Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Taruhan?


__ADS_3

Astrella keluar dari kamar setelah ia menyusui Averano. Astrella menuruni anak tangga dan berjalan ke dapur


Astrella: "Eh? Karlezo? kamu ngapain di dapur?"


Karlezo: "Hm? lagi coba-coba bikin kue. Terus.. tangan kamu masih sakit kah?"


Astrella: "Tangan aku oke-oke aja.. kamu bisa bikin kue yah? aku baru tahu"


Karlezo: "Bisa-bisa aja sih. Tapi seadanya aja. Ga mewah banget"


Astrella: "Wihh.. yang penting bisa bikin tuh"


Karlezo: "Ya.."


Astrella: "Emangnya.. bikin kue itu hobi kamu ya?"


Karlezo: "Eh? ga kok, bukan hobi. Aku cuman lagi pengen bikin aja. Kamu bisa bikin kue ga?"


Astrella: "Aku? ya bisa lah. Masa aku ga bisa bikin kue"


Karlezo: "Iya sayang. Aku cuman ngetes kamu aja. Aku tahu kok kamu bisa"


Astrella: "Kamu bikin kue apa?"


Karlezo: "Hm.. mirip cupcake. Kecil aja gitu, tapi bervariasi"


Astrella: "Oh.. aku mau buat juga!"


Karlezo: "Hm? ga boleh sayang. Tangan kamu lagi luka tuh. Kalau sampai kenapa-napa gimana?"


Astrella: "Ngga papa, aku bisa. Aku mau ikut buat juga"


Karlezo: "Yaudah lah.. boleh-boleh aja"


Karlezo mengelus puncak kepala Astrella dengan lembut


Karlezo: "Mau taruhan ga?"


Astrella: "Taruhan? boleh juga. Ayolah"


Karlezo: "Berani banget jawabannya. Berarti kamu setuju ya? jangan mundur tuh kalau kalah"


Astrella: "Oke! kalau aku menang.. kamu harus temani aku makan malam di luar!"


Karlezo: "Cuman gitu aja? bukannya aku selalu temani kamu makan yah?"


Astrella: "Terserah, yang penting kali ini lebih spesial"


Karlezo: "Oke.. kalau aku menang.."


Karlezo menghentikan ucapannya sejenak. Ia punya rencana, bahwa ia tak akan memberi tahu Astrella dulu


Astrella: "Kalau kamu menang kenapa? kamu mau apa?"


Karlezo: "Ntar aja aku kasih tahu. Yang penting sekarang kita taruhan dulu"


Astrella: "Ih, curang kamu!"


Karlezo: "Curang? aku ga curang kok"


Astrella: "Okelah terserah.. taruhan nya apa?"


Karlezo: "Kita taruhan buat kue, terus nanti siapa punya yang paling enak.. dia yang menang, oke?"


Astrella: "Cuman gitu? oke lah. Ga susah juga"


Karlezo: "Oke, ayo mulai!"


Karlezo dan Astrella membuat kue di meja dapur yang berbeda sisi. Mereka berdiri saling membelakangi


Pertama-tama mereka mempersiapkan bahan yang dibutuhkan, seperti:


- Mentega yang dilelehkan


- Gula pasir


- Tepung terigu


- Baking powder

__ADS_1


- Telur


- Dan ekstrak vanila


Astrella membuat adonan nya terlebih dahulu. Begitu juga dengan Karlezo. Adonan mereka sama saja seperti cupcake pada umumnya.


Mereka menyiapkan cup untuk meletakkan adonan tersebut


Astrella: "Buat berapa adonan?"


Karlezo: "Terserah. Boleh banyak boleh sedikit"


Astrella: "Oke!"


Begitu adonan nya sudah jadi, Astrella langsung meletakkan nya dalam cup. Lalu dipanggang dalam oven


Trik Karlezo sedikit berbeda. Masih ada bahan yang ditambahkan dalam adonan nya. Setelah adonan nya dirasa oke, barulah Karlezo memanggang nya


Selanjutnya mereka membuat krim untuk kue mereka. Karlezo mengambil tema galaxy dan Astrella mengambil tema pastel


Karlezo menambah kan warna-warna seperti biru dan ungu. Karlezo tak memasukkan banyak gula


Berbeda dengan Astrella, warna yang dipakai nya seperti pink dan kuning. Ya, warna-warna yang muda


Tapi, kalau dibandingkan.. Karlezo pastinya lebih handal dalam membuat kue. Ia tahu takaran yang tepat


Karlezo tak membutuhkan waktu lama untuk membuat kue. Tapi, tak tahu apakah rasanya enak atau tidak?


Ya.. bukan berarti Astrella tidak bisa membuat kue. Astrella bisa, hanya saja terkadang ia kurang teliti dalam membuatnya


\=\=\=\=


Tak membutuhkan waktu yang lama, adonan mereka kini sudah mengembang dan matang. Mereka mengeluarkan nya dari oven


Sekarang mereka hanya tinggal menghiasi cupcake itu menggunakan krim yang sudah mereka buat tadinya


Karlezo menambah sedikit hiasan berwarna putih di atas krim galaxy nya. Serta menambah kan beberapa hiasan lainnya


Astrella membuat cupcake nya terlihat sangat elegan. Beberapa hiasan yang warnanya tidak terlalu mencolok ada di cupcake milik Astrella


Bonus :v


Cupcake milik Karlezo:




Ya, kini cupcake mereka sudah jadi dengan sempurna. Apa rasanya enak? siapa yang akan menang taruhan?


Astrella: "Dah jadi!"


Karlezo: "Sama, tinggal taruhan nya aja"


Astrella: "Eh? siapa yang nyobain cupcake kita? masa kita sendiri yang ngasih nilai enak atau ngga nya"


Karlezo: "Ngga mungkin lah-"


Tiba-tiba, setelah Karlezo berbicara beberapa kata.. seseorang mengetuk pintu dari luar. Astrella dan Karlezo saling bertatapan


TOK TOK TOK


Astrella: "Iya iya!, aku buka pintu dulu ya"


Karlezo: "Eh, aku aja yang buka"


Astrella: "Ga papa, aku aja. Kamu jaga sini dulu ya"


Astrella pun berjalan ke arah pintu dan membukanya. Ya, seseorang yang datang adalah Fani


Astrella: "Fani? ada perlu apa? masuk dulu sini"


Fani: "Ada sesuatu yang mau aku kasih"


Astrella: "Oh.. oke, kamu masuk ke dalam dulu lah"


Fani pun masuk. Astrella menutup pintu dan Karlezo datang dari dapur


Karlezo: "Siapa sayang?"

__ADS_1


Astrella: "Err.. Fani"


Fani: "Cieee pake sayang-sayangan"


Astrella: "Paan sih?"


Karlezo: "Wah, kebetulan ada nomor nya Vio nih. Bisa lapor nih kalau tunangannya mau dimanjain"


Astrella: "Boleh boleh! lapor aja Karlezo! biar tahu rasa"


Fani: "Eh? jangan-jangan. Sorry lah, ga sengaja keceplosan tadi. Jangan lapor sama Vio lah"


Astrella: "Kenapa? barangkali Vio bisa lebih manjain kamu"


Fani: "Jangan! Aku udah cukup dimanjain. Ga perlu lagi!"


Karlezo: "Oke-oke udah"


Astrella: "Ngapain emangnya kamu datang?"


Fani: "Lha? emangnya datang ga boleh? aku ganggu waktu kalian berdua ya?"


Karlezo: "Mulai lagi, beneran bisa dilapor sama Vio nih"


Astrella: "Makan tuh"


Fani: "Ga lah, bercanda aja. Serius amat jadi orang"


Karlezo: "Oh ya, btw kami lagi taruhan. Kamu jadi jurinya bisa kan? (menunjuk Fani)"


Fani: "Hah? taruhan apa?"


Astrella: "Taruhan siapa punya cupcake yang lebih enak. Kamu yang nyoba bisa kan?"


Fani: "Weh, baru datang dah dikasih makan, tumben baik"


Astrella: "Sebenarnya ini cuman betulan pas kamu datang aja. Kami ga ada niat ngasih kamu makan kok"


Fani: "Err.. jahat amat"


Karlezo: "Udahlah, ntar aku bawa cupcake nya"


Karlezo pun kembali ke dapur lalu mengambil 1 cupcake miliknya dan 1 cupcake milik Astrella


Karlezo: "Nih cobain, yang galaxy aku punya. Yang pastel Astrella punya"


Fani: "Oke.."


Fani pun mencicipi cupcake yang Astrella dan Karlezo buat. Cita rasa yang berbeda namun spesial


Astrella: "Gimana?"


Fani: "Hm.. cupcake kalian sama-sama enak. Cuman.."


Karlezo: "Hm?"


Astrella: "Jangan jadi penghianat kamu Fani"


Fani: "Oke.. dari penampilan Astrella punya lebih elegan. Kesannya lebih lembut dibandingkan Karlezo punya. Tapi, untuk rasa lebih enak Karlezo punya"


Astrella: "Bohong tuh?"


Karlezo: "Pfffft ga terima kalah ya?"


Fani: "Cupcake nya Karlezo jauh lebih lembut. Krim nya juga ga terlalu manis. Meskipun kelihatan dari depan kayak manis banget tapi sebenarnya engga.


Tapi kebalikan nya sama punya Astrella. Dari depan kelihatan lembut dan elegan. Tapi, krimnya sama kue nya manis. Ga bisa dikontrol tuh gila ya? Kamu masukkan berapa karung sih Astrella?"


Astrella: "Fani.. cari mati ya?"


Fani: "Eh? canda woy. Intinya Karlezo punya paling enak"


Astrella: "Huffftt.. okelah, kamu menang"


Karlezo: "Nyerah? tadi siapa yang berani? punya nyali besar? sekarang ngaku kalah gini"


Astrella: "Terserah kamu lah!"


Karlezo: "Yaudah, aku menang dan hadiah buat aku nanti malam baru aku kasih tahu"

__ADS_1


Astrella: "Oh iya, tadi tujuan kamu datang apa Fani?"


Bersambung..


__ADS_2