
Astrella langsung menutup mulutnya dengan tangannya. Karlezo merasa panik saat melihat Astrella
Astrella berlari ke arah kamar mandi dan disana dia muntah. Karlezo langsung datang menghampiri Astrella
Hoeek..
"Kamu kenapa?" tanya Karlezo panik
Astrella hanya menggeleng kan kepalanya. Dari mulut Astrella keluar carian
"Kamu yang serius, kita pergi ke dokter aja" ucap Karlezo yang sangat panik
"Ngga papa" ucap Astrella
"Ngga papa gimana?! keadaan kamu begitu, kamu bilang ga papa?!" ucap Karlezo
Astrella merasa sangat mual. Karlezo langsung membawanya pergi periksa ke rumah sakit
\=\=\=
Karlezo duduk dan dokter datang lalu duduk berhadapan dengan Karlezo. Karlezo dengan khawatir berbicara
"Gimana dok? istri saya ga apa-apa kan?" tanya Karlezo
"Ya.. istri anda baik-baik saja" ucap dokter
"Terus kenapa dia muntah-muntah terus?" tanya Karlezo
"Ya, istri anda sedang hamil. Ini baru kehamilan tahap awal, jadi tolong jaga istri anda dengan sebaik mungkin" ucap dokter
"Serius dok?" tanya Karlezo meyakinkan
"Iya" ucap dokter
Karlezo langsung menghampiri Astrella dan membawa nya pulang ke rumah
\=\=\=
Di rumah, Karlezo langsung melingkarkan tangannya di pinggang Astrella. Astrella sedikit terkejut dengan tindakan Karlezo
"K-kenapa Karlezo?" tanya Astrella
Karlezo langsung memeluknya erat. Astrella langsung meringis kesakitan
"Karlezo jangan peluk erat-erat, sakit" ucap Astrella
Karlezo segera merenggangkan pelukannya dan menatap Astrella
"Maaf ya, aku terlalu senang kamu hamil" ucap Karlezo
"Iya, tapi jangan gitu meluknya" ucap Astrella
"Iya iya" ucap Karlezo mengelus kepala Astrella
Karlezo langsung mencium pipi, kening, dan bibir Astrella dengan lembut. Astrella hanya membiarkan nya
"Oke.. sekarang juga kamu istirahat oke?" ucap Karlezo
"Ga mau" ucap Astrella
"Loh?.. kamu harus istirahat" ucap Karlezo
__ADS_1
"Ga mau!" ucap Astrella membantah
"Kenapa begitu?" tanya Karlezo
"Kamu harus istirahat juga, kalau kamu istirahat ya aku istirahat" ucap Astrella
Karlezo melihat Astrella dengan sangat gemas. Astrella yang perhatian pada Karlezo terlihat sangat lucu
"Pffft.. hahaha" Karlezo tertawa
"Ih.. nyebelin! ga usah ngomong lagi!" ucap Astrella
"Yah? marah nih? habis kamu lucu ngomong nya" ucap Karlezo
Astrella menatap Karlezo dengan tatapan masam
"Jangan marah dong, ga manis lagi tuh" ucap Karlezo mencubit pipi Astrella
"Habis orang ngomong kamu ketawa" ucap Astrella
"Iya, istri ku tersayang, tercinta, tulus dari hati. Ga usah marah lagi ya. Sekarang kamu istirahat aku temenin" ucap Karlezo
"Tuh kan diulangi lagi" ucap Astrella
"Hah?" Karlezo merasa heran
"Aku istirahat bukan kamu temenin tapi kamu istirahat juga" ucap Astrella
"Iya, aku ngalah buat kamu" ucap Karlezo
Karlezo pun membawa Astrella naik ke atas menuju kamar lalu mereka tidur
\=\=\=
Mereka berdua turun lalu duduk di meja makan. Karlezo tampak menikmati makanan yang ia buat. Sedangkan, Astrella hanya diam
"Kenapa ga dimakan?" tanya Karlezo
Astrella menggeleng kepalanya. Karlezo menjadi bingung
"Ga enak? ga suka? ga mau?" ucap Karlezo
"Aku ngga mau makan yang ini" ucap Astrella
Makanan yang Karlezo buat adalah nasi goreng. Terlihat sangat lezat dan sangat mengiurkan
"Kenapa? ga mau?" tanya Karlezo
"Ga suka" ucap Astrella sambil mendorong piring itu
Karlezo dengan sabar mengambil makanan itu. Lalu, Karlezo berdiri dan mulai masak lagi
"Jadi kamu mau makan apa?" tanya Karlezo
"Makan.. bubur?" ucap Astrella
"Hah? bubur? nanti kalau kamu ga kenyang gimana? kamu kan masih harus kuliah" ucap Karlezo
"Tapi aku mau bubur" ucap Astrella
"Ga, ga ada ya! kamu makan yang lain oke?" ucap Karlezo tegas
__ADS_1
"Bubur" ucap Astrella
"Ga" ucap Karlezo yang menahan emosi
"Bubur" ucap Astrella
"Ga ga ga, ga boleh" ucap Karlezo
Astrella mulai terisak di meja makan. Karlezo mulai putus asa. Terpaksa Karlezo mengunakan trik nya
"Iya iya kamu makan bubur, ga usah nangis lagi, aku buatkan ni" ucap Karlezo
Astrella pun menjadi tenang. Karlezo mulai memasak. Makanan yang ia masak bukan bubur melainkan omelet.
Tak seberapa lama, omelet itu jadi. Karlezo menghidangkan makanan itu di meja makan. Astrella tampak bingung
Padahal, Astrella sudah sangat menantikan buburnya. Astrella sudah memegang sendok dan garpu nya tapi makanan yang datang hanya omelet
Astrella hanya diam menatapi omelet itu. Karlezo pun mengelus kepala Astrella
"Makan ini aja ya" ucap Karlezo
"Bubur" ucap Astrella
"Kenapa bersikeras terus?" ucap Karlezo
"Hm.." Astrella masih terdiam
"Kamu ga mau makan, aku yang nyuapi" ucap Karlezo
Karlezo pun mulai mengambil sendok lalu menyuapi Astrella. Astrella melihat makanan itu tampak menggiurkan
Astrella pun memakannya. Karlezo merasa senang saat melihat Astrella mau makan
"Maaf ya.. aku lagi ga mau makan nasi goreng" ucap Astrella
Lagi dan lagi Astrella terlihat sangat menggemaskan. Hal sekecil itu saja membuat Astrella merasa bersalah
"Pfffft.. ga papa" ucap Karlezo
"Tuh kan ketawa lagi" ucap Astrella
"Kamu tuh lucu yah, cuma makanan aja. Kalau kamu ga suka ya tinggal dibuang aja" ucap Karlezo
"Ga boleh dibuang.. kamu yang makan" ucap Astrella
Karlezo hanya melongo
"Ya udah, sekarang kamu habiskan dulu makanan nya" ucap Karlezo
Astrella pun makan dengan lahap. Setelah itu, ia bersiap-siap untuk pergi kuliah. Karlezo mengantar Astrella sampai di depan universitas nya
"Kamu jangan sampai kelelahan, jaga diri baik-baik nanti aku yang jemput" ucap Karlezo
"Iya, aku tahu" ucap Astrella
"Tahu tahu, jangan bandel kalau dikasih tau" ucap Karlezo
"Iya.." ucap Astrella
Kemudian, Karlezo mencium puncak kepala Astrella. Astrella pun turun dari mobil. Ia masuk ke dalam universitas
__ADS_1