
Astrella masuk ke kelas yang dipilihnya, saat berada di universitas. Seorang wanita muda cantik masuk dan memberikan tugas. Wanita itu adalah orang yang akan membimbing mereka dalam hal seni, namanya adalah Selena.Tugas pertama yang Selena berikan adalah melukis.
Astrella mulai mencari kuas, cat, kanvas, dan berbagai alat atau media lainnya di ruang kesenian. Ruang kesenian di universitas itu adalah ruang tempat penyimpanan segala benda atau barang yang berkaitan dengan hal melukis. Tempatnya sangat luas dan tersebar berbagai macam barang di situ.
Semua bahan sudah terkumpulkan, Astrella masuk ke dalam kelas nya, lalu mulai melukis. Sebelum itu, Astrella merancang lukisannya dalam pikirannya terlebih dahulu. Astrella mengambil warna-warna yang cocok lalu mencampurkan nya, sehingga terlihat warna yang sangat indah. Astrella mulai melukis dengan teliti dan rapih.
Melukis adalah hobi Astrella dari kecil. Dulu, ia sama sekali tidak pernah dibelikan alat melukis. Tapi, secara diam-diam, ia selalu belajar sedikit demi sedikit. Ia juga sering ikut kontes dan menjuarai nya. Semua itu tidak pernah ditunjukkan Astrella kepada orang tua dan kakaknya. Sebab, Astrella tahu orang tuanya akan marah dan tidak suka dengan dirinya yang bisa mendapatkan juara.
Jam mulai bergerak sedikit demi sedikit. Lukisan Astrella mulai terlihat. "Hm.. kayaknya lukisan ini kurang warna biru." ucap Astrella dalam hatinya. Ia pun mulai menambah kan warna yang cocok dipadukan.
Selena berjalan dan menghampiri Astrella yang tengah melukis, "Kamu melukis apa?" tanya Selena
"Aku melukis.. luar angkasa" jawab Astrella
"Menarik juga.. tapi di sini warna nya kurang sedikit" ucap Selena sambil mengajarkan Astrella
"Oh.. begitu, terima kasih.." ucap Astrella yang tidak tahu cara memanggil nya
"Panggil aja kakak, ok?" ucap Selena sambil tersenyum
__ADS_1
"Oke.." ucap Astrella
"Yaudah lanjutkan melukis nya ya" ucap Selena sambil berjalan pergi ke arah orang lain
"Orang nya ramah juga.. cantik terus muda lagi, udah nikah belum ya?" tanya Astrella pada dirinya sendiri
Astrella pun melanjutkan lukisannya. Ia menghabiskan waktu 2 jam untuk melukis. Setelah lukisan nya jadi, Astrella membawanya kepada Selena.
"Hm.. kak, ini udah jadi" ucap Astrella.
"Wih.. keren nih, nanti tinggal di pajang" ucap Selena memuji Astrella.
"Makasih kak, hm.. kak aku sekarang boleh pergi gak?" ucap Astrella.
"Yaudah kak, aku pergi dulu" ucap Astrella.
Astrella pergi menuju ke kelas musik untuk bertemu dengan Fani. Disana, Fani sedang duduk memainkan biola. Astrella sangat terkagum dengan suara indah merdu yang keluar dari biola tersebut. Tangannya tampak terampil saat memainkannya.
"Astrella?" ucap Fani ketika melihat Astrella
__ADS_1
"Hebat banget, Fani" ucap Astrella
"Hehe.. makasih" ucap Fani
"Kamu baru belajar kok sudah bisa?" tanya Astrella
"Engga sih.. sebenarnya dari kecil, aku udah dilatih harus bisa main musik" ucap Fani
"Oh.. gitu" ucap Astrella
"Kamu gak masuk ke kelas seni Astrella?" tanya Fani
"Udah tadi, aku sudah selesai kerjakan tugasnya" jawab Astrella
"Dikasih tugas sama guru seni ya?" tanya Fani
"Iya, disini kamu gak ada guru kah?" ucap Astrella
" Gak ada, disini belajar sendiri, tuh liat ke belakang ada banyak alat musik" ucap Fani menunjuk ke arah belakang
__ADS_1
"Wah.. enak ya, bisa belajar sendiri tinggal pilih" ucap Astrella
"Hm.. ga semudah itu sih, kamu harus bener-bener bisa kuasai alat musik itu" ucap Fani