Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
New Year?


__ADS_3

Karlezo menggandeng tangan Astrella, berjalan masuk ke rumah sakit. Karlezo segera mengurus administrasi nya


Ia menandatangani surat-surat di atas meja. Terlihat tinta hitam di atas kertas putih tersebut. Ia pun membayar biaya perawatan nya selama kurang lebih 1 Minggu


Astrella hanya diam menunggu disampai Karlezo. Semua surat-surat dan biaya diurus secara teliti


Tak lama, urusan di rumah sakit itu selesai. Tak ada lagi satu pun yang ketinggalan. Sekarang, mereka bisa menjemput Averano, lalu pulang ke rumah


Tapi, Karlezo tampak memikirkan sesuatu. Sepertinya, Karlezo sudah berencana untuk membawa Astrella pergi ke suatu tempat..


Karlezo dan Astrella pun masuk ke mobil. Karlezo segera mengendarai mobil nya, pergi dari rumah sakit


Tapi tak seberapa lama, tampak nya cuaca sangat tidak bersahabat. Langit memang sudah gelap, tapi angin bertiup sangat kencang


Semua itu terlihat, saat pohon-pohon yang rindang itu tampak bergerak. Pohon itu tampak melambai-lambai


TIK TIK TIK


Butiran air perlahan-lahan jatuh di atas kaca mobil. Yah.. sesuai dugaan, sekarang sedang gerimis


Tentunya perasaan Karlezo langsung kecewa. Sepertinya rencananya gagal


Karlezo: "Yah.. gerimis ya. Udah malam tapi cuacanya gini"


Astrella: "Emangnya kenapa? kan bagus kalau gerimis. Suhunya ga terlalu panas juga. Yang penting ga sampai hujan deras juga kan?"


Karlezo: "Awal nya aku berencana pergi ke suatu tempat. Rasanya lama kita ga pergi berduaan"


Astrella: "What?! serius apa?"


Karlezo: "Iya, aku serius. Lagi pula, kita kan masih muda. Jadi, apa salahnya? dan kenapa enggak?"


Astrella: "Ya.. terserah sih. Tapi, Averano gimana?"


Karlezo: "Sekarang dia ada di mana?".


Astrella: "Dia.. ada di rumah Fani"


Karlezo: "Seharusnya ga papa lah. Kita jalan sebentar aja. Btw, kamu udah makan belum dari tadi?"


Astrella: "Belum, ntar ajalah baru makan. Lagi pula belum lapar kok"


Karlezo: "Kamu tuh, makan kok malam-malam. Sekarang kita pergi makan dulu lah. Kalau kamu sampai sakit gimana?"


Astrella: "I-iya, terserah lah"


\=\=\=\=\=


Karlezo membawa Astrella pergi ke suatu tempat makan. Tempat nya memang tak mewah


Tapi jujur saja, makanan nya terkenal sangat enak. Apalagi dimakan saat cuaca dingin seperti ini


Bisa dibilang itu salah satu makanan favorit Karlezo. Jadi, Karlezo memutuskan untuk makan di sana


Tak lama mereka sampai. Astrella sedikit bingung dengan tempat makan itu. Tapi, baunya sudah tercium dari luar dan sangat enak


Tak lama-lama lagi, Karlezo menarik tangan Astrella dan berjalan masuk ke dalam


WAAAHH!!


Astrella terkejut melihat keadaan di sana. Tempat yang sangat ramai pengunjung!


Rasanya sulit untuk memilih tempat di sana


Tapi itu tak menjadi penghalang mereka untuk makan disana. Karlezo membawa Astrella naik ke lantai 2


Ya, untungnya ada tempat untuk mereka. Mereka pun memutuskan untuk duduk di ujung dekat jendela


Jadi, sambil makan sambil menikmati sensasi hujan di luar. Yah, pastinya itu adalah momen paling luar biasa


Jadi, makanan apa yang dimaksud?


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


TADAAAAA!



Yap! Pangsit Kuah!


Karlezo pun memesan 2 porsi pangsit kuah. Jujur saja, Astrella juga menyukainya


Karlezo: "Udah pernah makan disini belum?"


Astrella: "Udah, tapi cuman beberapa kali aja. Belum tentu 1 tahun sekali. Yah, sering dilarang makan pangsit"


Karlezo: "Huh? tapi sekarang, kapan pun kamu mau ya tinggal makan aja"


Astrella: "Hehehe, iya sih"


Karlezo: "Oh ya, ini kan udah jam setengah sembilan, jadi.. mungkin jalan-jalan nya lain kali aja ya.."


Astrella: "Iya, ga papa kok. Kan cuacanya lagi gini juga"


Karlezo: "Iya. Btw, besok udah tahun baru.. kamu ada rencana untuk liburan ga?"


Astrella: "Rencana? sebenarnya ada sih. Cuman tergantung aja, emangnya kamu mau liburan?"


Karlezo: "Terserah sih, kalau kamu mau liburan ya tinggal aku pesan tiket nya aja"


Astrella: "Tapi liburan ke mana?"


Karlezo: "Ke Singapura mau ga? ke Jepang kan udah pernah"


Astrella: "Singapura? ya, boleh juga. Tapi.. Averano dibawa juga kan?"


Karlezo sedikit terkekeh dengan pertanyaan Astrella. Masa anak sendiri ga dibawa liburan? Karlezo menarik hidung Astrella


Karlezo: "Astaga sayang, kamu tuh serius dikit kenapa? masa kamu mau tinggalin Averano? pertanyaan kamu tuh aneh banget coba"


Astrella: "Yah, aku kan cuma nanya doang. Serius banget kamu"


Karlezo: "Iya iya"


Astrella: "Lha terus? kapan berangkat nya?"


Karlezo: "Hm? kapan? terserah sih. Besok jam 08.00 pagi gimana?"


Karlezo: "Iya lah, emang nya kapan lagi? ntar aku aja lah yang siapin"


Astrella: "Ih, engga lah! aku lah yang nyiapin"


Karlezo: "Huffft, dari pada rebutan ga jelas, kita sama-sama aja lah"


Astrella pun menggangguk kan kepalanya. Tak lama makanan mereka datang. Wah, sanggar menggiurkan


Mereka pun segera makan selagi hangat. Rasanya memang sangat-sangat fantastik. Kuahnya tak terlalu asin juga. Yah.. rasanya tak bisa dideskripsikan lagi


\=\=\=\=\=\=


Sekitar 25 menit, makanan di mangkuk mereka habis. Mereka turun dan Karlezo pun membayar makanan nya


Setelah itu, Mereka masuk ke mobil dan Karlezo mulai mengendarai mobilnya


Mereka pun pergi ke rumah Fani untuk menjemput Averano. Ya, perjalanan nya tak lama juga


Fani: "Eh? kalian? mau jemput Averano yah? tunggu sebentar ya"


Astrella: "Iya"


Fani pergi menuju ke kamarnya. Saat keluar, Fani menggendong Averano yang sudah tertidur.


Fani berjalan mengarah ke Astrella


Karlezo: "Udah tidur ya?"


Fani: "Iya, udah dari tadi"


Astrella: "Yaudah, sini aku yang gendong aja"


Fani pun menyerahkan Averano dan Astrella menggendong nya


Astrella: "Oh ya, makasih banget ya buat bantuan nya. Ya, mungkin terimakasih aja ga cukup"


Fani: "Ga usah sungkan lah, kita kan teman. Lagi pula aku senang dan. ga keberatan ngurusin Averano. Dia lucu banget"


Karlezo: "Yaudah, kami pulang dulu"

__ADS_1


Astrella: "Iya, kami pamit ya"


Fani: "Iya, hati-hati di jalan"


Karlezo dan Astrella pun pulang menuju rumah. Hujan nya juga tak kunjung berhenti. Udaranya juga terasa dingin


Lampu di jalan masih terang memancarkan cahaya. Tapi jalanan terasa sangat sepi


\=\=\=\=\=\=


20 menit kemudian mereka sampai di rumah. Mereka pun masuk dan melihat sekeliling. Rasanya rumah seperti kosong


Karlezo dan Astrella naik ke lantai dua dan masuk ke kamar. Astrella meletakkan Averano di ranjang


Karlezo: "Mandi duluan gih. Udah malam, ntar masuk angin lagi"


Astrella: "Iya"


Astrella segera mandi. Ia tak menghabiskan waktu yang lama di kamar mandi, karena ia tahu Karlezo masih belum mandi. Kalau Karlezo mandi nya kemalaman, ntar ia bisa sakit lagi


Jadi, setelah Astrella keluar, Astrella menyuruh Karlezo masuk ke kamar mandi dan mandi


Astrella pun memakai bajunya dengan cepat, lalu mengambil koper. Astrella membuka lemari dan mengambil beberapa pasang baju miliknya, milik Karlezo, dan juga milik Averano


Setelah itu, Astrella memasukkan nya di dalam koper dan merapikan nya. Tiba-tiba Karlezo keluar dari kamar mandi dengan rambut basahnya itu


Astrella: "Hah? cepat banget kamu mandi! Baru aja kamu masuk 5 menit yang lalu"


Karlezo: "Yah aku mandi bebek lah sayang"


Astrella: "Astaga kamu tuh"


Karlezo: "Ya ga papa lah, aku bantu kamu beres-beres juga. Btw, ga usah bawa perlengkapan yang banyak juga. Ntar disana tinggal beli aja"


Astrella: "O-oh.. iya"


Astrella pun memasukkan barang seperlunya saja. Sekitar 1 jam, semua barang sudah dipersiapkan dan Karlezo sudah memesan tiket untuk besok juga


\=\=\=\=\=


Malam ini bisa dibilang sangat kurang kerjaan. Kenapa? Karena Astrella dan Karlezo menunggu tahun baru


Ya, mereka berniat untuk menunggu 2 jam. Sekarang baru saja jam 22.00


Mereka tidak mau tidur dulu. Mereka berbicara berdua sambil menunggu pergantian tahun


\=\=\=\=\=


Di jam 11.30, mereka melihat ke arah jendela. Malam sudah sangat-sangat larut. Mereka menyaksikan kembang api yang menghiasi langit malam


Jam 11.50, Mereka semakin semangat menunggu. Bisa dibilang mereka bertingkah seperti anak-anak


Jam 11.55, Mereka melihat ke arah jam terus. Ya, mereka tak mengalihkan pandangan mereka sedikit pun dari jam


Jam 11.59,


Ya, tampaknya mereka semakin greget saja. Mereka pun menghitung mundur dari angka 59


Dan!! puncaknya jam 12 tiba!!!


Karlezo langsung menarik dan memeluk Astrella dalam dekapannya


Karlezo: "Selamat tahun baru sayang! yah, aku tahu masalah kita memang banyak, tapi aku harap di tahun 2020.. kita bisa hidup lebih bahagia, tanpa ada masalah"


Astrella: "I-iya, selamat tahun baru juga sayang"


Karlezo: "Coba ulangi panggilan nya, aku kurang dengar"


Astrella: "Menyebalkan! aku ulangi lagi! sayang!"


Karlezo: "Lucu banget kamu!"


\=\=\=\=\=\=\=\=


***Hallo semua!


Maaf ya, author ga up kemarin kemarin


Karena.. ada alasan nya lah


Dan juga Author mengucapkan selamat tahun baru kepada kalian semua!!!


Semoga di tahun 2020, Kalian semakin bahagia, selalu sehat, dan selalu tersenyum***!

__ADS_1


__ADS_2