Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Honeymoon #2


__ADS_3

Karlezo duduk di atas ranjang dan menyuruh Astrella duduk di ranjang juga dan mulailah pembicaraan mereka


"Astrella" panggil Karlezo


"Tumben panggil nama" sahut Astrella


"Emang ga boleh apa?" tanya Karlezo


"Iya iya sembarang, kenapa?" ucap Astrella


"Habis ini kita pergi ke luar yok! kita kuliner apa aja" ucap Karlezo


"Kuliner?" tanya Astrella


"Iya, kamu kan suka makanan Jepang, jadi kamu kuliner aja selagi ini masih di Jepang" ucap Karlezo


"Yaudah ayo!" ucap Astrella semangat


Saat Astrella turun dari ranjang dan baru berjalan beberapa langkah, tiba-tiba


.


.


.


"Aaarrggh!" Astrella langsung terjatuh di bawah lantai, segera Karlezo menghampiri nya


"Kenapa?" tanya Karlezo


"Sakit" ucap Astrella


"Apanya?" tanya Karlezo lagi


Astrella langsung menatap Karlezo dengan tatapan yang tajam


"Kamu tuh ga peka ya?" ucap Astrella


"Ga peka?.. Oohhhhhh.. astaga! aku tau" ucap Karlezo


"Ini gara-gara ulah kamu tuh" ucap Astrella


"Jadi, bisa jalan ga? atau aku gendong?" ucap Karlezo


"Eh?! Ga usah! aku bisa jalan sendiri" ucap Astrella


"Yakin tuh?" tanya Karlezo


Astrella pun berjalan dan berusaha menahan sakitnya, "Yang serius tuh? bisa jalan ga sih?" tanya Karlezo


"B-bisa" ucap Astrella


\=\=\=\=\=\=


Bisa dibilang, kini mereka tidak enggan dalam berbicara. Mereka tidak enggan juga dalam bertindak melakukan sesuatu.


Mereka berbicara seperti biasanya. Tidak seperti baru bertemu. Mereka berusaha melengkapi satu sama lain


\=\=\=\=\=\=


Mereka pun pergi keluar dari hotel. Mereka pergi ke tempat yang banyak jajanan nya. Disana, tempat nya sangat ramai pengunjung


Terjajar beraneka ragam toko makanan khas Jepang yang saling berhadapan. Terlihat enak dan menggugah selera


Astrella pun membeli melihat ke arah sushi dan langsung tergiur. Astrella menarik tangan Karlezo


"Karlezo! beli itu! aku mau!" ucap Astrella


Karlezo menatap Astrella yang bertingkah seperti anak kecil yang menggemaskan. Karlezo pun tersenyum kecil

__ADS_1


"Yaudah, ayo beli" ucap Karlezo


Setalah mendapatkan sushi itu, Astrella memakannya. Mereka berjalan lagi untuk mencari makanan lain


Tiba-tiba, ada orang yang langsung memeluk Karlezo dari belakang. Spontan, Karlezo terkejut dan Astrella melihat ke belakang


Astrella begitu terkejut. Astrella berusaha bersikap seperti tidak terjadi apa-apa


Karlezo langsung berbalik ke belakang dan mendorong orang itu


Orang itu adalah gadis muda yang kira-kira umur nya 17 tahun. Tampak seperti gadis asli asal Jepang


Berpostur sedikit pendek. Rambutnya berwarna pink. Dan juga, kelihatan seperti kenal dekat dengan Karlezo


Lagi-lagi gadis muda itu memeluk Karlezo lagi. Astrella berusaha mengalihkan pandangannya


"Lepas! Miko!" ucap Karlezo dingin


"Ih.. udah lama ga ketemu kok gitu?!" ucap Miko


"Ga boleh meluk!" ucap Karlezo sambil mendorong Miko


Miko adalah kenalan Karlezo dulu. Saat Karlezo masih kecil, Miko selalu datang ke rumahnya


Tapi, pada waktu umur Miko menginjak 6 tahun, Miko dibawa pergi ke Jepang untuk bersekolah


Bisa dibilang, Miko sangat manja. Tidak pernah ada kata tidak untuknya. Orang tuanya terlalu menyayangi dia


"Aku ada urusan!" ucap Karlezo dengan tatapan dingin


"Yaudah.." ucap Miko sambil mencium pipi Karlezo


Astrella langsung terkejut melihat tindakan Miko dan Astrella langsung pergi dengan wajahnya yang masam


Karlezo sadar dan langsung mendorong Miko sehingga Miko terjatuh


"Ingat ya! aku udah nikah jadi kamu jauh-jauh dari aku" ucap Karlezo dingin dan tegas


Karlezo berusaha mencari Astrella di tengah kerumunan banyak orang. Karlezo terus berjalan


"Astaga.. habislah sudah nih" ucap Karlezo dalam hatinya


Sedangkan, Astrella sudah pergi jauh dan dia pergi ke tepi sungai lalu duduk


"Repot yah.. punya suami CEO, ada aja yang terjadi" ucap Astrella sambil bersandar di pohon


"Rasanya kalo ini beda.. kenapa aku ga suka lihat dia sama cewe lain?


apa cuma perasaanku yang aneh doang ya?


Tapi wajar juga sih, dia kan pemimpin group Lio.. pastinya banyak wanita yang mau sama dia kan?


Mungkin aja gitu.. jadi wajar ga sih? tapi agak nyesek.." ucap Astrella lagi


Astrella mengepal tangan kanannya dan memegang dadanya. Astrella merasa sakit dan perih di hatinya


Astrella hanya menikmati pemandangan di bawah pohon dan di tepi sungai itu, di ikuti oleh angin sepoi-sepoi


Kini, Karlezo sudah tidak tahu harus mencari Astrella ke mana. Karlezo sudah kehilangan jejaknya


"Huh.. honeymoon nya hancur.." ucap Karlezo dalam hatinya


Karlezo berusaha mencari-cari Astrella sampai waktu menunjukkan pukul 15.00.


Karlezo terus berlari, hingga dia sampai di satu tempat.


Di sana ia melihat Astrella yang tengah bersandar di bawah pohon, menutup matanya, lalu air matanya mengalir


Karlezo tersentak dan langsung berlari ke arah Astrella dan memeluknya

__ADS_1


Tiba-tiba, Astrella membuka matanya dan terkejut melihat Karlezo didepannya yang memeluknya dengan erat


"Kamu kemana aja?!" tanya Karlezo khawatir


Astrella menggeleng kan kepalanya dan Karlezo langsung mencengkeram bahu Astrella dan menatap matanya


"Akh! sakit Karlezo, lepasin" ringis Astrella


"Please dengarin, Miko itu bu-" belum selesai Karlezo berbicara, Astrella langsung menutup mulutnya dan air mata Astrella tambah mengalir


"Sudah tau, kok" ucap Astrella dengan senyuman


"Wajar dong, kalo kamu banyak yang deketin. Kamu CEO, pastinya banyak yang tertarik" ucap Astrella


"Ngga gitu Astrella, a-" Lagi-lagi mulut Karlezo ditutup


Karlezo langsung menahan kedua tangan Astrella di bawah dengan satu tangannya


Astrella berusaha melepaskan nya, tapi Karlezo semakin kuat menahannya


Astrella memalingkan wajahnya. Tangan Karlezo mengarah kan wajah Astrella tepat di wajahnya


Karlezo mencium mata Astrella. Sesudah itu, Karlezo mencium bibir Astrella. Tak seberapa lama, ciumannya pun dilepaskan Karlezo


Karlezo memulai pembicaraan mereka


"Jangan nangis lagi, please.."


"Ngga nangis gimana? siapa yang suka suaminya dicium sama cewe lain?


Kalau pun memang cewe kamu banyak, tapi kalo udah nikah lepasin aja lah mereka" ucap Astrella sambil terisak


Karlezo menatap Astrella dan tertawa kecil


"Ppffft.."


Melihat Karlezo seperti itu, Astrella makin tidak suka


"Kamu tuh ya, kalau cemburu tuh bilang. Ga usah pake kode-kode. To the point aja lah" ucap Karlezo


"Cemburu? ga usah geer!" ucap Astrella


"Yah.. tapi wajarlah istri CEO cemburu. Untung nya CEO nya ga playboy" ucap Karlezo


Astrella memalingkan wajahnya lagi. "Yah, ada yang ngambek ya?" ucap Karlezo


Karlezo pun memeluknya sambil mengelus puncak kepala Astrella


"Ssstt.. udah ga perlu nangis lagi. Aku ga punya banyak cewe kok


Lagi pula, aku ga suka sama mereka. Cuma kamu pilihan aku. Jadi, yang lain cuma bisa iri sama kamu" ucap Karlezo


"Hiks.. janji ya?" ucap Astrella yang masih menangis


Karlezo menatap Astrella dan mengusap air mata Astrella dengan lembut


"Iya, kamu kayak anak kecil aja, dulu kamu ga manja gini lho" ucap Karlezo


**Buat yang bilang


"Crazy up" (TIDAK BERMAKSUD MENYINGGUNG)


Gini ya.. :v


kalo crazy up, takutnya langsung tamat nih cerita


terus bisa jebol nih tangan author, bukan cuma tangan tapi hp juga :v


jadi santuy saja, author tidak akan melalaikan untuk up kok :v**

__ADS_1


__ADS_2