Cinta Adinda

Cinta Adinda
Delapanpuluh Enam


__ADS_3

Hari Bahagia


Sesuai dengan yang dikatakan Angga malam sebelum persidangan keluarganya akan datang melamar Febri secara resmi.


Selain keluarganya Angga juga mengajak Rendy dan Dinda ikut menghadiri acara lamarannya.


Jam 8 malam keluarga Angga beserta Rendy dan Dinda sudah sampai dirumah Febri.


Kedua keluarga sudah sepakat untuk melakukan resepsi pernikahan sebulan dari sekarang. Baik Angga maupun Febri sangat senang karena acara lamaran mereka berjalan dengan lancar.


Pernikahan Angga diselenggarakan dengan bantuan WO (Wedding Organizer) agar Angga dan Febri tidak perlu repot mengurus acara pernikahannya.


Dan sebuah hadiah dari Rendy, seluruh dana pernikahan Angga sampai honeymoon semuanya ditanggung oleh Rendy. Itu merupakan bentuk kasih sayang Rendy pada Angga yang sudah dia anggap sebagai saudara sendiri dan rasa terimakasihnya kepada Febri yang telah berulangkali menyelamatkan Dinda dan anak yang ada di dalam kandungannya.


"Bos terimakasih ya karena udah menanggung semua dana pernikahan saya dan Febri, tapi Bos kalau boleh tau honeymoon kami nanti kemana Bos?" tanya Angga.


"Kamu ini belum nikah udah mikirin honeymoon. Persiapkan aja diri kamu untuk acara pernikahan dan honeymoon kalian" jawab Rendy.


"Baik Bos" ucap Angga dengan semangat.


*******


Dinda menemani Febri untuk mencari gaun pengantinnya ke butik tempat Dinda membeli gaun pernikahannya kemarin. Butik temannya Mama Rendy.


Febri memilih gaun berwarna putih dengan balutan renda halus dengan mutiara yang disusun dibagian depan gaun, indah sekali.


Dinda sengaja tidak memperbolehkan Angga ikut bersama Febri, alasannya biar menjadi kejutan untuk Angga saat melihat Febri memakai gaun itu dihari pernikahaannya.


Angga sih ikut-ikut aja wong semuanya gartis hehehe bukan matre ya tapi mumpung si Bos tidak berubah fikiran. Jarang-jarang dapat tawaran seperti ini.


Cincin pernikahan juga sudah mereka pilih dengan rekomendasi dari Rendy ke tempat toko perhiasan kenalan Rendy. Angga dan Febri tinggal memilih cincin yang mereka suka untuk cincin pernikahan mereka.


Enak banget kan hidup Angga dan Febri.


Tanpa terasa sampailah pada hari bahagia Angga dan Febri.


Ijab kabul dilakukan pagi hari jam8 dan langsung diselenggarakan resepsi pernikahaan mereka sampai jam 5 sore. Tapi sebelum pesta berakhir kedua pengantin dipersilahkan untuk meninggalkan pesta dikarenakan mereka akan terbang naik pesawat untuk honeymoon mereka.


Semua keperluan mereka disana semua sudah disiapkan oleh Rendy dan Dinda. Angga dan febri hanya terima beres.


Mereka segera berganti pakaian dan berangkat menuju bandara dengan bantuan supir. Sementara teman-teman dan keluarga masih malanjutkan pesta sampai sore.


Angga dan Febri sudah berada menuju bandara. Mereka melihat kearah tiket honeymoon mereka dan tertera kota lombok.

__ADS_1


Waw.... mantap banget kan honeymoonnya ke lombok...??


"Pak Rendy baik banget kan Mas" ucap Febri.


"Iya sayang" jawab Angga sambil tersenyum pada istrinya yang baru saja dinikahinya.


Mereka segera menaiki pesawat dan sampai di lombok jam5 sore waktu setempat. Sesampainya di bandara internasional lombok mereka disambut oleh supir. Setelah itu mereka menuju dermaga.


Di ujung dermaga sudah tersedia sebuah perahu yang dijaga oleh dua orang karyawan yang memakai seragam sebuah hotel dengan tanda pengenal Melia Hotels International.


Dua karyawan tersebut sangat ramah melayani Angga dan Febri dengan santun dan senyum. Karyawan tersebut membantu membawakan koper yang mereka bawa dari Jakarta.


Angga dan Febri naik ke perahu menuju hotel yang mereka tuju.


"Apa jauh Pak perjalanan menuju hotelnya?" tanya Angga.


"Sekitar tiga puluh menit Mas" jawab salah satu karyawan itu


"Pengantin baru ya Mas?" tanyanya pada Angga.


"Iya Pak, baru tadi pagi nikahnya setelah akad kita langsung terbang kesini" Angga menggenggam tangan istrinya.


Menikmati waktu yang sudah hampir senja didalam perahu dengan pemandangan alam yang luar biasa indahnya.


"Kita akan kemana Pak?" tanya Angga.


"Lho Mas gak tau tempat tujuan kita ini?" pria itu bertanya balik kepada Angga.


"Kami diberi hadiah honeymoon dari teman, sebelum kami sampai di bandara kami tidak tau ke kota mana kami akan pergi. Setelah melihat tiket, kami baru tau kalau kami akan pergi ke lombok. Dan kami tidak menyangka harus naik perahu dulu untuk sampai tujuan" jawab Angga.


"Wah baik banget Mas temannya kasi tiket honeymoon kesini" ucap pria itu.


"Alhamdulillah" jawab Angga.


"Apa nama tempat kita menginap nanti ya Pak?" tanya Febri penasaran.


"Kita sedang menuju Melia Lombok Tangkong Resor milik Melia Hotels Internasional Mbak, resor kelas atas yang dibangun di Gili Tangkong, sebuah pulau tersembunyi di lepas pantai Lombok" Pria tersebut mulai menjelaskan tentang keberadaan hotel ini.


"Cantik sekali ya Mas pemandangan disini" ucap Febri.


"Iya sayang" jawab Angga


"Saat ini kita sedang berada tepat di pinggir pantai menghadap ke Laut Bali Mas" Karyawan resor itu menunjuk kearah Pulau Bali yang tidak tampak dilihat dengan kasat mata.

__ADS_1


Setengah jam perjalanan akhirnya sampailah mereka di Melia Lombok Tangkong Resor.


"Besar juga hotelnya ya?" tanya Angga pada salah satu karyawan tersebut.


"Iya Mas. Melia Lombok Tangkong ini memiliki 40 kamar hotel dan 65 vila dengan satu hingga tiga kamar. Beberapa vila dibangun seperti rumah panggung di atas air. Dan ada juga beberapa vila dengan fasilitas kolam renang pribadi.


Melia Lombok Tangkong ini di fasilitasi spa dengan pemandangan menghadap laut, bar, restoran, kolam renang, area pemandangan di atas bukit, yoga, meditasi, helipad, marina, serta fasilitas olahraga dan hiburan. Tak lupa juga disediakan fasilitas hall atau ruang meeting untuk pasar MICE" Mereka menjelaskan sekaligus mempromosikan resor ini sangat terperinci.


Membuat Angga dan Febri merasa sangat takjub dengan bangunan hotel ini. Benar-benar perencanaan pembangunan yang sangat indah.


"Pulau Gili Tangkong ini berapa luasnya Pak?" tanya Angga sambil melihat sekeliling mereka.


"Pulau Gili Tangkong seluas 15 hektare yang berada di pesisir barat Lombok. Pulau ini hanya dapat diakses menggunakan perahu dari Lombok, yang terkoneksi dengan Jakarta, Singapura, dan Kuala Lumpur melalui Bandara Internasional Lombok. Melia ini adalah resor pertama di Gili Tangkong" Jawab karyawan resor itu.


Angga dan Febri dibawa kesebuah villa diatas air yang hanya berisikan satu kamar dilengkapi fasilitas kolam renang pribadi.


"Disini Mas villa tempat mas menginap selama beberapa hari, kalau perlu sesuatu silahkan hubungi kami melalui telephon yang tersedia dikamar. Nomor telephone resepsionis tertera kog disitu" ucapnya menjelaskan.


Angga dan Febri memeriksa keadaan sekeliling Villa.


"Selamat menikmati fasilitas Melia Lombok Tangkong ya Mas, Mbak. Selamat honeymoon, semoga betah dan nyaman disini. Terimakasih" ucap mereka dengan sangat ramah.


"Terimakasih kembali" Jawab Angga dan Febri serentak.


Karyawan resor pun kemudian balik ke daerah perkantoran hotel.


"Tempatnya sangat terpencil ya Mas tapi sangat nyaman dan pemandangannya sangat indah" ucap Febri.


"Iya, sangat cocok untuk tempat honeymoon kan sayang. Suasananya sangat romantis, saat malam begini villa ini diterangi dengan lampu-lampu" Angga tidak menyangka Bosnya akan memberikan mereka paket honeymoon yang sangat liar biasa.


"Sekarang kita mandi dan ganti baju yuk, udah gerah diperjalanan tadi" Angga mengangkat koper mereka yang dibawa dari Jakarta.


Angga dan Febri membuka koper mereka masing-masing. Tapi pada saat mereka membuka isi dari koper tersebut mereka sangat terkejut.


Koper Febri penuh diisi dengan beberapa potong lingerie dengan model dan warna yang berbeda beda dan beberapa pakaian dalam sexy di tambah seperangkat alat sholat.


Sedangkan koper Angga sangat penuh berisikan boxer dengan berbagai model dan warna ditambah satu kain sarung untuk dipakai shalat.


Kemudian terdapat selembar kertas yang bertuliskan kata "SURPRISE"


Febri dan Angga sama-sama berteriak


"DINDAAAAA.........."

__ADS_1


"BOOOOOOOS...."


__ADS_2