
*Keesokan harinya*
(Astrella)
*membuka mata*
"A-apa!? kenapa aku ada di ranjang? dan di mana ini? *melihat ke bawah* huh.. untung saja bajuku masih aman.. aku kira terjadi hal-hal yang menyeramkan.. tunggu, lukaku sedah dibalut juga"
*pembantu datang dan masuk ke kamar Astrella*
(Pembantu)
"Permisi, nona.. apa ada hal yang nona perlukan? jika ada anda bisa katakan pada pembantu di rumah ini"
(Astrella)
"Hm.. terima kasih tapi untuk sementara ini tidak"
(Pembantu)
"Oke.. baiklah, saya permisi dulu"
(Astrella)
"T-tunggu! aku ingin bertanya"
(Pembantu)
"Silahkan.. apa yang ingin nona tanyakan?"
(Astrella)
"Aku ada di mana?"
(Pembantu)
"Ah! hal itu! nona bisa tanya sendiri pada tuan muda.. saya permisi"
*langsung keluar dan menutup pintu*
(Astrella)
"T-Tuan muda? siapa? apa dia yang menolong ku?"
*Astrella pun berjalan keluar dan menemukan 1 pintu yang besar*
(Astrella)
"Pintu apa ini? apa tuan muda ada di dalam sini? apa boleh aku masuk? kira-kira seperti apa ya orangnya?"
*Astrella pun mendorong pintu itu*
(Astrella)
"Wah! ruangan ini sangat luas dan sangat elegan! tapi.. ruang siapa ini? kenapa ada pintu di ujung sana? kalau dipikir-pikir ranjang nya luas juga.."
*Seseorang keluar tiba-tiba dari pintu ujung*
(???)
"Wah.. ada seorang gadis kecil disini"
(Astrella)
"Ah! siapa kau?!"
(???)
__ADS_1
"Siapa aku? pertanyaanmu lucu sekali, seluruh dunia juga tahu siapa aku"
(Astrella)
"T-tapi aku tidak mengenalimu"
(???)
"Apa kau bercanda? aku adalah Karlezo Lio"
(Astrella)
"K-karlezo Lio?!"
(Karlezo)
"Huh.. tepat sekali"
*Astrella berbicara dalam hati*
Kerlezo Lio seorang CEO muda itukah? apa ini rumahnya? apa dia yang menyelamatkan aku?
(Astrella)
"Kau.. seorang CEO muda yang kaya raya itu kan? dan apa ini rumahmu?"
(Karlezo)
"Yang kau bilang benar, itu aku dan ini rumahku"
(Astrella)
"Apa yang yang menyelamatkan aku?"
(Karlezo)
(Astrella)
"Kalau begitu terima kasih, aku akan pergi setelah aku mendapatkan pekerjaan dan aku dapat membeli rumah sendiri"
*Astrella berjalan menuju pintu untuk keluar*
(Kerlezo)
"Siapa yang mengizinkan kamu untuk keluar?"
*Tiba-tiba Kerlezo memeluk Astrella dari belakang*
(Astrella)
"H-hey apa yang k-kau lakukan? cepat lepaskan aku"
(Kerlezo)
"Aku mengizinkan kamu untuk tinggal di rumahku jadi tetaplah tinggal di sini"
(Astrella)
"Tapi aku tidak mau menjadi beban untuk orang lain"
*Astrella pun berbalik dan mendorong Kerlezo dengan perlahan*
(Karlezo)
"Kau?!"
(Astrella)
__ADS_1
"Maaf.. tapi dimana rasa hormatmu tuan muda?"
(Karlezo)
"Baiklah, bisakah kau duduk dan kita berbicara?"
(Astrella)
"Aku hanya orang yang tidak bisa dibandingkan dengan dirimu, jadi aku tidak bisa menentang"
*Kerlezo menarik Astrella ke ruang pribadinya*
(Karlezo)
"Duduklah di sini"
*Mereka duduk saling berhadapan*
(Karlezo)
"Kau putri dari keluarga Arles, bukan? Astrella Arles?"
(Astrella)
"Benar sekali aku putri keluarga Arles"
(Karlezo)
"Berapa umurmu?"
(Astrella)
"Hm.. 18 tahun"
(Karlezo)
"Sayangnya masih terlalu muda"
(Astrella)
"Kenapa?"
(Karlezo)
"Tidak, aku hanya berencana menjadikanmu sebagai pengantinku"
*Muka Astrella memerah*
(Astrella)
"Tuan muda tolong jaga sikap bicara anda"
(Karlezo)
"Apa aku salah? wajahmu lucu sekali, huh.. tapi tidak apa-apa itu tidak menjadi masalah.. aku bisa menikahimu kapan saja"
(Astrella)
"A-apa?! t-tidak! aku tidak mau"
(Karlezo)
"Hm? atas dasar apa kau bisa melarangku? kau sudah menjadi milikku"
(Astrella)
"A-apa!?"
__ADS_1
*Astrella mulai berpikir yang tidak-tidak*