Cinta Tapi Gengsi

Cinta Tapi Gengsi
Patangpuluh siji


__ADS_3

"Sebenarnya kita mau kemana sih ?" Bila akhirnya buka suara. Pasalnya sedari tadi mobil masih melaju terus, semakin jauh, tak tau arah. Membuat Bila penasaran. Juna hanya tersenyum simpul menanggapi pertanyaan Bila. Bila merengut sebal. Tiba-tiba saja dia melayangkan satu cubitan ektrs pedas di lengan Juna. Berhasil membuat Juna gagal fokus menyetir dan meringis kesakitan. Hampir saja dia berteriak kencang, tapi sekuat tenaga dia menahannya.


Rasakan!!! Bila mendengus kesal.


"Hey kau!! Sakit banget taukk... " Juna mengaduh sambil sesekali mengelus lengannya yang masih terasa perih.


"Emang enak...!!" Bila tertawa terbahak.


"Gimana kalau tiba-tiba aku nabrak mobil didepan, atau mobil tiba-tiba oleng? Kan bahaya..." Omel Juna. Ia melirik kearah Bila yang seketika terdiam mendengar omelan Juna. Juna tertawa melihat ekspresi Bila antara merasa bersalah dan kesal terhadap Juna.


"Hahaha apanya yang lucu? Katakan saja kita mau kemana... " Bila menatap tajam Juna.


"Sabar deh, sebentar lagi sampai..." seru Juna. Bila mengangguk pasrah.


Tak berapa lama kemudian sampailah mereka disebuah taman bermain dipusat kota. Berbagai wahana permainan terlihat sangat menakjubkan, dan di sore hari terlihat sudah ramai pengunjung.

__ADS_1


Bila masih melongo menatap berbagai wahana permainan, seperti Bianglala, kora-kora, ontang-anting, halilintar dan lain-lain. Ia menelan salivanya.


"Ayo masuk..." Juna hendak menggandeng tangan Bila, namun Bila menepisnya. Juna mengernyit heran.


"Kenapa?" Juna menatap Bila yang terlihat sedang gelisah.


"Ngapain sih kesini... Aku nggak mau kesini.. " Bila cemberut.


"Ayolah... kita bersenang-senang disini... Atau jangan-jangan kamu takut ya?" Ia tertawa meledek. Membuat Bila mendelik kearah Juna.


"Cuma apa? Bilang aja takut... Tenang aja kan ada aku, Arjuna sang pangeran cinta..." Juna dan Bila terkekeh.


"Ih apaan sih... narsis" Bila lagi-lagi mencubit lengan Juna.


"Auuww... ini tuh masih sakit taukk..." Juna mengaduh kesakitan.

__ADS_1


"Maaf deh... habisnya gemes aku," Bila tertawa sambil mengelus lengannya.


"Aku juga gemes sama kamu... Hahaha" Juna mencubit kedua pipi Bila seraya menunjukkan ekspresi kegemesannya.


"Udah ah... Jadi masuk nggak, sebelum aku berubah pikiran nih..." Kata Bila setengah mengancam.


Saat itu juga Juna menggandeng tangan Bila masuk ke area wahana, setelah membayar tiket. Jangan langsung nyelonong aja ya , hehe.


"Kita coba yang mana dulu?" tanya Juna.


"Terserah deh..." sahut Bila agak malas. Sebenarnya dia takut mabuk sih ya. Tapi demi keinginan Juna tak apalah dicoba. Mungkin Juna juga bermaksut untuk nyenengin Bila, ketika dia tahu kalau Bila sedang sedih karena kehilangan pekerjaan. Apalagi semuanya karena mantan pacarnya.


Sebenarnya Juna sangat geram sekali dengan tindakan Citra. Tak disangkanya Citra akan berbuat sedemikian. Betapa menyesalnya juna telah pernah mencintai gadis seperti dia.


Tapi semua itu telah tergantikan oleh sosok seorang wanita yang kini jadi istrinya. Meskipun awalnya ia menolak karena dia dulu adalah calon kakak iparnya. Tapi demi permintaan kakaknya, demi melindungi wanita yang dicintai kakaknya, akhirnya ia mau menggantikan kakaknya untuk menikah dengan Bila.

__ADS_1


Sebenarnya Rizky saat itu tak benar-benar dalam keadaan koma. Hanya saja dia sedang bersandiwara, dan yang mengetahuinya hanya Juna dan kedua orang tuanya. Rizky mengira semua itu adalah perbuatan Sandra. Pasalnya selama ini Sandra kerap sekali mengancam Rizky akan menghancurkan hubungan mereka. Mulai dari ancaman karier Rizky dirumah sakit, dan juga akan menyakiti Bila. Tapi nyatanya semua itu tak terbukti, hanya gertakan Sandra saja. Berkali-kali Sandra menyatakan cinta kepada Rizky, namun selalu saja ditolaknya. Sudah sejak lama dia menyukai Rizky, namun cintanya hanya untuk Bila saja. Sampai pada akhirnya Sandra mendengar kabar bahwa Rizky akan menikah, membuatnya frustasi. Beberapa jam sebelum Rizky kecelakaan, Sandra sempat bertengkar dengan Rizky. Dia marah-marah, memohon agar jangan menikah dengannya, dan juga mengancamnya akan melakukan tindakan hal bodoh, entah itu apa. Tapi Rizky sama sekali tak menghiraukannya.


__ADS_2