
Di pagi hari, Averano duduk di atas ranjang dan menatapi Karlezo dan Astrella. Tangan Averano terus menyentuh wajah Karlezo, sehingga Karlezo pun terbangun
Karlezo: "Kenapa Averano? pagi-pagi kamu udah bangun duluan. Udah gitu nakal
banget lagi"
Averano: "Pa.. pa! main!"
Karlezo: "Hm? main? mama kamu masih tidur lelap tuh. Kalau main, ntar mama bisa bangun"
Averano: "Seka.. rang"
Karlezo: "Yaudah iya, ayo sini kita pergi ke keluar aja"
Karlezo menggendong Averano, dan berjalan pergi keluar kamar. Karlezo terus bermain dengan Averano
Ya, di usianya sekarang ini, Averano semakin aktif. Dia yang sering bangun duluan, dan mengganggu Karlezo
Ditambah sulit diatur karena suka jalan-jalan ke sana kemari. Biasanya Averano juga tertawa, dan itulah yang menghibur Karlezo dan Astrella
Tiba-tiba saja, Averano menangis dan memeluk Karlezo. Karlezo tampak bingung dan menatapi Averano
Karlezo: "Hm? kenapa nangis Averano?"
Tak ada jawaban dari Averano, ia terus menangis dan memeluk Karlezo dengan erat. Karlezo pun memeluk Averano balik, dan berdiri
Karlezo masuk ke kamar kembali, dan mencari botol susu. Segera Karlezo ambil, setelah menemukan botol itu di dekat ranjang
Karlezo memberikan nya kepada Averano, dan Averano mulai minum.
Tiba-tiba Astrella terbangun dan melihat Karlezo sejenak
Karlezo: "Udah bangun?"
Astrella: "Hm"
*Dalam pikiran Astrella*
"Huftt.. baru bangun tidur, tapi kayak ada yang aneh di perutku. Ga enak banget rasanya. Kayak ada yang beda dari sebelumnya. Harus gimana nih?"
Astrella memegang perutnya sejenak, dan merasakan ada sesuatu yang mengganjal. Seperti ada yang bergerak
Karlezo memperlihatkan Astrella sejenak. Tiba-tiba Astrella langsung membulat kan matanya, seperti orang kaget
Astrella: *Berbicara dalam hati*
"T-Tunggu.. tadi kayaknya ada yang bergerak. Apa jangan-jangan?!
Astaga.. serius apa? aku harus cek dulu nih.
Gimana ya?"
Karlezo: "Kamu kenapa sayang? kok kayak orang kaget gitu? terus kenapa pegang
perut terus?"
Astrella: "Ah engga, aku gak papa"
*Segera menurunkan tangannya*
Pikir Astrella lagi:
"Aku kasih tahu ngga ya? kan aneh aja kalau aku bilang ke dia, tapi ternyata ngga ada apa-apa. Tau-tau cuman masalah biasa aja gimana?
ah tapi ngga mungkin, karena beda aja rasanya"
__ADS_1
Karlezo: "Serius? jangan bohong Astrella. Ada yang kamu sembunyikan ya?"
Astrella: "Emm.. aku mau pergi ke luar bentar ya? ada yang harus aku beli"
Karlezo: "Hm? beli apa? mau beli obat? sebenarnya kamu kenapa sih? kok tutup-tutupin sesuatu?"
Astrella: "Engga, aku ada urusan mendadak. Sebentar aja please.. boleh ya"
Karlezo: "Yaudah aku antar"
Astrella: "Ngga perlu, tempat nya dekat sini aja. Aku jalan sebentar aja, oke?"
Karlezo: "Maksud kamu apa sih? kenapa kamu nolak ini itu? kalau ada masalah, kamu bilang aja"
Astrella: "Maksud aku ngga gitu. Tapi.. tapi aku mau pastiin aja dulu"
Karlezo: "Pastiin apa sih?'
Astrella: "Emm.. ah kamu tunggu aja lah. Aku keluar bentar aja kok"
Karlezo: "Terserah kamu lah"
Astrella langsung masuk ke kamar mandi, dan segera mandi. Setelah itu ia memakai baju dan keluar dari kamar mandi
Astrella menyisir rambutnya sebentar, dan mengambil dompet. Karlezo hanya cuek dan bermain bersama Averano
Astrella keluar kamar, dan menuruni anak tangga dengan hati-hati. Kemudian ia keluar dari rumah, dan berjalan menuju apotik dekat rumahnya
*Di apotik*
Astrella: "Permisi"
"Iya, mau cari apa?"
Astrella: "Saya mau.. mau cari testpack"
Astrella: "Hm.. saya beli 2 ya"
"Iya, totalnya Rp....."
Astrella: *Membayar*
"Terimakasih*
"Ya, terimakasih kembali"
Astrella mengambil barang itu dan berjalan ke luar apotik. Kini ia tak pergi kemana-mana, dan tujuannya adalah rumah
Astrella: "Tunggu.. ini bener ga sih aku beli testpack? kenapa pikiranku udah kemana-mana yah.."
Astrella langsung menggeleng kan kepalanya, dan melanjutkan jalannya
Tak lama, Astrella sampai di depan pintu rumah. Astrella membuka pintunya, dan melirik ke kiri dan ke kanan
Astrella: "Karlezo masih di atas yah.. aku ke kamar mandi atas atau bawah ya? kalau aku ke atas, ntar di tanyain ini itu lagi. Yaudahlah aku ke kamar mandi sini aja"
Astrella pun masuk ke kamar mandi. Tapi diam-diam, Karlezo meliriknya sekilas dari anak tangga
Karlezo: "Kamu ngapain sih Astrella? kenapa ngga jujur aja?"
Astrella mengunci pintu kamar mandi dan mulai melakukan tes, dengan testpack pertama
"Sekarang aku bingung, aku harus berharap apa? perasaanku sekarang sangat kacau, aku ragu, tapi aku juga penasaran"
Tak lama, Astrella melirik testpack itu dan..
__ADS_1
"A-apa?! dua garis?"
Astrella begitu terkejut dan tak tahu harus berbuat apa. Ia benar-benar tak bisa mempercayai ini
Astrella melakukan tes untuk yang kedua kalinya. Ia menarik nafas panjang, dan menghembuskan nya perlahan
"Apa ini benar? apa ini positif? aku harus memastikannya dengan benar"
Untuk yang kedua kalinya, hasilnya tetap sama. Tak ada yang berubah, tetap saja terlihat dua garis
Astrella:
"Perasaanku sangat kacau. Aku tak menyangka hal ini benar-benar terjadi. Baiklah.. aku harus keluar"
Astrella memegang dua testpack itu dan pergi keluar kamar mandi. Ia pergi ke dapur, dan terus memandangi kedua testpack itu
Astrella: "Sekarang.. apa yang harus aku lakukan? apa aku harus memberitahu Karlezo dulu? bagaimana ya?"
Astrella menggenggam testpack itu, dan memegang perutnya nya sejenak.
Tiba-tiba, Karlezo datang dari belakang..
Karlezo: "Barang apaan tuh yang kamu pegang?"
Astrella: "Ah!"
Spontan kata-kata Karlezo membuat Astrella terkaget, dan.. testpack itu jatuh ke lantai.
Dengan cepat Karlezo mengambil kedua barang itu
Astrella: "Karlezo.. aku.."
Karlezo: "Jadi ini yang kamu sembunyikan dari tadi?"
Astrella: "Em.. d-dimana Averano?"
*Berusaha mengalihkan pembicaraan dan tak berani menatap Karlezo*
Karlezo: "Jangan mengalihkan pembicaraan. Aku tanya, jadi ini yang kamu sembunyikan dari tadi? jawab.."
Astrella: "I.. IYA!"
Karlezo: "Kita kan udah jadi suami istri, kenapa kamu ragu untuk kasih tahu ini?"
Astrella: "Bukan.. aku cuman"
Karlezo: "Ga pasti? Ragu? Takut salah?"
Astrella: "Aku ngga tahu! maaf! aku salah. Aku.. aku cuman takut. Kalau aku kasih tahu kamu tadi, ntar hasilnya beda"
Karlezo: "Terus? kamu pergi diam-diam, kamu ngga kasih tahu atau ngejelasin apa pun gitu? dan?"
Astrella: "Dan.. dan aku ngga salah! aku ngga ulangi lagi. Aku minta maaf.. jangan marah!"
Karlezo memperlihatkan testpack itu dengan detail, dan terus menatapi dua garis di testpack tersebut
Seketika ia langsung terkejut. Karlezo, memandangi Astrella, dan memandang testpack itu secara bergantian
Karlezo: "Sayang.. kamu..?!"
\=\=\=\=\=\=
Hehe, Happy reading
Maaf kalau udah 2 Minggu lebih ngga update, karena bingung mau tulis apa lagi biar nyambung
__ADS_1
Maaf ya