Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Mahkota Ruby


__ADS_3

Tangisan Astrella tambah menjadi-jadi. Karlezo tak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang


Siapa yang tidak menangis jika hadiah dari orang kesayangan nya rusak? barang berharga bagi dirinya rusak?


Astrella melihat ke arah mahkota itu terus menerus. Astrella memegang serpihan nya dan matanya terus berkaca-kaca


Karlezo berusaha mencegah agar tangan Astrella tak menyentuh serpihan itu, tapi Astrella terus memberontak


Karlezo pasrah dan langsung berdiri lalu mengendong Astrella naik ke atas menuju kamar


Karlezo meletakkan nya di pinggir ranjang dan mengusap air mata Astrella. Karlezo mengelap darah di telapak tangan Astrella


Karlezo berjalan mengambil kotak obat dan Karlezo membalut tangan Astrella agar darahnya tak menetes lagi


"Kamu tunggu disini dulu, aku ambil air" ucap Karlezo


Karlezo pun berjalan mengambil segelas air dan memberikan nya kepada Astrella. Astrella mengambil nya dan meminumnya


"Ga usah nangis lagi, nanti malam kita pergi ke luar ok?" ucap Karlezo


"Iya.." jawab Astrella


"Sekarang, aku turun dulu. Aku ada urusan sebentar. Kamu istirahat di sini dulu, nanti sore aku bangunin" ucap Karlezo


"Ga mau, lukisannya belum selesai. Semuanya rusak harus diulang" ucap Astrella


"Ga ga ga, kamu istirahat aja. Nanti lukisan nya tinggal nyuruh orang untuk lukis yang baru" ucap Karlezo


"Tapi.." Astrella belum selesai ngomong, tiba-tiba Karlezo mencium nya


Tak seberapa lama, Karlezo melepaskan ciumannya dan berusaha untuk membujuk Astrella


"Kamu dengarin aku, ya?" ucap Karlezo


Astrella hanya bisa mengangguk. Setelah itu, Karlezo turun ke bawah. Urusan yang Karlezo maksud adalah melukis


Diam-diam Karlezo membantu Astrella di bawah. Astrella gelisah di atas jadi ia turun dan dari belakang Astrella melihat Karlezo


Jam terus berlalu, jam menunjukan pukul 17.00. Karlezo masih belum selesai melukis. Astrella dari tadi hanya keliling menatap Karlezo


Entah kenapa mata Astrella berkaca-kaca dan ia mulai terisak. Karlezo sangat peka, ia mendengar suara Astrella


Karlezo menoleh ke arah belakang dan Karlezo pun menyuruh Astrella datang kepadanya dengan isyarat dari tangannya


Astrella datang menghampiri Karlezo dan air matanya mengalir. Astrella duduk di dekat Karlezo


"Kenapa nangis lagi?" tanya Karlezo lembut


"Ini bukan urusan kamu. itu tugas aku" ucap Astrella terisak


"Sama aja, tugas kamu ya tugas aku juga" ucap Karlezo


"Beda.." ucap Astrella


"Sama aja, udah kamu ga usah nangis lagi. Kalau mau, kamu bantu lukis aja" ucap Karlezo


Astrella pun menggangguk dan ia mulai melukis. Karlezo berusaha membantu agar tugas Astrella cepat selesai

__ADS_1


*detik berlalu*


*menit berlalu*


*jam berlalu*


Langit tampak gelap, akhirnya lukisan itu selesai. Tak membutuhkan waktu yang lama, karna tugas Astrella dibantu oleh Karlezo


"Udah selesai kan? besok tinggal kamu kumpul" ucap Karlezo sambil memberikan ketiga lukisan itu


"Iya" ucap Astrella


"Yaudah, kamu bawa ini ke atas. Aku mau masak dulu" ucap Karlezo


Astrella pun membawa lukisan.itu ke atas dan menyimpan nya. Sementara itu, Karlezo sedang memasak


Setelah menyimpan lukisan itu, Astrella turun dan memperhatikan Karlezo


"Ga usah dilihatin terus, duduk tuh disana" ucap Karlezo


Astrella pun duduk dan menunggu makanan nya. Beberapa menit kemudian, Karlezo membawa makanan yang tampak lezat


Karlezo meletakkan nya di depan Astrella


"Tuh dimakan sampai habis" ucap Karlezo


Astrella makan dengan lahap. Tak seberapa lama, makanan di atas meja milik Astrella sudah habis


Karlezo pun mengambil piringnya dan mencuci nya. Astrella duduk diam menunggu Karlezo. Melihat Astrella, Karlezo pun memulai topik pembicaraan


"Mikirin apa sih?" tanya Karlezo


"Udah lah, masalah si Windy nanti tinggal aku urus, ok?" ucap Karlezo


"Ga usah" ucap Astrella


"Kenapa?" tanya Karlezo


"Yang udah ya udah, ga usah di bahas lagi.." ucap Astrella


"Pintar juga, oke lah" ucap Karlezo


"Hm" jawab Astrella singkat


"Kamu ngantuk ya? tunggu bentar lagi ya.. tunggu makanan nya turun" ucap Karlezo


"Iya.." jawab Astrella


Beberapa menit kemudian, Karlezo sudah selesai mencuci piring. Astrella terlihat seperti sangat lelah


"Udah, ayo naik ke atas kita tidur" ucap Karlezo


Sebenarnya, Karlezo punya rencana lain. Ia sengaja mengajak Astrella untuk tidur. Tapi, ia sudah merencanakan suatu hal


Seharusnya, tadi mereka pergi keluar. Tapi melihat keadaan Astrella, Karlezo pun berubah pikiran


Kini jam menunjukkan pukul 20.00. Astrella pun berbaring dan Karlezo berada di sebelah nya

__ADS_1


"Udah.. ayo tidur" ucap Karlezo


Sebenarnya, perasaan Astrella tidak yakin. Astrella merasa bahwa Karlezo sedang merencanakan suatu hal


Tapi, Astrella hanya berpura-pura pasrah. Ia memejamkan matanya dan terlihat seperti sudah tidur


Sekitar setengah jam, Karlezo membuka mata dan turun dari ranjang perlahan agar tidak membangunkan Astrella


Karlezo berjalan menuju meja dan mulai mendesain suatu barang. Barang itu adalah mahkota yang pastinya akan diberikan untuk Astrella


Astrella diam-diam memperhatikan nya dari belakang tapi Karlezo tidak menyadari hal tersebut


Karlezo hanya berpikir bahwa Astrella sudah tidur. Tapi, pikiran Astrella sangat tajam sehingga mengetahui rencana Karlezo


Astrella pun bangun dari ranjangnya dan berjalan mendekati Karlezo. Karlezo baru sadar bahwa Astrella belum tidur


"Kenapa bangun?" tanya Karlezo


"Kamu sendiri kenapa bangun?" tanya Astrella balik


"Lagi design mahkota baru buat kamu" ucap Karlezo


"Kenapa harus design baru?" tanya Astrella


"Yang lama udah hancur kan? biarin aja.. sekarang ada gantinya yang baru, tapi ga tau kapan jadinya, yang pasti diusahakan cepat" ucap Karlezo


Astrella pun memperhatikan Karlezo. Karlezo hanya membiarkan nya. Tapi, lama-kelamaan Karlezo khawatir melihat Astrella


"Kamu tidur, gih" ucap Karlezo


"Ga mau, tunggu kamu selesai dulu" ucap Astrella


"Aku tidur nya nanti ga sekarang, besok kamu kan kuliah" ucap Karlezo


"Yah.. aku tunggu kamu, kamu belum tidur ya aku ga tidur" ucap Astrella


"Ga boleh" ucap Karlezo


"Kenapa? besok aku ga ada kuliah" ucap Astrella


"Engga ada? yang bener?" ucap Karlezo


"Iya, soalnya ada rapat di universitas nya. Katanya mau bikin sesuatu, tadi sih katanya gitu" ucap Astrella


"Beneran?" tanya Karlezo


"Iya" ucap Astrella


"Yaudah.." ucap Karlezo pasrah


Tiba-tiba, Astrella langsung merasa mual dan..


HOEKK


.


.

__ADS_1


.


Apa yang terjadi dengan Astrella selanjutnya?


__ADS_2