CINTA & DENDAM

CINTA & DENDAM
Part 17


__ADS_3

Pagi harinya , Zayn terbangun dari tidurnya .


Hal pertama yang dilihatnya adalah wajah cantik Zalia yang sedang tertidur dalam pelukannya . Wajah tenangnya membuat Zayn teringat dengan percintaan panas mereka semalam . Zayn sedikit mengangkat selimut yang menutupi tubuh mereka . Waw ! pemandangan yang indah di pagi hari .


Tubuh polos mereka berdua membuat si tanduk langsung tegang . Ingin kembali merasakan kenikmatan yang semalam dirasakannya . Tangannya mulai membelai rambut Zalia , kemudian dia menciumi wajahnya sehingga membuat Zalia terganggu dalam tidurnya .


Mata Zalia perlahan terbuka . Melihat wajah tampan Zayn membuatnya menyadari bahwa sekarang mereka sudah suami istri . Tiba-tiba tangan Zalia menutupi wajahnya tatkala mengingat peristiwa semalam . Zayn meraih tangan Zalia dan dilingkarkan ke pinggangnya .


" selamat pagi istriku "


Ucap Zayn sambil memberi sebuah kecupan di dahi Zalia .


" selamat pagi juga kak "


Balas Zalia malu-malu .


Ketika Zalia ingin menggerakkan badannya , dia merasakan sakit di area kewanitaannya .


Melihat wajah Zalia yang menahan sakit Zaynpun bertanya ,


" apa itumu terasa sakit ? "


Hanya anggukan yang Zalia berikan untuk menjawab pertanyaan Zayn barusan .


" kalau begitu istirahatlah lagi , aku mau mandi dulu "


" tapi aku ingin buang air kecil kak "


Sesudah berkata demikian Zalia mencoba untuk duduk tapi di bawah sana terasa begitu sakit sehingga Zaynpun membantunya untuk duduk . Zalia terlihat malu karena dia sekarang tidak memakai sehelai pakaian pun sehingga dia berusaha menutupi tubuhnya dengan selimut . Tiba-tiba Zayn menyibakkan selimut itu dan menggendong tubuh polos istrinya . Sontak saja Zalia menjerit karena kaget dan juga malu .


Zayn membawa Zalia ke dalam kamar mandi dengan tubuh polos mereka berdua .


Kemudian menurunkan Zalia dekat closed .


Rasa perih kembali Zalia rasakan ketika dia hendak buang air kecil dan membuat dia mengeluarkan suara ringisan .


Sementara itu sambil menunggu Zalia , Zaynpun mengisi bathub dengan air hangat untuk dipakainya berendam bersama Zalia .


Siapa tahu bisa lanjut ronde kedua kan ? 😂


Sesudah itu Zayn kembali menggendong Zalia dan menurunkannya ke dalam bathub .


Zaliapun hanya menurut saja . Rasa sakit membuatnya enggan untuk terlalu banyak bicara . Lalu mereka berdua menyelesaikan ritual mandi pagi pertama setelah menikah .


Melihat Zalia yang masih merasakan sakit , membuat Zayn mengurungkan niatnya untuk kembali melanjutkan ronde kedua .

__ADS_1


main solo lagi dong 😂


Sekembalinya dari kamar mandi , Zalia sudah bisa berjalan sendiri tanpa harus digendong oleh Zayn . Melihat bercak darah di seprei membuat Zalia cepat-cepat menutupinya dengan selimut dan hal itu dilihat oleh Zayn .


" kenapa ditutupi sayang ? "


Bukannya menjawab , Zalia malah melepas seprei dan menggulungnya bersama selimut tadi . Belum sempat Zayn memprotes tiba-tiba terdengar dengar suara ketukan di pintu kamar mereka . Ternyata itu adalah pelayan yang hendak mengantar sarapan .


Sekalian saja Zalia meminta untuk dibawakan seprei baru .


Sesudah Sarapan pagi di kamar ,


" Istirahat saja lagi "


Ucap Zayn sambil mengelus rambut hitam Zalia .


" nggak mau kak , aku mau jalan-jalan "


" dengan rasa sakitmu itu ? "


" setelah berendam tadi sakitnya sudah mendingan kak , aku rasa sudah bisa untuk berjalan-jalan , bolehkan? "


" hmmm , boleh tapi kalau sakit lagi aku bakal menggendong mu tidak peduli itu banyak orang atau tidak "


" ok "


Keduanya pun keluar dari kamar dan mulai menyusuri kapal pesiar mewah itu .


Beberapa tamu undangan yang berpapasan dengan mereka pun menyapa kedua pengantin baru itu .


Saat keduanya tiba di dek paling atas di sana terlihat banyak orang yang sedang menikmati matahari pagi . Melihat kedatangan pasangan pengantin baru mereka semua tersenyum bahkan ada yang menggoda ,


" wah , hebat ya langsung bisa keluar kamar "


Kata seorang wanita yang merupakan istri dari salah satu rekan bisnis Zayn .


" kuat berapa ronde semalam ? "


Sambung seorang pria muda yang baru beberapa bulan lalu melangsungkan pernikahannya . Istrinya yang kala itu ada di sampingnya sontak saja mencubit pinggang suaminya . Terdengar suara tawa beberapa orang yang ada di situ .


Zayn dan Zalia hanya tersenyum untuk menanggapi godaan para rekan bisnisnya itu .


Keduanya pun mengambil tempat duduk yang masih kosong .


Kemudian Zayn terlihat bercakap-cakap dengan semua yang ada di situ . Sudah pasti tentang bisnis , apalagi memangnya ?

__ADS_1


Hal itu membuat Zalia jadi bosan karena harus mendengarkan percakapan yang sama sekali tidak ia mengerti . Alhasil , ponsel yang menjadijadi tempat pelariannya .


Terlihat beberapa ibu-ibu muda mendekat dan mengajak Zalia untuk bergabung bersama dengan mereka . Dari pada bengong sendiri lebih baik Zalia mengikuti ibu-ibu muda tadi .


Zaliapun pamit pada Zayn untuk bergabung bersama ibu-ibu itu . Setelah mendapat izin dari Zayn , Zaliapun mendekati kumpulan ibu-ibu itu dan duduk di salah satu kursi yang masih kosong .


" wah , kamu sudah kuat jalan ya , padahal dulu waktu malam pertama saya sampai tidak bisa turun dari ranjang " curhat seorang mama muda berbaju merah .


" ya ampun , ternyata ada juga ya yang seperti diriku . Tapi itu karena suamiku yang terlalu ganas , dia tidak memberiku kesempatan sedikitpun untuk beristirahat " sambung ibu yang lainnya .


" waktu saya dan suami menikah , pagi-pagi begini jangankan keluar jalan-jalan sarapan pun tidak . Suami begitu ketagihan dengan tubuh saya " Lanjut ibu yang satu lagi .


Mendengar semua itu , Zalia bergidik ngeri .


Untung saja Zayn hanya menggarapnya satu ronde saja itupun sakitnya minta ampun .


Setelah acara pamer malam pertama itu , ujung-ujungnya pembicaraan beralih pada hal-hal yang membosankan juga .


Mulai dari tempat bulan madu mereka dulu , tas limited edition yang mereka punya , perhiasan kw milik teman arisan mereka , uang bulanan dari suaminya masing-masing , mertua yang cerewet dan masih banyak lagi .


Zalia terpaksa harus mendengarkan semua itu , dia hanya bisa senyum-senyum saja .


Dewa penyelamat akhirnya datang juga .


Zayn mendekati Zalia dan mengajaknya untuk bertemu orang tua mereka . Setelah berpamitan keduanya meninggalkan tempat itu .


Di dalam sebuah privat room terlihat Edward , Felix , Arden dan Thomas sedang bercakap-cakap . Begitupun Megan , Vinda , Carlyn dan Aretha . Saat keduanya masuk , terlihat senyum menghiasi wajah mereka semua yang ada di dalam ruangan itu kecuali Arden dan Vinda . Wajah cemburu Arden sungguh tidak bisa disembunyikannya . Lain halnya dengan Vinda , yang terlihat adalah wajah kesalnya .


Pasangan pengantin baru itu ikut bergabung untuk sekedar mengobrol dan diselingi dengan candaan ringan . Tentu saja seputar malam pertama Zayn dan Zalia .


Carlyn yang mengerti dengan kecemburuan Arden mengalihkan pembicaraan pada hal yang lainnya . Sedangkan Zayn , Berusaha keras untuk menekan amarahnya saat melihat wajah bahagia ibu mertuanya .


' senyuman itu akan segera digantikan dengan kesengsaraan putrimu wanita jahat '


Janji Zayn dalam hati . Pandangannya beralih pada wajah Zalia yang kini sudah resmi menjadi istrinya itu . Zayn benar-benar sudah tidak sabar untuk segera memulai rencananya .


Selamat datang penderitaan !!


*


*


*


Terima kasih 🙏 sudah mau mampir

__ADS_1


jangan lupa jempolnya 👍 ya ...


__ADS_2