
Saat makan siang tiba , keluarga itu terlihat makan bersama di sebuah meja makan panjang sehingga mereka duduk berhadap-hadapan . Saat mereka sedang makan , tiba-tiba salah seorang anak buah yang disewa Zayn untuk memantau situasi di ruangan cctv berlari dengan tergesa-gesa .
Melihat hal itu , Zayn langsung bertanya
" ada apa , Kenapa buru-buru ? "
" maaf tuan , saya harus melaporkan sesuatu yang sangat penting "
" katakan ! "
Pria paru baya itu segera mendekati Zayn dan berbisik di dekat telinga bosnya itu ,
" seseorang telah memasukan sesuatu ke dalam minuman nyonya Zalia "
Saat mendengar hal itu , Zaynpun kaget dan langsung menoleh ke arah Zalia yang saat itu sedang meminum jus buahnya bahkan isinya sudah hampir habis . Sontak saja Zayn langsung menepis tangan Zalia yang sedang memegang gelas jusnya . Alhasil , gelas itu jatuh dan pecah di lantai sehingga membuat serpihannya berserakan .
Semua yang ada situpun kaget melihat aksi Zayn . Thomas langsung berdiri ,
" kenapa Zayn ? "
" seseorang telah memasukan sesuatu ke dalam jus buah yang diminum oleh Zalia "
" Astaga ! "
Seru Carlyn panik .
mereka segera menghampiri Zalia
" kamu baik-baik saja kan sayang "
Tanya Zayn pura-pura kuatir .
" kamu tidak apa-apa kan nak ? "
Tanya Edward kuatir akan keselamatan anak menantunya itu .
" apa yang kamu rasakan sekarang ? "
Sambung Felix lagi .
" periksa semua cctv sekarang dan bawa padaku orang yang mau mencelakai putriku "
Perintah Thomas pada pria yang barusan datang untuk melapor .
" baik tuan ! "
Jawab orang itu dan langsung berlari meninggalkan ruangan itu .
****************
Sekitar lima belas menit kemudian ,
Pria yang datang melapor tadi masuk kembali ke ruangan itu sambil membawa seorang wanita berseragam pelayan yang sedang ketakutan karena perbuatannya ketahuan .
Sebelumnya , Zalia sudah diantarkan Megan dan Carlyn ke klinik yang ada di kapal itu dan sekarang sudah ada di kamar mereka .
" permisi tuan , ini orang yang sudah memasukan sesuatu ke dalam minuman nyonya Zalia "
Wajah wanita itu benar-benar ketakutan , sebab yang menyuruhnya melakukan hal itu ada dalam ruangan yang sama dengannya bahkan sekarang sedang memandanginya dengan tatapan mata yang tajam .
Serba salah , itu yang sedang dirasakan oleh wanita yang berprofesi sebagai seorang pelayan di restoran kapal pesiar itu .
Awalnya dia melakukan hal itu karena diancam tanpa mengetahui obat apa yang sudah dia masukan ke dalam minuman Zalia .
Sekarangpun dia diancam untuk mengakui perbuatannya dengar jujur .
Sambil menunduk , perlahan tangan wanita itu menunjuk pada orang yang menyuruhnya .
__ADS_1
Sontak semua mata tertuju pada arah tangan wanita itu . Vinda yang duduk sambil memangku sebelah kakinya terlihat kesal
" heeii , jangan sembarang menuduhku yah "
Ucap Vinda dengan suara keras .
" kamu jangan menutupi kesalahanmu dengan memfitnah orang lain "
Sambung Zayn .
" cepat katakan , siapa yang sudah menyuruhmu ? " Tanya Thomas sekali lagi . Kali ini suaranya benar-benar terdengar mengerikan .
" be .. benar tuan . No... nona itu yang sudah menyuruhku " Ucap wanita itu dengan suaranya yang terbata-bata karena ketakutan .
" dasar wanita miskin ,, jangan sembarangan kamu yah , tidak mungkin aku mau mencelakai adikku sendiri , hiiiissss "
Kata Vinda dengan kesal .
Di Depan besan dan menantunya , Thomas harus sedikit menutupi siapa dia sebenarnya sehingga dia meminta semuanya untuk meninggalkan ruangan itu .
Sekarang tinggal Thomas , Vinda dan wanita tadi di dalam ruangan itu . kali ini Thomas sedikit curiga pada Vinda .
" Vinda , katakan dengan jujur ! Apa kamu yang menyuruhnya ? "
Tanya Thomas dengan suara yang agak dipelankan tapi Sorotan matanya tajam memandang putri sulungnya itu .
Vinda yang sadar tidak bisa lolos dari papanya akhirnya mengaku juga .
" i...iya pa "
akunya singkat sambil menundukan kepalanya .
" obat apa itu ? "
" itu hanya pil KB pa , aku nggak mau Zalia hamil duluan dari aku , aku nggak mau Zalia yang duluan kasih papa cucu "
Tawa Thomas langsung pecah mendengar pengakuan Vinda . Awalnya mau marah malah jadi tertawa ngakak . Mendengar suara Thomas yang tertawa membuat Zayn dan lainnya segera masuk ke ruangan itu .
" ada apa pa , kenapa papa malah tertawa ? "
Tanya Zayn heran melihat mertuanya asik tertawa sambil memegangi perutnya .
" Vinda , cepat akui perbuatan mu pada suami Zalia " Perintah Thomas pada putri sulungnya itu .
" aku yang sudah menyuruh wanita ini untuk memasukan pil KB ke dalam minuman Zalia "
Ucap Vinda datar tanpa ada rasa bersalah sedikitpun .
Mendengar hal itu Zayn malah bengong .
Dia berpikir sejenak dan berkata dalam hatinya , ' hampir saja aku teledor dan membuat Zalia hamil , untunglah !! '
Zayn bernafas legah , hampir saja dia ceroboh .
" ya sudahlah , nggak apa-apa .
Lagian zalia baik-baik saja "
Ucap Zayn sambil berlalu meninggalkan ruangan itu .
Semuanya pun berlalu meninggalkan Vinda dan wanita suruhannya itu .
Ketakutan kembali menghantui wanita itu .
Pasalnya ancaman Vinda pasti akan segera dialaminya yaitu membuatnya dipecat dari pekerjaannya di kapal pesiar mewah itu .
Sedangkan ada keluarga yang harus dia hidupi dengan gajinya .
__ADS_1
Namun , semua pikirannya salah karena Vinda langsung saja meninggalkan ruangan itu tanpa mengatakan apapun . Kekesalan memenuhi hati Vinda karena lagi-lagi rencananya tidak berjalan sesuai rencana .
Zayn yang saat itu menuju ke kamarnya sedang memikirkan bagaimana caranya supaya Zalia tidak hamil tapi dia bisa terus menikmati tubuh istrinya itu . Pikirnya dalam hati , ' Jika aku membujuk Zalia untuk tidak hamil dulu dengan alasan masih harus menyelesaikan kuliahnya apa dia mau nggak ya ? pokoknya aku harus puas dulu bermain-main dengan tubuh Zalia , baru aku akan melakukan balas dendam ku ' .
Setibanya di kamar pengantin mereka , di sana masih ada mami Carlyn dan Aretha serta mama mertuanya . Zayn langsung pasang mode akting , padahal dia benar-benar merasa muak melihat wajah mertuanya itu .
Sambil berjalan menghampiri istrinya yang saat itu sedang duduk di pinggir tempat tidur
" Sayang , kamu nggak usah kuatir yang dimasukkan ke minuman kamu tadi itu hanya pil KB dan pelakunya adalah Vinda "
" ya ampun ternyata itu hanya pil KB ?"
Kata Carlyn lega sambil mengusap dadanya .
" jadi Vinda pelakunya ? "
Seru Megan kaget mendengar perkataan menantunya itu .
" iya , pelayan itu tadi mengatakan jika Vinda yang menyuruhnya . Setelah papa mertua menanyai Vinda dia mengakuinya dan katanya itu hanya pil KB " Kata Zayn menjelaskan .
" apa sih maunya anak itu ?
Ya sudah aku akan menemui Vinda dulu .
Zalia , mama tinggal ya ? "
Ucap Megan sambil berlalu meninggalkan kamar tidur Zayn dan Zalia .
" baiklah karena itu bukan sesuatu yang membahayakan mama sama Aretha keluar dulu ya , kalian di kamar saja "
Kata Carlyn pamit pada kedua pengantin baru itu .
Sambil berjalan ke arah pintu , Carlyn berkata sambil berbisik pada Zayn ,
" nikmatilah waktu berdua sama istrimu dan kalahkan pil KB tadi . Ok ? "
Zayn hanya tersenyum mendengar ucapan wanita yang sudah dia anggap sebagai orang tuanya itu .
Setelah kepergian Carlyn dan Aretha , Zaynpun naik ke atas ranjang dan memeluk pinggang istrinya yang masih di posisi duduk .
" sayang , boleh nggak aku minta sesuatu "
Tanya Zayn sehingga Zalia menggeser posisi duduknya dan sekarang kedua kakinya sudah dia naikan ke atas ranjang otomatis Zaynpun melepaskan pelukannya dan kini dia duduk berhadapan dengan Zalia .
Dalam hati Zalia bertanya ,
' apa Zayn ingin meminta jatahnya lagi ? tapi inikan masih siang '
" ka Zayn mau minta apa ? "
" mmmmm boleh nggak , kamu jangan hamil dulu ? " Tanya Zayn ragu-ragu .
" hah ? "
*
*
*
*
*
Tunggu kelanjutannya ya .
jangan lupa jempolnya 👍
__ADS_1
terima kasih 🙏 bagi yang sudah membaca .