
Kini malam sudah semakin larut, Ani terbangun dari tidurnya,dia merasa haus. Ani segera bangun dan mengambil botol air yang biasa dia gunakan
"Jam berapa ini" mas Ade sudah pulang apa belum ya"
Ani bicara sendiri sambil menuruni tangga, dia merasa takut karena dirumah yang sebesar itu hanya dirinya sendiri penghuninya.
Setelah selesai mengambil air minum, Ani segera naik dan hendak kembali ke kamarnya
Sesampainya didepan kamar Ani dikejutkan oleh suara yang begitu dia kenal.
"Ani
Ani menoleh dan mencari arah suara yang memanggil namanya
"Mas Ade" mas baru pulang?
Ade segera mendekat kepada Ani,
"Sayang" aku mohon bantu aku"
"Apa yang harus Ani bantu mas?
Tanpa bicara lagi Ade segera menarik Ani kedalam kamar.dia mencium bibir Ani begitu dalam,
__ADS_1
Ani merasa tubuhnya bergetar hebat seperti arus listrik yang menjalar ditubuhnya, karena ini frist kiss baginya, Ani segera berusaha melepaskan diri dari pelukan Ade
"Mas, hentikan apa yang mas Ade lakukan" Ani memukul dada Ade, tetapi tidak ada tanggapan, Ade semakin memperdalam Lum*tan bibirnya dan semakin erat pelukannya
Semakin Ani memberontak semakin kasar perlakuan Ade, Ani melihat Ade sudah seperti orang kesetanan
Kini Ade membuka hijab yang Ani gunakan dengan kasar,dan membuangnya ke sembarang arah, Ade kembali menjatuhkan ciumannya, dari bibir hingga ke leher, Ade memberikan banyak tanda dileher Ani
Ani yang merasa dia telah dilecehkan oleh lelaki yang dia cintai, tak bisa menahan air matanya,
"Mas cukup mas hentikan! Ani mendorong tubuh Ade dengan sekuat tenaganya, namun apalah daya dia tak memiliki tenaga yang kuat, Ani hanya seorang wanita, sekuat apapun tenaganya tidak bisa mengalahkan tenaga seorang lelaki
Ade yang tak bisa berpikiran jernih lagi karena pengaruh obat perangsang itu, dia segera menjatuhkan tubuh Ani diatas tempat tidur, dan segera menindihnya
Ani menangis sejadi-jadinya, dia tidak bisa berbuat apa-apa, Ani hanya menerima perlakuan Ade yang sudah tak mempunyai rasa kasihan sedikitpun padanya
Ade yang merasa hasratnya ingin dituntaskan saat itu juga menyatukan tubuhnya dengan Ani, tanpa ada rasa kasihan Ade memaksa memasuki barang paling berharga dan yang paling Ani jaga selama ini, tanpa memikirkan perasaan Ani yang sangat hancur.
****
Kini Ade menjatuhkan tubuhnya disamping Ani entah berapa kali dia melakukan penyatuan
Ani bangun dari tempat tidurnya, dia segera menarik selimut dan menjatuhkan tubuhnya di samping tempat tidur, dia melihat noda darah yang masih berada di selimut itu, Ani menangis tersedu-sedu, hatinya begitu hancur, dia tidak pernah berpikir hal seperti ini akan terjadi kepadanya
__ADS_1
"Ibu, maafkan Ani" maafkan jika Ani tidak bisa menjaga diri dengan baik"
Ade yang mendengar ada suara tangisan dia segera bangun dan melihat Ani yang masih menangis sambil memangku lututnya, seketika itu juga dia menyesali semua perbuatannya.
"Sayang, maafkan mas" mas bisa menjelaskan semuanya"
" Plakk,, Ani menampar kuat wajah Ade, matanya yang merah dan sembab menggambarkan betapa hancurnya dia saat ini
"Cukup mas, pergilah sekarang dari sini" Ani sudah tidak ingin melihat wajah kamu mas" Ani benci kamu! Ani meluapkan emosinya seakan sudah tidak ada cinta lagi dihatinya
"Ani, beri mas kesempatan untuk menjelaskan semuanya" mas tau mas salah tapi mas bisa menjelaskan semuanya, in_"
"Cukup mas, cukup" Ani tidak ingin mendengar apapun lagi dari kamu, sekarang pergi dari sini mas! Ani memotong pembicaraan Ade dan mengusirnya
Ade yang tak ingin membuat Ani semakin terluka dan hancur, dia segera keluar dan mencoba menenangkan dirinya, Ade berharap dia bisa menjelaskan semuanya dan mendapatkan maaf dari kekasihnya, Ade juga merasa hancur telah menyakiti orang yang sangat dia cintai
"Maafkan mas Ani" mas tau ini semua salahnya mas" kenapa aku begitu bodoh, kenapa aku harus pulang kenapa aku tidak mengarahkan ketempat lain, lebih baik aku melakukannya dengan pelacur dari pada aku harus menyakiti orang yang sangat aku sayangi"
Ade duduk merosot di depan pintu kamar Ani dan memukul dinding, dia sangat menyesal.
Bersambung....
jangan lupa like dan komentar serta dukungannya ya teman-teman, biar aku semangat untuk up nya, terimakasih 😘😘😍
__ADS_1