
*Astrella masuk ke dalam kamarnya lalu duduk di atas kasur*
(Astrella)
"Menikah dengan dia? apa dia bercanda? aku seorang gadis yang masih muda dan aku mau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi! Mungkin dia bisa melepaskanku kalau aku menolak"
*Tiba-tiba pembantu masuk ke kamar Astrella*
(Pembantu)
"Permisi nona, ada seseorang yang mencarimu di bawah"
*Astrella sempat bingung*
(Astrella)
"Siapa?"
(Pembantu)
"Maaf nona, tapi saya tidak mengenali orang itu.. dia hanya meminta saya untuk memanggil nona ke bawah"
(Astrella)
"Baik saya turun ke bawah"
(Pembantu)
"Apa perlu saya tunjukkan jalannya?"
(Astrella)
"Iya, kamu ikut saya turun juga"
*Pembantu itu pun menunjukkan jalan kepada Astrella*
(Astrella)
*Berkata dalam hati*
"Megah sekali rumah ini, pasti harganya mahal"
*Saat Astrella sampai di bawah*
(Astrella)
*Terkejut dan marah*
"K-kau!? kenapa kau datang ke sini?!"
*Seseorang yang datang ternyata adalah Windy*
(Windy)
"Adikku.. tidak disangka setelah kau pergi dari rumah hidupmu tambah enak saja"
__ADS_1
(Astrella)
"Jika kau mau berbicara, cepatlah! aku tidak punya banyak waktu dengan mu"
(Windy)
"Sombong sekali dirimu! tapi kau tidak akan bertahan lama di kehidupan yang kaya seperti ini"
(Astrella)
"Apa maksudmu?!"
(Windy)
"Huh? masih tidak tahu? aktingmu lumayan juga, dengar ya! aku tahu kau tinggal di rumah Karlezo seorang CEO yang muda dan kaya raya itu, tapi dia adalah tunangan ku, jadi jangan coba-coba merebut nya"
*Astrella terkejut dengan ucapan Windy*
(Astrella)
"Apa kau bilang? tunangan? jangan mimpi kau!"
*Windy sangat kesal lalu menampar Astrella*
PLAKK!!
(Windy)
"Kau wanita ******! apa yang telah kau lakukan sehingga kau bisa berada di sini?! Apa kau tidur dengan Karlezo?! tidak akan kumaafkan!"
(Astrella)
(Windy)
"Apa kau tuli? Aku sudah bilang bahwa aku adalah tunangan nya! jadi kau yang bukan siapa-siapa nya!"
*Astrella percaya dengan ucapan Windy dan sangat kesal dengan Karlezo*
(Astrella)
"Baiklah mengaku bahwa kau adalah tunangan nya! puas?!"
*Tiba-tiba Karlezo turun dari tangga*
(Karlezo)
"Aku sudah mendengar semua ucapan kalian dan aku tidak mengakui bahwa aku punya tunangan"
*Windy langsung merasa malu akan sifatnya dan dia coba berakting*
(Windy)
*Berbicara dengan licik*
"Sayang.. apa kau lupa kita pernah tidur bersama? kenapa kau begitu cepat melupakan aku?"
__ADS_1
*Astrella terkejut lalu lari ke atas sambil meneteskan air mata*
(Karlezo)
*Marah*
"Kau?! Kedepannya jangan pernah menginjakkan kaki di rumah ini lagi! Cepat pergi dari sini!"
(Windy)
*Berbicara dengan gugup*
"T-tapi aku sangat mencintaimu.. apa kau tega memeperlakukan aku seperti itu?"
(Karlezo)
*Berbicara dengan tatapan mata yang sinis*
"Terus? jika kau mencintaiku jadi aku harus mencintai mu, begitu? Huh? jangan mimpi kau"
*Karlezo menampar Windy*
PLAKK!!
(Windy)
"A-apa yang kau lakukan?"
(Karlezo)
"Aku membantu Astrella untuk membalas tamparanmu"
(Windy)
*Sangat kesal dan berteriak*
"Apa bagus nya Astrella?! Dia tidak sebanding dengan ku! Aku lah orang yang lebih pintar dibandingkan dia! lebih cantik, lebih populer, dan aku selalu menang banyak hal dari pada dia!"
(Karlezo)
*Berteriak*
"Pembantu! usir wanita hina ini cepat! Untuk kedepannya dia tidak boleh muncul di hadapan ku lagi!"
(Pembantu)
"Baik tuan muda"
*Pembantu pun membawa Windy pergi*
(Windy)
"Awas saja kalian!!"
*Karlezo pun segera pergi ke atas*
__ADS_1
(Karlezo)
"Apa Astrella terpengaruh dengan ucapan Windy?"