Cinta Adinda

Cinta Adinda
dua


__ADS_3

kini sifa asli dari bu karin dan ayu pun keluar. bu karin sekarang sudah menjadi sangat pemarah dan ayu yang sekarang cenderung semakin egois dan sangatlah jutek terhadap ku.


setelah mengetahu bahwa ayah ku bangkrut bu karin pun semakin jengkel terhadap ayah ku dan aku, karna semenjak dua bulan ini mereka harus hidup dengan serba kekurangan. bahkan perkebunan ayah ku yang dulu dimiliki hanya tersisa 2 hektar pun sudah habis di jual untuk menutupi biaya kehidupan sehari hari.


karna ulah bu karin dan ayu yang masih saja tetap suka menghambur hamburkan uang dan foya foya. padahal sudah begitu banya para tetangga yang sering memberi nasehat kepada bu karin untuk bisa mengurangi kebiasaan buruk nya yang selalu saja menghamburkan uang dengan membeli barang barang yang tak berguna.


malah sebaliknya bu karin lebih memilih menuduh para tetanggannya iri dengan kehidupan yang sangat mewah yang di jalaninya saat ini.


ibu tiri ku pun kesal terhadap ucapan yang sering di lontarkan para tetangga terhadap nya.


" sampai kapan pak kita harus hidup susah kayak gini trus, ibu udah capek pak.?? ( ucap ibu tiri ku dengan nada suara nya yang mulai menangis. )


" setiap hari hanya makan tahu, tempe,. ini semua sungguh mengenaskan pak.!! ( ucap bu karin sembari masih marah marah dan menangin pada sang suami. )

__ADS_1


" sabar ya bu, ini juga bapak lagi coba usaha buat cari pekerjaan.!! ( ucap pak sukma mencoba menenangkan istri nya. )


" gimana aku bisa sabar pak, barang barang kita juga udah pada habis dijual semua pak.!! kita udah miskin pak sekarang. ( ucap bu karin dengan seraya berpura pura menagis kembali di hadapan suaminya. )


" kan kita masih mempunyai ramah ini buk. ( sahut pak sukma kembali pada istrinya. )


" hala pak pak rumah jelek kayak gini aja mana bisa kita adelin pak pak.. ( ejek bu karin yang tak ingin bila dia dan anak anak nya kembali harus hidup seperti dulu yang juga harus tinggal di rumah yang jelek dan sempit sebelum menikah dengan suami nya sekarang. )


itu semua ayah adinda lakukan hanya untuk bisa membiayai kehidupan mereka sehari hari.


bahkan ayah adinda harus rela pulang satu minggu sekali, bahkan ayah adinda rela jika harus pulang satu kali dalam satu bulan. karna harus mengerjakan begitu banyak nya peroyek bangunan yang harus dikerjakan yang berada di luar kota, bahkan ayah adinda rela jika harus pergi ke luar kota sekali pun.


semenjak ayah adinda tak mempunyai apa pun. ibu tiri ku, bu karin kini menjadi semakin semena mena terhadap ku.

__ADS_1


setaip harinya hanya aku yang selalu membereskan rumah, memasak, mencuci bqhkan memberskan ternak bebeksetiap harinya, baik itu pagi atau pun di kala sore harinya.


sifat asli bu karin dan ayu yang semena mena terhadap ku, membuat ku semakin tidak betah bila harus lebih lama lagi tinggal bersama mereka berdua.


bahkan bu karin dan ayu akan merubah sifatnya yang buruk menjadi baik ketika saat ayah ku tengah pulang ke rumah.


bu karin bahkan selalu melarang aku untuk mengatakan perlakuan buruk meraka ke pada ayah ku saat ayah ku pulang ke rumah.


pernah pada suatu hari aku hendak menceritankan itu semua pada ayah akan perlakuan buruk ibu tirinya itu terhadapnya selama ayah ku tidak berada di rumah.


namun semua itu hanya lah sia sia.


kalau suka novel nya jagan lupa komen dan like yah. biar aku tambah semangat lanjut nya.!!

__ADS_1


__ADS_2