
Tiba-tiba, suara merdu piano terdengar di telinga semua orang yang ada di sana. Nada yang mengalir lembut dan elegan, tidak tahu siapa yang memainkan nya. Suasana di sana gelap tapi lembut. Seketika, lampu sorot menyala ke arah satu orang yang memainkan piano itu. Orang itu adalah Karlezo. Semua orang terkejut termasuk juga Astrella. Lagu tersebut dimainkan sampai selesai. Semua orang yang ada di sana bertepuk tangan, dan semua lampu yang ada di sana kembali menyala. Karlezo langsung mencari kesempatan untuk berbicara mengenai pesta itu.
"Terima kasih untuk para hadirin yang sudah datang si pesta malam ini" ucap Karlezo sebagai kata pembuka, tiba-tiba Karlezo berjalan menuju ke arah Astrella, dan mulai berbicara lagi
"Tujuan dari pesta ini adalah untuk merayakan hari ulang tahun seseorang, yaitu istri ku, Astrella"
Seketika Astrella terkejut dan Karlezo menatapinya dengan senyuman lembut, semua orang bertepuk tangan.
"Aku cukup beruntung mendapatkan dirinya, orang yang menurut ku sesuai dengan kriteriaku. Dihari inilah momen penting dalam dirinya ada. Maka dari itu, kita bisa merayakan nya bersama" ucap Karlezo lagi
__ADS_1
Astrella merasa beruntung juga mendapat kan Karlezo, salah satu orang yang ingat akan ulang tahun nya. Di keluarga Arles, momen seperti ini tidak pernah ada. Hanya ulang tahun Windy saja yang selalu diingat.
Tiba-tiba Karlezo pergi lagi ke salah satu ruangan. Karlezo masuk lalu membuka kotak kaca dan mengambil barang tersebut, barang itu adalah mahkota yang akan dihadiahkan kepada Astrella. Karlezo berjalan keluar dengan posisi tangan kanannya di belakang memegang mahkota. Karlezo menghampiri Astrella lagi dan merangkul pinggang Astrella dengan tangan kirinya lalu meletakkan mahkota tersebut di atas kepala Astrella dengan tangan kanannya.
Momen itu membuat wanita di sana sangat iri. Warna mahkota tersebut adalah emas terang, terukir nama Astrella disana, bentuk atasnya tajam dengan Ruby Merah di puncaknya. Astrella merasa terkejut dan sangat terharu sehingga tidak dapat menahan air matanya. Astrella tahu bahwa di hari pernikahan nya Karlezo juga memberikan kalung yang mahal untuknya. Air matanya tambah mengalir membasahi wajahnya. Karlezo mengusap air mata Astrella secara perlahan. Berbagai ucapan keluar dari mulut orang di sana
"Wah! mahkota keluaran terbaru"
"Bukannya itu harganya mencapai triliun ya?"
__ADS_1
Pestanya berjalan dengan lancar dan semua orang kini sedang menikmati hidangan bahkan minuman mahal disana. Karlezo menarik Astrella keluar dan terlihat kembang api yang menghiasi langit malam. Warna indah kembang api berpadu dengan langit dan terasa angin yang berhembus dingin.
Astrella tidak menyangka bahwa pesta itu untuk dirinya. Tidak menyangka hadiah yang mahal harganya akan diberikan pada dirinya. Tidak menyangka ada orang yang akan mengingat hari ulang tahun nya. Hari itu menjadi hari dengan momen terindah di hidup Astrella.
Pesta itu memang sudah di persiapkan dari kemarin oleh Karlezo. Baju yang dipakai Astrella, sudah diminta Karlezo untuk dirancang secara khusus. Bahkan, mahkota yang dihadiahkan kepada Astrella adalah hasil rancangan dari Karlezo sendiri. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Karlezo untuk merancang nya.
"Karlezo.. terima kasih untuk hari ini" ucap Astrella
"Hm? hanya kata terima kasih saja?" balas Karlezo
__ADS_1
"Cih.. apa-apa pasti ada maunya, gitu" sahut Astrella
"Pfffft gitu banget ya? bercanda aja kok" ucap Karlezo sambil mengelus kepala Astrella lalu memeluknya