Cinta Dari CEO Muda

Cinta Dari CEO Muda
Honeymoon #1


__ADS_3

Malam hari, pukul 21.00 Astrella masuk ke kamar dan melihat Karlezo duduk di ranjang. Astrella pun mendekati Karlezo


"Kita pergi berapa hari?" tanya Astrella


"Emang maunya berapa hari?" tanya Karlezo balik


"Emm.. sembarang" ucap Astrella


"Lha? sampai kamu bosan toh.. kalo udah bosan baru balik" ucap Karlezo


"Oh.. gitu. Yaudah aku siapin barang-barang nya dulu ya" ucap Astrella


"Ga perlu, aku aja yang siapin" ucap Karlezo yang berjalan turun ranjang untuk pergi mengambil koper


"No no no, kamu tidur aja" ucap Astrella


"Ga boleh gitu lah, masa aku tidur kamu sendirian nyiapin semuanya?" ucap Karlezo


"Iya dong" ucap Astrella


"Ga gitu lah" ucap Karlezo


"Memangnya jam berapa sih kita pergi?" tanya Astrella


"Sekitar jam 10.00 pagi" jawab Karlezo


"Jam 10.00 pagi ya.." ucap Astrella


"Kenapa? masih ngantuk? tidur aja nanti aku jagain" ucap Karlezo


"Eh? ga perlu" ucap Astrella


"Yaudah, jadi siapin ga nih?" ucap Karlezo


"Iya iya" ucap Astrella


Mereka pun menyiapkan keperluan mereka bersama-sama. Jam pun terus berjalan. Kini, jam menunjukkan pukul 23.30.


"Hooaaamm.." Astrella kini tengah dalam keadaan sadar dan tidak sadar aku akibat ngantuk


"Tuh kan, udah dibilangin kamu tidur aja dari tadi, gini kau kan ngantuk" ucap Karlezo sambil mengelus puncak kepala Astrella


"Eh? aku ga ngantuk kok" ucap Astrella yang berusaha menyadarkan dirinya


"Ngaku aja lah, udah keliatan ngantuk berat gitu kok" ucap Karlezo


"Ga kok" ucap Astrella keras kepala


"Udahlah kita tidur aja, udah selesai kok ini" ucap Karlezo


"Iya" jawab Astrella singkat


Mereka pun naik ke ranjang dan tidur. Sebenarnya semuanya sudah dipersiapkan oleh Karlezo. Mau itu hotelnya, tiket, keperluan di sana, semuanya sudah tersedia.


Bisa dibilang, Astrella sangat-sangat beruntung mendapatkan Karlezo. Seorang CEO muda yang mempunyai latar belakang berpendidikan, kaya raya, orang yang sukses.

__ADS_1


Awalnya Karlezo menjadi orang yang sangat arogan. Tapi, entah kenapa sejak ia melihat Astrella pertama kali, sifatnya berubah.


Karlezo berusaha memberikan seluruh cintanya pada Astrella. Berusaha memanjakan Astrella. Berusaha membuat Astrella senang.


Sebab, Karlezo tahu bahwa Astrella masih sangat muda. Ia dibuang oleh keluarga nya. Karlezo berusaha memberikan segala sesuatu yang terbaik untuk Astrella.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di pagi hari, Astrella bangun perlahan agar Karlezo yang ada di sebelahnya tidak terbangun. Astrella mandi dan memakai bajunya lalu turun ke bawah


Astrella berjalan menuju dapur dan membuka kulkas. Di kulkas terdapat banyak lauk beserta daging-dagingan.


Astrella pun mengeluarkan bahan yang diperlukan lalu mulai memasak. Sekitar setengah jam, makanan sudah jadi.


Makanan yang dimasak oleh Astrella adalah omelet. Memang sederhana tapi Astrella berusaha menghiasi nya dengan baik. Astrella pun meletakkan nya di meja


Tak lama, Karlezo turun dalam keadaan sudah mandi. Karlezo berjalan mendekati Astrella dari belakang dan memeluknya


"Masak apa, sayang?" ucap Astrella


Spontan Astrella kaget dan Astrella menjawab Karlezo


"Menu sederhana aja, soalnya bingung" ucap Astrella


"Kau baru tahu kamu bisa masak" ucap Karlezo


"Ga gitu juga, bisa tapi ga handal" ucap Astrella


"Yang penting makanan yang kamu masak, semuanya pasti enak" ucap Karlezo


"Iya" ucap Karlezo


Mereka pun menikmati makanan di atas meja. Setalah itu, mereka membereskan nya.


\=\=\=\=\=\=


Kini, jam menunjukkan pukul 09.00. Mereka akan berangkat sekitar satu jam lagi. Mereka pun bersiap-siap


\=\=\=\=\=\=


Mereka melakukan perjalanan selama beberapa jam dan tibalah mereka di Jepang, Negeri Sakura itu.


Karlezo dan Astrella pergi ke hotel dan beristirahat di sana


"Hoaaamm.." Astrella menguap


"Ngantuk ya?" tanya Karlezo


"Ga juga" ucap Astrella


"Udah siang, ga mau makan toh?" tanya Karlezo


"Nanti aja" ucap Astrella


"Kok nanti?" tanya Karlezo

__ADS_1


"Ngantuk" ucap Astrella yang langsung tepar di ranjang


"Astaga.. Astrella.. ngomong dari tadi aja kalo ngantuk" ucap Karlezo dalam hatinya


Karna Astrella tidur, Karlezo pun tidur karena lelah. Mereka tidur sampai sore pun tiba. Mereka terbangun dan berencana mencari makan


"Mau makan apa?" tanya Karlezo


"Apa aja boleh" ucap Astrella


"Tunggu sebentar ya, aku pesan makanan dulu" ucap Karlezo


"Iya" ucap Astrella


Tak beberapa lama, makanan pun datang lalu mereka makan. Setelah makan, mereka pergi mandi secara bergantian.


Hari sudah hampir gelap. Astrella duduk ditepi ranjang menunggu Karlezo keluar dari kamar mandi


Kelopak mata Astrella perlahan tertutup. Tiba-tiba Karlezo keluar dari kamar mandi dan berjalan menghampiri Astrella lalu mengelus puncak kepala Astrella


"Lelah banget ya? tidur berapa kali nih?" ucap Karlezo dalam hatinya


Astrella peka dan tiba-tiba membuka matanya seolah-olah kaget


"Karlezo?" ucap Astrella sambil mengucek matanya


"Udah.. lanjut tidur aja" ucap Karlezo


"Kamu ga tidur?' tanya Astrella


"Iya, ini udah mau tidur" ucap Karlezo


Karlezo pun naik ke ranjang itu dan tidur dengan posisi tangannya memeluk Astrella


"Besok kita masih mu jalan, tidur yang cukup dulu aja," ucap Karlezo


"Ke mana?" ucap Astrella


"Liat aja besok" ucap Karlezo


"Oke* jawab Astrella singkat


Lagi-lagi Karlezo tiba-tiba mengelus perut Astrella


"Ada apa lagi?" tanya Astrella yang sedikit risih dengan tangan Karlezo


"Ga, barangkali nanti pas balik udah ada bayi" ucap Karlezo degan santai


"Ha? ga ga ga" ucap Astrella


"Jadi maunya sampai kapan?" tanya Karlezo


Melihat Karlezo yang tampak nya menginginkan bayi, Astrella hanya bisa mengikuti nya


"Kalo masalah bayi.. terserah kamu aja" ucap Astrella

__ADS_1


"Makasih" ucap Karlezo sambil mencium puncak kepala Astrella


__ADS_2