seminggu "
" kenapa ? pasti kamu galak jadi pacarmu tidak tahan , iya kan ? "
" bukan aku yang galak tapi bodyguard suruhannya papa . Dianya langsung minta putus dengan alasan tidak mau pacaran dengan gadis yang selalu dijaga seperti anak balita "
" terus setelah itu , apa kamu pernah dekat lagi dengan seorang pria ? "
" kakak pikir akan ada lelaki yang mau mendekati gadis dengan lima orang bodyguard yang selalu menjaga kemanapun ? "
" tapi itu tidak seburuk diriku yang belum pernah pacaran "
" mmm apa itu benar kak Zayn ? "
Tanya Zalia ragu-ragu .
" apa wajahku terlihat seperti sedang berbohong ? "
" sorry "
" tidak apa-apa , lupakanlah .
oh iya , kamu . . . . maunya pacaran dulu atau tunangan atau langsung menikah ? "
Tanya Zayn santai tanpa menatap wajah Zalia . ( kelihatan banget kan kalau tidak pernah dekat dengan wanita ) đ¤Ŗđ¤Ŗ
Zalia yang ditanya begitu hanya diam dan mencerna dengan baik pertanyaan Zayn barusan . ini nembak apa lamaran kedua ?
Tetap tidak ada romantis-romantisnya . âšī¸âšī¸
Zaliapun membuang nafas dengan sedikit kasar karena kesal kemudian menoleh ke arah Zayn
" kak Zayn , aku sudah mengantuk apa boleh aku ke kamar sekarang ? "
" oh , baiklah . Mimpi indah ya "
" terima kasih , masuk saja ke kamar itu pintunya tidak dikunci "
Zalia berkata sambil menunjuk ke arah pintu kamar yang dihiasi ukiran indah .
Tanpa menunggu jawaban Zayn , gadis cantik itu pergi begitu saja dengan perasaan yang sedikit kesal . Impiannya untuk mendapatkan lamaran romantis dari pujaan hati gagal .
Kenapa sih , pria setampan Zayn tidak pernah pacaran sebelumnya . Tapi ada baiknya juga sih karena itu artinya dia akan menjadi wanita pertama bagi Zayn namun harus bisa menerima dengan ikhlas setiap ketidakromantisan pria berusia tiga puluh dua tahun itu .
Zayn tersenyum melihat kepergian gadis manis dengan wajah kesalnya itu .
Terlihat seperti orang bodoh adalah salah satu triknya untuk meyakinkan Zalia .
Bukannya dia tidak tahu cara untuk melamar dengan sedikit romantis tapi dia memang malas melakukannya kecuali jika si gadis itu tidak mau menerima lamarannya sampai Minggu depan maka mau tidak mau dia harus melakukan hal yang menurutnya konyol itu . Semakin cepat dia menikahi Zalia maka rencananya akan segera terlaksana .
Sambil membaringkan tubuhnya di atas ranjang Zayn mengirim pesan kepada Zalia
" bagaimana dengan tawaran ku tadi ? "
" tawaran apa ? "
Balas Zalia singkat .
" pacaran , tunangan atau langsung nikah ? "
" terserah kak Zayn "
" kalau terserah , artinya kita harus pacaran dulu , gimana kalau kita pacaran satu minggu ? "
__ADS_1
" pacaran satu minggu ? alasannya ? "
" ya , supaya aku juga bisa merasakan yang namanya pacaran . Terus minggu depan kita tunangan lalu minggu depannya lagi kita nikah . Bagaimana ? "
" terserah kak Zayn "
Setelah mengirim pesan itu , Zaliapun mematikan ponselnya .
Sementara Zayn terlihat sedang memikirkan sesuatu . Lalu dia menghubungi seseorang dengan ponselnya . Setelah berbicara hampir lima belas menit , Zaynpun mengakhiri panggilannya .
" Zalia Andary Thomas "
Zayn bergumam sambil berbaring dengan posisi kedua tangannya dibawah kepala .
" gadis manis yang malang "
Sambung Zayn lagi dengan senyum jahatnya . Tak lama setelah itu diapun terlelap dalam mimpi indahnya . Sekalipun belum terlalu larut tapi karena tidak ada istirahat sejak pagi membuat Zayn tertidur dengan gampangnya .
.
.
.
Keesokan harinya , Zayn terlihat menghampiri meja makan dan di sana sudah ada Thomas dan Zalia .
" selamat pagi Andary , selamat pagi om "
" uhuk . . uhuk . .uhuk "
Mendengar panggilan Zayn pada papanya membuat Zalia tersedak . Diapun segera mengambil air putih dan meminumnya .
" om ? "
Tanya Thomas sambil menatap Zayn yang masih berdiri di kursi dekat Zalia .
" bolehkan aku memanggil om pada papa pacarku ? "
" pacar ? apa sekarang kalian sudah pacaran ? " Tanya Thomas ingin tahu urusan dua anak muda itu .
" iya , kami sudah pacaran dan kami akan pacaran selama seminggu "
Jawab Zayn sambil menarik salah satu kursi yang tersedia di situ .
" pacaran seminggu ? "
Apa-apaan sih anak muda zaman sekarang ini . Thomas pun menggelengkan kepalanya mendengar perkataan Zayn .
" iya ,kami hanya akan berpacaran seminggu setelah itu kami akan bertunangan "
" tunangan ? apa kalian sudah tidak menghargai aku sebagai orang tua ?
kenapa kalian tidak bertanya dulu ? "
Kali ini Thomas bicara dengan nada yang sedikit meninggi , harga dirinya sebagai seorang ketua mafia terusik .
Zayn dan Zalia hanya diam saja .
Zayn mengutuki kebodohannya semua ini sama saja dengan mengusik singa tidur .
' matilah aku '
Batin Zayn sambil menatap Zalia dengan pandangan memohon pembelaan .
Siapa tahu 'singa' di hadapannya akan kembali tertidur jika si putri kesayangan yang membujuknya .
Melihat tatapan mata Zayn yang memohon membuat Zalia angkat bicara
" papa , sudahlah kita sedang di meja makan tidak baik bertengkar di depan makanan . Setelah makan Zalia ingin bicara berdua dengan papa , bolehkan ? "
Thomas yang sedang menahan amarahnya hanya mengangguk pada putrinya itu .
' oh , aman '
Kata Zayn dalam hatinya .
Setelah ini Zayn harus lebih berhati-hati lagi saat berhadapan dengan si ketua mafia itu .
Rencananya harus benar-benar matang .
Karena kalau tidak, maka bersiaplah untuk menerima amukan singa jantan di hadapannya itu .
.
.
.
.
.
Jangan lupa like , vote dan tinggalkan komentar ya ..
__ADS_1
Terima kasih untuk yang sudah membaca .
đđ đđ