Cinta Tulus Anak Majikan

Cinta Tulus Anak Majikan
Ade pergi


__ADS_3

Kini pagi sudah mulai menjelang, seperti biasanya Ade bangun segera mandi setelah selesai mandi Ade membangunkan Ani untuk sholat subuh, setelah Ani bangun Ade segera pergi ke masjid untuk menunaikan shalat berjamaah, Ya, Ade memang sudah dibiasakan dari kecil untuk sholat berjamaah di masjid bersama papanya


Setelah pulang dari masjid Ade kembali masuk kekamar Ani, Ade melihat ternyata istrinya baru selesai sholat dan Ani segera menyalami tangan suaminya, dan Ade mencium kening Ani


"Sayang, kamu mau makan sesuatu?"


"Tidak pengen makan apapun mas." Ani menggeleng bahkan membayangkan saja Ani sudah mual


"Yasudah nanti kamu minum susu saja ya? pagi ini mas harus kekebun untuk menjemput ayah dan ibu."


"Ani ikut ya mas?"


"Tidak boleh sayang, kamu badan lemes begitu malah mau ikut" tunggu saja dirumah."


"Tapi mas" kenapa tidak minta supir saja untuk jemput ayah dan ibu?" Ani tidak mau ditinggalkan Ade dia ingin Ade selalu bersamanya untuk menemaninya


"Sayang, seperti janji mas kemaren mas harus jemput ibu dan ayah, karena mereka adalah mertua mas sekarang dan mas tidak mau dianggap menantu tidak sopan" sudahlah mas tidak lama hanya sebentar lagian mas diantar supir."


Saat mereka sedang bicara ponsel Ade berdering diatas nakas, Ade segera mengambil ponselnya dia melihat papanya yang telpon, Ade heran ada apa papanya telpon pagi2 begini


"Assalamualaikum pa..


"Wa'alaikumsalam.." De, pagi ini kamu tolong gantiin papa untuk meninjau Anak perusahaan papa yang di Jambi ya."


"Loh ada apa pa? bukannya ada Paman Jodi yang harus menggantikan papa?"


"Begini De, anak cabang perusahaan papa itu mengalami insiden ada 3 orang karyawan pengeboran minyak jadi korban" jadi papa minta kamu meninjau apa penyebab insiden itu terjadi" pamanmu tidak bisa menggantikan papa karena dia sedang berada diluar negeri karena hari ini yoga anaknya wisuda."


"Dan kamu tahukan jika papa pergi nanti yang mengurus kantor papa disini tidak ada" jadi papa minta tolong kamu Handle masalah disana sekarang" tiket pesawat sudah papa pesan nanti jam 9 keberangkatannya


Dengan berat hati Ade menuruti keinginan papanya. "baiklah pa kalau begitu."


Ade menatap istrinya yang dari tadi mendengarkan percakapannya dengan papa Ari.


"Sayang,mas minta maaf ya" ade merasa bersalah karena tidak menepati janjinya sementara dia melihat kondisi istrinya sedang tidak baik2 saja seharusnya Ani sudah ditangani secara intensif.


"Tidak apa-apa mas" mas selesaikan saja urusan papa disana, setelah selesai baru jemput ibu dan ayah kita akan bicarakannya nanti."

__ADS_1


"Sayang, sekali mas minta maaf ya" sebenarnya mas ragu untuk meninggalkan keadaan kamu seperti ini, tapi_" Ade menjeda ucapannya


"Udah mas, Ani tidak apa2, mas jangan khawatirkan Ani."


"Baiklah kalau begitu mas janji setelah urusan mas selesai mas akan secepatnya pulang dan memberitahukan semuanya tentang pernikahan kita kepada keluarga." Ani Hanya mengangguk


"Kalau begitu mas siap2 dulu ya"


"Biar Ani bantu ya mas."


"Tidak usah sayang, kamu istirahat saja" nanti mas buatkan kamu susu."


"Nggak mau mas" Ani mau bantuin mas untuk packing baju mas kedalam tas." Ani ngotot ingin membantu suaminya berkemas


"Hmmm,, yasudah ayo kebawah" Ade menggandeng tangan istrinya untuk menuju kamarnya.


***


Kini Ade sedang bersiap2 dan Ani memilihkan Beberapa helai baju untuk dibawa oleh suaminya


"Kira2 mas berapa hari Disana?"


Sambi menunggu Ani menyiapkan pakaiannya Ade menelpon Dimas untuk menghandle semua pekerjaannya yang di RS


Saat Ani ingin menutup koper dia melihat ada kertas dan pulpen di atas meja hias dikamar Ade, Ani mengambil pulpen dan kertas kosong itu Ani menuliskan sebuah surat cinta untuk suaminya


Untuk suamiku tersayang


*Aku takut kehilanganmu semenjak kau hadir dan memberi bahagia dalam hidupku


Aku seperti tidak mempunyai


kesedihan selain kesedihanku karena takut kehilanganmu


Kata cinta yang aku ucapkan tidak sekedar datang dari bibirku melainkan Jujur dari hatiku


Aku tak pernah ingin menyakitimu tak pernah ingin melukaimu aku ingin bahagia disampingmu dan berbagi kisah hidup denganmu

__ADS_1


Kerinduanku akan kasih sayang seperti terjawabkan setelah dirimu datang dalam hidupku


Hari demi hari aku terus coba pahami hati ini semakin kusadar dalam kecemburuan aku takut kehilangan cinta kasih sayang darimu


hatimu yang bisa membuatku nyaman*.


Jaga kesehatan sayang, Ani akan selalu merindukan kamu mas


Setelah selesai Ani melipat dua kertas coretannya itu dan meletakkan diatas pakaian Ade dan segera menutup koper itu, tidak berapa lama Ade masuk


"Sudah selesai sayang?" Ade mendekat kepada istrinya dia memeluk tubuh istrinya yang terlihat kurus karena tidak ada asupan gizi


"Sudah mas" apakah mas ingin berangkat sekarang?" Ani menengadah menatap suaminya


"Iya mas akan berangkat sekarang" kamu jaga diri baik-baik ya, kamu sabar ya tunggu sampai mas pulang setelah itu kita akan menyelesaikan semuanya."Lalu Ade mengusap lembut perut Ani dan dia mendekatkan wajahnya pada perut Ani


"Sayang, maafkan papa ya" maaf jika hari ini papa belum bisa memberitahukan eyang uti, eyang Kakung dan kakek, nenekmu tentang rahasia kita bertiga" tapi papa janji setelah pulang papa akan mengatakan semuanya kepada mereka, kamu baik2 ya jangan bikin Mama susah, kasihan mama ya sayang." Ade mengecup lama di perut istrinya


"Baiklah mas" Ani akan selalu menunggu" mas jaga kesehatan disana ya? Ani akan selalu merindukan kamu mas."


"Mas juga akan sangat merindukan kamu sayang" sabar ya ini semua tidak akan lama" kita akan selalu bersama." Ade mengecup wajah Ani dan memberi ciuman lembut dibibir Ani, setelah itu Ade keluar dan Ani juga ikut mengantarkan Ade sampai garasi mobil


Karena hari masih jam 7 art belum pada datang jadi mereka masih bebas saling berpelukan dan merangkul


****


Kini Ade sudah berada di bandara Sultan Syarif Kasim dia menunggu pesawat yang akan membawanya ke kota Jambi take off


Sementara itu dikediaman keluarga Waluyo Ani tinggal sendiri didalam kamar suaminya, Ani memandangi semua yang ada didalam kamar itu, tidak sengaja Ani membuka sebuah laci dia melihat sebuah bingkai foto berukuran kecil dari belakang lalu Ani mengambil foto itu dan melihat siapa yang berada difoto itu


Ani kaget ternyata Ade masih menyimpan foto mesranya bersama Gita yang berada di Danau Toba saat mereka pergi liburan ke kota Medan ketempat mbak Siska kakak sulung Ade.


Ani menangis "ternyata dia masih menyimpan foto ini, apakah mas Ade masih mencintai Gita." Ani bicara sendiri


Saat Ani tengah sibuk dengan foto itu dia mendengar suara deru mesin mobil berhenti didepan rumah itu, dan Ani segera meletakkan foto itu kembali dia menghapus air matanya,dan segera keluar dari kamar Ade, karena Ani tahu jika keluarga suaminya itu sudah pulang dari luar kota


Benar saja Ani melihat mama Endang dan mbak Dewi masuk dan mengucapkan salam, sementara itu papa Ari langsung kekantornya dia tidak ikut pulang karena ada hal penting yang harus dia tangani dikantornya terkait tentang insiden yang sekarang tengah diurus oleh Ade

__ADS_1


Bersambung...


Haii... terimakasih pembaca setia Cinta Tulus Anak Majikan, untuk dukungannya😍😍 jangan lupa like dan komentar nya ya


__ADS_2