Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Honeymoon #3


__ADS_3

Hari sudah menjelang sore, mereka pun memutuskan untuk kembali ke hotel dan beristirahat


Sesampainya di hotel, Astrella langsung berbaring di ranjang dan Karlezo hanya duduk di sampingnya


"Astrella.." ucap Karlezo


"Kenapa?" sahut Astrella


"Kamu marah ga?" tanya Karlezo


"Marah kenapa?" tanya Astrella balik


"Rasanya.. honeymoon ini hancur yah?" ucap Karlezo


"Idih.. perasaan kamu aja kali, aku seneng kok" ucap Astrella


"Senang apanya?" ucap Karlezo


"Senang banget! bisa kuliner enak, bisa makan sushi, bisa makan mochi, bisa.. apa lagi ya?" ucap Astrella


"Bisa?" tanya Karlezo bingung


Astrella langsung bangun dan memeluk Karlezo


"Bisa pergi berdua sama kamu!"


"Pfffft kamu lucu yah" ucap Karlezo yang memeluk balik Astrella


"Besok ke mana ni?" tanya Astrella


"Besok?" ucap Karlezo


"Iya!" ucap Astrella


"Oh! besok kita pergi ke.. rahasia" ucap Karlezo


"Ke mana?" tanya Astrella


"Besok kamu tunggu aja" ucap Karlezo


\=\=\=\=\=\=


Malam pun tiba, jam menunjukkan pukul 20.00.


Tiba-tiba, butiran salju turun dari langit. Terlihat dari kaca hotel, butiran putih yang banyak


Astrella melihat ke arah kaca dan Astrella langsung berjalan pergi ke dekat kaca. Wajah Astrella tersenyum seperti anak kecil


"Karlezo Karlezo! lihat!!" ucap Astrella


"Hm?" sahut Karlezo yang tengah duduk di kursi membaca laporan kerja


Astrella langsung menghampiri Karlezo dan menarik tangan Karlezo


"Itu.. aku mau ke bawah main salju!" ucap Astrella


"Salju ya?" ucap Karlezo


"Iya iya! ayo kita turun!" ucap Astrella


"Yaudah.. kamu tunggu di sini dulu ya" ucap Karlezo


"Buat apa?" tanya Astrella


Karlezo membuka lemari dan mengambil jaket tebal serta syal dan berjalan mendekati Astrella


"Ini pake dulu sayang.." ucap Karlezo lembut


"Ha?" Astrella tampak mungil diselimuti pakaian tebal


Karlezo berusaha menahan tawanya melihat Astrella


"Ini kamu pake sarung tangan juga" ucap Karlezo memakaikan sarung tangan itu

__ADS_1


"Kamu?" ucap Astrella


"Kan kamu yang mau main salju" ucap Karlezo


Astrella melepaskan syal yang dipakaikan oleh Karlezo tadi


"Lho? kenapa dilepas?" tanya Karlezo


"Kalo aku pakai, kamu juga harus pakai!" ucap Astrella


"Iya iya" ucap Karlezo mengelus puncak kepala Astrella


Mereka pun turun dan dengan cepat salju sudah menutupi jalan di bawah


Astrella pergi menginjak salju dan duduk di salju. Astrella tertawa seperti anak kecil


"Astrella.. lucu juga kamu. Maaf ya, aku ambil masa muda kamu. Seharusnya kamu masih menikmati masa mudamu sekarang


Tapi tenang aja, kamu pasti merasa sangat puas di samping ku" ucap Karlezo dalam hatinya


\=\=\=\=\=\=


Sekitar setengah jam, Astrella menghampiri Karlezo dan langsung memeluknya sambil menggigil


Tapi, wajah Astrella tertawa. Wajah nya merah dan sangat dingin.


"Hahaha.. dingin!" ucap Astrella


"Pfffft.. udah puas?" tanya Karlezo


"Udah! ayo naik ke kamar" ucap Astrella


"Oke.. ayo" ucap Karlezo


Mereka pun naik ke kamar dan Astrella pun berbaring dengan posisi terlentang di ranjang,


Karlezo duduk di pinggir ranjang


"Ini angkat" ucap Karlezo


Astrella bangun lalu mengambil handphone nya dan mengangkat telepon nya serta membesarkan volume nya agar dapat didengar oleh Karlezo juga


"Hello?" ucap Astrella


"Astrella!! dasar licik kau!" ucap Windy


"Oh? Windy ya?" ucap Astrella


"Kurang ajar! apa yang telah kau lakukan?!" ucap Windy marah


Astrella menatap Karlezo dan Karlezo tersenyum kecil


"Apa?" ucap Astrella


"Kau!? saham perusahaan Arles jatuh ke titik paling rendah! ini pasti ulahmu kan?!" ucap Windy


Astrella bingung dengan perkataan Windy. Tapi, Karlezo membantunya untuk menjawab Windy


"Bukan ulahnya, tapi itu ulahku" ucap Karlezo dingin


Windy sangat terkejut mendengar suara Karlezo


"K-kau.." Windy langsung menjadi gugup


"Kalau tidak ada hal lain lagi, kami tutup" ucap Karlezo


Karlezo langsung mematikan telpon nya. Astrella masih bingung


"Kau?.. apa yang terjadi?" tanya Astrella


"Ngga ada" ucap Karlezo


"Saham perusahaan Arles.. beneran ulah mu?" tanya Astrella

__ADS_1


"Sedikit" ucap Karlezo singkat


"Haha.. baguslah" ucap Astrella senang


"Bagus? bukannya waktu itu kamu ga rela ninggalin Keluarga Arles ya?


sekarang kok kamu senang yah?" ucap Karlezo


"Dibalik semua itu.. ada asal usulnya sih" ucap Astrella


Karlezo terkejut mendengar ucapan Astrella. Menurut data yang dikumpulkan, Astrella memang keluarga Arles


Tapi, dibalik semua itu, Astrella punya cerita menarik di latar belakang nya. Hanya Keluarga nya yang tahu


Tidak ada berita atau apa pun yang dapat orang ketahui mengenai keluarga Astrella. Semuanya tertutup rapat


"Sebenarnya.. aku bukan Astrella Arles, Yap.. yang salah itu marga belakang ku" ucap Astrella


"Gimana bisa? menurut data.. marga kamu Arles" ucap Karlezo


"Iya, tapi itu hanya sebatas identitas semata. Marga asliku adalah.. Vesrezzle" ucap Astrella


"Vesrezzle?" tanya Karlezo bingung


"Iya.. aku putri tunggal keluarga Vesrezzle. Ayahku yang sebenarnya adalah Bos Mafia Italia


Ibuku hidup dalam dunia mafia juga.


Waktu umurku menginjak usia 5 tahun aku dibawa pergi dari orang tua ku. Aku tinggal terpisah dari mereka


Mereka tinggal di Italia dan aku dibawa pergi ke negara yang jauh oleh keluarga Arles


Ya.. bisa dibilang keluarga Arles itu teman dekat orang tuaku


Tapi mereka memperlakukan ku dengan ketidakadilan


Yah.. kurang lebih gitu ceritanya" ucap Astrella


"Jadi.. orang tua mu?" ucap Karlezo


"Orang tuaku masih ada misi dalam dunia mafia" ucap Astrella


"Oh.. gitu ya" ucap Karlezo sambil mengelus puncak kepala Astrella


"Tapi untuk jangka waktu yang lama aku belum bisa bertemu orang tuaku" ucap Astrella


"Ya sabar.. kamu aman kok sama aku" ucap Karlezo


"Hehe.. makasih" ucap Astrella


"Ga perlu makasih kok" ucap Karlezo


"Ngomong-ngomong bukannya.. kamu kenal sama ayahku ya?" ucap Astrella


"Iya.. William Vesrezzle kan?" ucap Karlezo


"Yap! sebenarnya dari dulu aku sudah tahu kamu juga" ucap Astrella


"Banyak juga misteri kamu" ucap Karlezo


"Iya.. ayahku yang kasih tau" ucap Astrella


"Dugaan ku benar juga.. kamu tuh cuma pura-pura ga kenal sama aku" ucap Karlezo


"Peka juga nih orang" ucap Astrella


"Nih orang? jauh banget panggilan nya" ucap Karlezo


"Iya iya, peka juga suamiku" ucap Astrella


"Nah.. gitu dong" ucap Karlezo memeluk Astrella


"Hehe.. ayo tidur" ucap Astrella

__ADS_1


__ADS_2