Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Pesta #3


__ADS_3

Vio datang dari jauh saat melihat Astrella yang tidak berhenti minum terus menerus. Vio menghampiri Astrella dan menarik tangan Astrella.


Astrella memberontak dan berusaha melepas tangannya. Tapi, tangan Vio terlalu kuat dan mereka berhenti sejenak.


"Iisssh! apaan sih?!" ucap Astrella sedikit marah


"Astrella, kamu tuh jangan minum sembarang, minuman itu mengandung alkohol, bisa-bisa kamu kecanduan terus!" ucap Vio tegas


"Tapi, aku belum selesai minum!" ucap Astrella


"Ga ga ga, ga boleh minum lagi!" ucap Vio


"Apaan sih?! terserah aku dong!" ucap Astrella


"Ga boleh! kamu tuh udah kecanduan sama minuman itu! kalau kamu minum terus nanti bisa-bisa kamu mabuk!" ucap Vio menjelaskan


Astrella terus memberontak dan berusaha melepaskan tangannya. Terpaksa, Vio menggenggam kedua tangannya dengan sangat kuat.


"Astrella.. Astrella.. kamu kenapa sih?" ucap Vio dalam hatinya yang melihat kearah Astrella


"Lepasin Vio! aku mau minum!" ucap Astrella


"Ga boleh! Astrella kamu tuh dengar dulu kalo di kasih tau" ucap Vio yang masih berusaha menahan sabar

__ADS_1


Astrella pun hanya terdiam dan tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Vio tidak tahu apa yang harus dilakukan nya. Vio hanya menunggu agar Astrella dijemput.


Pesta berlangsung sangat lama, tetapi pesta itu masih mengundang perhatian banyak mahasiswa. Jam sudah menunjukkan pukul 23.00. Langit sudah sangat gelap.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di rumah, Karlezo khawatir dengan keadaan Astrella yang dari tadi tidak memberi kabar apa pun. Sangking khawatir, Karlezo langsung mengambil kunci mobilnya dan mengendarai mobil BMW nya dengan kecepatan tinggi.


Tanpa ragu-ragu, Karlezo masuk ke pesta itu dan melihat keadaan disana. Karlezo berusaha mengalihkan pandangannya agar tertuju pada Astrella.


"Banyak orang disini, Astrella ada di mana sih?" ucap Karlezo dalam hatinya yang berusaha mencari Astrella


Tak lama, pandangan mata Karlezo menatap Astrella yang tengah di genggam tangan nya oleh seorang lelaki. Karlezo langsung berjalan menghampiri Astrella dan menariknya.


Vio terkejut dengan tindakan Karlezo yang langsung menarik tangan Astrella. Tetapi, Vio tidak dapat bertindak melakukan apa pun, dan hanya bisa mengeluarkan kata-kata


"Astrella mau kamu bawa ke mana?" tanya Vio


"Mau di bawa pulang" ucap Karlezo dengan wajah yang masam


"Yaudah.. aku serahkan Astrella sama kamu" ucap Vio


Karlezo menarik tangan Astrella dan membawa nya ke mobil, lalu menghempaskan tangannya sehingga Astrella terjatuh.

__ADS_1


"AHH! apaan sih?!" ucap Astrella


Karlezo tidak menghiraukan nya. Karlezo langsung mengendarai mobil nya dengan cepat. Karlezo menarik tangan Astrella saat mereka sampai di rumah.


Karlezo segera membawa nya ke kamar. Lagi dan lagi Karlezo menghempaskan tangan Astrella, sehingga Astrella jatuh di ranjang.


"Apa-apaan sih kamu?!" Astrella mulai marah


Karlezo tidak menjawab nya. Diri Karlezo tidak bisa menahan cemburunya. Memang pada dasarnya, Karlezo adalah orang yang cemburuan dan sangat sensitif.


"Kamu punya mulut kan?! jawab!" ucap Astrella marah yang setengah sadar setengah tidak, akibat efek meminum minuman bersoda itu


Karlezo menatapnya dengan tatapan dingin di matanya. Tak mau kalah, mata Astrella juga menatap dingin ke arah Karlezo


Karlezo memalingkan wajahnya dan keluar membanting pintu


BRRRAAKK


Suara pintu itu sangat keras. Astrella tidak menyadari bahwa Karlezo sedang cemburu terhadap dirinya


Tiba-tiba, hp Astrella berdering


DDDRRRT DDRRT

__ADS_1


Astrella terkejut melihat orang yang menelepon dia. Orang yang menelepon dia adalah..


__ADS_2