
Di pagi ini, Karlezo pergi ke perusahaan nya. Ada seorang pekerja baru di perusahaan itu. Seorang gadis yang cantik
Namanya Listra Claretta, seorang blasteran Indonesia Korea. Umurnya bisa dibilang cukup muda
Lalu, siapa sangka? dia sangat menyukai Karlezo. Bukan rasa suka seperti seorang pasangan
Bisa dibilang, rasa suka Listra kepada Karlezo sebatas suka biasa. Seperti rasa kagum, ingin berteman, dan ingin menjadi orang yang dekat
Listra diterima kerja, oleh karena ia sangat cerdas dan berwawasan luas. Ia kerja sebagai asisten Karlezo
Pagi ini adalah pertama kalinya Listra bertemu dengan Karlezo Lio, ya CEO Muda Perusahaan Lio
TOK TOK TOK
Listra: "Permisi"
Karlezo: "Ya? masuk"
Listra: "Lapor, saya pekerja baru disini"
Karlezo: "Oh? sebentar, Listra Claretta ya? dengan jabatan asisten"
Listra: "Iya, benar"
Karlezo: "Tugas kamu sekarang, copy dokumen ini terus bawa lagi kesini"
Listra: "Baik, tuan"
Karlezo menyodorkan dokumen, lalu Listra mengerjakan tugas nya sesuai dengan perintah Karlezo
Tak lama, Listra membawa kembali dokumen itu beserta beberapa dokumen yang sudah dicopy. Ia meletakkan nya di atas meja Karlezo. Karlezo pun menggangguk
Karlezo: "Nanti sore, kamu pergi bawakan dokumen yang ini, kita pergi untuk bahas masalah investasi"
Listra: "Baik, tuan"
\=\=\=
Sekarang, Astrella tinggal sendiri seperti biasa di rumah. Alasan Astrella tidak diperbolehkan untuk ikut ke Perusahaan, pastinya agar Astrella tidak kecapean
Masuk akal juga, itu adalah perintah Karlezo. Karlezo menyuruh Astrella untuk istirahat di rumah dan tidak boleh pergi sembarang tanpa seizinnya
Astrella pun tidur dirumah. Tapi saat mata Astrella baru tertutup sedikit, ada suara orang yang memanggil nya dari bawah
Astrella pun bangun lalu pergi turun dan membuka pintu. Astrella langsung terkejut melihat kehadiran orang tuanya
Astrella: "Papa? Mama?" *kaget*
Papa: "Ya?" *Wajah tersenyum*
Mama: "Lama ga ketemu"
Astrella: "Ah! papa mama masuk dulu, duduk di sana"
Orang tua Astrella pun masuk lalu duduk di sofa yang ditunjuk oleh Astrella
Astrella: "Urusan papa sama mama udah selesai? ga ada masalah lagi?"
Papa: "Belum, kami cuma sebentar aja disini. Karna udah lama ga lihat kamu, jadi mama kamu mau ketemu sama kamu"
Mama: "Iya, selama ini kamu cuman ngechat aja, ga pernah ketemu. Terus.. Karlezo nya mana?"
__ADS_1
Astrella: "Karlezo lagi kerja seperti biasa di perusahaan nya"
Mama: "Oh.. gitu, sekarang kan kamu lagi hamil, masa sendirian di rumah?"
Astrella: "Ya.. gitu lah ma"
Papa: "Oh iya, waktu itu kok kamu kabur dari Rumah Keluarga Arles? kamu belum sempat cerita"
Astrella: "Waktu itu, aku disuruh nikah sama Putra keluarga Karlet"
Papa: "Lha? Louis Karlet? kan umurnya.. udah tua tuh"
Astrella: "Iya pa, jadinya aku kabur.."
Papa: "Oh.."
Astrella: " Papa, waktu itu aku tarik saham Perusahaan Karlezo secara paksa sampai bangkrut
Terus Perusahaan Arles juga bangkrut, karena aku tarik juga sahamnya. Bukan cuman aku tapi dibantu Karlezo. Papa marah ga?"
Papa: "Marah? kenapa harus marah? kalau memang yang kamu lakukan itu benar, ya papa ga marah"
Mama: "Ya, kami selalu mendukungmu"
Astrella: "Makasih pa, ma. Terus, kenapa papa sibuknya di dunia mafia? kenapa ga di Perusahaan Vesrezzle?"
Papa: "Kan ada kamu, kamu udah ambil alih Perusahaan Vesrezzle. Jadi papa sama mama di dunia mafia aja"
Astrella: "Ga ada rencana untuk keluar dari dunia mafia?"
Papa: "Untuk sementara ga ada"
Astrella: "Oh.. gitu"
Mereka terus berbicara, membahas hal-hal mengenai Perusahaan Vesrezzle dan hal penting lainnya
Mengapa orang tua Astrella tahu bahwa Astrella sudah menikah dengan Karlezo?
Wajar saja lah, dimana-mana Astrella selalu diawasi oleh orang-orang suruhan orang tuanya secara diam-diam
Hidup Astrella bisa dibilang sangat bebas. Apa pun bisa dia lakukan. Semua yang dia mau pasti dia dapatkan
Orang tuanya hanya memantau keadaan Astrella. Sedangkan, Karlezo kenal dengan orang tua Astrella
Mana mungkin tidak kenal, dari kecil Karlezo sudah sering bertemu orang tua Astrella. Sampai sekarang pun, kedua perusahaan mereka saling berkerja sama
\=\=\=
Sorenya, Karlezo dan Listra pergi untuk membahas masalah investasi dengan Perusahaan lain
Baru masuk kerja, sudah mendapatkan suatu keberuntungan. Sangat banyak orang yang menanti untuk bisa pergi dengan Karlezo
Listra merasa cukup senang. Tapi, sayangnya Listra tidak tahu identitas Karlezo. Ia tidak tahu Karlezo sudah menikah
Jam masih menunjukkan pukul 18.40. Tapi, langit nya sudah tampak gelap. Terlihat jelas bahwa cuaca sedang mendung dan diperkirakan akan turun hujan
Karlezo: "Ayo masuk"
Listra: "Baik"
Sesampainya di ruang itu, keadaan nya bisa dibilang cukup ramai. Di sana, banyak perwakilan dari perusahaan terkemuka di kota itu
__ADS_1
Bukan hanya lelaki yang ada disana. Namun, juga ada banyak wanita. Ruangan itu pastinya memiliki tingkat yang sangat elit
"Istri mu ya Karlezo? cantik juga" ucap salah seorang dari sana
Karlezo: "Bukan, istri ku ga disini. Dia ga ikut, dia ada di rumah"
Listra langsung tampak terkejut. Diluar perkiraannya, bahwa Karlezo sudah menikah. Tapi, tidak ada niat jahat dari Listra. Dia hanya cukup untuk tau
Di sana, banyak hal yang dibahas. Perusahaan Lio banyak berinvestasi dengan perusahaan lainnya
Bukan hanya membahas masalah investasi, tapi orang-orang disana menikmati waktu sambil minum
Minuman yang dipesan pastinya memiliki harga yang tinggi. Bir, wine, anggur, semua tersedia di meja
"Karlezo, ayo minum! kita pesta sebentar" ucap orang-orang disana
Karlezo: "Boleh juga"
Salah seorang disana menumpahkan anggur di gelas lalu memberikan nya kepada Karlezo. Karlezo pun menerima nya dan meminumnya
Sebelum diminum, Karlezo sudah menggoyang kan anggur dalam gelas itu untuk mengetahui kandungan alkohol nya
Bisa dibilang kandungan alkohol nya lumayan kuat. Karlezo merasa mampu dan meminumnya
Minum sebanyak apa pun juga tidak akan bisa membuat Karlezo mabuk. Kenapa? karena dari dulu ia sudah terbiasa untuk minum
Karlezo selalu hadir untuk membahas masalah rapat atau apa pun, dan ia pasti meminum anggur, maka dari itu ia tahan
\=\=\=
Tak terasa jam menunjukkan pukul 20.15. Langit terlihat sangat gelap. Udara nya semakin dingin
Orang-orang disana sudah tampak mabuk berat. Tapi, lain halnya dengan Karlezo. Ia tampak biasa saja
Tiba-tiba, turun hujan deras. Karlezo sudah berencana untuk pulang. Tapi, ada seseorang yang membuka pintu lalu masuk
Orang itu ingin membahas masalah kerjasama proyek besar Perusahaan Lio. Terpaksa, Karlezo tidak jadi pulang. Ia pun masih menetap di sana
Masalah nya cukup rumit, dan pastinya membutuhkan waktu yang lama untuk membahas nya secara terperinci
\=\=\=
Sekarang, Astrella sedang menunggu Karlezo pulang. Ia tahu cuaca nya sedang tidak baik. Hujan deras dan juga petir
Tiba-tiba, terdengar suara aneh dari lantai bawah. Astrella pun penasaran dan ia turun untuk memastikan keadaannya
Bunyi itu berasal dari pintu dan Astrella pun membiarkan nya. Tak mungkin ia membuka pintu nya
Kalau ada orang yang jahat, lantas apa yang bisa ia perbuat? sedangkan tidak ada Karlezo. Siapa lagi yang bisa melindungi nya?
Karena ketakutan, Astrella pun naik ke atas kembali, lalu mengunci pintu kamarnya dan ia mengambil handphone nya
Ia berusaha untuk menelepon Karlezo secepat mungkin
Tapi yang terjadi adalah..
TUUTT TUUTT TUUUT
Tidak bisa dihubungi sama sekali. Astrella sudah menelepon berulang kali. Astrella tidak tahu apa yang harus ia perbuat
Apa yang sedang Karlezo lakukan? Sehingga ia tidak menjawab telepon dari Astrella. Tapi, Astrella terus menerus menelepon nya
__ADS_1