
Setelah menunggu Fani selesai bermain musik, Astrella keluar ruangan dan berjalan menuju keluar universitas. Belum sampai di gerbang pintu universitas, seseorang memanggil Astrella dari jauh. Orang itu berjalan dan menghampiri Astrella.
"Astrella, ada undangan untuk sore ini. Kamu bisa datang jam 19.00. Jangan lupa ya" ucap orang itu
"Oke.. makasih ya" ucap Astrella
Orang itu pun kembali masuk ke universitas. Astrella pergi ke perusahaan Karlezo. Hal itu selalu Astrella lakukan sehabis dia pulang dari universitas. Pergi menunggu Karlezo menyelesaikan pekerjaan, dan melakukan hal lainnya. Kali ini Astrella datang untuk meminta izin pergi ke pesta tersebut. Astrella pun mulai menanyakan nya.
"Karlezo?" ucap Astrella
"Ada apa?" sahut Karlezo
"Errr.. nanti jam 19.00 ada pesta, jadi.. boleh ga aku ikut?" tanya Astrella dengan sedikit terbata-bata
"Sampai jam berapa?" tanya Karlezo
"Mungkin sampai jam 21.00 atau 22.00, ga tahu juga" ucap Astrella
"Engga boleh" ucap Karlezo tegas
"Tapi, ini kan pertama kalinya pesta di universitas" ucap Astrella merengek
"Engga boleh, ok?" ucap Karlezo
__ADS_1
"Ihh.. pelit, masa cuma pergi sebentar aja ngga boleh?" ucap Astrella sambil membuang muka
"Sebentar? itu bisa sampai 2/3 jam" ucap Karlezo
"Hm.. ah! gini aja, aku bakal ngelakuin apa pun buat kamu dan kamu harus bolehkah aku pergi, gimana?" ucap Astrella tawar menawar
Karlezo berpikir sejenak dan menjawab Astrella dengan jawaban yang sedikit mustahil untuk Astrella lakukan.
"Oke.. kamu boleh pergi. Tapi, kamu harus membuat aku terkesan dengan sifat agresif mu" ucap Karlezo
"Hah?! ngga bisa yang lain gitu?" ucap Astrella
"Engga atau kamu ga boleh pergi" ucap Karlezo yang menjebak Astrella
"T-tapi gimana? aku ga bisa.. agresif nya gimana?" ucap Astrella
Astrella terkejut dan merasa panik, dan waktu itu mulai berjalan " 1 " Astrella masih memikirkan cara untuk agresif. "2" Astrella mulai panik. "3". "A-apa?! cepat sekali! kau brengsek Karlezo!!".
Tanpa ragu-ragu Astrella yang tadinya duduk di kursi langsung berdiri dan dengan cepat memeluk Karlezo dengan cepat. Karlezo merasa terkesan tapi perasaan senang ada pada dirinya juga.
Jantung Astrella berdetak sangat cepat. Ia sendiri tak sadar apa yang dilakukan nya. Pokoknya menjalani apa yang ada di depan mata.
Astrella sendiri juga bingung bagaimana caranya agresif. Tapi, kalau dipaksa keadaan semua itu bisa saja.
__ADS_1
Karlezo sendiri hanya tersenyum tipis. Cukup mengagumkan, Astrella bisa berlaku seperti ini. Hanya karena sebuah pesta, apa itu penting? Yap, maka mereka memulai permainan mereka.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Akkh! punggung ku sakit, gara-gara Karlezo tuh.." ucap Astrella dalam hati setelah mengakhiri permainan mereka. Astrella melirik ke arah Karlezo. Tetapi, Karlezo hanya diam dan berperilaku seperti tidak terjadi apa-apa. Karlezo sadar bahwa pandangan mata Astrella sedang melirik dirinya.
"Kenapa? mau lagi?" ucap Karlezo menggoda Astrella
"Kau! tak tahu malu!" ucap Astrella
Karlezo tertawa kecil melihat reaksi Astrella.
"Kamu boleh pergi kok" ucap Karlezo
"Serius?" tanya Astrella
"Iya" ucap Karlezo
"Bener nih?" ucap Astrella
"Ngga, kamu ga boleh pergi" ucap Karlezo mempermainkan Astrella
"Cih.." Astrella memalingkan wajahnya
__ADS_1
"Iya iya, kamu boleh pergi" ucap Karlezo
"Yay! makasih" ucap Astrella sambil memeluk Karlezo. Karlezo pun tersenyum bahagia melihat Astrella.