Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Jujur-Jujuran?


__ADS_3

Sore hari tiba, jam menunjukkan pukul 18.00. Astrella tampak sangat kebingungan. Ia berjalan-jalan mengelilingi kamarnya


Sedangkan, Karlezo sedang berada di bawah, di lantai 1. Karlezo sedang duduk di sofa dan membaca buku


Astrella pun memutuskan untuk turun ke bawah. Astrella berbicara kepada Karlezo dari tangga


"Em.. Karlezo?" ucap Astrella pelan


"Iya? kenapa sayang?" sahut Karlezo yang langsung mengalihkan pandangannya kepada Astrella


"Em.." Astrella tampak ragu untuk berbicara


"Ngomong aja lah, ga papa kok" ucap Karlezo lembut


"Temenin aku di atas bisa ga? aku bosan sendiri" ucap Astrella


"Mau ngapain?" tanya Karlezo


"Ya.. sharing? atau main?" ucap Astrella


"Iya, bisa kok. Memangnya apa yang ngga buat kamu?" ucap Karlezo


"Yay! ayo naik" ucap Astrella tersenyum


Karlezo pun meletakkan bukunya di meja dan berjalan naik ke atas. Astrella menunggu


Karlezo untuk duduk di bawah bersamanya


"Kok duduknya di bawah, sayang? kenapa ga di atas aja?" tanya Karlezo


"Ya, ga papa" ucap Astrella singkat


Tiba-tiba, terdengar bunyi handphone Karlezo berbunyi. Karlezo pun mengangkat nya. Astrella duduk dan mendengar nya dengan serius


"Hallo? apa yang perlu disampaikan? langsung saja ke intinya" ucap Karlezo


"Ini mengenai proyek kita selanjutnya, Tuan" ucap Sekretaris Karlezo


"Hm, terus? udah dibuat datanya? rencana untuk selanjutnya?" ucap Karlezo


"Sudah, Tuan.. kalau mau bisa saya kirim kan sekarang, semua datanya sudah lengkap saya susun" ucap Sekretaris


"Hm, kiriman sekarang bisa juga. Tapi, jangan sampai ambil resiko. Kalau ada apa-apa, lihat nanti" ucap Karlezo


15 menit berlalu, Karlezo pun menutup teleponnya. Astrella tampak tidak senang menatap Karlezo


Karlezo melihat Astrella dan merasa bingung. Raut wajahnya berubah. Awalnya Astrella senang tapi setelah menutup telepon, Astrella tampak tidak senang


"Kamu kenapa sayang?" tanya Karlezo cemas


"Tadi itu siapa?" tanya Astrella


"Sekretaris aku sayang, memang nya siapa lagi?" ucap Karlezo


"Cewek atau cowok?" tanya Astrella pura-pura polos


"Ya orangnya c-" belum selesai berbicara, omongan Karlezo langsung diputus oleh Astrella


"Heh.. agak konyol juga sih, ya pasti lah orangnya cewek kenapa aku tanya lagi.. sedikit bodoh.." ucap Astrella


"Kok ngomong nya gitu?' tanya Karlezo

__ADS_1


"Ga ada" ucap Astrella


Tiba-tiba..


.


.


.


"Hiks.. hiks.." Astrella terisak


Karlezo langsung khawatir melihat tindakan Astrella yang tidak jelas dan tiba-tiba itu.


Karlezo langsung memeluknya dan mengelus punggung Astrella


"Kamu kenapa? kalau ada apa-apa harus bilang dong" ucap Karlezo lembut


Astrella memeluk Karlezo balik. Karlezo tetap memberikan pelukan hangat kepada Astrella


"Astrella? ngomong dong" ucap Karlezo


"Aku ga suka" ucap Astrella sambil terisak


"Ga suka apa? ga suka aku ngomong sama sekretaris aku.. atau ga suka aku sibuk sendiri, ga ngurusin kamu?" tanya Karlezo


"Sama sekertaris cewek kamu.." ucap Astrella


"Hah?" Karlezo langsung mengangkat satu alisnya, tampak sangat heran


"Kamu yang serius lah ngomong nya, lucu banget kamu" ucap Karlezo lagi


"Iya, serius. Kan sekarang aku lagi didepan kamu, terus tiba-tiba dia telepon.. kenapa ganggunya sekarang?" ucap Astrella polos


"Kenapa kamu belain dia? jelas-jelas dia salah" ucap Astrella


"Salah apanya?" tanya Karlezo pura-pura polos


"Kita lagi berdua, dia ganggu. Dia salah lah, tapi kamu belain dia" ucap Astrella sambil mendorong pelukan Karlezo


Mendengar alasan tidak masuk akal dari istri nya. Karlezo langsung tertawa. Karlezo pun mencium kening Astrella


"Kamu tuh ga masuk akal, aku ga belain dia lho" ucap Karlezo


"Ih, pake bohong lagi" ucap Astrella


"Haha, kamu sadar ga sih.." ucap Karlezo


"Sadar apa? sadar kalau aku lagi gangguin kalian berdua teleponan?" ucap Astrella


"Ya ngga lah sayang, kamu tuh sadar ga sih kamu lagi cemburu?" ucap Karlezo


"Cemburu? ga usah ngasal ngomongnya" ucap Astrella


"Pfffft.. masih ga mau ngaku?" ucap Karlezo


"Ngga" ucap Astrella sambil menggelengkan kepalanya


Karlezo tersenyum melihat tingkah Astrella. Karlezo pun mengelus puncak kepala Astrella dengan lembut


"Yaudah, aku ngalah. Emangnya kamu mau aku naik ke atas buat main apa?" tanya Karlezo

__ADS_1


"Kita main jujur-jujuran!" ucap Astrella


"Hah? serius?" tanya Karlezo meyakinkan


"Iya" sahut Astrella


"Yaudah, dimulai dari kamu aja" ucap Karlezo


"Oke. Kamu jujur ya.. ciuman pertama kamu, kamu kasih ke siapa?" tanya Astrella


Karlezo tersenyum licik, ia langsung menjepit dagu Astrella dan mencium bibir Astrella


"Kamu tebak aja" ucap Karlezo


"Aku?" ucap Astrella


"Iya lah, udah tahu pake nanya lagi sayang" ucap Karlezo


"Tapi kan, cewek kamu banyak. Berarti kamu udah pernah cium satu-satu doang?" ucap Astrella


"Ya ga lah. Dari dulu aku selalu nolak ciuman dari mereka" ucap Karlezo


"Alasannya..?" tanya Karlezo


"Ya, cukup mudah. Karena aku udah jatuh hati atau cinta sama kamu" ucap Karlezo


"O-oh.. gitu" ucap Astrella


"Yaudah sekarang giliran aku, cinta pertama kamu siapa?" ucap Karlezo


"Haha, tentu saja Vio" ucap Astrella


"Yang bener lah.." ucap Karlezo cemburu


"Iya lah, masa aku bohong" ucap Astrella


"Serius?" ucap Karlezo


"Bercanda lah, ya.. sebenarnya.. no, aku juga ga tahu sejak kapan aku bisa suka dan jatuh cinta sama kamu..?


Padahal kamu orang asing waktu itu. Seorang CEO yang dikagumi banyak orang. Status kita lumayan berbeda.." ucap Astrella


"Beda apanya? ga ada bedanya" ucap Karlezo


"Ya.. terserah, sekarang jujur ya.. kamu punya berapa banyak wanita di samping kamu dulu" tanya Astrella


"Pertanyaan kamu tuh kayaknya ga pernah nunjukin sedikit pun rasa percaya kamu sama aku..


Aku ga pernah punya wanita.Punya pacar, atau apa pun. Yang jelas aku cuma tertarik sama kamu" ucap Karlezo


"Oh.. iyalah" ucap Astrella


"Sekarang, kamu jujur ya.. kamu senang ga bisa hamil anak aku?" tanya Karlezo ragu


"Cih, ga masuk akal kamu. Ya senang aja sih, ga tahu juga kenapa" ucap Astrella


"Yash! hari ini aku senang banget, kamu udah jatuh cinta sama aku terus senang bisa punya bayi sama kamu, thanks sayang" ucap Karlezo


"Ya, natural aja sih terjadi gitu aja" ucap Astrella


Karlezo tersenyum melihat Astrella

__ADS_1


"Ya, yang penting sekarang aku lagi nunggu bayi kita, hanya milik kita berdua, ga ada yang lain" ucap Karlezo


__ADS_2