Cinta Tulus Anak Majikan

Cinta Tulus Anak Majikan
Ani kecewa


__ADS_3

Kini Ani sudah kembali ke kamarnya, Ani kembali menumpahkan tangisannya dia masih ragu dengan semua kata2 Ade yang ingin membahagiakan dirinya,


"Aku harus apa, kenapa aku susah untuk percaya dengan kata2nya" kalau dia memang benar2 mencintai aku dan ingin membahagiakan aku, tapi kenapa dia memperkosaku? kenapa dia lakukan itu, kenapa!!?? Ani menangis terisak


Sementara itu Ade yang masih berdiri di bawah tangga, dia merasa frustasi bagaimana caranya dia meyakinkan Ani agar Ani percaya kalau dia sungguh2 dengan perkataannya, Ade menyadari kini kepercayaan Ani telah hilang, apakah cintanya juga sudah hilang.


Dengan langkah gontai Ade menuju kamarnya, dia lelah seharian beraktivitas ditambah lagi urusannya Dengan Ani tak kunjung selesai


****


Pagi ini Ade sudah sampai di RS, Ade sengaja datang lebih awal karena siangnya dia harus kekantor papanya untuk mengambil alih tugas papanya untuk beberapa Minggu kedepan, sementara tugas di RS dia serahkan kepada Dimas, walaupun Ade sangat kesal kepada Dimas tetapi didalam pekerjaan dia harus konsisten dia tidak ingin mencapur adukan masalah pribadi dengan pekerjaan


Saat Ade ingin menuju ruangannya, dia berpapasan dengan Gita, selama ini Ade dan Gita memang jarang bertemu walaupun mereka dirumah sakit yang sama. tetapi Ade sengaja selalu menghindari, dia tidak ingin lagi ada hubungan apapun dengan Gita, karena bagi Ade saat ini hanya Ani yang ada dihatinya.


"Selamat pagi mas Ade" Gita menyapa Ade dengan senyum kakunya


"Ya pagi kembali" Ade menjawab singkat dan segera pergi, tetapi pergelangan tangannya diraih oleh Gita


"Tunggu mas,, aku ingin bicara" sepertinya ini terlalu pagi untuk melakukan visit" lebih baik kita ke kantin Dulu, ada yang ingin aku bicarakan mas" Gita menatap Ade dengan dalam

__ADS_1


"Maaf aku tidak punya waktu, sepertinya sudah tidak ada lagi yang harus dibicarakan diantara kita"


"Tapi aku tau jika kamu masih mencintai aku mas, beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya" Gita bicara begitu percaya jika Ade masih mencintainya, karena dia tau selama ini Ade sangat mencintainya.


"jangan terlalu percaya diri Gita, karena dugaanmu itu salah" Ade tersenyum kecut dan segera berlalu dari hadapan Gita


"Nggak, aku masih percaya mas,, jika kamu masih mencintai aku" aku akan berusaha mendapatkan cintamu lagi," Gita tersenyum dan segera pergi


****


Diposisi lain, Ani yang masih meringkuk di atas tempat tidurnya, dia merasa tubuhnya kini kedinginan, kepalanya begitu sakit, mungkin efek semalam dia terlalu lama menangis, memang semenjak kejadian itu Ani susah untuk tidur dan Ani hanya banyak mengurung diri dikamar dan menangis, Sebenarnya Art dirumah juga heran melihat perubahan sikap Ani, karena Ani banyak diam dan tidak mau berbaur dengan mereka


Ani kembali mengingat kata-kata Ade yang ingin menikahinya, "Sepertinya itu lebih baik bagiku, aku tidak ingin ibu tau semua ini, aku tidak ingin ibu sedih" baiklah aku akan bicarakan ini padanya nanti,


Sebenarnya Ani masih mencintai Ade, tapi rasa traumanya membuat dia takut dan ragu, tapi demi kebaikan semuanya dia akan menerima niat baik Ade.


Karena hari sudah semakin sore, Ani merasa jenuh dikamar, dia turun kebawah, karena Art juga sudah pada pulang, rencananya Ani ingin masak sesuatu untuk makan malam. dia ingin bicara dengan Ade, Ani ingin memberi Ade kesempatan untuk memperbaiki hubungannya yang sudah renggang karena peristiwa malam itu, Ani berharap semoga dengan menikah Ade benar2 menyayanginya dan memperlakukannya dengan lembut, dan dia juga berharap semoga kejadian malam itu hanya kekhilafan Ade, karena Ani belum mengetahui yang sebenarnya mengapa Ade melakukan itu.


Saat Ani sibuk didapur, dia mendengar ada percakapan antara sequrity dan seorang wanita didepan gerbang, Ani segera meninggalkan aktivitasnya dia mengecilkan api kompor dan menuju pintu depan, tetapi Ani tidak segera membuka pintu Ani mengintip dibalik gorden yang di samping pintu

__ADS_1


Ani melihat dengan jelas yang berdiri didepan adalah Gita, belum hilang rasa penasarannya Ani melihat mobil Ade berhenti,


Deg!


Ade keluar dan segera menarik tangan Gita untuk masuk ke mobilnya dan Ade segera melajukan mobilnya kembali dan meninggalkan pintu gerbang rumahnya


Ani yang melihat dengan matanya sendiri, tak terasa air matanya jatuh, Ani kembali menelan rasa kekecewaan, dan batinnya begitu sakit


"Ternyata dia masih berhubungan dengan Gita, dan aku yang bodoh masih mempercayai kata2nya" padahal aku tau dia hanya seorang laki2 baji**an aku hanya menjadi pelampiasan nafsunya saja" Ani menangis dan merosot di balik pintu


"Yaa Allah kuatkan aku, jangan biarkan aku lemah" Ani segera menghapus air matanya dan dia kembali kedapur menyelesaikan masakannya, sebenarnya Ani sudah tidak mood lagi untuk memasak, tetapi semua bahan sudah dia siapkan


Setelah selesai masakannya, Ani menatanya dimeja, saat Ani sedang menata masakannya Ade masuk dan melihat Ani disana, Ade tersenyum


"Sayang kamu masak hari ini"? Ade senang dia merasa Ani akan memaafkannya dan menerima pertanggung-jawabannya


Tetapi Ani tidak menjawab dan segera pergi dari hadapan Ade, Ani merasa kecewa dan dia mengira Ade hanya memanfaatkan dirinya saja


Bersambung...

__ADS_1


jangan lupa like dan komentar nya ya teman-teman terimakasih 😘😘😍


__ADS_2