Cinta Tulus Anak Majikan

Cinta Tulus Anak Majikan
Menjelaskan semuanya


__ADS_3

"Jangan pergi Ani tetaplah disini," Ade segera membawa tubuh Ani dalam pelukannya, tidak ada penolakan Ani juga membalas pelukan Ade. mereka sama2 melepaskan rindu yang selama ini mereka pendam


Cukup lama mereka saling berpelukan, Ani melerai pelukannya, "sayang aku mohon maafkan aku," Ade menatap wajah Ani sambil menghapus air mata diwajah cantik kekasihnya itu


"Ani akan maafin mas Ade, tapi biarkan Ani mengobati luka tangan mas terlebih dahulu,"


"Sayang, ini tidak apa2 ini hanya luka biasa,"


"Luka biasa gimana mas?" ini lukanya parah pokoknya mas tunggu disini Ani ambil kotak obat dulu," Ani bergegas pergi untuk mengambil kotak obat


Ade menatap kepergian Ani dan tersenyum, Ade bahagia akhirnya dia bisa meluluhkan hati kekasihnya yang keras itu, Ade melihat tangannya yang terluka "luka ini tidak seberapa An, dibandingkan dengan kebahagiaanku saat ini" aku janji Ani, akan membahagiakanmu dan calon anak kita," Ade bergumam sendiri


Tidak berapa lama Ani sudah datang membawa kotak obat,dia segera duduk dihadapan Ade dan meraih tangan Ade yang masih mengeluarkan darah, Ani menghapus darah itu dengan kain kasa yang sudah dibasahi dengan alkohol


"Awwh.... Ade meringis menahan pedih lukanya yang sedang dibersihkan Ani


"Tahan sedikit ya mas," Ani dengan serius membersihkan luka ditangan Ade.


"Tapi ini perih banget sayang," Ade masih meringis menahan perih.


"Nggak usah cengeng mas, masa seorang dokter bisa cengeng begitu!" Ani mengomeli Ade yang menurutnya terlalu cengeng sebagai seorang dokter.


"Walaupun aku seorang dokter tapi aku juga bisa merasakan sakit sayang," kamu kira dokter nggak bisa ngerasain sakit apa,"


Ani segera menatap Ade dengan tajam.


"Nggak sakit kok sayang benaran" ayo selesaikan pengobatannya," Ade berlagak kuat saat ditatap Ani


"Makanya kalau sakit jangan bertindak konyol begini," Ani masih saja ngomel. "kalau tidak begini kamu tidak akan memaafkan aku," Ade menatap Ani yang sedang membalut luka Ade dengan perban


"Siapa bilang Ani sudah memaafkan kamu mas?" kan mas Ade masih ada hutang,"


"Hutang?" maksud kamu mas punya hutang apa Ani?


"Ya hutang penjelasan lah mas, tadi kan mas Ade janji mau jelasin semuanya pada Ani tentang kejadian malam itu,"


"Maaf sayang mas lupa," Akhirnya Ade menjelaskan dari awal sampai akhirnya terjadi peristiwa yang sangat menyakitkan bagi Ani, dan Ani masih tidak percaya jika Dimas melakukan itu pada Ade


"Masa sih bang Dimas bisa begitu?" ya mungkin maksud mereka memang bercanda, tapi apakah mereka tidak memikirkan hal buruk lainnya yang akan terjadi sama kamu mas, bagaimana jika mas, memperkosa anak dibawah umur coba?"


"Ya nggak lah mana mungkin aku bisa ngelakuin itu, lebih baik aku sama kamu dan kita bisa menikah,"


"Pok...

__ADS_1


"Awwwh..." sakit sayang kenapa kamu mukul mas sih?" Ani memukul tangan Ade yang baru selesai dia perban.


"Mau Ani pukul lagi?" enak banget kamu ngomong begitu ya mas. berarti semuanya sudah kamu rencanakan ya mas?"


"Bu,, bukan begitu maksud mas sayang" mas nggak mau itu terjadi, karena mas tidak mau menikah dengan orang lain selain kamu,"


"Yakin kamu mas hanya ingin menikah dengan Ani?"


"Tentu sangat yakin sayang, karena mas benar2 mencintai kamu,"


"Apakah mas tidak ingin jujur pada Ani dan ingin menjelaskan sesuatu?" Ani kembali memancing agar Ade menceritakan tentang hubungan Ade dan Gita


"Mas sudah jujur Ani, tidak ada lagi yang mas tutupi sama kamu dan mas sudah menceritakan semuanya. mas rasa tidak ada lagi yang harus mas jelaskan


Ani kembali menatap mata Ade dengan dalam dan mencari tau kebenaran didalam mata itu


"Mas, bagaimana dengan hubungan kamu dan Gita?" akhirnya Ani menanyakan karena Ade tidak menjelaskan tentang hubungannya dan Gita seperti yang Ani harapkan.


"Sayang, jauh sebelumnya mas sudah menjelaskan tentang hubungan mas dan Gita" Mas dan dia sudah tidak ada hubungan apa2 lagi, mas memang sering bertemu dengan Gita itu karena kami berada di rumah sakit yang sama, hanya itu saja,"


"Oyaa?" coba kamu jelaskan mas, untuk apa Gita datang kerumah ini, dan kamu membawa Gita pergi dengan mobil kamu mas"?


Sesaat Ade tertegun, mendengar pertanyaan Ani, "kamu melihat semuanya"?


"Baiklah mas akan ceritakan."


***


Flashback


Setelah Gita bertemu dengan Ade Gita segera masuk keruangannya, dia merogoh kantong jas dokternya dan mengambil ponselnya, dia segera menghubungi Tante Endang, karena Gita tau Endang belum mengetahui tentang kandasnya hubungan mereka, karena Endang sering menelepon Gita menanyakan kabar dan untuk menyuruh Gita main kerumahnya


Gita merasa hanya Endang yang bisa membantunya untuk kembali lagi pada Ade, setelah telponnya tersambung Gita menanyakan kabar Tante Endang,


"Halo Tante apa kabar?"


"Alhamdulillah Tante sudah mulai pulih,kamu apa kabar Gita?"


"Loh Tante lagi sakit? maaf ya Tante Gita benar2 tidak tau."


"Iya tidak apa2 sayang, Tante tau kamu sangat sibuk."


"Oya Tante dimana sekarang? apakah Tante berada di RS ini juga?"

__ADS_1


"Tante diluar negeri sayang, Tante baru selesai operasi jantung."


"Ya ampun Tante maafkan Gita ya Tante" Gita sungguh benar2 tidak tau Tante."


"Apa Ade tidak bercerita sama kamu Gita?" bukankah kalian setiap hari bersama


"Ahh belum Tan, mungkin kami2 sama sibuk Tante, memang akhir2 ini kami sangat sibuk jadi waktu komunikasi agak berkurang Tante


"Jadi om dan Tante masih diluar negeri ya?"


"Iya Gita 5 hari lagi Tante balik karena sekarang Tante dalam masa pemulihan."


"Baiklah Tante" besok kalo Tante sudah pulang kabari Gita ya Tan. semoga Tante cepat sembuh


Gita mengakhiri pembicaraannya di telpon bersam Endang


"Yes. berarti Ade sendiri dirumah," oke nanti sore aku akan kerumahnya, aku akan berusaha membuat Ade kembali padaku, aku yakin Ade masih mencintai aku."


Gita ingin kembali kepada Ade karena dia dan Adam sudah putus karena Adam berselingkuh, Adam meninggalkan Gita dia lebih memilih wanita selingkuhannya, tepat seminggu akan dilangsungkan pernikahannya mereka


Sore harinya Gita datang kerumah Ade untuk menemui Ade, Gita sengaja tidak membawa mobilnya dia ingin Ade yang mengantarkan dia pulang dan akan lebih baik Gita bisa menginap dirumah Ade,


Saat Gita baru tiba di depan pintu gerbang rumah Ade, dia di cegat oleh sequrity, karena Ade tidak ada dirumah,


"Maaf Non, den Ade belum pulang."


"Tidak apa2 pak, biar saya tunggu didalam saja."


"Sekali lagi saya minta maaf Non, saya tidak mengizinkan karena perintah den Ade tidak boleh menerima tamu jika yang punya rumah tidak ada."


"Pak, saya ini kekasihnya Ade, kenapa saya tidak boleh masuk," Gita bersikeras masuk, saat Gita sedang adu mulut dengan Sequrity Ade datang, dia segera turun


"Mau ngapain kamu kesini Gita?"


" Tentu saja untuk menemui kamu mas," tapi sequrity kamu ini tidak mempunyai sopan santun."


"Ade menarik tangan Gita dan membawanya pergi, didalam mobil Ade tidak bicara apapun


Tidak berapa jauh Ade memberhentikan mobilnya, Ade menyuruh Gita untuk turun, Ade memang sengaja membawa Gita pergi karena dia tidak ingin membuat Ani salah paham padanya


"Sekarang turunlah." Ade bicara singkat


"Kamu kenapa sih mas, kenapa kamu turunkan aku disini,? Mas aku ingin memulainya dari awal lagi. aku ingin memperbaiki hubungan kita, maafkan aku mas,"

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2