Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Pertengkaran #1


__ADS_3

DDAAARRR


Bunyi petir menyambar di langit. Gemurah kilat dan guntur terdengar keras di telinga.


Langit yang gelap disertai angin kencang dingin malam hari.


Astrella yang turun dari ruang Karlezo, pergi lari ke arah keluar. Yakin atau tidak yakin harus menghadapi ketakutan gemurah itu.


Ini kedua kalinya Astrella berlari dalam keadaan seperti ini. Sebelum pernah terjadi,


Karlezo menjemputnya pulang ke rumah.


Tapi, kali ini tidak yakin bahwa Karlezo akan menjemputnya


Tak lama setelah gemurah keras itu menyambar, rintik-rintik air jatuh dari atas dengan sangat cepat.


Semua yang ada di sana basah. Angin terus berhembus kencang


Entah apa yang harus di lakukan Astrella sekarang. Ia hanya bisa berlari tanpa tujuan. Semakin cepat ia berlari, semakin basah semua pakaian yang dikenakan


"Kenapa harus hujan segala sih?! lari ke rumah juga ga bisa, langit udah gelap banget.. harus pergi ke mana?" ucap Astrella dalam hatinya


Tak hanya sampai di situ, Karlezo pastinya berusaha mengejar Astrella. Karlezo masih mengingat jejak ke mana Astrella berlari


Karlezo langsung menginjak gas saat mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi


"Astrella.. mau sampai kapan gini terus? aku udah ga tahan.. ada rasa cemburu terus.." ucap Karlezo dalam hatinya yang sakit


Astrella berlari ke arah pohon besar dan langsung terjatuh dalam keadaan merangkak di bawahnya


Astrella mencoba untuk berdiri, tapi kakinya sudah gemetaran dan ia terduduk di bawah. Baju yang ia kenakan menjadi sangat kotor


Tak seberapa lama, terdengar suara yang tidak asing. Suara mobil dan suara langkah kaki orang yang sedang berjalan ke arahnya. Semakin terdengar dan ada tangan yang mengarah kepadanya


Astrella melihat ke atas dan pandangan nya yang begitu melihat Karlezo, langsung membuang muka


Tangan Karlezo menggapai wajah Astrella dan menaikkan nya. Tapi, tangan nya itu dihempaskan oleh Astrella


"K-kau?!" Karlezo menjadi sedikit kesal, tapi berusaha menahan amarah


Astrella tidak menjawab Karlezo dan masih menatap Karlezo dengan pandangan yang dingin


"Please.. Astrella.. ngomong sesuatu" ucap Karlezo


Astrella masih terdiam dan berusaha menahan air mata serta menahan amarahnya

__ADS_1


"Please.. jawab sedikit" ucap Karlezo lagi


Hujan semakin deras, mengetahui keadaan itu, Karlezo langsung ambil jalan pintas


"Oke.. kalau kamu memang ga mau bicara, ga papa, tapi kita pulang ok?" ucap Karlezo


Tidak ada respon sama sekali dari Astrella. Tidak ada sepatah kata pun terdengar di telinga Karlezo


"Kapan sih kamu mau bicara?! kenapa harus cuekin aku terus?!" ucap Karlezo yang sudah kesal terhadap Astrella


Kali ini, Astrella tidak tinggal diam saja. Amarah nya juga memuncak. Astrella berusaha menahannya tapi, semakin lama semakin Karlezo mengujinya.


Dengan suara hujan, Astrella berdiri dan berteriak dengan Karlezo. Kali ini terjadi pertengkaran yang lebih serius dari pada sebelumnya


"Sudah selesai bicara?! kamu gila!! kamu tuh kalo ngomong dipikir dulu, Karlezo! kamu yang pertama nyuekin aku! kamu yang pergi banting pintu terus pergi! kamu yang ga mau dengarin aku ngejelasin apa pun!!


Kamu yang mulai duluan terus kamu ngalahin aku! kamu ngehargai aku ga sebenarnya?! kamu tuh udah kelewatan! dikit-dikit cemburu!! cemburu cemburu cemburu!! ga bisa nahan!


Liat aku sama Vio, kamu langsung ga suka! aku tahu, aku nyadar! aku udah nikah aku ga lupa kok!! tapi kamu cuma mau aku dekat sama kamu, cuma boleh sama kamu!


Gini terus! gini terus!, sama aja kamu nyiksa aku!"


Karlezo menatap nya dengan tatapan sedih. Karlezo sadar akan keluhan Astrella.


"Terus kamu gimana? kamu juga langsung pergi kan? di perusahaan kamu liat Selena! kamu ga mau ngaku identitas kamu, kamu bilang kamu ga kenal aku!" ucap Karlezo membalas


"Kenapa semuanya harus nyalain aku?!" ucap Karlezo


"Kamu tuh memang ga peka! ga punya perasaan! semuanya kamu yang mulai cuma gara-gara Vio kan?!" ucap Astrella


Karlezo terdiam dan tidak menjawab nya lagi. Astrella belum puas akan keluhannya. Masih banyak isi hatinya yang ingin dilampiaskan pada Karlezo


(Astrella)


"Please lah.. Vio tuh cuma mantan pacar aku, aku udah putus sama dia setahun yang lalu. Kami berdua mau dijodohkan sama orang lain, lantas kami pasti putus.


Dulunya dia sahabat aku! satu-satunya orang yang paling pengertian, lembut, peka sama aku


Kami memutuskan untuk pacaran, tapi setelah putus kami jadi sahabat! hanya sahabat! ga lebih!


Tapi kamu taunya cemburu! aku ga suka sikap kamu yang gini! sampai kapan sih kamu gini terus?!"


(Karlezo)


"Tapi.."

__ADS_1


Belum selesai bicara, Astrella langsung memotong pembicaraan Karlezo


"Tapi apa?! kamu tuh cuma ga pernah merasa puas?!" ucap Astrella


"Ga pernah merasa puas apa?!" Karlezo mulai terpancing


"Dari awal aku udah tahu.. kamu memang ga bisa pegang kata-kata. Kamu memang bisa bilang ke semua wanita, kalo kamu memang mencintai nya.


Tapi sampai sekarang, ga ada bukti cinta yang pasti. Cuman mau orang jadi mainan! aku manusia Karlezo!! manusia!! bukan boneka mainan kamu!


Kamu memang orang kaya tapi sikapmu ga ada benarnya sama sekali


Bagimu.. wanita itu cuma baju kah? yang harus diganti ganti kalo udah bosan?!" Ucap Astrella


Air mata Astrella tidak bisa tertahankan dari kelopak matanya. Perlahan air matanya menetes. Sedikit demi sedikit, membuat wajahnya basah.


"Kamu ngomong gini.. nyindir Selena kan?" ucap Karlezo


Astrella tidak menjawab apa pun, tidak meresponi ucapan Karlezo


"Kalo kamu juga mau aku dengarin.. please dengarin aku juga


Selena itu juga mantan pacar aku. Tapi, ada satu konflik dan membuat kami putus. Setelah itu, kami cuma jadi teman.. ga lebih


Dia datang ke perusahaan karna ada kontrak yang harus di tanda tangani


Terus pas dia bawa minum, minumnya kesenggol dan tumpah kena dasi aku. Makanya dia gantiin" ucap Karlezo yang berusaha menjelaskan


Air mata Astrella tambah mengalir di sela-sela hujan. Matanya sudah tak tahan untuk mengeluarkan air mata tetsebut


Karlezo menatap nya dengan tatapan sedih lalu memeluknya, tapi pelukan hangat itu didorong oleh Astrella


.


.


.


Masih berlanjut di Eps selanjutnya \=>\=


EPS KALI INI LEBIH PANJANG. BANYAK YANG PROTES UNTUK CERITA NYA YANG DI EPS SEBELUMNYA


KATANYA KEPENDEKAN.. JADI HARAP SABAR DULU, OTAK GA BISA DIPAKSA JALAN PIKIR CERITA TERUS


JADI MOHON MAAF JIKA KEPENDEKAN, MOHON MAAF JIKA KATA-KATANYA LANCANG, SEKALI LAGI MOHON MAAF

__ADS_1


JIKA ADA KELUHAN SAMPAI KAN SAJA, AUTHOR GA MARAH CUMA PAKE BAHASA YANG SEDIKIT HALUS, KENAPA?


__ADS_2