
Esoknya, matahari sudah terbit dari timur. Jam menunjukkan pukul 07.00. Cuaca nya biasa saja, tak hujan tapi tak panas juga
Astrella bangun dan membuka matanya perlahan. Ia menoleh ke kiri dan ke kanan. Ternyata Karlezo sudah bangun duluan, seperti biasanya
Karlezo sedang duduk bersandar di kepala ranjang, sambil bermain dengan Averano yang sudah bangun juga
Astrella ikut bangun dan duduk. Karlezo melirik nya sejenak, dan memperlihatkan Averano yang sudah terlihat berbeda dari sebelumnya
Karlezo: "Sayang, lihat ga?"
Astrella: "Lihat apa? lihat Averano ya?"
Karlezo: "Iya, dia udah mulai tumbuh. Sedikit lebih berat dari sebelumnya. Tambah imut juga. Intinya udah mulai besar sih"
Astrella: "Iya, ga kerasa juga ngurus nya. Tiap hari lihat dia tambah besar"
Karlezo: "Iya. Habis ini kita pergi ke cafe dulu, makan bentar. Terus kita pergi cari baju. Yah, kurang lebih gitu. Siap-siap dulu aja lah"
Astrella: "Oh yaudah, aku mandi dulu"
Astrella beranjak dari ranjang, dan berjalan mengambil handuk serta baju di lemari. Kemudian ia masuk ke kamar mandi
\=\=\=\=\=
Sekitar 15 menit Astrella di kamar mandi, kemudian ia keluar, lalu duduk di kursi meja rias. Ia melepaskan jepit yang yang ada di rambutnya
Setelah itu ia menyisirnya dan menyemprotkan obat untuk rambutnya
Dari kaca meja rias, Astrella melihat Karlezo yang masih bermain bersama Averano. Tampak jelas, senyuman di wajah Karlezo
Karlezo sadar bahwa Astrella sedang melirik dirinya. Ia cukup peka akan hal itu
Karlezo: "Kenapa kamu lihatin aku gitu?
ada yang salah ya?'
Astrella: "Ah enggak kok. Gak papa, aku cuma senang aja lihat kamu main sama Averano"
Karlezo: "Hm? kamu senang? aku juga senang kok. Kita samaan"
Astrella: "I-iya"
Karlezo: "Yaudah, kamu gendong Averano dulu nih, aku siap-siap bentar"
Astrella: "Iya, aku juga mau ngasih asi dulu buat dia. Kamu tinggal ganti baju aja kan?"
Karlezo: "Iya, aku udah mandi dari tadi. Kan aku udah bangun duluan"
Astrella tersenyum dan segera berdiri dari kursi. Ia menghampiri Karlezo dan menggendong Averano perlahan
Karlezo segera berdiri dan berjalan ke arah lemari, mencari-cari baju yang akan dipakai olehnya
Sedangkan,
Astrella segera memberikan asi kepada Averano
\=\=\=\=\=
Tak lama, Karlezo sudah selesai bersiap-siap. Astrella juga sudah selesai mengurus Averano, kini mereka sudah siap untuk pergi
Astrella membaringkan Averano di ranjang, setelah itu mereka pergi keluar kamar dan menutup pintu.
__ADS_1
Ada seorang pembantu yang menyambut mereka
Pembantu: "Selamat pagi tuan, selamat pagi nona. Apa yang perlu dibantu?"
Karlezo: "Kami mau pergi keluar sebentar. Tugas kalian disini adalah menjaga Averano, oke?
Kalau sampai ada apa-apa, semua adalah salah kalian, paham?"
Pembantu: "Ya tuan"
Astrella: "Yaudah, kami pergi dulu ya"
*Tersenyum*
Pembantu: "Iya nona, hati-hati di jalan"
Mereka segera pergi meninggalkan villa. Tujuan mereka sekarang adalah ke cafe. Karlezo memilih tempat yang bisa terbilang mewah
Untuk sarapan pagi, cafe itulah yang diincar oleh orang-orang. Menu disana sangat bervariasi
Harga nya bisa dibilang cukup istimewa bagi Karlezo. Jaraknya juga tak jauh dari villa milik Karlezo
\=\=\=\=\=
Sekitar kurang lebih 5 menit, mereka sampai di sana. Mereka pun turun dan masuk ke cafe tersebut
Jujur saja, tempat itu sangat kosong. Tak ada orang disana selain pelayan. Bagaimana bisa kosong?
Sebelumnya Karlezo sudah memesan tempat itu, khusus untuk mereka saja. Orang lain tak diperbolehkan masuk ke sana
Karlezo segera mengajak Astrella untuk duduk di meja tengah. Astrella hanya menurut pada Karlezo
Astrella pun memilih menu breakfast miliknya. Setelah itu Karlezo juga memilih, sesuai selera nya
Setelah mereka selesai memilih, pelayan itu pergi meninggalkan mereka berdua. Saat itu juga, Karlezo mengeluarkan kotak kecil yang Loius berikan
Ia meletakkan nya di atas meja, dan membukanya. Astrella hanya diam sejenak, dan memperhatikan
Karlezo mengeluarkan handphone nya, lalu mengambil kalung itu dari kotaknya
Astrella: "Mau diapain? kenapa kamu keluarkan kalung itu?"
Karlezo: "Aku mau kamu yakin sama aku, oke? Yah, cukup membuktikan aja"
Astrella: "Hm? maksudnya gimana?"
Karlezo: "Kan kamu bilang ga yakin sama kalung ini, jadi aku mau cari tahu. Kalau udah baru kamu bisa percaya kan?"
Astrella: "Ya.. bukannya aku ga percaya sama kamu. Cuman.. aku-"
*Terbata"
Karlezo: "Ya ya ya, aku tahu. Kamu waspada banget. Kamu perhatian sama bayi kita, kan? jadi kamu berusaha untuk hati-hati"
Astrella: "I-iya.. aku takut aja"
Karlezo: "Nah, makanya kita cari tahu aja. Barangkali dia emang tulus ngasih ini"
Karlezo terus mencari tahu tentang kalung itu. Ia mencoba meneliti lebih dalam menggunakan handphonenya
Jujur saja tak ada yang mencurigakan dari situ. Karena tidak ada alat pelacak atau sebagai nya
__ADS_1
Kalung itu sangat murni emas. Khusus nya pasti didesign sendiri. Ya, ternyata Louis tak membohongi perkataan nya sendiri
Karlezo memperlihatkan detail kalung itu di handphone nya, kepada Astrella. Tak ada yang perlu diragukan lagi
Karlezo: "Udah lihat? gimana?
udah percaya kan?"
Astrella: "Iya, aku tahu"
Karlezo: "Seenggaknya kalung ini masih aman. Ga ada yang berbahaya dari kalung ini"
Astrella: "Jadi.. sekarang mau diapain?"
Karlezo: "Nah, itu tergantung sama kamu aja sih. Soalnya dia sering nya berurusan sama kamu, jadi ya terserah"
Astrella: "Tapi aku ga mau ngasih itu ke Averano. Ya.. karena aku ga mau ada apa pun yang berkaitan dengan Louis"
Karlezo: "Iya, aku paham. Ntar disimpan aja kalung nya"
Astrella: "Iya, sekarang simpan lagi aja
kalung nya"
Karlezo menganggukkan kepalanya, dan segera menyimpan kalung tersebut. Tiba-tiba, Karlezo memanggil Astrella
Karlezo: "Astrella"
Astrella: "Hm? kenapa?"
Karlezo: "Kamu mau seberapa lama di Singapura?"
Astrella: "Ga mau lama-lama juga, emangnya kenapa?"
Karlezo: "Yah.. engga papa sih. Cuman nanya aja kok"
Astrella: "Nanya? kamu pasti ada maunya kan? jujur aja lah"
Karlezo: "Ngga lah, cuman nanya aja. Ga usah khawatir, aku ga minta apa-apa kok"
Astrella tak bisa meyakini perkataan Karlezo, ia pun mengecup bibir Karlezo
Cup
Karlezo: "Astrella..?"
Astrella: "Jujur aja lah, kamu mau bayi lagi kan? kamu mau Averano punya adik kan?"
Karlezo: "Ha? sejak kapan aku ngomong gitu?"
Astrella: "Udahlah, ga usah ditutup-tutupin lagi. Pas aku lagi mandi, ga sengaja aja aku dengar kamu ngomong sama Averano"
Karlezo: "Kapan?"
Astrella: "Astaga.. kamu yang ngomong, kamu yang ga tahu. Tadi pagi lah"
Karlezo: "Oke oke, aku ga bisa menyangkal lagi. Aku ngalah"
Astrella: "Yaudah, kenapa ngga dari tadi aja ngakunya"
Karlezo: "Hm.. "
__ADS_1