Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Singapura


__ADS_3

Astrella terbangun dari tidur nya yang tidak nyenyak, seperti orang yang kaget. Kemudian Astrella duduk, melihat ke arah jam


Matanya tampak sedikit kabur. Ia mengucek matanya dan melirik ke arah jam lagi. Jarum jam tersebut berada di angka 6


Astrella: "Astaga!! udah jam 6, belum siap-siap lagi. Ntar buru-buru lagi berangkatnya"


Astrella menurunkan kakinya, hendak berjalan ke arah kamar mandi. Tapi, tiba-tiba ada tangan yang melingkari dan menarik perutnya


KKYAA!!


Spontan Astrella langsung jatuh di atas ranjang lagi. Ulah siapa lagi kalau bukan Karlezo?


Astrella: "Karlezo!! lepasin tangan kamu! aku mau mandi. Ntar kalau Averano bangun gimana? aku buru-buru nih!"


Cup


Karlezo mengecup bibir Astrella yang terus berkomat-kamit itu. Karlezo menatap mata Astrella


Karlezo: "Ribut banget sih kamu. Ini masih jam berapa, ha?"


Astrella: "Iya, tapi ini udah jam 6. Aku bangun terlambat nih!"


Karlezo: "Serius apa? jam 6 itu masih pagi banget. Coba kamu lihat ke jendela, mana ada cahaya matahari yang masuk"


Astrella: "Terserah kamu lah, yang penting aku mau mandi dulu, terus siap-siap. Kalau kamu ga mau bangun ya udah"


Karlezo: "Kamu tuh, pagi-pagi aja udah bawel. Udah lah, tidur lagi aja. Ntar baru aku bangunin"


Astrella: "Gak mau, aku ga mau malas-malasan"


Karlezo: "Hah? yang bilang kamu malas-malasan siapa?


Sekarang kamu tidur kembali ya.


Lagi pula tadi malam kamu tidur nya ga nyenyak kan? kamu bangun-bangun terus karena Averano nangis"


Astrella: "Hah? kamu tahu dari mana? bukannya tadi malam kamu ga bangun ya?


Karlezo: "Lha? aku memang ga bangun, tapi aku tahu suara kamu pas turun dari ranjang.


Yah.. nama nya juga suami peka"


Astrella: "Apaan coba?! kamu bilang peka!


Kalau kamu tahu aku bangun, ya kamu bantu aku jagain Averano! ini malah tidur lagi!"


Karlezo: "Pffft..


Tadi malam aku bangun juga. Kita gantian jaga Averano nya. Pas kamu tidur, Averano nangis. Jadi aku yang ngurusin dia"


Astrella: "Ish! terserah lah"


Astrella mencoba melepaskan tangan Karlezo yang melingkari perutnya. Tapi, genggaman Karlezo terlalu kuat


Astrella: "Karlezo!"


Karlezo: "Sttt, diam. Tidur cepat"


Karlezo terus memeluk Astrella, jadi Astrella tak bisa bangun lagi. Astrella menjadi pasrah dan menuruti keinginan Karlezo


\=\=\=\=\=


Pukul 06.30

__ADS_1


Astrella terbangun lagi, untungnya tak ada tangan yang melingkari perutnya. Astrella pun bangun dan melirik ranjang nya


Ternyata Karlezo sudah bangun duluan. Astrella seperti dibohongi oleh Karlezo. Astrella berjalan ke arah kamar mandi dan mulai mandi


Sedangkan Karlezo, ia sibuk membuat sarapan di dapur. Sarapan yang tak terlalu mewah namun menggugah selera


Karlezo menyusun nya dengan sangat teliti dan rapi. Ya, di piring itu terlihat seperti sebuah seni


Seperti apa makanan itu?


.


.


.



Karlezo sendiri merasa bangga membuat makanan itu sendiri. Yah, sebenarnya biasa saja, karena Karlezo memang handal dalam memasak


Tak lama, ada suara langkah kaki yang menuruni anak tangga. Siapa lagi kalau bukan Astrella


Astrella berjalan ke arah dapur dan memandangi Karlezo. Karlezo sadar dan melihatnya balik


Karlezo: "Kenapa ngelihat nya gitu banget? ganteng ya?"


Astrella: "Terserah!"


Karlezo: "Kapan kamu bangun sayang? buru-buru mandi lagi tuh"


Astrella menatap Karlezo malas. Karlezo hanya tersenyum menanggapi nya


Astrella: "Kamu bilang mau bangunin. Terus kamu bangun duluan tuh. Kan jadinya aku yang lambat"


Lagi pula, kenapa harus dibangunin?


Tadi aku ga tidur, tapi aku langsung bangun. Kebetulan itu pas kamu baru mulai tidur. Masa aku langsung bangunin?


sama aja ga tidur kan?"


Astrella: "Iya iya, maaf"


Karlezo: "Tumben aja ga keras kepala kamu. Yaudah lah, sini duduk makan. Ga usah berdiri disana terus"


Astrella berjalan ke dekat meja makan dan duduk di kursi. Karlezo menyodorkan sepiring makanan


Astrella hanya diam menatapi makanan itu. Yah, sebenarnya ada yang Astrella mau. Yang ia mau adalah minuman kopi


Karlezo: "Kok ditatap aja sayang? ga mau dimakan? ga enak? ga selera?"


Astrella: "Bukan, ga papa kok"


Karlezo: "Hm? masa sih? kamu.. oh! kamu mau minum kopi kan? minuman favorit kamu setiap hari?"


Astrella: "Eh? engga engga"


Karlezo: "Serius apa? kamu ga bisa bohong. Kaku banget kamu kalau bohong, jadi kelihatan lah"


Astrella: "Iya iya, aku memang mau kopi"


Karlezo: "Yaudah, tunggu sebentar. Aku bikinkan dulu. Kalau kamu mau makan, makan aja dulu"


Karlezo pun berdiri dari kursi dan mulai mengambil gelas dan mengambil sesaset kopi. Karlezo mulai membuatnya

__ADS_1


Astrella masih menunggu kopi buatan Karlezo itu. Jadi, Astrella tak makan dulu. Bukannya cerewet, tapi itu memang kebiasaan Astrella


Tak lama, Karlezo membawa secangkir kopi dan meletakkan nya di meja, pas berhadapan dengan Astrella



Astrella: "Wihh! keren banget! baunya juga udah kerasa banget"


Karlezo: "Baguslah kalau kamu suka. Diminum gih, selagi masih hangat"


Astrella: "Makasih ya"


Karlezo: "Ga perlu makasih"


Astrella meminum sedikit kopi dalam cangkir itu, dan meletakkan nya kembali di meja. Lalu, Astrella berniat mengambil garpu di dekatnya


Tapi tiba-tiba Karlezo mengambil garpu itu duluan. Karlezo tersenyum kepada Astrella. Astrella tak tahu apa lagi yang direncanakannya


Astrella: "Karlezo! balikin! gimana aku mau makan?"


Karlezo: "Yaudah, kamu tinggal buka mulut aja. Aku yang suapin"


Astrella: "Hah? aku bisa makan sendiri Karlezo. Ga perlu disuapin lagi!"


Karlezo: "Stttt, jangan bawel sayang. Buka mulut nih"


Karlezo menusuk makanan di piring itu dan menyodorkan nya di depan mulut Astrella


Astrella: "Karlezo!"


Karlezo: "Jangan keras kepala lah"


Karena Karlezo bersikeras, jadi Astrella pun menuruti nya saja


Astrella membuka mulutnya. Tapi tiba-tiba Karlezo mengarahkan garpu itu ke mulutnya sendiri dan memakannya


Astrella: "Tulus ga sih? kalau ngga, aku bisa makan sendiri"


Karlezo: "Yah ngambek tuh? aku cuman ngetes kamu aja"


*Terkekeh*


Astrella: "Terserah lah"


Karlezo: "Yaudah nih, makan"


Karlezo menyodorkan makanan yang ia tusuk di garpu itu ke mulut Astrella. Tak bisa menolak, jadi Astrella pun memakannya


\=\=\=\=\=


Sekitar 15 menit, makan di piring itu habis. Ya, bukan hanya Astrella yang memakannya. Tapi, Karlezo juga ikut makan


Setelah itu, Karlezo pergi mencuci piring. Sedangkan Astrella naik dan mengurus Averano


Setelah semuanya selesai mereka bersiap-siap untuk pergi ke bandara. Semua keperluan ada di koper yang mereka bawa. Astrella menggendong Averano dan mereka pun pergi


Meskipun belum jam 8, tapi setidaknya mereka tidak terburu-buru. Dan mereka pun melakukan penerbangan ke Singapura selama 2 jam


\=\=\=\=


Hai hai semua!


Happy reading ya!

__ADS_1


__ADS_2