
Vinda memandang Megan dan Alend secara bergantian . Rasanya benar-benar tak ingin mempercayai apa yang baru saja dibacanya .
" apa maksudnya ini ha..a.. ?
apa kalian berdua berselingkuh selama tiga puluh tahun ini ? wah .. wah .. sangat hebat "
Vinda berkata demikian sambil bertepuk tangan setelah melepaskan kertas yang tadi dipegangnya . Entah apa yang sedang dirasakannya sekarang ini .
Bingung , kecewa , kaget terlebih lagi dia sungguh tak ingin mempercayai semua ini . Meskipun terlalu dimanjakan mamanya selama ini namun kebenaran yang baru saja terungkap sungguh membuatnya merasa jijik dengan wanita yang sudah melahirkannya itu . Dengan sedikit berlari Vinda meninggalkan rumah itu .
Gerald pun angkat bicara .
" ternyata inilah sosok aslimu bapak Alend yang terhormat . Aku menyesal karena tidak mengetahui semuanya sejak awal . Pantas saja kau tidak pernah mendukungku untuk mendekati Zalia ternyata karena kau pikir dia adalah putrimu ? Aku sungguh ingin memberikan penghargaan padamu karena akting yang kau perankan selama hampir tiga puluh tahun ini "
Gerald tak kalah jengkelnya mengetahui semua kebenaran ini . Dia teringat mendiang mamanya . Ternyata berpisah dari sang papa adalah pilihan terbaik saat itu dari pada hidup bersama tapi tanpa cinta .
' beristirahatlah dengan damai ma '
Batin Gerald kemudian .
" terima kasih om Thomas karena sudah menceritakan semuanya "
Gerald berbicara sambil berlalu dan meninggalkan rumah Zayn .
Sebuah map Thomas letakan di atas meja tepat di depan Megan .
Wanita itu mengulurkan tangannya mengambil map itu dan membukanya .
Tangisnya langsung pecah ketika membaca isinya . Surat perceraian yang telah ditandatangani oleh Thomas .
" itu yang kau inginkan selama ini bukan ? aku akan melepaskan mu tapi jangan harap kau mendapat secuil pun dari hartaku . Sudah cukup banyak uangku yang kau habiskan bersama selingkuhan mu selama ini "
Ketegasan seorang bos mafia kembali diperlihatkannya .
Edwar , Felix dan Carlyn meninggalkan ruangan itu karena merasa itu sudah bukan urusan mereka . Biarkan Thomas menyelesaikan urusan rumah tangganya yang begitu rumit itu .
" kau Alend , sudah sangat cukup bahwa aku tidak membunuhmu . Dasar pengkhianat ! "
" ampuni aku bos "
" mulai sekarang aku bukan lagi bos mu dan aku tidak suka bekerja bersama pengkhianat urus saja wanita mu itu dan jangan pernah muncul di hadapanku lagi . Satu lagi , biarkan Vinda ikut denganku karena kalian pasti tidak akan sanggup untuk memberikan segala kemewahan yang sudah kuberikan selama ini padanya "
Thomas meninggalkan mereka dan pergi dari rumah itu .
__ADS_1
Alend dan Megan saling berpandangan dan senyuman licik terbit dari wajah keduanya . Dasar pengkhianat licik !
Memang selembar kertas tadi yang mereka butuhkan selama ini .
Mereka juga bukan orang bodoh , sudahlah tentu selama ini mereka menabung dari uang yang selalu mereka dapatkan dari Thomas .
Alend menggenggam tangan Megan dan menariknya perlahan untuk keluar dari rumah itu . Pertama-tama mereka akan ke Bank untuk mencairkan semua deposito mereka dan akan pergi jauh dari Jakarta untuk memulai hidup baru tanpa bayang-bayang dari Thomas .
Setibanya di Bank , mereka dibuat kaget karena ternyata semua tabungan mereka dibekukan oleh pihak Bank atas permintaan Thomas . Sepeser pun tak ada yang bisa mereka ambil .
Saat hendak keluar dari Bank , mobil Megan yang mereka tumpangi tadi dibawa oleh salah seorang anak buah Thomas dengan menggunakan kunci serepnya . Mobil itu kan Thomas yang beli 🙄🤪 Jangan harap kalian akan mendapat secuil pun dari harta si bos mafia itu 🤣🤣
Megan berteriak histeris dengan semua kejadian itu . Belum bisa merelakan dirinya kehilangan semua hal bernama kemewahan yang selalu akrab dengannya selama tiga puluh tahun ini .
Megan menangis lalu tertawa kemudian berteriak sampai jatuh pingsan .
Alend sendiri bingung dengan semua itu . Tidak ada mobil , uang kertas selembar pun tak ada di dompetnya karena terbiasa dengan menggesek kartu kredit bahkan sekarang Megan jatuh pingsan . Entah apa yang harus dilakukannya saat ini . Sementara itu di seberang jalan , Thomas tertawa mengejek melihat keduanya dari dalam mobil mewahnya .
*
*
*
Zalia yang sedari tadi menangis akhirnya tertidur di pelukan Zayn .
Sementara Vinda melepaskan kekesalannya dengan pergi ke tempat latihan menembak yang sering didatanginya . Setiap bunyi tembakan yang dilepaskannya mengandung kekesalan , kemarahan , dan rasa muak terhadap wanita yang sudah melahirkan dirinya itu . Dia berharap setiap tembakannya bisa meredam rasa kecewanya saat ini .
Sedangkan Aretha masih setia dengan air matanya yang terus mengalir dan membasahi boneka Doraemon kesayangan yang sedang dipeluknya saat ini . Arden hanya duduk di sisi sang adik dan terus mengusap-usap lembut rambutnya .
" apapun yang terjadi kau tetap adik kesayangannya kak Arden "
Arden merasa sangat marah dengan semua ini . Mengapa hal seperti ini terjadi dalam keluarganya ?
Arden sangat menyayangi Aretha namun di sisi lain tidak ada yang bisa menyangkal kebenaran bahwa Zalia adalah adik kandungnya .
Semoga wanita itu mendapat balasan karena sudah mempermainkan kehidupan Zalia dan Aretha itulah harapan Arden dan sepertinya harapan itu sedang terkabulkan saat ini .
Meskipun Megan dan Alend seharusnya mendapatkan karma atas segala hal yang telah mereka lakukan namun masih ada orang yang mau menolong mereka . Namun semua itu bukan karena mereka sedang beruntung tapi karena di dunia ini memang masih ada sesama manusia yang mempunyai hati untuk menolong sesamanya . Ya , itu saja sih .
Saat tiba di rumah sakit dan ditangani oleh dokter tak berselang lama akhirnya Meganpun sadar namun dia kembali berteriak-teriak bahkan melepas infus dan menjatuhkan tiang infus serta semua barang yang bisa diraihnya .
Alend kalang kabut dan segera memanggil dokter . Setelah diberi obat penenang akhirnya Megan tertidur .
__ADS_1
Namun saat dia sadar , dia akan kembali berteriak-teriak dan mengamuk bahkan setiap orang yang mendekatinya pasti akan dikasari oleh Megan bahkan Alend pun mendapat cakaran di wajahnya .
Semua hal itu berlangsung sekitar tiga hari . Megan frustasi sampai membuatnya tidak waras . Akhirnya Alend memasukkan Megan ke rumah sakit jiwa karena tabungannya hampir habis untuk membayar tagihan rumah sakit terutama obat penenang yang selalu diberikan untuk Megan .
Alend sendiri bingung mau mendapat penghasilan dari mana sebab semua uang yang mereka tabung di bank tidak bisa mereka ambil sepeserpun . Apalagi sekarang Megan sudah dirawat dan pasti butuh biaya yang tidak sedikit .
Dia mencari pekerjaan ke sana kemari tapi tidak mendapatkannya . Ternyata begitu sulit baginya mendapatkan uang saat ini . Karma sedang menghampirimu Alend jadi nikmatilah sebagaimana dulu kalian menikmati kebahagiaan di atas sebuah pengkhianatan .
Vinda masih marah dengan pengkhianatan mamanya tapi juga gengsi mau mendekat pada papanya .
Ups , salah . Ralat , pria berduit banyak yang selama ini dimanfaatkan oleh mama dan papa kandungannya .
Terserahlah , dia hanya tidak ingin semua kemewahan yang selama ini dinikmatinya akan hilang .
Jadi , apapun yang akan terjadi dia akan tetap berada di sisi sang bos mafia itu .
Mamanya ? itu urusannya sendiri karena sudah berkhianat pada suaminya yang berdompet tebal .
Felix dan Carlyn tetap menghibur Aretha . Apapun yang terjadi mereka tidak akan melepas Aretha pada Alend dan Megan . Aretha tetap putri kesayangan mereka . Sedangkan Zalia sudah pasti bersama mereka sebab Zayn sendiri sudah mereka anggap seperti anak mereka sejak Gabriela meninggal .
Perlahan Zalia sudah bisa menerima kenyataan . Semua itu berkat si baby twins Zoar dan Zeara . Bagaimana dia bisa egois untuk menangisi kesedihannya sedangkan kedua buah hatinya membutuhkan dirinya .
Sementara itu di negeri Panda , Thomas sedang bersantai di belakang vila mewahnya sambil menikmati hembusan angin dari pepohonan Bambu yang ada di hadapannya . Salah seorang anak buahnya menghampirinya .
" bos saya baru saja mendapat kabar dari Indonesia mengenai nyonya Megan "
" katakan "
" nyonya Megan sekarang sedang dirawat di rumah sakit jiwa dan Alend sedang kesulitan mencari pekerjaan "
Mendengar hal itu tentu saja Thomas terkejut tapi kemudian sebuah senyum terlihat di wajahnya .
" kebahagiaan memang tidak akan pernah mau tinggal berlama-lama dengan pengkhianat .
Suruh mereka terus mengawasi Vinda
jika dalam seminggu ini dia tidak berhubungan dengan para pengkhianat itu jemput dia dan bawa ke sini "
" baik bos "
Akhirnya Thomas bisa bernafas lega sekarang . Beban hidup yang ditanggungnya selama puluhan tahun sudah dilepaskannya .
Tidaklah ada kebahagiaan yang dapat menandingi kebahagiaan saat semua beban yang disembunyikan bertahun-tahun akhirnya bisa dibuka di depan umum .
__ADS_1
💞 Lebih baik jujur walau menyakitkan
daripada menyenangkan namun berada dalam kebohongan 💞